Help
Home Just In Communities Forums Beta Readers Dictionary Search
: B s . A A A    : full 3/4 1/2   : E E   : Light Dark Anime/Manga » Saint Seiya » Kado Terindah

Saint-Chimaira
Author of 16 Stories

Rated: K - Indonesian - Humor/Romance - Shun & Ikki - Reviews: 6 - Published: 06-15-09 - Complete - id:5140999

Kado Terindah

By Saint-Chimaira

---

“Aduh maaf, udah nunggu lama ya?” Tanya cowo manis berambut kehijauan itu sambil menunduk-nunduk. Meminta permohonan maaf.

“Nggak kok Shun, baru juga 2 detik” Jawab pemuda berambut pirang di hadapannya.

“Dasar gombal! Yuk jalan!” Tapi sebelum mereka mulai melangkah, pemuda pirang tadi menghentikan gerakannya.

Kenapa ya? Kok merinding???

“Hyouga? Kenapa?” Tanya Shun cemas karena melihat temannya terdiam dan mukanya mulai pucat pasi.

“Ngmmm….Shun..kayaknya hari ini aku… nggak bisa deh. Ajak yang lain aja ya!”

“Eh? Lho? Kenapa?” Shun mulai bingung.

“Itu…kayaknya, Guru Camus masuk angin. Aku mau jenguk dia dulu dadah!!!” Seru Hyoga sambil berlari secepatnya dari hadapan Shun. Shun cuma bisa bengong ngeliat hyoga lari kayak ayam mau ditimpuk.

“Camus bisa…masuk angin?”

---

Sesampainya di rumah (Tentu saja rumah Athena) Shun masuk ke kamar, membanting pintu, melempar tasnya di atas tempat tidur dan menjerit sejadi-jadinya.

“AAAAAAAAAAAAAAAARRRGHH!!!! CUKUP!!! MINGGU LALU AKU LAGI PERGI BARENG MILO, TIBA-TIBA ADA TELEPON ISENG KALO KALAJENGKINGNYA DI SANCTUARY SEKARAT, JADI DIA LANGSUNG PULANG EN KITA BATAL JALAN-JALAN. SETELAH ITU AKU MAU PERGI BARENG SHIRYU, DIA BILANG DIA HARUS CEPET PULANG KE KAMPUNG HALAMANNYA KARENA SHUN LEI KECEBUR DI AER TERJUN, BELUM LAGI GANGGUAN PAS AKU MAU JALAN BARENG APHRO, LIA, JABU, ALDY DAN SEKARANG HYOUGAAAAAA???? MAU KAKAK APA SIIIIIIIIIIIIIIIIIIH???” Shun terengah-engah sambil menatap sadis Ikki yang sedang rebahan dan lagi asik baca buku di atas tempat tidur Shun.

“Apa sih? Baru dateng langsung triak-triak?” Tanya Ikki lempeng sambil melihat Shun dengan tatapan heran.

“Jangan pura-pura deh! Semua perbuatan kakak kan??? Lagian ini kamarku! Kenapa nggak tidur di kamar sendiri sih???” Shun masih terdengar kesal.

“Lho? Dari kecil juga biasanya kita tidur bareng kan? Nggak hanya itu, biasanya juga makan bareng, main bereng, mandi bareng…”

BUG!!! Tiba-tiba sebuah bantal mendarat mulus di muka Ikki.

“Cukup! Aku udah cape! Aku mau sosialisasi dengan tenang! Jangan ganggu aku lagi, Aku sudah bukan anak kecil!!! Setelah itu Shun langsung pergi meninggalkan Ikki, tentu saja setelah tidak lupa membanting pintu kamarnya dengan keras.

Ikki hanya melihat pintu kamar adiknya yang kini tertutup sambil mendesah. “Shun bodoh…”

---

“Shun, kamu ngapain sih? Kok ngeliatin sekitar kaya radar gitu?”

“Shhh!!! Diem Shaka! Aku lagi observasi nih. Kalau-kalau ada gangguan.” Ucap saint andromeda itu sambil melihat sekeliling. Saat ini Shaka dan Shun sedang berada di sebuah kafe kecil di kota. Rencananya sih mau nyari kado buat Ikki sambil jalan-jalan. Tapi kalau kelakuan Ikki makin nyebelin, cowo berambut hijau itu jadi mikir-mikir lagi bwat ngasih borgol kaki, biar kakaknya yang superprotektif itu nggak ngikutin Shun kemana-mana.

“Mau nyari kado apa bwat Ikki? Udah tinggal besok lho” Tanya Shaka yang senyum-senyum ngeliat kelakuan Shun.

“Borgol kaki!” Jawab Shun singkat.

