
Game has Begins...? Chap 4 is Update ! Warning Inside! DLDR! Mind to R&R
Rated: Fiction T - Indonesian - Humor/Parody - Reborn & Keroro - Chapters: 4 - Words: 10,709 - Reviews: 6 - Favs: 2 - Follows: 1 - Updated: 10-14-11 - Published: 07-29-11 - id: 7230716
|
|
A+ A- |
Rikka : Yo! Saya bawa fic ber-gaje rada akut nih... sama seperti mood saya yang juga sama rada gaje akut...
Oya, kali ini, Fic yang satu ini bakal penuh warna *maksud?* dengan kemunculan Keroro Shotai digabung Arcobaleno~
Keroro : Buset dah, Gue kena pasang di beberapa Fandom mulu nih.. O.o
Rikka : Of Course! coz, cuma ada Kerotan sih yang selalu pas dengan para Character tokoh utama di beberapa Fandom yang lagi Gue demenin—contoh, Naruto sama Keroro—Friendship pastinya. Apalagi Tsuna sama Keroro—
Reborn : O tidak bisa *sule mode* Dame-Tsuna udah jadi pair abadi Gue!
Rikka : Jiah.. tapi, justru kali ini Lo pasangan sama Kerotan di Fic ini tuh.
Keroro : WTH!*shock*
Reborn : *pasang wajah ogah*
P.S : Uni d sini adalah Sky Arcobaleno (bener g ya?)
Disclaimer : abah Yoshizaki Mine dan abah Akira Amano yang punya KHR dan Keroro. eh kebalik deh. Kalo saya yang punya, bakal saya gabung Keroro Shotai ama Arcobaleno buat menginvasi Mafia di seluruh dunia. *heleh!*
Dan segala macam kayak Fb, game Online dan juga segala macam di parody'in itu juga 'Bukan' punya saya. titik.
Keroro Shotai VS Arcobaleno (?) By Rikkagii Fujiyama
Rate : -M kebawah *Plakk* T deh~
Genre : yang penting Hepy~ *ditabok Readers* (Readers: Lo kata Iklan apa!) Ok, yang penting ; Humor, Parody, Friendship, Romance (?)
Warning : OOC akut tingkat gaje, lebay bin alay binti abal, Garing ditambah jayus sama dengan Gaje (?), Typo(s) dan EYD gak sesuai kaidah bahasa yang baik dan benar, Judul bisa jadi melenceng dari jalanan(?), menyebabkan seseorang bisa bosan plus Galau akut, dan akut-ness lainnya. Keroro Shotai dan Arcobaleno beraksi!
Don't Like, Don't Read!
Enjoy~
Hari yang cerah untuk hari ini, terutama untuk akhir pekan ini. Tapi, tidak bagi sesosok makhluk Alien menyerupai Katak hijau jejadian yang satu ini, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Keroro Gunso, atau lebih enaknya dipanggil Keroro atau Kero-chan atau—pokok'e selera Readers masing-masing lah—soalnya kalau pake 'Gunso', rasanya agak aneh, mengingat kadang sifatnya yang tidak mencerminkan seperti seorang 'Sersan', malah, lebih mirip 'Anak buah' ketimbang 'Sersan'. *ditabok Keroro*
Kira-kira, apa yang dilakukan Katak ijo cebol satu ini? Kalau kalian jawab habis dapat kerja rodi dari (bukan) majikannya yang menurut Keroro adalah si musuh penghambat utama Pekopon, justru Anda kurang tepat (Readers: Siapa juga yang jawab!). oke, kalau ingin lebih jelas, mari kita check keadaan si Katak ijo yang satu ini.
.
.
Setelah di check, rupanya sang Katak ijo satu ini sedang mengalami yang namanya 'Galau'.
Tunggu…
Sesosok Alien bermotif (?) Katak hijau—pemimpin dari 'Keroro Shotai' ini bisa 'Galau'?
Well, apa yang sebenarnya terjadi?
Dan Siapakah dalang di balik semua ini yang harus bertanggung jawab?
Saya sebagai Author plus Narator yang baik juga tak mengerti gerangan yang terjadi saat ini. #Bletakk
Well, karena gak enak juga melihat atmosfer yang tak bagus dipandang untuk mata (?), lebih baik Author pergi dan mencari tempat yang enak dipandang…
*Keroro deathglare Author*
"A-Ampun mbah nyi Kero-Kero—Hyaa!" Author langsung ngibirit pergi sebelum si Katak ijo mulai kembali mengganas.
