"Kalau titan sudah tidak ada lagi… masih adakah kau untukku…?"


MUST

Shingeki no Kyojin © Isayama Hajime

Pairing: ErenxMikasa

AU, OOC, Happy Ending


"Eren," Mikasa menemukan pemuda itu masih berdiri di balkon. Menatap langit dengan mata bergelora. Keinginannya untuk menghabisi para titan mengakar begitu kuat dalam hatinya. Mikasa mendesah, menghampiri saudara angkatnya itu.

"Ayo tidur." gadis itu berbisik lembut. Eren bergeming. Matanya masih tetap menatap ke arah cakrawala. Entah apa yang ia lihat. Masa depan? Mikasa tak tahu.

"Hey, Mikasa."

"Ya?"

"Apa yang akan terjadi padamu saat titan sudah tidak ada lagi?"

Mikasa tampak kebingungan mendengar pertanyaan Eren.

"Apa maksudmu, Eren?"

Eren menghela napas, tampak agak resah.

"Kalau titan sudah tidak ada lagi…"

Mikasa mendengarkan dengan seksama.

"… masih adakah kau untukku…?"

Mikasa terdiam. Membiarkan angin lembut membelai helaian rambut hitamnya.

"Kau tahu, jawaban 'tentu' itu tidak mudah dilakukan, bukan? Aku yakin kau masih ingin melakukan banyak hal."

Tangan gadis itu mengepal mendengar kata-kata Eren.

"Eren… kenapa kau menanyakan ini?"

Eren menoleh pada si gadis, kebingungan.

"Mikasa…?"

"Kata 'tentu' itu bukan jawaban…"

Eren terkesiap mendengar pernyataan si gadis. Hanya terdiam menunggu penjelasan selanjutnya. Apa maksudmu, Mikasa? 'Tentu' itu bukan jawaban?

"Aku harus terus bersama Eren. Aku harus terus ada untuk Eren." si gadis melanjutkan. Kata-katanya yang lembut membuat Eren terkesiap, "Jika Eren hidup, aku juga hidup. Jika Eren mati, aku merasa mati. Itulah jawabanku, Eren. Semua yang kurasakan. 'Harus' adalah jawabannya…"

Kedua iris oniks itu bercahaya. Eren selalu menyukai mata Mikasa yang bercahaya. Cahaya yang penuh harapan dan kekuatan itu sangat indah—dan sangat rapuh. Eren merasa berkewajiban untuk terus menjaganya.

"Aku… juga harus berada selalu di sampingmu, Mikasa…"

Sayup-sayup suara pemuda itu terdengar. Membawa gadis berambut hitam itu ke dalam pelukan panjang dan hangat.

Kita harus selalu bersama, Mikasa. Selamanya…


-OWARI-


Etto, maaf kalo sweetnya kurang kerasa ya… Sebenarnya Ai mau ngambil lagu 'Right There'-nya Ariana Grande tapi kalo dilihat di isi ceritanya kayaknya gak nyambung deh. Makanya Ai ganti jadi 'Must'.

Makasih ya buat yang mau baca!