Reviews for Mane Tempu Expergiscendi
LucaBlighIsPuca chapter 1 . 7/18/2013
Ah, astaga! Another FouMami! Senangnya bisa baca fanfiksi indah ini! Dan, wow... seribu kali revolusi bumi? Berarti seribu tahun Fou-Lu menunggu! Ah... andaikan plot canon-nya seperti ini, pasti saya bahagia. Rasanya sebal sekali saat mengetahui bahwa di plot canon-nya tidak ada resolusi yang layak untuk Fou-Lu dan Mami. Dan saat Mami mengatakan, "Kita pasti akan bertemu lagi… suatu saat nanti." rasanya miris banget.

Oke, Anda bisa melupakan rambling lebay saya yang di atas. Lanjut ke concrit, ya? Saya melihat ada kalimat-yang menut saya-sedikit mengganjal. Kalimat ini: "—Aku tidak mengerti…," Atau lebih tepatnya, aku tidak ingin mengerti. "dengan baik semua ceritamu. Tapi—"

Setahu saya, koma setelah titik tiga kali pada kalimat tersebut seharusnya diganti dengan tanda titik. Dan kata "dengan" pada kalimat tersebut seharusnya diawali dengan huruf besar. Well... itu seingat saya, sih. ._.

Other than that, the rest of this story is amazing! Ramaikan fandom FouMami ya, Author, dan keep writing! :)