Winter 24 Year 2, pukul 09.00 AM

"Fiuh! Akhirnya selesai juga!" lega Applejack menyelesaikan tugas hariannya.

Applejack langsung menyusuri sungai yang paling selatan dari kota tersebut. Applejack keheranan karena sungai itu tidak membeku. Penasaran, Applejack menyentuh air sungai itu dengan salah satu kaki depannya.

Brr! Kakinya yang menyentuh air sungai tersebut nyaris membeku. Applejack segera mencari suhu hangat agar kakinya tidak membeku.

Ketika Claire pulang dari gua, Applejack langsung memohon, "Bolehkah saya mencari sesuatu yang hangat? Kaki saya nyaris membeku."

"Membeku? Masuk saja ke rumahku," jawabnya santai.

"Terima kasih. Bolehkah saya jalan-jalan sedikit?"

"Tentu saja jika warga telah mengenal anda. Bagaimana kalau kita ke supermarket?"

"Wah, ayo kita pergi bersama-sama!" Lalu, mereka pergi ke supermarket.

"Selamat datang!" kata Jeff, si penjaga toko tersebut kepada pengunjung yang masuk.

Applejack dan Claire sedang berbelanja bahan-bahan, yaitu beras, bubuk kari, tepung, minyak goreng, dan coklat. Setelah mengambil bahan-bahan tersebut, Claire membayarnya di karsir.

Jeff yang melihat kuda poni tersebut langsung menanyakannya kepada Claire, "Claire, siapa yang ada dibelakangmu?"

"Oh, dia Applejack, cucunya Granny Smith," jawab Claire.

Jeff lalu mengulurkan tangannya kepada Applejack, "Ayo kenalan. Saya Jeff."

"Applejack. Salam kenal," lalu mereka menggoyangkan genggaman tangannya.

"Terima kasih telah mengunjungi supermarket kami!" sapa Jeff ketika Claire dan Applejack keluar dari supermarket.

Baru beberapa meter dari Supermarket, Claire menepuk dahinya, "Duh, lupa lagi!"

"Yang apanya, Claire?" tanya Applejack.

"Mmm… aku lupa menjelaskan sesuatu."

"Apa?" Applejack semakin kepo-eh salah-penasaran.

"Hari ini ada acara Starry Night. Kita akan mengunjungi rumah orang yang mengundang kita ke rumahnya," jelas Claire.

"Wow! Terlihat seru, tuh!" Applejack senang mendengarnya (sambil sweatdrop).

"Iya! Ayo ke rumah! Sudah jam empat sore, nih!" ajak Claire.

Jam 06.00 PM

"Wah, sudah waktunya!" riang Claire melihat jam yang ada di samping cermin," Aku pamit ya, Applejack!"

"Lho, kok Aku? Padahal kamu pemiliknya." heran Applejack.

"Sudahlah, Applejack. Nih, kuncinya!" kata Claire sambil menyondorkan sebuah kunci. "Dadah!" Claire melambaikan tangan sambil berjalan ke rumah orang yang megundangnya.

Setelah Claire pergi, Applejack langsung pergi ke puncak Mother's Hill. Agar tidak nyasar, dia mengambil sebuah peta dari rak buku. Tidak lupa dia mengunci pintu rumah dan segera pergi.

Applejack sudah di puncak Mother's Hill. Dia sangat takjub melihat langit penuh bintang dan ditemani dengan sinar bulan yang menganggumkan. Dia membayangkan jika temannya ikut bersamannya. Pasti menyenangkan! batinnya. Dia kembali ke rumah karena jam sudah menunjukkan pukul 8.00 PM.

To Be Continued


Maaf kalau awal chapter ini rada asburd dan chapternya pendek :x

Balasan review:

Mr. Clown: Thanks, kak :) saya memang menyukai hal-hal yang mainstream :3