.
.
.
O_O
Sementara itu, di suatu tempat, muncul sesosok ekor Katak biru tua yang perawakannya imut dan manis, tapi bisa mengganas layaknya Godzilla kalo lagi ngambek gak dapet permen(?). Berpangkat 'Nitohei' dan ada gambar menyerupai pangkat yang terletak di perutnya dan di topi bagian depan atas. Selalu menggunakan 'desu' di setiap akhir kalimat. Sangat menyukai bahkan rela mencintai sang Katak hijau berpangkat 'Sersan' yang menurutnya memang Keren—entah dari sudut mananya. Percintaan ini bisa dikategorikan sebagai Shonen-Ai. Kalau percintaan sesama jenis Alien saya kurang tau. #Gaploked
Ah, tidak. Bukan cuma makhluk Alien biru tua yang disebutkan ciri-cirinya di atas tadi. ada satu lagi sesosok makhluk yang rupanya menyerupai—
Bayi—?
WTH! Sesosok makhluk Bayi cebol ada di situ juga? dan apa yang sedang dilakukan si Bayi satu itu?
Tamama—makhluk Katak biru tua tadi menengok ke sampingnya—dimana sang Bayi sedang duduk sambil mengetik sesuatu di laptopnya. Tamama mendongakkan kepalanya ke Laptop yang sedang di mainkan oleh si Bayi untuk melihat apa yang di lihatnya, "Maen apa'an, Sku-chii?
Bayi tadi menatap sekilas wajah Tamama, lalu kembali menatap layar laptop, "Pet Society,"
Tamama cengo seketika mendengar jawaban tadi. "HE.."
Bayi cebol yang ternyata adalah Skull. Memakai helm dan baju layaknya pengendara gadungan dengan aksen serba warna janda yang jarang dibelai *Dihajar Skull* ralat, maksudnya ungu. Dia adalah salah satu anggota Mafia dari Arcobaleno.
Soal pertemuan mereka berdua pertama kali. Skull-lah yang pertama kali bertemu Tamama saat Tamama sedang bermain suatu game yang menurut mereka berdua 'Extreme'. Dan juga selera mereka berdua yang memang menyukai hal-hal yang berbau 'Gila' dan 'Extreme' (kalo Tamama berwujud kepribadian lain).
Jeda
"Memang seru apa?" Tanya Tamama, polos. Skull menghela nafas, "Yah, enak aja.. Emang Lo belum coba maen?" Tanya Skull.
"Belom," jawab Tamama, "Biasanya Boku selalu main game 'Lost Saga', tuh," sambungnya, dengan nada polos.
Gile, Polos amet nih Kodok. Lebih polos dari Bocah Vongola ke sepuluh itu. Pikirnya, yang tentu aja di dalam hati. Tapi, dari luarnya tetep asyik aja main game.
"Ah, Boku juga ikutan, desu. Tunggu ya~"
Tamama lalu ngibirit menuju Mansion 'pengasuhnya', ingin mengambil laptop. Skull angguk-angguk aja kayak Anjing lagi ajep-ajep (?). *Author di hajar Skull—lagi*
.
.
.
1 menit : Hening~
2 menit : Hening~
5 menit : Hening terus~
30 menit : Hening terus berlanjut~
100 abad : Udah Kiamat! Oi! #Bletakk
.
.
.
Well, karena Author bosan nunggu daritadi, mending gigit sepatu aj—maksudnya pergi ke suatu tempat yang menarik…
.
.
.
O_O
"Kampret, Kalah lagi! Kora!"
Sesosok Bayi sedang menggerutu kesal dengan cuapan sana-sini yang tentunya gak baik didengar dan juga bisa menghancurkan moral bangsa dan Negara. #Jiahh
BRAKK
Dan dibantinglah Laptopnya atas tuduhan kekalahannya dan juga sebagai pelampiasan kemarahannya. Eh, Mas, Itu Laptop mending kasih Author aja, daripada di banting. *ngarep mode*
"Pa'an sih, Colonello? Ancur tuh Laptop lama-lama,"
Ada juga lagi sesosok Makhluk Katak Merah, yang ada di depan si Bayi pirang sambil memainkan Laptop punyanya. Karena mendengar suara 'Brakk' tadi, si Katak merah jadi menghentikan aktifitasnya, lalu melirik si Bayi dengan raut wajah kesal dan tentunya yang ngomel barusan juga si Katak satu ini.
