Reviews for Frontierland
Bryan Andrew Cho chapter 1 . 9/3/2014
Dean konyol banget deh
oh y aku suka gaya penulisanmu
karakter dean an sam ga ooc
serasa tiap cerita emang terjadi d film supernatural yg asli
Shireishou chapter 1 . 3/18/2014
ahahahahahah umur segitu ngambekan. wakakaka
kelihatan unyuuuu
LM90 chapter 1 . 1/12/2014
Ya ampun Dean.. Ahahahahaha...!
Cinta berat sama karaktermu yg kaya gini, manly but childish :D
frownypup chapter 1 . 10/1/2012
Hahahaha yup Dean was the funniest in Frontierland episode. I just cracked up big time when he said, "well you know me, I love possee... made that into a T-Shirt." Sam just responded, "are you done?". And his disappointed face when they walked in to the old bar, which unlikely was below his expectation...God, it's priceless. *LOL*
psycheros chapter 1 . 1/1/2012
Hai, saya datang buat review, meskipun rada telat dari yang dijanjikan. Sori, habis tadi saya bangunnya ba'da dzuhur terus langsung puter2 keliling kota cari penjual makanan #dikemplang

Anyway.

Yea, memang agak beda dengan fanficmu yang biasa. Lebih ringan-terlalu ringan malah. Pantes aja kalau jadi flash fic kurang dari 1000 kata, hahaha...

sebenanrnya fic ini ditulis dengan pendek, ada untung dan ruginya. Untungnya, jadi gak bosen duluan dengan konflik ringan tapi penceritaan panjang 9inget fanfic saya yang Poet Laureate? Itu contoh cerita yang membosankan w).

Ruginya... well, saya kurang dapet ceritanya. Berasa cuma "lewat" doang :P dan punch line nya terasa kurang lucu. Harusnya, bagian lucu di sini adalah karena Dean udah siap2 ke masa lalu, tapi ternyata cuma mau ke pesta kostum. Tapi, karena eksekusi dari khayalan Dean ke punch line ini yang kurang,rasanya jadi kayak tiba2 banget, ga ada hints2 di paragraf sebelumnya kalau mereka ternyata mau ke pesta kostum doang. Jadi kurang berasa lucunya dan malah saya jadi berpikir: "hah? kok tiba2 gini?"

Untuk memperbaikinya, mungkin dengan mengubah omongan di bagian akhir sedikit.

Alih2:

"Sadar kan, kalau kita nggak akan pergi ke tahun itu lagi. Itu sudah berlalu Dean… kita sudah dapet abu burung pheonixnya, kita juga sudah dapet Coltnya."

Dean tergugu pucat. "Terus, kita pakai beginian mau ngapain?"

Sam memutar bola matanya.

"Pesta kostum di 'Charlie's House'," seraya menunjukkan undangan yang mereka dapat beberapa hari yang lalu. Lalu menunjuk sosok lain yang baru menuruni tangga. Bobby Singer dengan baju ala koboinya juga. "Bobby juga ikut."

Bisa diganti dengan:

"kau lupa ya? Kita ini bukan mau ke masa lalu!"

Senyum Dean mengempis sedikit. "Huh? Maksudmu?"

Sam memutar bola mata. "Ya ampun, kau pasti lupa deh. Kita kan sudah mendapatkan bulu phoenix dan Colt-nya, ngapain balik ke masa lalu?

"Terus kita pakai beginian mau ngapain?" Dean tergagap, mulai pucat.

"Pesta kostum di 'Charlie's House'," seraya menunjukkan undangan yang mereka dapat beberapa hari yang lalu. Lalu menunjuk sosok lain yang baru menuruni tangga. Bobby Singer dengan baju ala koboinya juga. "Bobby juga ikut."

Menurut saya, dengan dipanjangin dikit gitu, jadi gak terlalu "ujug-ujug" gitu deh. Hehehehe... tapi ini menurut saya aja sih v

Soal karakterisasi, ga usah dikomen deh. Selain canggih mengeksplor sisi emo!Dean yang banyak sedih dan so very selfless, dirimu juga oke mengangkat Dean yang kocak, dan bisa sangat kekanakan kalau menyangkut hal yang disukainya. Pilihan dia suka koboi2 itu juga tepat banget, dia kan suka segala hal yang menurutnya "macho". Muehehehe...

Bahasa dan typo. Untuk bahasa, deskripsi pakaian koboi di bagian atas udah enak, terasa banget zaman "koboi" nya, pakai bahasa "rapi jali" segala. DI bawah-bawahnya juga asyik, ringan dan "lincah", pas dengan fic humor, meski akan lebih baik kalau diedit beberapa pilihan katanya, agar tidak terlalu monoton dan kebanyakan menggunakan "-nya" dalam satu kalimat.

