|
Author of 18 Stories |
Penurunan Kualitas
Summary: di Konoha terjadi penurunan kualitas dalam berbagai aspek. Tsunade, sebagai Godaime merasa Prihatin untuk hal ini. Dan para chara naruto ngerasa bosen dengan pidato ini.
Rate: T for safety.
Warning: gue harap, para pembaca membaca sampai habis fic ini. Semoga membawa manfaat. Amin. JANGAN BOSEN DAN NGANTUK!!
Disclaimer: I don’t own naruto
Hari itu pintu gerbang Konoha tertutup rapat. Izumo dan Kotetsu juga tidak menjaga Pintu gerbang konoha tersebut. Hari ini konoha benar-benar terasa sepi, para chuunin, Jounin, Anbu, beberapa genin yang kemampuannya lebih dari jounin(naruto dan Sasuke) dan petinggi-petinggi desa yang lainnya sengaja dikumpulkan di halaman kantor Hokage. Hari ini Godaime akan memberikan pidato penting.
Setelah semua sudah berkumpul di halaman kantor Hokage, Tsunade naik ke atas altar dan duduk di tempat yang sudah di sediakan oleh Shizune. Shizune memberikan beberapa kertas berisi intisari pidato yang akan dibicarakan nanti. Jiraiya, yang berdiri di samping Tsunade memberikan kode kepada para hadirin untuk diam karena Tsunade akan segera memulai pidatonya.
“Selamat Pagi,” kata Tsunade singkat. “Tanpa basa-basi, saya akan memulai pidato ini. Belakangan ini di desa tercinta kita, Konohagakure, banyak terjadi penurunan kualitas di berbagai aspek. Saya sangat menyayangkan hal ini. Sebagai Godaime, saya merasa sangat bertangung jawab atas penurunan kualitas tersebut.” Tsunade berhenti sejenak, lalu melihat kea rah para audience. Di antara para Audience, ada yang terlihat sangat antusias, antusias, biasa-biasa saja, dan ada juga yang mengantuk.
“Contoh-contoh dari penurunan kualitas tersebut, dapat kita lihat dari lalainya penjagaan pintu gerbang Konoha sehingga, tiga hari yang lalu, Uchiha Itachi dan rekannya, GoodBoyTobi dapat masuk dan keluar dari desa ini dengan selamat.” Mendengar hal tersebut, Izumo dan Kotetsu tertunduk malu dan menyesal.
Naruto terlihat sangat antusias mendengar pidato. Gaara, sang Kazekage yang diundang terlihat duduk tenang dengan seorang gadis bernama nachan yang mendampinginya. Sasuke juga duduk tenang, di sampingnya ada Sakura yang dengan setia menemaninya serta asisten Sakura, pinkviolin.
“Penurunan Kualitas juga terjadi di bidang Pendidikan dan dalam pelaksanaan misi. Tahun ini, persentase kelulusan akademi menurun tiga persen menjadi 93 dari 96. Dan kepuasan client atas misi-misi yang di lakukan, juga kurang memuaskan. Dan-…” Tsunade berhenti seketika ketika ia mendengar suara dengkuran yang cukup keras yang terdengar dari para Audience.
“Groook… Groookk… Phsyuuuuu… Groookk… Phsyuuu…” suara itu kini makin terdengar jelas. Shikamaru, Raichan sang author dan Chouji ternyata tertidur di sela-sela pidato. Karena menurut mereka ini MEMBOSANKAN.
“eh eh, kiba-kun… itu temen kamu kan yang ketiduran?” Tanya Ryoushin pada kiba yang sedang mengelus belakang telinga Akamaru.
“Iya, biarin aja…” jawab Kiba cuek. “yang penting… kamu ga ketiduran kayak mereka…” tambahnya lalu tersenyum hangat pada ryoushin.
sadar bahwa penggemarnya tertidur pulas, Naruto langsung bangkit dari duduknya dan berjalan tergesa-gesa menuju tempat duduk Raichan.
“raichan… eh raichan…” kata naru sambil noel noel pundak raichan supaya raichan bangun. “raichan… bangun doong!!” suara naru naik tiga oktav, dalam sekejap raichan langsung bangun.
“adduuhh… naru-kun… aku ketiduran yaa??” Tanya author dengan tampang bego.