“Hah?”

“Bcanda…belum tau nih, akhir-akhir ini kakak nyebelin. Jadi males mau ngasih kado juga.” Ujar Shun sambil manyun. Tapi karena dasarnya emang udah manis, sedang cemberut pun Shun tetap terlihat manis.

“Hahahaha…tahun-tahun sebelumnya gimana?” Saint Virgo itu mulai meminum lemon tea di hadapannya.

“Tahun lalu aku masih dalam penggemblengan sebagai Saint, jadi ngga pernah ngerayain ultah kakak. Makanya…tahun ini aku mau kasih sesuatu yang spesial bwat dia” Shun akhirnya mulai menyeruput jus jeruknya.

“Kamu adik yang baik”

“Belum kalau aku nggak tau apa yang paling diinginkan kakakku” Ujar cowo manis itu ngotot.

“Kamu pernah nanya sama Ikki?”

“Kalau udah nanya dulu, namanya bukan kejutan donk!?” Tanya Shun mendesah kecewa. Dia kira Shaka bisa mengerti perasaannya tapi ternyata dia salah.

“Aku bukan tidak mengerti, tapi daripada kamu stress kayak gini mending kamu nanya dia. Nggak salah kok” Seakan bisa membaca pikiran Shun, Gold Saint Virgo itu mencoba menghibur Shun dan membelai kepala Shun.

Tiba-tiba perasaan Shaka menjadi aneh, dia melihat Athena sedang berada di hadapannya dengan wajah ketakutan. ‘Shaka, cepat kembali ke Sanctuary! Aku dan kuilmu dalam bahaya!’ ujarnya.

“Athena???” Ujar Shaka terkejut.

“Mana?” Tanya Shun bingung dan kembali melihat sekeliling.

Shaka! Cepat!’ Perintah Athena lagi.

“Shaka…Kamu nggak apa-apa? Mana Athena?” Tanya Shun cemas melihat pandangan Shaka yang menjadi tajam dan mulai berbisik merapalkan sutra Budha. Tiba-tiba terdengar seperti suara orang jatuh tidak jauh dari tempat duduk mereka.

“Suara apa tuh?” Tanya Shun makin cemas sambil mencari sumber suara. Shaka akhirnya berhenti dan melihat Shun sambil tersenyum.

“Oh…begitu…hahaha” Ujar Shaka, dia tidak dapat menyembunyikan tawanya.

“Sorry Shun, hari ini kita batal jalan-jalan ya!?” Shaka bangkit dari tempat duduk dan meraih tasnya.

“Lagi?” Tanya Shun tidak percaya. Air mata mulai mengalir menghiasi wajahnya.

“Kenapa? Pasti kakak! Shaka, ini pasti ulah kakak. Jangan pergi! Athena nggak ada disini!!! Ini ulah kakak! Kenapa kakak jahat padaku?” Shun menunduk dan mulai menangis.

“Shun, kakakmu tidak jahat, dia hanya memikirkanmu.”

“Tapi kenapa???”

“Shun…coba pikir…Ikki bukan orang yang bisa mengutarakan perasaannya secara langsung. Aku antar kau pulang ya, nanti kau tanya sendiri sama Ikki.” Shaka kembali mengelus rambut Shun saat perasaan aneh itu muncul lagi dan senyum shaka semakin lebar.

---

“Aku pulang” Ujar Shun pelan. Dia membuka pintu kamar dan kembali melihat Ikki sedang membaca di atas tempat tidurnya.

“Kak…”

“Apa?”

“Tanganmu kenapa?” Tanya Shun. Ikki melihat luka di tangannya dengan panik dan menutupinya.

“Ah, tadi ktabrak pintu kalau nggak salah. Pintu kamarku jelek, besok kuperbaikin.” Ikki kembali membaca bukunya. Shun tersenyum. ‘Pintu rumah nona Saori jelek? Tunggu sampai dia denger kalimat tadi

“Kak…”

“Apa lagi??”

“Bukunya kebalik” Kali ini Ikki benar-benar mati kutu. Dia tidak berani melihat Shun yang masih berdiri di depan pintu.

“Aku lagi latian baca buku kebalik kok” Ujarnya membela diri. Shun tertawa kecil melihat kelakuan kakaknya. Tawa Shun membuat muka Ikki menjadi memerah. Shun naik ke atas tempat tidur dan duduk di sebelah kakaknya.

“Kak…”

“Iya! Iya! Aku balik ke kamar!” Seru Ikki sewot Tapi Shun segera mencegah Ikki yang hendak bangkit. Dan menyandarkan kepalanya di bahu Ikki.

“Maaf…” Kata Shun.

