Reviews for Metafora
Munraito Yami chapter 1 . 8/30/2015
Keren...keren...buat lagi dong FF kaya gini, aku suka...aku suka...Kkk~

Sering2 buat FF NaruSai ya, semangaattt...!
Jul Laika chapter 1 . 1/15/2012
Diksi indah dan terlihat author sudah terlatih dlm penyusunan kata dan sastra, saya sendiri bacanya tadi ada bagian yg saya ulang2 karna gak bisa langsung nyerna mksudnya.

dlm ceritanya jg gak bisa ditebak.

surprize bnget dg endingnya, dan senang jika berakhir NaruSai.

(Sebenernya gak rela, coz Mas Sai cuma milikku) *ditabok*

#ehem lupakan kalimat dlm kurung itu.

NICE! Bikin lg ya, Reques donk Author yg baik, GaaraXSai hehe *ngarep*
Eszett del Roya chapter 1 . 1/15/2012
Hai, sayaaang D aku datang menebar keindahanku #eaaa #ditakol

.

Seperti kebiasanmu di fic-fic-mu yang lain, kata "ia" dan "dia" adalah dua orang yang berbeda. Bagian setelah judul itu benar-benar membutuhkan perhatian khusus ketika dibaca, karena kamu pakai kata ganti orang ketiga -_- sumpeh, aku ga ngeh pas baru sekali baca. Ternyata, eh, ternyata... itu Naruto sama Sasuke. Iya kan? ._. *sebenarnya sedikit ga yakin uwu*

.

Dan-benar sekali! Fic ini alurnya terlalu cepat. Naruto sama Sasuke pisah, terus tiba-tiba ada Sai, terus tiba-tiba Sai muncul-dan ujung-ujung perang shinobi. Dan... endingnya itu lho, pas bagian Naruto nolak Sasuke dengan bilang: ["... Dia selalu dapat menemukanku meski aku tidak meninggalkan jejak."] Masalahnya, scene Sai nemuin Naruto cuma satu. Harusnya ada lebih banyak scene, ada lebih banyak scene yang membangunkan pemikiran pembaca dengan jelas bahwa 'Naruto mulai mencintai Sai karena Sai selalu ada untuknya'. Ini bagian paling yang buat aku kesel sendiri karena perkembangan cerita di fic ini yang cepat banget TAT kalo ada lebih banyak scene, perasaan Naruto bakal keliatan lebih natural, ga kayak ujung-ujung suka Sai gitu lho, say. Karena aku dapat presepsi begitu pas baca ini, padahal juga ada bagian gini: ["... Aku tidak melihatnya sebagai sesuatu yang familiar meski Sakura pernah menuduhku begitu..."] Nahlo, nahlo, kan -_- itu kan bisa dimanfaatkan dengan membuat scene pas Sakura bilang begitu langsung ke Naruto sih. Jadi plotnya ga flash begini u.u

Heheh, cuma usul sih, habis di antara semua fic-mu yang kilat, ini yang paling kilat uwu

.

Aku suka ide fic ini. Kayak spin-off dari yang biasanya kepikiran sama orang-orang. Bukannya berakhir sama Sasuke, malah sama Sai. Padahal sempat mengira Naruto itu cinta mati sama Sasuke karena rela banget melakukan apa pun sampe ngejar Sasuke dan bawa balik Sasuke ke Konoha. Eh ternyata Naruto malah milih Sai di ending. Epic!

.

Tapi sayang, seperti yang aku bilang sebelumnya... plotnya kurang terasah, sehingga kurang meyakinkan pembaca soal alasan Naruto pilih Sai, Hun. :/

.

Soal penulisan... kamu kok banyak mengulang kata 'yang' dalam deskripsi sih? Terus juga kamu ada mengulang kata yang sama di satu kalimat yang sama. Coba deh kamu baca ulang lagi, Kei-sayang. Ada banyak deskripsi yang berusaha kamu buat panjang tetapi banyak pengulangan yang justru membuat kalimat itu rancu.

Contohnya aja ini: Hampir menjelang pergantian hari, angin (yang) bertiup seolah ingin merobohkan pohon-pohon besar (yang) tinggi menjulang mulai berdesau menjauh bersama hujan (yang) kian mereda.

Nah, jadi rancu kan sebenarnya kalimat setelah yang itu punya angin atau punya pohon atau punya hujan karena setelah mereka ada kata yang. :

Btw satu lagi... bagian ini: 'Naruto tersenyum lebar saat pemuda dalam pelukannya berbalik dan berdiri menghadapnya...' itu kata berdiri kayaknya ga perlu deh, kan Sai emang berdiri sih ._.

.

Overall sih bagus, meski kataku ga sebagus karya-karyamu yang sebelumnya semisal Elegi. ;A; ayo nulis kayak Elegi lagi ;A: aku suka ide ceritanya meski sedih amat Sasuke ditelantarkan ;;A;;

.

Nulis terus ya, sayang. Ditunggu karyanya yang lain :*

.

.

peluk dan cium,

Eszett
Lady Spain chapter 1 . 1/14/2012
Ya ampoooon, apa2an itu! :''''(((((((( kasian banget Sasuke, pasti dia patah hati deh... Naruto tega gila. Aku ga terima nih endingnya! #ditabok Bener loh, scene penolakan Sasuke itu bener2 bikin sakit hati. Ga kebayang gimana rasanya jadi Sasuke...

Kalo Naruto ama Sai, Sasuke ama aku aja deh. *evil grin*

Keep writing!
The DeVil's eyes chapter 1 . 1/14/2012
#peluk cium buat author#

jarang-jarang ada yang buat narusasu,narusai dengan ending narusai!

ah aku jadi mau sequel!

kalau gak bisa aku request fic yang narusai lagi ya?

boleh gak? please!

dan saya mau ikutan author..., hidup narusai!

aku mendukung semua pair yang ada naru'y sih~
botol pasir chapter 1 . 1/13/2012
sumpah dah berat banget bahasanya... tapi tetep goodlah... semangat...
Nakazawa Ayumu lupa login chapter 1 . 1/13/2012
Keren~

kata-nya, narasinya.. ah!

aku enggak tau, NaruSai bisa semanis ini

Keep Writing!
iluminnascent chapter 1 . 1/13/2012
#tabokKeidenganpenuhcinta

kau membuatkanku fic galau di tengah aku yang memang lagi galau, orz.

Tapi aku tetap coretmencintaimucoret senang karena telah membuatkanku fic yang galau ini #eh

duh, agak was-was pas genre-nya seperti ini. bakalan mewek ga ya? untungnya ga. TAPI SUKSES BIKIN SAYA TAMBAH GALAU, orzlagi

tapi... tapi... entah kenapa setuju kalau Naru berakhir sama Sai. awalnya mengira kalau Sai akan bertepuk sebelah tangan dan Naruto malah sama Sasuke. But, really happy I'm wrong.

Well, dear, tak apalah nge-labil dikit. aku tetap suka kok. makasih banyak (yay) #pelukerat

saran terakhir saja agar review ini sedikit ada gunanya.

Nemu tadi ada kalimat yang seharusnya diakhiri tanda titik, bukan koma.

"Aku bosan, masa cuma luka begini saja aku harus terus berada di kamar," Sai melirik dari sudut matanya(...)

lebih cocok kalau kalimat percakapan di atas diakhiri tanda titik.

Bolehkan sekali lagi aku berterimakasih atas fic ini? Dan... fic pesananmu mungkin agak lama ya? coretbelumdapatidecoret #gegulingan

jaa, Kei~ ;)