|
Author of 67 Stories |
Pesan penulis: semua yang ada di bawah merupakan fic collective anak-anak WG seperti Akoe, Pussy, Kikumaru-beam, Sentaro, ltifal, dan Gungade
Warning: hati-hati soalnya anak2 WG kadang2 rada2 edan hehehe
One day
Ke 9
Akhirnya setelah pasangan Echizen-Ryuuzaki berhasil disatukan, kita pindah melihat keadaan Tomoka dan Kaidoh yang saat ini sedang menaiki kincir putar dan ketinggian mereka sudah lumayan tinggi dari tanah. Bukannya mengambil kesempatan buat mendekati Tomoka, Kaidoh malah diam seribu kata. Tomoka jelas saja merasa risih gara2 dipandang seperti itu, pelan-pelan dia berdehem.
"Eh... indahnya, yah kan Senpai" sahutnya mengalihkan perhatiannya pada pemandangan di bawah sedangkan Kaidoh sendiri cuman angguk-angguk. 'Aduh koq aku deg2an banget nih mau ngomong apa jadi susah deh'
"ne… Kaidoh-senpai. tadi mau ngomong sama aku kan? Ada apa?" baru saja ditanya begitu, wajah cowo pencinta bandana ini langsung memerah seperti dilemparin 100 tomat. "... se... sebenarnya..." dia memulai namun rupanya memang orang sial, tiba-tiba saja kincir itu mendadak berhenti sehingga Tomoka terdorong dari kursi dan memeluk Kaidoh. Wah! Mereka terdiam sebentar sebelum Kaidoh akhirnya menyatakab bahwa dia…
"Ano... Tomoka... aishiteru..." katanya sambil mengalihkan perhatiannya ke luar jendela. Loh koq ada balon merah terbang ke atas? Tomoka sendiri merasakan betapa nyamannya dipeluk sama senpai satu ini dan dengan muka yang memerah seperti kena 1000 tomat, ia terbata-bata mengatakan "Sebenarnya... aku juga." Hurray! Ternyata kencan ganda kedua pasangan ini akhirnya berhasil juga, tentu saja semua berakhir baik diakhiri dengan ciuman manis.
Prince
Of
Tennis
Eit! Tunggu dulu bagaimana dengan anak-anak kelas 3 kita itu yang di rumah boneka? Kita lihat keadaan mereka di dalam. Fuji yang sudah melompat dari perahu di belakang, dengan kekuatan cinta berhasil mencapai perahu yang ada di depannya meskipun ternyata memang jaraknya hanya 50 cm. Mendaratlah Fuji tepat di atas kepala Oishi! WADAU!
"nyah! Fuji?" sahut Kikumaru kaget "Apa-apaan kamu, jahat koq kepala Oishi diinjek"
"eh..." Melihat ke bawah "Oh, maaf Oishi. Ngak keliatan." Sahutnya tanpa ada rasa bersalah, untung cuman diinjek coba kalau udah diinjek, dilempar kan lebih gawat, meskipun bagi Fuji itu merupakan ide yang bagus. Lalu si rambut coklat madu kembali memandang Eiji "Eiji." Sahutnya sambil menggenggam tangan tersayangnya itu. "Aku mau nyelamatin kamu dari beruang lapar ini." Katanya lagi sambil melihat tajam ke arah Oishi.
"Lho? Beruang lapar?"
"Iya, dari Higuma Oishi."
"Sejak kapan aku jadi Higuma!" sahut Oishi sambil langsung bangun 90 derajat dan membuat Fuji (yang masih saja menginjak Oishi) terjungkal ke belakang dan langsung jatuh ke pelukan Tezuka.
"Oh, terima kasih sayang."
"APA!" Saking terkejutnya dipanggil 'sayang' langsung melempar Fuji kembali ke perahu di depannya. Fuji dengan sigap langsung menapakkan kakinya tepat di depan perahu, sambil berteriak "Gimana sih, gua kan lagi kencan sama Eiji, koq diganggu?"
"Ngak boleh kencan sesama lelaki!" sahut si vice bucho ini dengan sengit.
"Lha kamu sendiri?"
"Aku! Aku!..." Oishi terdiam sebentar buat memikirkan alasan. "Cuman hang out!"
