Desclaimer : Final Fantasy (IV, VII, VIII, X, XII, XIII) - Square Enix, Naruto - Masashi Kishimoto, One Piece - Eiichiro Oda, Fairy Tail - Hiro Mashima dan karakter lainnya bukan milik Author.

Warning : OOC, Gaje, terlalu singkat alias alur kecepatan bin suka-suka Author, newbie.

Note : If you read this, please give me your comment. :)

Main Pairing : Zack Fair (Final Fantasy VII)

~ Summary ~

Ada sebuah kota besar yang bernama Midgar salah satu kota terbesar pertama yang berada di benua Alvarez, kota yang terkenal dengan kemajuan dan kekayaannya, dan juga tentram. Namun di balik itu semua ada sebuah keburukan yang tidak di ketahui orang awam, yaitu pertarungan yang membuat pemainnya masuk rumah sakit bahkan ada juga yang meninggal, game pertarungan itu disebut dengan 'Dead Batt', di mana pertarungan yang hanya mempunyai satu aturan yaitu siapa yang K.O/Dead/Menyerah dia yang kalah, permainan atau pertarungan yang tidak memandang pria ataupun wanita. Pertarungan yang di lakukan setiap malam, terkadang ada pertarungan yang di lakukan di atas ring tapi biasanya itu di adakan oleh pengusaha kaya yang mengadakan acara tersebut atau biasa di bilang tournament dan juga di adakan dengan iseng-iseng atau di tantang namun hal ini biasanya di lakukan di bar, jalanan, parkiran kosong, dan gedung kosong, alias di luar tournament. Bukan hanya di Midgar, di kota lainnya dan benua lainnya juga memiliki permainan mematikan tersebut, setiap peserta yang mengikuti permainan tersebut di pastikan memiliki klub, namun juga ada sebagian pemain tidak memiliki klub dengan alasan tersendiri.

Chapter 01 - Dark World

11.35 PM

Seorang pria dengan jaket hitam, rambut hitam panjang kebelakang yang menyisakan sehelai poni di depan wajahnya, pipi kirinya bekas sayatan pisau berbentuk 'x' yang cukup kecil, iris mata birunya yang cukup terang menyaingi sinar bulan. Pria itu sedang berjalan di jalanan kecil yang sunyi sambil melihat kiri-kanan untuk melihat-lihat.

Namun setelah berjalan sekitar 30 meter pria itu melihat sebuah bar, pria itupun masuk ke dalam bar tersebut. Setelah memasuki bar ia melihat keramaian di tengah-tengah ruangan bar tersebut.

"Hajar dia!"

"Tendang!"

"AMBIL INI!"

Teriakan orang-orang terdengar di mana-mana, pria yang penasaran tersebutpun memasuki ketengah-tengah keramaian hingga ia melihat wilayah yang sengaja di kosongkan dan tersisa dua orang di tengah-tengah itu sedang berkelahi.

'Brugghhh' 'Bruuaagghhh'

Pria dengan surai merah muda seperti landak menendang pria dengan surai hitam panjang hingga membuat tiang kayu retak.

'Brruuaaaghh'

Pria dengan surai merah muda kembali menendang muka pria dengan surai hitam panjang yang sudah bonyok tersebut.

Pria surai merah muda itupun jongkok lalu menjambak rambut pria surai hitam panjang dan mendongkakan kepalanya menatap pria surai merah muda tersebut lalu menyeringai merendahkan.

"Kau tak akan bisa mengalahkanku Rogue. Berapa kalipun kau datang menantangku, kau takkan bisa."

Ucap pria surai merah muda tersebut kepada pria surai hitam panjang yang bernama Rogue tersebut sambil menyeringai.

"Ckhh,, si-siapa ta-tau! Natsu."

Balas Rogue meremehkan kepada Natsu yang masih menjambaknya dengan suara yang tersendat-sendat. Namun Rogue tak bisa bergerak lagi akibat terkena banyak pukulan dan benturan akibat pertarungannya dengan Natsu.

