Plays/Musicals » Screenplays »

Revenge
Author:
Nakazawa Ayumu PM
More than Anyone's Sequel. Bagaimana caranya, Ia bisa terlepas dari rasa ketakutan ini? KYUMIN Thriller Fanfiction.
Rated: Fiction T - Indonesian - Crime/Suspense - Chapters: 4 - Words: 3,159 - Reviews: 107 - Favs: 18 - Follows: 8 - Updated: 06-17-12 - Published: 12-22-11 - id: 7662437
A+  A-   Full 3/4 1/2 Expand Tighten

Disclaimer: GOD, SMEnt and Me!

Warning: Death-chara, Typo(s), Boy's Love.

DON'T LIKE? JUST GO AWAY!


Kaki pemuda itu melangkah lebih dalam, menemukan sesuatu yang dicarinya. Digenggamnya erat sisi benda itu. Wajahnya mengeras.

"Keberuntunganmu sudah habis, Cho Kyuhyun"


Enjoy, Minna!


.

.

Revenge

Fukushuu

-More Than Anyone's Sequel-

:: Nakazawa Ayumu's Present ::

.

.

.

"Ti.. tinggi sekali!"

"Hati-hati Minnie-ah.. Kau bisa jatuh karenanya!" ucap Kyuhyun seraya menarik tubuh Sungmin, menjauhkannya dari tepi tebing yang curam. Villa Kibum tempat Mereka berlibur memang tepat berada di atas tebing, dikelilingi hutan dan dibawahnya terdapat pesisir pantai. Indah memang, tapi tentu harus berhati-hati.

"Pantai! Ayo Kita ke Pantai!" seru Taemin yang sudah mengenakan celana renang lengkap dengan pelampung miliknya.

"Ayo, Min!" ajak Kyuhyun. Sungmin tampak berfikir, "Kau duluan saja, Kyu.. Aku mau mencari Kibum, Nanti Aku menyusul Kalian bersamanya.." jawabnya, saat disadarinya sosok Kibum yang tak ada.

Kyuhyun mengeryit tak suka dan menghela nafas, "Kalau begitu, Aku duluan." Kyuhyun menepuk lembut kepala Sungmin dan segera menyusul teman-temannya yang lain turun ke arah pantai.

.

.

Minho berjalan dalam diam, memikirkan sesuatu yang mengganjal pikiran dan hatinya sejak kemarin malam.

Flasback

"Kau dan Taemin benar-benar pasangan serasi," Seorang pemuda menginterupsi permainan. Ia, teman-temannya dan Pemuda ini tengah bermain kartu. Namun, semuanya mengantuk dan memutuskan untuk tidur ataupun haus dan mengambil minum, hingga menyisakan Mereka berdua.

"Benarkah? Baguslah, Aku sangat mencintainya…" jawab Minho seraya tersenyum.

"Mencintai Seseorang itu seperti apa, ya?" tanya Pemuda itu lagi.

"Kau belum pernah merasakannya? Lalu, bagaimana-.." belum selesai Minho bicara, pemuda itu sudah menyela, "Pernah."

Pemuda itu lalu menggeleng, "Pernah kok, hanya sudah lupa bagaimana rasanya.." jawabnya lirih, menatap kartu-kartu di tangannya tanpa ada minat sama sekali.

"Kupikir Aku tengah menduga-duga apa rasanya…"

"Apanya?" tanya Minho sedikit penasaran.

Dua mata pemuda itu terpejam, lalu terbuka kembali dan menoleh pada Minho dengan tatapan sendu, "Bagaimana rasanya kalau kehilangan orang yang Kita cintai?"

Flashback Off

Minho tertegun memikirkan percakapannya dengan pemuda itu. Ia masih saja terdiam sampai Seseorang memukul pundaknya pelan. "Kyu?" Minho melihat salah satu sahabatnya menyeringai.

"Dimana Kekasihmu?" tanya Minho saat disadarinya Sungmin tak berdiri di samping Kyuhyun seperti biasanya.

"Mencari Kibum, Mereka akan menyusul nanti," jawab Kyuhyun tak berlama-lama karena Ia segera berlari maju mendekati Changmin.

Minho kembali tertegun. Ia menunduk menatap jalan setapak yang tengah Ia lewati. Dadanya berdegup kencang. 'Apa yang harus Ia lakukan?' Perasaanya tidak enak, apa yang sebenarnya akan terjadi? Otaknya berfikir keras, mengenang kembali apa yang Ia dan sahabatnya lakukan dua tahun yang lalu, Sebuah dosa besar yang mungkin tidak termaafkan.

'Apa yang harus Ia lakukan?' Minho menatap punggung Kyuhyun yang tak begitu jauh di depannya. Bagaimana caranya, Ia bisa terlepas dari rasa ketakutan ini? Bagaimana caranya Ia bisa terbebas dari beban dosa yang ditanggungnya.

'Aku harus memberitahu Sungmin, semuanya..' tekadnya dalam hati.

.

.

Pasir pantai yang lembut menjadi alas pijak kaki yang begitu nyaman, Semuanya memutuskan untuk bersenang-senang hari ini. Namun, tidak untuk satu Pemuda.