Colonello—nama Bayi berambut pirang cerah. Di depannya, Giroro—nama si Katak Merah. Sesama penyuka hal-hal berbau militer dan senjata api. Pintar membidik lawan dengan cekatan tajam. Dan sama-sama 'Kepala Batu'. tetapi keduanya beda suku asalnya (?) yang tentunya bisa Readers tentukan sendiri.
Mereka pertama bertemu juga saat mereka tengah melakukan Aksi di suatu Hutan. sejak pertemuan itulah yang Kadang selalu bersama kalau sedang melakukan suatu 'Aksi', termasuk Game yang sedang dimainkan oleh keduanya saat ini.
"PB Loe udah pangkat berapa emangnya?" Tanya Giroro setelah si Colonello tenang. "Diamond kotip 2" jawab Colonello dengan nada ketus, masih kesel.
"Loe mau nge-War gak, ama Gue?" tawar Giroro ke Colonello yang menurutnya itu tantangan. "Boleh tuh," sahut Colonello sambil menyeringai. Giroro juga ikut menyeringai. Menarik!
"Let's start Begin!"
Seru mereka berdua sambil mengklik tulisan 'Mulai' di gamenya.
.
.
.
O_O
"Yah, koneksinya cacad amet nih, de gozaru.."
"Emang situ doank, sini juga cacad nih..."
Sesosok Makhluk Katak dan Bayi—lagi, sedang menatap Laptop Jadul dengan ekspresi tenang dikurang sabar sama dengan kesal (?) karena jaringan internetnya rada lemot'an.
Yah, pantesan lemot, orang nongkrongnya aja di Hutan, bawah pohon. emang situ ada WI-FI-nya yah?
Dororo : kan' ada jaringan 'Spiidy'. ngapain yang lain..
Fon : Hemat! *ngomong a la Iklan GSM (?)*
Author : Whateper lah.. *sweatdrop*
.
.
Back lagi ke sotory (?)
"Ya elah, lola amed sih. apa harus pake jimat nih Laptop biar konek.." Kata sosok Bayi serba perawakan China, sambil menunjukkan jimat yang diketahui itu peledak yang biasa ninja pake.
"Sabarlah, Wahai budiman. sesungguhnya, kalau Kita bersabar, pasti ada kenikmatan di balik kesabaran itu," Kata sosok lainnya berjenis Katak Biru muda, plus ceramahnya yang udah kayak Ustad KH Zainuddin MZ (?). ada background cling-cling di sekitarnya juga hembusan angin. Menambah kesan persis seperti Ustad jika saja si Katak biru 'keluar' dari Profesi Assasin Ninjanya dan Keroro Shotai, dan menjadi Muallaff. #Bletak #Abaikan
Heleh, omongan Lu sih Baek. tapi tetep aja bikin Ane Ilfeel.. Pikir si Bayi tadi sambil sweatdrop. lalu geleng-geleng kepalanya sendiri, "Lu mang 'Aneh', Dor.."
"Lu juga, Fon," bales si Katak biru.
Bayi yang dipanggil Fon kembali menatap layar—mengabaikan balesan si Katak biru tadi. Berambut Hitam dan mirip perawakan China. Termasuk dalam Mafia Arcobaleno.
Katak Biru muda tadi bernama Dororo. Perawakannya mirip ninja, memakai Masker abu-abu dan membawa pedang pendek di belakang punggungnya. Selalu menggunakan kata 'de gozaru' di setiap akhir kalimat. kadang selalu trauma kalau menyangkut masa lalu. Berpangkat 'Heicho' dan Termasuk dalam Keroro Shoutai.
Keduanya pernah bertemu pertama kali saat mengerjakan suatu misi secara bersamaan (yang tentunya aja dari komandan masing-masing). Sejak saat itulah mereka berdua selalu bersama—kalau punya waktu luang. Mempunyai minat yang sama, yaitu sesama penyuka 'Martial arts' jenis apa aja dan 'Perdamaian'.
"Yes, bisa lagi," seru Fon, girang tapi tetep datar *Hah?*. Dororo juga melirik Laptopnya, "Eh.. Gue juga nih, de gozaru,"
Kemudian, mereka berdua langsung mengklik browser. muncul jendela FB mereka berdua di Laptop masing-masing yang udah menuju Beranda (yang tentunya udah di atur). Di klik lah Icon Shuriken abu-abu kecil di sisi kiri Fb (yang juga udah di atur). tinggal tunggu loadingnya deh.
"Sambil nunggu, Kita ngeteh yuuk.." ajak Dororo ke Fon, udah kayak ngikutin gaya yang ada di Iklan teh.