Natsu'pun melepaskan jambakannya lalu pergi meninggalkan Rogue yang masih tersandar lemah di tiang kayu yang retak akibat pertarungannya tersebut.

Para penontonpun bubar dan kembali ketempat mereka masing-masing ada sebagian mendekati Natsu menyoraki kemenangannya, ada yang minum, dan hal lainnya hingga melupakan Rogue yang tergeletak lemah dan tak berdaya.

Pria jaket hitam yang melihat perkelahian yang telah usai tersebutpun berjalan mendekati Rogue dan membantunya berdiri dengan menggandengnya. Rogue yang masih sedikit sadarpun melihat ke arah pria tersebut.

"Si,, Ukhh.."

Rogue ingin bertanya namun terputus karena mengeluh sakit akibat rasa sakit yang terdapat di bagian perut kirinya. Pria yang menggandeng Rogue tersebut mendudukan sekaligus menyandarkan Rogue di pojok bar, dan Pria itupun duduk di sebelah Rogue.

"Memalukan sekali bila kalah di 'Dead Batt' bukan ?"

Pria tersebutpun memulai pembicaraan dengan Rogue yang lemas.

"Ckk.."

Rogue hanya membalasnya dengan berdecis kesal, merasa bahwa ia di remehkan. Rogue adalah salah satu dari 'Orang Mengerikan' di 'dunia gelap', tentu sangat di rendahkan bila ia di katakan 'memalukan' kepada pria yang tidak di ketahui tersebut.

"Haha, jangan serius begitu. Aku tau kau, kau Rogue Chineyy bukan ? Salah satu dari 100 'Orang Mengerikan' di 'dunia gelap' ini. Salah satunya adalah Natsu Draggneel yang kau lawan barusan."

Jelas pria tersebut di tambah cengiran yang seakan sedang berbicara dengan orang biasa.

"..."

Rogue hanya diam tak merespon penjelasan pria tersebut, namun ia mengerti bahwa pria itu mengenali dunia gelap. Sepertinya pria itu bukan orang biasa, mengetahui tentang dunia gelap seakan bahwa ia adalah orang yang mengikuti setiap kegiatan dunia gelap.

"Namaku Zack, salam kenal."

Zack'pun mengenalkan dirinya kepada Rogue. Rogue yang tubuhnya sedikit merasa agak mendinganpun mulai angkat suara.

"Ouu, sepertinya kau mengetahui semuanya. Siapa kau ?"

Tanya Rogue dengan suara yang pelan.

"Aku bukan siapa-siapa, aku hanya mengetahuinya saja dari orang-orang sekitar. Karena aku penasaran oleh karena itu aku kemari."

Jelas Zack dengan polos.

"..."

Rogue hanya diam mendengar jawaban Zack, ternyata Zack hanya mendengar dari orang sekitar.

Zack yang melihat lambang alias tato yang tertempel di lengan Rogue'pun bertanya.

"Tato ini, apa maksudnya ?"

"Lambang klub."

"Souka, jadi kau dari sebuah klub rupanya."

"Yaa, aku dari Sabertooth"

"Souka, jadi kau dari Sabertooth rupanya. Jadi kalian juga memiliki klub ya ?"

"Benar, setiap peserta Dead Batt memiliki klub. Ada banyak klub di dunia."

"Ouuu,, apa ada klub terkuat ?"

"Ada 5 klub terkuat bila di dunia, salah satunya klub Fairy Tail yang di anggotakan Natsu."

"Apa saja nama-nama klub tersebut ?"

Rogue sedikit waspada dengan Zack, lalu ia menatap Zack dengan tajam seakan ragu untuk menjawab pertanyaan Zack. Karena belakangan ini pihak kepolisian tidak lagi memergoki bar dan gedung-gedung yang mencurigakan yaitu yang berhubungan dengan Dead Batt, karena hal itu para peserta Dead Batt waspada kalau ada polisi atau agen yang menyamar menerobos masuk dunia gelap.

Zack yang mengerti kewaspadaan Rogue'pun menjelaskan kalau ia bukan orang yang perlu di waspadai untuk membujuk Rogue menjawab pertanyaannya dengan menatap Rogue cukup serius.

