Help
Home Just In Communities Forums Beta Readers Search
Reviews for: Livin' in a World without You - Page 1 of 2
anon 9/6/11 . chapter 1
entah kenapa..

Tpi q lbih mendalm bcany klu sasuke lbih kejam n yg jd 'tuan'

(terlhat egois kah q?)
anon 9/6/11 . chapter 1
entah kenapa..

Tpi q lbih ska klu sasuke lbih kejam n yg jd 'tuan'

(terlhat egois kah q?)
pppeppermint 8/11/10 . chapter 1
hmm? ternyata aku belum review fic ini ya? padahal udah lama aku baca ini..

fic nya dark banget Nad, ya ampung.. kasihan juga si Sasuke.. uhm,padahal saya lumayan kesel sama Sasuke *dichidori*, hwuee, tapi ini kelewat kasihan ..hiks.

aku jadi ingat beberapa komik yang bergenre sama dan idenya hampir mirip..

ternyata cerita seperti ini terus membuat saya gak bisa nangis, tapi sakit hati banget, hm.. jadi nyesak

hebat! aku suka!

Keep writing!

Tako
Kionkitchee 6/30/10 . chapter 1
I always love ur fic, Darling. And this, is one hella makes me smirking crazy. It's ok to write like this sometimes, but I want more. Tehehe

Kyou udah ngeripiu banyak d FB, jadi I can't say anything. Just keep writing! XD

Love,

Your partner.
ChaChiMaki Shinigami 6/18/10 . chapter 1
G ngerti... *tampar nad* *di tampar bali*
Red Ocean 4/16/10 . chapter 1
Nee, yang ini beneran emo. u_u

kekekekeke... tapi aku suka! D entah kenapa akhir2 ini jadi pengen bikin NS juga dan rata2 inspirasinya dari fic nee! D

ho jangan bilang kita uda tuker kepribadian ." nee yang fluff dan aku yang angst uda ketuker? ."

wkwkwkwkwkw... pokoknya unlimited thumbs up buat nee! DD

keep writing!
RenAfri 4/9/10 . chapter 1
Oh Sasuke terkena syndrome apa tuh, orang yg diculik jatuh cinta sama sang penculik...

Hm,penceritaannya bagus, pilihan kata-katanya makin bagus, simple tetapi keren.

Oh I understand hahahaha, well walo sy g terlalu suka BDSm dan sejenisnya, tetapi saya lebih memperhatikan cara bercerita. So, untuk YAOI haters, sometimes, cukup sesekali, jangan perhatikan pairnya, perhatikan cara berceritanya, perhatikan plotnya, masuk akal apa ga. Jangan asal nge-flame hanya karena pairnya coz itu terlalu shallow menurut saya, terlalu picik dan naif untuk menghina sebuah fic-apalgi yang sevagus ini-hanya karena anda tidak suka pairnya.

So, my dear wife who is currently in emo mood, keep writing. Kalo itu bisa menyembuh kan dan membuang jauh2 energi negatif didalam dan sekitar tubuhmu, why not? Jangan pedulikan kata orang,and I want to say this from a long time ago, BERANI UNTUK BERKATA "TIDAK"!

Kalo kau belom mengerti sekarang, well suatu saat saya harap kau bisa mnegrti. Paling g kata-kata di note di akhir fic mu sudah bisa mencerminkan itu.

With love,

Ren & Afri.
lopelope 4/6/10 . chapter 1
loph kok bngung? -bego kumat /digampar/- kurang pnjang d senpai, -digiles-

wheh,,.. kasian mrka,,. -msh g trma klo genrex tragedy /dijambak/-

bhasanya, oke., bgus bgt... tp q mw tx, boleh ya senpai? -newbie- POV yg d pk dsni tu POV yg gmana?

..arigatou..

salam,

Loph
OporTumis Tempe 4/5/10 . chapter 1
Narchi ngerti.

Narchi menikmati setiap kalimat bernada angst dalam fict ini.

Narchi tau betapa tersiksanya Sasuke, betapa merasa terbuangnya ia, betapa merasa tak bergunanya ia apabila 'tuan'nya telah pergi. Tuannya, yang sekaligus menjadi sumber penderitaan juga kebahagiaannya, tentu saja tak ia sadari untuk hal yang kedua.

maaf kak Nad, Narchi jd agak terbawa emosi setelah baca fict ini.

jujur, fict ini KEREN.

ah ya, bodohnya Narchi yang tak tau apa itu BDSM. Ternyata.. pengungkapan bahasanya 'seindah' ini ya?

bahasa yang tak banyak mengandung percakapan, sekalipun ada, maknanya sangat dalam, seperti kalimat terakhir Sasuke.

Naruto sebenarnya tak salah, penyakit kanker otaknya pun tak patut dijadikan kambing hitam atas segala perlakuannya pada Sasuke. Hanya kurang pemahaman dalam diri masing2, hanya itu saja. setidaknya menurut Narchi begitu.

.

maaf kak kalau review Narchi tak berguna.

.

Get well soon!

with love,

Naruchiha.
reiei 4/5/10 . chapter 1
Hia, nice fic! b

Jadi apakah intinya naru itu sebenernya juga suka sama sasu?

Trus dia ga mau sasu sedih gara-gara penyakitnya jadi ga ngebilangin dia dan malah ngelakukuin hal 'itu' ke sasu? Dan akhirnya dia nyerahin hartanya ke sasu?