“iya!! Jangan lagi yaa..” kata naru sambil menepuk pelan kepala raichan. Setelah itu Naruto berjalan cepat meninggalkan raichan.
“Maaf ya naru…” kata raichan dengan wajah yang udah mau mewek, naru langsung nengok, Naru mengangguk lalu tersenyum kepada raichan.
Naruto berjalan cepat kembali menuju tempat duduknya yang terletak dekat tempat duduk gaara dan Sasuke.
“iiih.. si raichan… bisa-bisanya ketiduran!!” omel pinkviolin. Sasuke mengangguk pelan tanda setuju pada pinkviolin. Sedangkan naru menggeleng tanda tak setuju.
“duuh… jangan marahin raichan doong, pink!!” bantah nachan. Nachan hampir aja berdiri dari tempat duduknya sebelum Gaara menggenggam tangannya agar ia tetap disitu.
“kamu jangan kemana-mana yaa, dampingin aku aja disini..” kata Gaara yang langsung membuat nachan blushing.
“pink, aku mau ke toilet. Kamu jagain Sasu-kun yaa…” kata Sakura seraya berdiri lalu berjalan cepat menuju Toilet. Pink berpindah duduk di tempat Sakura yang bersebelahan dengan Sasuke, shinobi yang paling dikaguminya.
“pink, terima kasih. Terima kasih karena kau menjaga Sakura selama aku pergi.” Kata sasuke, lalu tersenyum kecil pada pinkviolin. Dalam hati pinkviolin dia berkata, ‘aku senang melakukannya untukmu…’
Tsunade mulai terlihat geram dengan para hadirin yang kualitas konsentrasinya menurun.
“WOIII !! ATTENTION PLISSSS !!” Tsunade teriak sekenceng-kencengnya yang membuat Deidara yang sedang berdiri di dahan pohon terjatuh. Sebelum benar-benar menyentuh tanah, tangan Dei di tangkap oleh GoodBoyTobi. “terima kasih, un!!”
“ekhem,” tsunade membalikan kertas yang tadi di berikan oleh Shizune. “Saya harap, dalam melakukan segala sesuatunya kalian tidak boleh asal. Masa depan Konoha ada di dalam genggaman kalian. Sesuatu yang dikerjakan dengan asal, akan menghasilkan Hasil yang asal pula. Kerjakan sesuatu dengan sungguh-sungguh, jangan asal jadi dan selesai agar hasilnya memuaskan dan orang lain bisa ikut merasakan kerja keras kalian sehingga kalian akan lebih di hargai oleh orang lain.”
Para hadirin yang datang tepuk tangan. Bahkan Naruto sampai berdiri untuk menunjukan rasa hormatnya pada sang Hokage. Setelah naruto, diikuti sasuke, sakura, pinkviolin, Gaara, nachan dan yang lainnya ikut berdiri.
“waahh… godaime kita hebat ya, Shino-niichan!!” kata Sora, adik dari shino.
“Iya, kelak, kamu harus jadi orang berguna seperti dia, setuju?” kata shino lalu mengelus kepala Sora dengan sayang.
“aku pasti akan lebih baik dari dia!!” sahut Sora.
“Dengan ini, saya akan mengakhiri pidato kali ini. Terima Kasih atas perhatiannya. Selamat Pagi.” Kata Tsunade, lalu dengan anggun dia turun dari altar menuju tempat jiraiya berdiri.
“Terima kasih atas dukunganmu, Jiraiya…” kata Tsunade. “Kau adalah orang yang berharga untukku… Jadi, aku tidak akan asal dlam memberikan misi padamu…”
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
a/n waahh… ga nyangka gue bisa bikin fic macem beginian… ckckckck.
Para OC yang saya masukan di cerita ini adalah para author, yang saya ketahui sangat ngeFans sama Sasuke, Naruto, Gaara, Kiba, Shino dan akatsuki.. bikinnya Cuma iseng doang ssiiiihh..
IKLAN
Baca Mistletoe doonng!! Plisss!! Itu sasusaku fic, ratenya M.
Bagi yang suka Harry Potter, baca “Voldemort’s Host Club” sebuah humor/parody fic.
REVIEW !! let me know how do you think about this one, k??