"Tidak perlu khawatir, aku bukan seseorang yang perlu kau waspadai. Lagian aku juga mulai tertarik dengan game ini, jadi aku memutuskan untuk ikut serta, tapi aku perlu banyak informasi tentang dark world ini."

Rogue yang merasa kalau Zack bukan orang mencurigakanpun menjawabnya.

"Baiklah, dari 5 klub terkuat tersebut yaitu :

- Dengan urutan pertama 'Emperor Sea' yang di ketuai oleh Kaido sekaligus bos dari perusahaan terkenal di dunia gelap milik Donquixote Family.

- Lalu di belakangnya 'Spriggan' yang di ketuai oleh Zeref Dragneel kakak dari Natsu Dragneel.

- Di urutan ketiga 'Akatsuki' yang di ketuai oleh Uchiha Madara.

- Di urutan keempat di duduki oleh 'Revolision' di ketuai oleh Monkey D. Dragon sekaligus pemilik perusahaan Monkey Croops yang sangat sukses di dunia dan dunia gelap yang menyaingi perusahaan Donquixote.

- dan yang kelima di duduki oleh 'Fairy Tail' yang di ketuai oleh Preitch Purehito biasa di panggil Hades. Fairy Tail juga termasuk klub yang menerima tugas pembunuhan dari kliennya, bisa di bilang Fairy Tail adalah organisasi pembunuh bayaran terkejam. Itulah alasan kenapa Fairy Tail termasuki 5 klub terkuat. Di belakang 5 klub tersebut adalah klub yang sederhana namun juga di takutkan termasuk Saber."

Zack yang mendengar tersebut menggaruk kepalanya yang tidak gatal, lalu ia melipat kedua tangannya di dada.

"'Akatsuki', aku pernah dengar. Apa kau tidak punya info lebih ?"

Tanya Zack, dan Rogue hanya menggelengkan kepalanya pelan.

"Hmm,, apa aku bisa ikut denganmu ?"

Rogue yang mendengar tawaran Zack'pun meliriknya, lalu Rogue'pun menghela nafas.

"Huhhh,, maksudmu bergabung dengan Saber ?"

Zack hanya mengangguk riang menjawab pertanyaan Rogue.

"Saber terletak di benua Isgar aku ke sini hanya untuk menantang Natsu."

"Kita buat cabangnya saja bagaimana ? Selama kau di sini kita bisa cari anggota bukan ?"

"Entahlah, aku akan menghubungi Stingg, kalau dia meperbolehkannya aku akan membuatnya. Tapi sebelum aku merecrutmu apa kau bisa berkelahi ?"

Rogue menatap Zack dengan serius, untuk memastikan bahwa Zack benar-benar ingin masuk Sabertooth dan dunia gelap.

"Baiklah, akan ku buktikan. Akan ku tantang Natsu Dragneel itu."

Zack'pun berdiri dan berjalan ke tangga menuju lantai dua untuk menemui Natsu dan menantangnya, Rogue hanya terdiam dan sedikit tersentak mendengar dan melihat ekspresi yang di tunjukkan oleh Zack.

'Semoga beruntung' ucap Rogue dalam batin.

Zack melepaskan jaket hitamnya dan melemparnya kesembarang tempat dan menyisakan baju kaos berwarna hitam, lalu ia berlari cukup cepat menuju ke arah Natsu yang sedang asik di kerumbungi wanita setelah berjarak kira-kira 1 meter dari Natsu, Zack'pun meloncat dan menendang kepala Natsu seperti bola.

'Bughhh' 'Bruagkkk'

Natsu'pun terlempar beberapa puluh senti dan kepala belakangnyapun terhempas. Sontak membuat orang sekitar berhamburan ke samping dan memberi ruang untuk Zack dan Natsu.

"Wahh,, ada yang menentang Natsu"

"Benar,, pemula sepertinya"

"Ayo taruhan, aku milih si pemula itu"

"Ayo, aku milih Natsu"

Para penontonpun akhirnya taruhan sebagian besar banyak yang memilih Natsu dan sisanya Zack si Pemula tersebut.