Saia jadi pengen nampar si author nih *ditampar duluan sama authornya*

XD

Well, keep writing!

Ganbatte ne
niedlichta 4/5/10 . chapter 1
*ngegigit sapu tangan*

Terlalu. Kak Nad, kau kejam. Kejam kejam kejam kejam...

*dilempar bakso*

Tama ngerti maksudnya kok, wkwkwk. XP Maknanya dalem, Kak. T.T Err, meski tadinya agak susah ngertinya sih... *soalnya Tama lemot, wekekek. XP*

Yosh, cukup ramblingan gajenya. *ketahuan udah bingung mau bilang apa*

Bikin lagi XP

With love,

Cute-Tamacchan
Uzumaki Arisa 4/5/10 . chapter 1
Naruto-kun kamu kok lancang banget ya bawa pergi Sasuke gitu aja, gak pake ijin dulu lagi ma keluarganya

Kenapa gak sekalian aja 'Kawin Lari'? -di tonjok-

Huaah.. gak tahu kenapa habis baca fict Nad-senpai, aku lansung nangis.. tapi nangisnya dikit, sih, hehe

Soalnya aku tipe orang yang gampang tersentuh, sih

Oia, jangan lupa baca fictku. Aku tunggu kritik dari senpai

OK, dah! Keep Writing (-)b
Quan and Juan 4/4/10 . chapter 1
Kakak: Salam kenal, hm, emo sangat. . saia ska sasu disiksa lhir dan bathinx,,

Adik: Good job naru,, oh ya lam kenal. .

Kakak-Adik: Kami fave
NamikazeWay 4/4/10 . chapter 1
Huwo..

Ju2r gak suka yaoi,

tp ne cerita r0mantis beud..T.T

hohoho..
ruuki.ruina 4/4/10 . chapter 1
Hhoh, ini alasannya Nad suruh untuk review bukan dengan anon, ya?

Hmh, tindakan yang bagus, D.

Saya gerah juga ngeliat yaoi-hater itu. Mereka benar-benar keterlaluan. Apa mungkin sekalikali kita, para fujoshi, juga memberikan flame pada mereka?

Melihat para fujoshi yang bisa memberikan flame yang cukup panas pada penyebar junk-fic, saya rasa kita benar-benar bisa memberikan pukulan telak yang cukup menyakitkan pada para straighter itu. Mereka tidak cukup tangguh untuk menerima flame, saya rasa. Bukankah begitu, Nad?. Saya bener-bener kesal melihat komen-komen mereka yang seenaknya.

Ah, back to the review

-

Sebelumnya, saya mau tanya, kenapa judulnya Livin'? Ok, saya tahu maksudnya.

Tapi akan lebih enak dilihat kalau ditulis dengan ... 'bahasa yang seharusnya, kan?'? X)

Hm, oke, coba kita lihat

Kalau mau jujur, sebetulnya karya Nad yang ini ... apa ya?

Duh bingung juga. Tapi ini... benar-benar menunjukkan 'kekacauan' yang terjadi pada diri Nad.

Saya tidak bisa mengatakan saya kecewa, karena faktanya, saya menangis saat membaca fanfic ini, -payah-, yang berarti tidak ada hubungannya dengan kemampuan menulis Nad.

Mungkin ini karena 'kekacauan' yang timbul di diri saya saat membaca cerita ini, bukan 'kekacauan' dalam artian negatif sih maksud saya, tapi lebih seperti kekacauan karena kata-kata yang tercipta membuat emosi saya teraduk-aduk. Selama ini, hanya satu author yang bisa membuat perasaan saya teraduk-aduk seperti ini, dan itu sudah lama sekali. D

yang jelas, ini sangat bagus!

Jika bisa sedikit panjang lagi, ini akan jadi cerita kedua yang bisa membuat saya menangis lebih dari 10 menit XP.

Yah, maksud saya menamgis dari hati begitu.

-

Perasaan Sasuke yang kehilangan, tersakiti, kurang terlihat, sayang.

Hanya jika fanfic ini sedikit lebih dipanjangkan, DX, semua pasti bisa merasakan kesedihan yang Sasuke rasakan.

Tapi dengan kondisi seperti itu, saya rasa... saya sendiri tidak berhak mengatakan ini. XP

Saya paling suka dengan paragraf terakhir, di sinilah saya benar-benar bisa merasakan kesedihan dan makna cerita ini sebenarnya.

Kesedihan Sasuke disini terlihat jelas,

dan saya paling suka bagian ini,

"Karena… jiwaku milikmu…" kau berucap lirih sebelum terhenti karena jatuh tersungkur di atas tanah karena kegelapan yang menyerang otakmu.

Kau tahu kau bisa hidup tanpanya… dulu, sebelum bertemu dengannya. Dengan dia. Dia, yang kini telah menjadi…

"…tuanku."

Ini benar-benar membuat tangis saya meledak!

Ngh, berlebihan, kah?

Tapi itu kan kenyataannya. Mau diapakan lagi?

XP

-

Saya harap, Nad cepat membaik ya keadannya.

Saya tunggu lagi karya-karya Nad yang lain setelah ini.

Maaf review saya lebih kayak curhatan daripada review

-

Sekian,

Regards...

ina D.
25 found: Page 1 2 Next »
Return to Top