"Boleh,"
Setelah di buat tehnya, jadilah mereka berdua ngeteh bareng kayak Suami-Istri kalo lagi ngobrol sambil ngeteh *Dihajar Dororo dan Fon*. Ok, ralat. sambil nunggu loading yang super duper lama.
Jeda
Setelah Loading, muncullah pilihan character yang mau di pake. Dororo pilih nama character '-Assasin_NS*Zero-'. kalo Fon pilih '_Master_NS'Fon_'. dan muncullah loading—lagi, untuk proses 'Loading Character'.
Pasti tau kan' game apa yang mereka berdua mainin?
Itu loh, game populer yang ada di Facebook karena gamenya mengandung 'Ninja-ninjaan' (?). yang juga sebagian besar Character dan juga gambar-gambar bangunannya hampir—bahkan mirip Anime Naruto series. Kadang Game ini juga membuat bosan karena 'Exp'nya yang harus mencapai banyak agar bisa naik lvl, misinya terkadang sulit, tapi 'Exp'nya dikit. Mengandung Strategy tinggi (nggak juga sih.. asal udah terbiasa). Nama Game te-es-be adalah 'Ninja Saga' (A/N: Game yang beberapa bulan lalu sempat membuat saya jadi ketagihan X3 .Fon: Lo kata Narkoba apa!)
Setelah selesai loading—lagi, muncul gambar desa-desaan mirip desa Konoha.
"Lawan Ginkotsu dulu, deh. biar naek lvl," Dororo lalu mengklik 'Hunting House' dan muncullah deretan monster yang tinggal dipilih kalau pengen uji jurus plus unuk kebolehan Character sampe tewas (?).
"Lawan Battle Turtle aja. Ginkotsu mah' Expnya kecil," usul Fon.
"Daripada itu, mending milih misi Ujian 'Tensai Jounin' deh.. kan' udah lvl 60 nih.."
"Ok dah.."
Akhirnya gak jadi lawan Bos 'Hunting House'. Lalu, mereka berdua memilih Icon Emblem ungu dan di tengahnya ada gambar shuriken putih di sisi kiri (yang sering maen pasti tau kan?). beres deh, tinggal nunggu Loading...
.
.
5 menit...
10 menit...
15 menit...
.
3 jam kemudian...
.
Rupanya, mereka berdua belum menyerah juga. masih nunggu... sampai kapan?
.
.
Tetapi...
Tiba-tiba, muncul kotak di tengahnya yang ada gambar Character yang diketahui itu 'Shin' yang juga menurut Author mirip Hatake Kakashi—bahkan sempet ngira kalo itu wujud Hatake Kakashi yang gak pake masker—dan juga diketahui itu tandanya kalo servernya gak konek ama server Game sononya (A/N: yang juga bikin saya kesel kalo lagi maen tiba-tiba gak konek DX ).
.
TWITCH
TWITCH
Kampuretto! udah capek-capek nunggu ampe kaki jamuran juga!. Ini menurut inner Fon yang lagi stress plus kesel.
Kampreeeet! Awas Lo, Hatake Kakashi! Gue santet tuh Orang nanti!. Ini menurut inner Dororo sambil injek-injek poster Hatake Kakashi. lha, menurut Author, kenapa musti Kakashi yang disalahkan?
Somewhere...
Kakashi : Huatchong... (?)
Tsunade : Nape Loe?
Kakashi : Entah, tiba-tiba jadi merinding gitu...
Naruto : Halah, paling juga mau bolos lagi!
Kakashi : Suer pre kewer (?) dah, gak bo'ong... *ngasih tanda peach* 'Moga aja Gue gak kena 'Santet' lagi'
Balik nyoook~
Krik... Krikk...
.
TIING~
'Hah...' Hela mereka berdua seiringnya menundukkan kepala dan suara 'Ting' tadi. Atmosfer keungu-unguan juga mengitari di sekitar mereka berdua. Poor Dororo and Fon.
.
*Dororo dan Fon deathglare Author*
"H-Hi-ya.. S-S-S-S-Setaaaaan~" Author langsung ngibirit—lagi kayak di kejer Tuyul boncel. (Dororo&Fon: Awas Kau, Author! *ngacungin Golok gede ke Author* *Author udah kabur*)
.
.
O_O
Seorang cewek sedang asyik berkutat dengan Laptopnya—
Tunggu—
Pasti Readers pada heran kenapa harus Laptop yang selalu menjadi kalimat awal yang sedang di lakukan macam kegiatan tersebut?