"Arrkkhhh...!"

Natsu'pun teriak kesakitan dan memegang kepalanya, namun hanya sebentar setelah itu iapun berdiri dan melihat ke arah Zack dengan tatapan marah.

"Teme,, apa masalahmu Sialan !"

'Kreekk' 'kreekkk'

Zack mengepalkan tangannya dan membunyikan gerepokan tangannya seakan memberi tanda bahwa itu masih pemanasan.

"Tidak ada, hanya menantangmu. Apa kau takut ?"

Ucap Zack dengan mengespresikan wajah meremehkan.

"Huhh!?" "Takut !?" "Kau pikir kau siapa ? Pemula!"

Kali ini Natsu memberikan seringaian meremehkan kepada Zack.

"Hajarrr...!"

Ucap para penonton yang berada di pinggiran.

"Natsu-san AMBIL INI!"

Salah satu penontonpun melemparkan (memberikan) barang kepada Natsu, Natsu'pun menangkap barang tersebut dan yang di pegang Natsu saat ini adalah kayu pemukul bola baseball, di lihat itu kayu masih bagus dari mana para penonton membawanya ? Aneh.

"HAAAHHH!"

Natsu'pun berlari kearah Zack dan menyerang Zack dengan kayu baseball tersebut secara vertikal dari atas ke bawah, namun serangan itu di hindari Zack dengan mudah.

'Bughh' Terdengar suara benturan kayu baseball milik Natsu dengan lantai kayu tersebutpun membuat Natsu semakin geram karena serangannya meleset.

Tidak ingin kehilangan kesempatan Zack'pun menangkap tangan kanan Natsu lalu Zack melempar Natsu ke arah salah satu penonton otomatis membuat Natsu berlari dengan sendirinya. Natsu'pun di dekap oleh penonton tersebut dan Zack'pun berlari kearah Natsu yang sedang di dekap oleh penonton lalu meloncat dan menendang dada Natsu dengan kakinya yang di lapisi sepatu sport hitam.

'Bughhh'

"Arghhh"

Ucap Natsu kesakitan, namun Natsu belum menyerah iapun langsung berdiri dan memukul lengan kiri Zack dengan kayu baseball yang masih ia pegang.

'Bughhh' 'Prakkk'

"Arghhhkkkk..!" teriak Zack kesakitan dan membuatnya terjatuh sambil memegang lengan kirinya yang memar.

Kayu baseball tersebutpun ikut patah akibat serangan Natsu yang cukup keras.

Di saat Zack kesakitan Natsu menendangi Zack dengan terus-terusan yang hanya di tangkis oleh Zack dengan kedua lengannya.

"HAAAAA!"

Zack yang marahpun menangkap kaki Natsu dan menariknya hingga membuat Natsu terjatuh.

'Baghhkk'

Zack dengan cepat berdiri dan menindih Natsu lalu memukuli wajah Natsu terus-terusan namun Natsu juga ikut memukuli wajah Zack.

'Bugh' 'bugh' bugh' 'bugh' 'bugh' 'bugh'...

Zack'pun akhirnya mencekek leher Natsu lalu ia meloncatkan kakinya ke udara lalu menyatukan kedua lututnya dan mengempaskannya ke perut Natsu hingga membuat Natsu muntah darah dan membuat lantai kayupun retak.

'Brugggghhh' 'Prakkk'

"Arghhh"

Zack berdiri lalu melihat Natsu yang kelelahan.

"Huh, huh, huh" "hah, hah, hah, hah"

Zack hanya ngos-ngosan akibat perkelahian tersebut dan di iringi Natsu yang babak belur dan berdarah namun masih hidup.

"Sepertinya aku menang! Hehh.."

Ucap Zack sambil menyeringai kemenangan.

"Ckk"

Natsu hanya membalasnya dengan desisan kesal.

Tanpa Zack pedulikan, iapun kembali kelantai bawah untuk menemui Rogue namun di halangi oleh para penonton yang menggerumunginya.

"Siapa namamu pemula ?"