Typo, masih ada beberapa, tapi tidak ada yang fatal banget. Cuma perlu lebih teliti aja proof-reading nya, ga usah buru2 publish :P

Yak, sekian dulu review saya. Maaf kalau kebanyakan kritik m(_ _)m

but you're still awesome as always. Lebih sering bikin fanfic "out of the box" kek gini dong, biar milady torture juga punya adik, namanya milady banyol #eh #digebyur air panas
gyucchi chapter 1 . 12/30/2011
Pertama-tama, saya mau mengucapkan Selamat telah menyelesaikan #ChallWB dari FFnWorldIndo di twitter~ #tebarkonfeti. Saya senaaang sekali, tantangan saya bisa diselesaikan~ lalala~

Hmm, dari yang saya lihat di akun anda, fic anda kebanyakan Hurt/Comfort dan Family. Pasti menjadi suatu kebanggaan sendiri, bisa menyelesaikan fanfic dengan genre yang bertabrakan dengan genre yang biasa anda pakai :).

.

Ah, saya mulai komen-komen, ya. Maafkan sebelumnya, kalau saya agak cerewet :P.

Di awal, cerita terlihat sangat menarik. Saya tertarik untuk membacanya, apalagi deskripsi yang ditawarkan begitu mendukung imaji saya untuk bekerja.

Tapi dari bagian: "Hey, kita akan kembali ke tahun 1870-an..." itu, saya mulai merasa tidak menikmati lagi.

Mungkin, kesalahan terletak pada paragraf yang terlalu panjang, apalagi bagi saya yang membaca via hape. Mata saya benar-benar harus dipaksakan untuk membacanya.

Feel enjoy yang saya rasakan tadi langsung menguap karena kesalahan teknis ini. Sungguh sayang, bukan? :

Ada baiknya dibuat menjadi:

("Hey, kita akan kembali ke tahun 1870-an buat ketemu sama Samuel Colt dan mengambil Coltnya―pistol istimewa pembuhun segala macam iblis―dan abu burung phoenix. Dan kamu tahu, tahun 1870 itu zaman apa? Zaman koboi Sam! Kalau kita harus melebur dengan penduduk lokal pada jaman itu Sam, ya begini pakaiannya!

“Atau kalau (tidak) kita akan dibilang aneh. Ayolah, ini (akan menjadi) seru! Lagipula Castiel sudah mau melakukannya dengan susah payah untuk kita, dengan mempertaruhkan nyawanya, kita harus bisa menjalankannya dengan baik, Sam!"

(Secara) tiba-tiba(,) Dean mengambil pistolnya dengan cepat dan bergaya ala koboi, diarahkannya pada Sam dan―

[Italic)Dor! Dor! Dor![/Italic)

―menyuarakan suara tembakan dengan mulutnya.

Dean terkekeh(,) “(K)ita bakalan ketemu sama Clint Eastwood (atau tidak,) ya? Oh, aku mau pilih pakai kudah putih yang besar―ahh ... ‘kan keren, tuh." )

Bukankah yang di atas lebih enak dibaca? Ficmu bisa terlihat lebih panjang juga, loh ;)

Ohya, untuk sound effect memang dibuat italic dan pakai bentuk seperti yang saya contohkan, ya. Jangan salah lagi :).

Paragraf di bawahnya juga dibenarkan, ya. Baca dempet begitu bikin sakit mata ;A;.

Setelah itu, feel-nya masih tetap kabur (karena memang sudah kabur kali, ya? TAT). Humor di bawah terkesan dipaksakan dan seperti anti-klimaks begitu. Malah jadi lebih ke parody daripada humor. Tolong diperhatikan lagi, ya ;_;.

.

Kira-kira itu saja. Ide awal fic-nya sudah menarik. Cuma ya perlu diperhatikan lagi teknis penulisan dan TYPO yang asdfghjkl dikurangin, ya T_T.

Yowes, kira-kira itu aja. Jangan suruh Dean tembak saya pake Colt16, loh ya! #dor #eh

.

Maaf kalau kata-kata saya menyinggung semua ._.b

.

concerne,

ユッチ Finale
iheartvector chapter 1 . 12/29/2011
Great plot as always :)

Penggambaran Dean yang terobsesi sama gaya western dan Sam yang cuma bisa pasrah liat kelakukan kakaknya ini...hahahahahah...

Untuk penulisan kadang masih kurang tepat, seperti di kalimat pertama seharusnya "mematut-matutkan" bukan "mematut-matutnya".

Tapi intinya...this is a great fic. I like short fic. *thumbs up*
Thienhartt chapter 1 . 12/29/2011
Wahahahahahahahahaa, poor Dean. I love his childish-side when he was excited about something...