Saya sebagai Author dan Narator yang baik tapi jarang tersenyum *?* ini juga tak mengerti. *di injek Readers*
Baik, saya ubah lagi..
.
Seorang cewek sedang asyik berkutat dengan sebuah benda elektronik macam PC jaman sekarang berbentuk persegi panjang yang sedang populer, bisa diketahui itu Tablet PC atau biasa dipanggil I-Pad.
"Wah.." kagum si Cewek berambut hijau tua sambil berbinar gaje. "Ini... canggih banget... layar sentuh.. browser.. pokok'e canggih!" mbak, gak usah senorak gitu kale.. Author aja gak pernah nyentuh I-Pad aja gak senorak itu. (Readers: Itu kan baru 'Belum' nyentuh!)
Cewek berambut warna hijau tua dan bermata warna biru tadi bernama Uni—orang norak barusan *dihajar Uni*. Bosnya dari Arcobaleno (klo gak salah). perawakannya manis layaknya cewek biasa (yaiya lah!).
"Buka Facebook, ah"
Lalu, Ia langsung saja membuka browser menuju Fb dan memasukkan E-mail dan password.
Setelah terbuka, muncullah jajaran status, foto, invite dll.
"Ngestatus ah.."
Kabar Berita
.
Uni Sky Arcobaleno
Yippie~ senangnya punya I-Pad~
o(^▽^)o
baru saja melalui I-Pad. Suka. Komentar
(Uni Sky Arcobaleno, Moa Lobu-lobu Oji-sama dan 15 lainnya menyukai ini)
.
Moa Lobu-lobu Oji-sama
I-Pad? Sugoii! \(^▽^)/ dapat dari mna? :D
Uni Sky Arcobaleno
Hehehe... dari mna aj boleh~ XD
Moa Lobu-lobu Oji-sama
Hee.. O.o
Uni Sky Arcobaleno
Oh ya, gimana kabar Kero-chan.. :D
Moa Lobu-lobu Oji-sama
Entahlah... akhir-akhir ini, Oji-sama slalu kelihatan suram.. bisa dibilang 'Galau' ´_`)a
Uni Sky Arcobaleno
Galau? o.O
Knpa g ajak Kero-chan Ol aj? Ol kan' bisa mengubah mood seseorang lho~
tpi, klo menurutku, 'galau' justru asyik lho.. bisa Ol.. XD
Moa Lobu-lobu Oji-sama
Ide bagus! dgn begitu, Oji-sama gak 'Galau' lgi (o⌒▽⌒)o .bisa dibilang solusi di balik penderitaan :D
He... Kok gitu? o.O
Uni Sky Arcobaleno
Monggo d coba~ X3
yah.. enak aj~
Moa Lobu-lobu Oji-sama
Oh..
Aku mau off dulu yah... mau ke tempat Oji-sama dlu, Jya ne~
Uni Sky Arcobaleno
Bye~ (^w^)/
.
Di sisi lain, Seorang cewek berambut kuning pendek dengan mata warna senada dengan rambutnya, langsung menutup laptopnya.
Angol Moa—cewek berambut kuning tadi. Perawakannya yang gak jauh beda dari Uni, sama-sama manis, tapi mempunyai hati tulus—buktinya, Ia aja mau jadi pesuruh atau kata lain 'Babu' di 'Keroro Shotai' *di Harmageddon*. Tetapi, Ia juga salah satu menjadi si teror di dunia karena ramalan Harmageddon yang secara sengaja atau tidak malah melenceng, sehingga tak akan masalah jika saja 'Oji-sama'nya masih setia menghentikannya untuk menghancurkan Pekopon.
Moa dan Uni memang selalu mengobrol dengan cara Ol lewat Facebook—dan juga saat pertama bertemu. Jarang ketemuan one by one *?* karena keduannya yang sama-sama sibuk (plus jadi 'Babu' *di rajam Moa&Uni*).
"Ok. saatnya pergi~"
sambil bersenandung, Moa melangkahkan kakinya menuju You-know-what.
.
.
.
Oya, jangan balik dulu! masih ada satu—ralat, dua lagi yang belum Author check kondisinya saat ini. Siapakah itu?
Kalau ingin tau.. Ketik Reg*spasi*Go*spasi*to*spasi*hell kirim ke 6666. gak pake pulsa, cukup pulsanya adalah nyawa anda, Mudah kan?
*Author di Keroyok Readers*
.
.