Tanya salah satu orang yang menggerumunginya itu namun ada sebagian orang yang menawarkan minuman karena orang tersebut menang taruhan karena telah memilihnya, namun di tolak oleh Zack.

Saat Zack ingin menuruni tangga ia melihat ada 2 ladys yang sedang duduk di pagar tangga dengan pakaian minim dan terlihat sexy.

"Lihat siapa jagoan di sini sekarang ?"

Ucap ladys bersurai merah muda panjang.

"Tak di sangka kau menang melawannya, Zack"

Ucap Ladys yang bersurai hitam pendek.

"Dan tak di sangka juga, dua gadis manis seperti kalian akan menjadi lacur di sini."

Balas Zack tanpa menengok ke arah dua ladys tersebut, namun jalan Zack di halau oleh mereka dengan sengaja lalu mereka memeluk kedua tangan Zack dan mengelus pipi Zack seakan menggodanya.

"Ayolah Zack, jagoan harus di layani bukan ?"

Bisik menggoda ladys bersurai hitam pendek.

Sedangkan ladys yang bersurai merah muda panjang hanya menciumi leher Zack manja.

"Ayolah, Yuffie, Serah kalian tidak membuat ku tertarik sama sekali."

Zack'pun dengan lembut mendorong Yuffie (surai hitam pendek) dan Serah (surai merah muda panjang) menjauh, lalu ia melanjutkan jalannya menuju lantai bawah.

"Jika kau mau layanan, kami siap melayanimu jagoan pemula."

Ucap Yuffie sedikit teriak di tambah senyuman menggoda, dan hanya di balas Zack dengan lambaian tangan.

Rogue yang melihat Zack datang menghampirinyapun memberikan seringaian senang, seakan hal baik sedang terjadi kepadanya.

"Lihat siapa yang jagoan penghasil uang sekarang ?"

Ucap Rogue menggoda lalu ia mengeluarkan beberapa lembar uang.

"Sepertinya kau menang taruhan, jadi bisa kau bagi denganku ?"

Ucap Zack sambil ingin mengambil uang yang di pegang Rogue namun dengan cepat Rogue memasukkan kembali uang tersebut ke dalam sakunya dan menyeringai senang.

"Uang ini kita kumpulkan lalu kita gunakan untuk membangun klub cabang, aku sudah menghubungi Stingg dan dia menyetujuinya, lalu kau.."

Ucap Rogue terputus.

"Di terima sebagai anggota ?"

Tanya Zack.

'Klekk'

Rogue'pun menjentikkan jarinya dan menunjukkannya telunjuknya ke arah Zack menandakan kalau dia benar.

"Baiklah, besok temui aku di sini."

Rogue'pun berdiri namun sedikit kesakitan akibat perkelahiannya dengan Natsu yang belum sembuh total.

"Lebih baik kau tidur di rumahku."

Zack'pun dengan cepat menggandeng Rogue yang sempoyongan.

"Kau gila !"

Ucap Rogue sedikit kesal.

"Melihatmu seperti ini sangat tidak enak bagiku, lebih baik kau tidur di rumahku lalu setelah itu besok kita lakukan pencarian anggotanya."

Zack'pun membawa Rogue keluar bar.

#Bersambung

{{ Owari }}

Kepanjang ya ? Iyalah.. Sengaja di panjangin biar greget baca'ny walaupun isinya kurang greget.. :v

Cerita ini terinspirasi dari sebuah game PS2 yang berjudul 'Def Jam Vendeta', karakter, kota, dan benua di satukan agar lebih terlihat banyak.

Masih kurang greget buat adegan Action'ny karena bingung setiap gerakan yang mau di tuliskan bagaimana gitu, jadi saya masih banyak belajar buat tulisan berbentuk pertarungan/perkelahian dengan membaca cerita lainnya, jadi kalau ada yang ingin di lanjutkan mungkin di lanjutkan kalau gk ada yaudah paling ntar bisa minta di hapus.

Sementara Fic 'First Love' di tunda dulu untuk buat nih Fic Crossover.. :D

Tinggalkan reviewnya ya gan.. :)