Iris mata Pemuda itu tak lepas menatap sosok Kyuhyun. Tangannya sibuk mengambil sesuatu di kantong samping celananya, digenggam erat dan dikeluarkannya benda tajam tersebut. Sebuah pisau lipat.

Satu tangannya yang lain terkepal erat, Ia mencari waktu yang tepat untuk membunuhnya. Sebelum benar-benar terlambat..

'Aku harus cepat bertindak, kalau tidak, Semuanya akan…-'

"KYUHYUNN-Ah!"

Teriakan keras membuat Pemuda itu panik. Ia menoleh cepat, dilihatnya sosok Pemuda manis mendekat, dengan segera disembunyikannya pisau lipat miliknya.

.

.

"KYUHYUNN-Ah!" teriak Sungmin, Ia berlari mendekati pantai dengan Kibum di belakangnya.

Changmin, Zhoumi, Henry dan Minho menoleh ke arahnya. "Su..Sung..min.."

"Kibum sudah bersama Kita, Ayo main bersama!" seru Sungmin bersemangat. Taemin melompat girang, berteriak senang dan segera melemparkan dirinya sendiri ke laut. Minho menyusulnya.

"Main Voli pantai saja!" ajak Henry. Changmin mengangguk setuju. Ia berlari ke tempat tasnya berada dan mengambil sebuah Bola voli.

"Aku, Kibum dan Henli-ah akan bergabung satu tim!" ujar Sungmin. Kibum menaikan kedua bahunya. "Terserah," jawabnya singkat.

"Ya! Kyuhyun cepatlah! Kau satu tim dengan Changmin dan Zhoumi! Melawan Kami bertiga!" Henry menunjuk Kyuhyun yang tengah duduk di batu karangan dengan PSP ditangan.

Kyuhyun menatap sinis, "Tidak mau, Aku malas!"

Henry menggeram kesal dan menatap Kyuhyun tajam. Ia benar-benar tidak suka Pemuda ini. Ia benci Pemuda ini

.

.

.

To Be Continued

.

.


Playlist:

Bad End Night (Vocaloid)

Kagome, Kagome (Miku & Luka)


Readers: Mana lanjutannya, Kok lama?

Me: Mian.. Kemungkinan Fic ini memang akan lama updatenya, bisa karena kehabisan Ide, i-net yang lelet dan beberapa faktor lainnya (termasuk banyaknya Silent Readers!). Ini lanjutannya!

R: Kok per-chapternya sedikit sekali?

M: Sekali lagi Aku minta maaf. Aku mengaku, susah sekali buat isi setiap Chapter lebih banyak, dan untuk perpanjangan chapter, Aku akan usahakan.

R: Belum ada Death-scene nya?

M: Cerita ini sudah kupikirkan Pelakunya, Alurnya, Motifnya.. tapi untuk 'Cara Pembunuhannya' susah sekali dapat ide!

R: Kibum siapa itu? Tokoh yang pura-pura mati? Hantu? Kembaran? Orang lain?

M: Semua kemungkinan itu kujadikan persentase 25% ^^

R: Siapa orang yang masuk ke 'kamar'?

M: Tidak bisa dijawab. Rahasia perusahaan, kan?

R: Ada apa dengan Sooman?

M: Dia hanya terkejut menanggapi sesuatu pada para Pemuda itu dan seseorang yang dikenalnya.

R: Aku suka banget cerita Author-san!

M: Sungguh, rasanya seneng banget dapet tanggapan seperti itu! Aku seneng, apa yang Aku kerjakan bisa disenangi para Pembaca. Aku benar-benar berterima kasih!


A/N: Terima kasih untuk Siapapun yang sudah mengucapkan ulang tahun Padaku! Ah.. liat doa-doanya.. liat review-reviewnya bikin terharu, nek!

Ada satu hal yang ingin Kukatakan. Aku enggak tahan Silent Readers! Kalau bisa Kukunci, kukunci ceritaku dan hanya kuberikan passwordnya pada Para Pe-review (layaknya LJ). Malas rasanya ngelanjutin setiap cerita jika melihat sedikitnya review!. Visitor cerita ini mencapai 2-3ribuan! Menyebalkan!

Untuk Kalian para Reviewers, Terima kasih banyak Kalian tidak menjadi Silent Readers yang agak menyebalkan. Maaf, Jika tetap seperti ini, sepertinya tidak bisa dilanjut. Aku sudah angkat tangan.

Untuk Readers, ditunggu Reviewnya. Kritik saran, flame boleh! Tidak menerima Flame karena PAIRING! Saya KyuMin Shipper! Kenapa memang? Saya tidak begitu suka Crack Pairing dan tidak pernah marah! Toh, hanya Perbedaan selera. Urusi Kesukan situ, Saya urusi kesukaan saya! I'M AGAINST PAIRING WAR!

Terima kasih, sudah membaca! Jika ada pertanyaan, tanggapan silahkan kirim ke Kotak Review! :D

Favorite : Story Author   Follow : Story Author

  .    .