O_O
"Khu.. Khu.. Khu.. Khu~"
Udah tau kan' ini suara tawa (nista) siapa? Kalau para Readers pikir tawa kunti abis liat Bokep (?), itu salah! (Readers: Siapa juga yang jawab!)
Kali ini, Sesosok Makhluk Katak berdominan serba warna kuning, berspesies Alien jejadian, sedang melihat sesuatu di layar laptopnya sambil ketawa 'Khukhukhu'-ria.
Di layar Laptopnya muncul berbagai Doujin YAOI berated M di salah satu situs web yang Ia jelajahi. Bisa dikatakan kalau Katak kuning berpangkat 'Socho' yang tergila-gila dengan Lab dan hal-hal berjenis Sistem software PC rumit ini juga seorang Fujoshi—tambahkan itu di daftar kegiatannya.
"Kur, pinjem Formalin donk," kata Sesosok Makhluk berjenis Bayi yang tiba-tiba udah nongol di Lab si Katak Kuning, entah gimana bisa masuk ke dalam Lab yang tergolong seperti menuju Neraka abadi *Di tabok Kururu*.
"Buat pa'an?"
"Ngawetin robot," jawabnya. lha, emang bisa ya...?
"Noh, di situ," kata si Katak Kuning .aka. Kururu sambil nunjuk benda yang di maksud.
Kemudian, Bayi serba dominan hijau dan memakai kacamata te-es-be mengambil botol XX berisi cairan putih yang jikalau bisa berbahaya kalau tidak punya tujuan tertentu. Memang ini yang Gue cari. Pikir si Bayi, sambil memegang botolnya.
Setelah mengambil barangnya—bermaksud minjem (apa bagi?), Verde—Bayi serba hijau dan memakai jas lab tadi, ingin cepat pergi karena udah ngerasa hawa gak enak, tetapi terurung karena penasaran juga apa yang di lihat si Katak Kuning—yang sekaligus rekan sesama ilmuwannya.
Verde tiba-tiba mendongak kepalanya ke layar Laptop yang lagi di lihat Kururu, "Lihat pa'an sih Kur?" tanyanya, penasaran. tetapi rasa penasaran tadi berubah menjadi kaget dan matanya terbelak begitu melihat suatu Doujin yang sedang menunjukkan adegan Rate M.
"I-Ini.. Doujin... YAOI?"
"Khukhu~"
"Gile, dapet dari mana? gak Gue sangka, Elo juga seorang Fujoshi macam Gue," ucap Verde sambil binar-binar gaje. Ah, tambahkan juga Verde yang juga selain salah satu Ilmuwan dari Arcobaleno ini juga seorang Fujoshi.
Lalu, mereka berdua malah asyik bincang-bincang sambil menatap layar Laptop. Ternyata, mereka berdua memang udah masuk level 'Akut'. Padahal mereka berdua adalah sesama Ilmuwan Super Duper Hyper Ultra Mega Giga Juta Milyar Triliun *?* 'Jenius'. Ckckck...
.
.
.
Masih sambung~ XD
err... mumpung tugas belum menggunung, Saya jadi Update fic baru. moga aja gak gagal lagi... coz, fic yang kubikin entah napa jadi selalu malas publis... ==a
Keroro : Huh, memalukan..
Rikka : Kerotan Hidoi yoo~ *pundung di pojokan*
dan untuk sementara sampai chap depan adalah Keroro Shotai dan Arcobaleno—soal'a kepikiran mulu kalo mereka jadi di gabung, apalagi berbalik profesi, misal Arcobaleno menjadi menginvasi pokopen dan Keroro Shotai menjadi Mafia *menghayal mode*#Bletak *ditimpuk sendal*
Reborn : Dasar, malah Spoiler lagi..
Rikka : *ngusap kepala bekas timpuk* Yeh, belum tentu kan' itu terjadi kalo nangkring di fic ini?
Kayaknya saya buat para Arcobaleno dan Keroro Shotai jadi rada OOC parah gini.. hehe.. namanya juga Humor/Parody. just for Fun! XD
Kururu : Heleh, sebenarnya Elo punya rencana di baliknya kan, khukhu..
Rikka : *smirk* Sasuga Kuruemon! *High five ama Kururu*
Dan, ini juga Crossover Keroro dan KHR pertama saya~ *nari samba*
Keroro : Norak Kau! =="
Sampe sini dulu deh! nanti kapan" saya bakal publish lagi, asalkan Review~ Xp *Taboked*
Jya ne~
(⌒▽⌒)/
|
||||||