"Bener nih?" Lirik Fuji dengan curiga. "Lalu kenapa bikin cemburu orang aja!" Eiji dengan panik mencoba menenangkan mereka, sambil melirik ke kanan dan kirinya, sedangkan Tezuka... melihat situasi makin memanas antara Fuji dan Oishi, langsung loncat ke perahu depan dan berteriak "CUKUP! GROUNDO 20 LAPS!"
Semuanya yang mendengar perintah itu langsung terdiam…
"..."
"..."
"..." Semuanya terdiam melihat Tezuka seperti melihat Tezuka baru dibotakin. Kikumaru yang pertama bereaksi "Nyah... Tezuka, kita di atas perahu, gimana lari keliling coba?"
"..." Langsung saja Tezuka memukul dahinya, rupanya baru ingat kalau dia ada di perahu. (kebiasaan sih suruh lari lapangan). "Sigh… Cukup kalian berdua!"
"Baiklah... kita selesaikan di luar yah nanti Oishi."
"Ah." Angguknya lalu melihat ke bawah "Soalnya perahu ini overweight... mulai tenggelam nih…"
Prince
Of
Tennis
Syukurlah sebelum tenggelam Kikumaru ditarik ke belakang oleh Tezuka, meski sempat bengong, Fuji akhirnya duduk juga di perahu itu dengan Oishi, mereka berdua menatap tajam dengan latar api kecemburuan. Sedangkan Tezuka akhirnya menghela nafas lega sambil melihat ke arah Kikumaru yang mulai enjoy perjalanan.
Setelah sampai di luar
"So sekarang gimana neh?" sahut Fuji membuka matanya
"Tanding apa coba?"
"Eh! Jangan! Gua ngak suka kalian gelut gara-gara aku!" sahut si rambut merah sambil melirik ke arah Tezuka "Tez, gimana nih?"
"Gini aja deh." Sambil melirik kea rah Eiji "Kamu pilih deh, Eiji. Mau aku atau Oishi?"
"Apa!"
"Setuju." Eh ternyata si vice president setuju.
"Eh! Gimana neh!" Semakin terdesak karena Fuji and Oishi mulai cekcok mulut "CUKUP!" sambil teriak dia memeluk tangan Tezuka "Gua sama Tezuka aja!"
"HAH! Kenapa jadi gua!" meskipun sempat kaget, Tezuka sepertinya tidak keberatan tuh.
"Habis…"
"Apa! Ngak boleh!"
"Kan, pilihannya gua sama Fuji!"
"Nyah!" terdesak kembali dengan 2 orang yang terus teriak Eiji, Eiji. Namun tiba-tiba
"BANGUN!" Teriakan yang membuat si akrobatik terlempar dari tempat tidur. Sewaktu melihat ke depan dia melihat ibunya sendiri menatap ke arah dirinya dengan muka lumayan garang.
"Kamu mau tidur sampai jam berapa? Udah siang tuh."
"Huh?" katanya bingung sambil melirik kanan kiri sebelum akhirnya menghela nafas "Syukurlah… cuma mimpi. Gara-gara gua ngak sikat gigi selama 5 menit kemarin malam jadinya mimpi buruk deh" akhirnya bangun dan pergi ke WC. Setelah mandi, sikat gigi dan ganti baju dan akhirnyat 'sarapan siang'; Kikumaru pergi jalan-jalan, belum 10 menit berlalu dia bertemu dengan Fuji. "Eh Fujiko!" sahutnya sambil melambai gembira ke arah sahabatnya baiknya itu.
"Yo, Eiji, eh aku ada tiket ke taman ria. Mau pergi ngak?" katanya sambil melambai-lambai 2 tiket taman ria yang baru dibuka kemarin. Kikumaru bukannya berteriak girang malah menatap dengan wajah curiga.
"Berdua?"
"Tentu kan detoo." Sahutnya
"Nyah! Tidak!" langsung kabur, membuat Fuji sempat bengong sebentar sebelum dia mengejar Eiji sambil berkata "lah Eiji! Itu kan cuma bercanda, eh kembali sini! Temenin maen oi!"
Owari
Pesan: hehe habis juga gua masukin ini fic ke ff site. Review yah!