Setelah itu mereka berdua terdiam cukup lama.

“A…aku yang mau minta maaf. Aku yang ngelakuin semuanya” Ujar Ikki sambil mendesah pelan.

“Aku tahu, tapi aku mau minta maaf karena aku tidak dapat kado apa-apa. Padahal besok kakak ulang tahun”

“Selama ini kau mencari kado untukku?” Tanya Ikki terkejut.

“Iya. Tapi karena kelakuan kakak sendiri aku jadi nggak dapet apa-apa. Siapa suruh iseng!”

“Aku nggak butuh kado.”

“Aku tahu, tapi aku belum menyerah. Kalau mau besok kita cari sama-sama.

“Aku bilang aku nggak butuh kado.” Ucap ikki lagi.

“Tapi aku pengen ngasih sesuatu…”

“Aku cuma butuh kamu.” Mendengar ucapan terakhir kakaknya Shun cuma bisa melongo sambil menatap kakaknya yang mukanya sekarang sudah sangat merah.

“Apa?” Tanya Shun tidak percaya. Tapi Ikki tidak menjawab dan melempar pandangannya dari tatapan adiknya.

“Aku…nggak butuh kado atau apapun asal… kamu… ada sama aku.” Ucap Ikki terbata-bata.

“Tapi kenapa kakak nggak bilang?” Tanya Shun yang sekarang jadi sebal.

“Kamu juga nggak nanya!” Jawab Ikki lagi walau belum berani melihat Shun. Cowo berambut hijau itu sekarang baru bisa mencerna kata-kata Shaka. Ikki bukan orang yang bisa mengutarakan perasaannya secara langsung. Jadi ini alasan kenapa dia yang harus bertanya duluan pada kakaknya?

Tiba-tiba suasana kamar mereka seketika berubah menjadi padang rumput dengan bunga-bunga yang indah. Bintang-bintang bersinar dan udara hangat mengalir di sekitar mereka.

“Waw! Ada apa ini?” Tanya Shun yang kaget melihat kamarnya berubah seperti di taman Elysium.

Tanpa sepengetahuan adiknya, Ikki yang juga bingung melihat Shaka sedang berdiri jauh di antara pepohonan yang berada di sampingnya sambil tersenyum.

“Ini permintaan maafku karena sudah membuat tanganmu terluka” Ujar Shaka. “Lain kali utarakan perasaanmu dengan jujur! Jangan sampai adikmu menangis lagi, bodoh!” Tambah Shaka lagi.

“Thank’s Shaka” Ucap Ikki sambil tersenyum simpul.

“Latih lagi jurus Hoogenmaken-mu. Ilusimu itu terlalu gampang ditebak. Aku harus memarahi para gold saint yang terjebak jurus amatiranmu. Happy early birthday, Ikki.” Shaka pun berlalu diantara pepohonan dan meninggalkan kedua kakak beradik itu.

Pandangan Ikki sekarang terarah pada Shun yang sibuk mengagumi keindahan di sekitar mereka. Walau tahu hal yang sedang mereka rasakan hanyalah sebuah ilusi, namun tetap saja terasa hebat.

“Shun. Malam ini temani aku sampai ulang tahunku besok, ya.” Ujar Ikki sambil meraih pundak Shun dan mempersempit jarak. Memeluk bahu kecil adiknya dengan erat.

“Iya, tapi besok kita harus minta maaf dulu sama semua orang yang udah kakak isengin” Jawab shun yang membalas pelukan Ikki dengan manja.

“Hah? Tapi besok kan ultahku?”

“Berani berbuat, berani bertanggung jawab! Setelah selesai minta maaf, kita jalan-jalan seharian kemanapun kakak mau.” Kata Shun sambil tersenyum lebar.

“Sialan…iya deh.” Ujar Ikki menyerah. Dia memang paling tidak bisa menolak permintaan adiknya tersayang.

Ahirnya kedua kakak beradik itu menikmati pemandangan malam yang indah hingga tertidur.

---

Halo lagi semuaaa!!! Aduh maaf ya kita baru nongol, hix!

Tapi setelah melewati sidang dengan memeras darah, keringat, uang dan air mata, akhirnya pada tanggal 16 juni 2009 ini. Kuo sudah luluuuuus HAHAHAHA…XD
(Maaf ya Kar, kamu kutinggal. Sapa suruh ngambil kuliah arsi, lulusnya kan jadi lebih lama.)
Semua ini berkat doa dan dukungan dari kalian, para saint-holic. Makasih banyak!
Juga semua temen-temen setia Deviantart, ARIGATOU! *wah, kudu nraktir anak2 gold saint nih*

Fic ini special buat kalian semua…*hug*



Return to Top