Reviews for Rainbow
Randz Kitsu chapter 1 . 10/18/2014
Wow, Tidak menyangka jika di fandom yang sangat terpencil ini terdapat sebuah fanfic yang sudah eksis semenjak tahun 2011. Wow.

Pertama, saya tidak akan menyinggung tentang beberapa tanda baca. Saya tahu situ sudah meningkat kok semenjak tahun 2011.

Kedua, isinya. Wow. Diksinya dan permainan katanya sungguh hebat. Penggambaran kata untuk situasi dan latar hebat sekali. Mengingat artwork dari Mushishi sendiri juga sangat khas untuk detil latar ataupun pemandangan. Penggunaan kata Nona dan Tuan juga menurut saya cukup tepat, mengingat Mushishi mengambil latar pseudo Edo atau jaman Jepang kuno.

Ketiga... Saya suka ini.

Makasih atas fanfiksinya. :bow:

Randz KitsuneKyuu
take-no-ko10 chapter 1 . 4/29/2013
Anda tahu, saya nggak biasanya suka baca fic dengan bahasa berbunga-bunga seperti ini. Berhubung Mushishi hanya punya satu (dan satu-satunya?) FF berbahasa Indonesia, saya beranikan diri membacanya. #plakk

Oke, seperti reviewer lain bilang, bahasanya sungguh bahasa tingkat tinggi. Tapi mungkin bahasa seperti ini cocok dengan nuansa Mushishi yang memang agak... puitis? Tenang? Seperti itulah. Fic ini jadi kelihatan indah. Satu hal yang saya sayangkan, dengan bahasa ini saya rasa anda nggak perlu memasukkan istilah-istilah Jepang yang malah terkesan mengganggu dan ganjil. Sufiks seperti -san atau -hime mungkin tak apa-apa, tapi anda bisa mengganti istilah lain dengan bahasa Indonesia yang sepadan.

Yah, segitu saja komentar saya :)
7.Days.of.Summer chapter 1 . 12/6/2011
Mm... dengan perjuangan keras akhirnya fic ini tamat juga kubaca. fiuh...

Oke. sekarang waktunya concrit :

Intensitas bahasanya agak terbuang sia-sia di fic ini. Gimana ya, kalo harus menentukan tingkat kompleksitas bahasa, yang harusnya cukup kamu set di level 7, kamu set di level 9. Nggak jelek kok, dan style spt ini akan sangat mengasyikkan kalo kita baca di saat senggang, santai, dsb, shg bisa maksimal menikmati keindahan penuturanmu. Tapi kalo orang awam yang baca, kujamin bakal ngos-ngosan. Tapi itulah ciri khasmu ya XD

Satu hal yang paling menantang dalam membuat fic pertama di sebuah fandom adalah, gimana caranya biar pembaca (terutama yang belum tau soal cerita dibaliknya) bisa merasakan koneksi, sekaligus masa lalu para tokoh. Nah itulah yang jadi pe-er kita imouto.

Yosh, overall, you've done a good job. keep it up :)

P.S. I hope i'm not a fujoshi, because i just happen to like some boy x boy stories. not all of them #ngeles
Patto-san chapter 1 . 11/24/2011
*meninggalkan jejak*

Lalu...

*pulang*

#plak!#

Baiklah, sy ripiu. Walaupun sy sama sekali buta mengenai fandom ini dan gaya menulis author juga bukan selera sy yang ga suka deskripsi puitis penuh apa itu istilah-nya ya, diksi(?), sy mengapresiasi kenekadan eh keikhlasan author untuk nulis di fandom yang bukan arus utama. Kalo sy sih main 'aman' dengan memilih pair yang ga biasa aja daripada fandom yang ga biasa*malah curcol*

Ya udah, maafkan sy atas ripiu yang bukan ripiu ini. Gaje ya?