Tittle : Into his heart

Cast : Kim Mingyu

Jeon Wonwoo

Etc.

Genree : Romance, Canon, Hurt/Comfort, YAOI.

Rated : T ( bisa berubah kkk~)

Summary :

Wonwoo sama sekali tidak membalasnya dan hanya melihat foto yang hoshi berikan padanya, lalu menangis semakin keras. Apalagi yang harus dia lakukan, apa ini saatnya, apa dia harus melepas Mingyu. Tapi Wonwoo sangat mencintainya, sangat.

This story pure from my Imagination! Please don't be plagiator and try to copy my story without my permission. Kim Mingyu have Wonwoo and they own family

JUST FANFICTION

Do not Like Do not Read!

Hanya sebuah fanfiction yang sangat biasa dari author yang bangkit dari kutub setelah sekian lama, silahkan baca~

Whisper05 present

Hening, tidak biasanya suasana tempat tersebut begitu hening, tentu saja, karena penghuninya sedang keluar, dari 13 manusia yang hidup dan bernafas disana, hanya tersisa dua orang, ya, mereka juga sedang melakukan kegiatan masing-masing. Satu lelaki bermata rubah sedang membaca buku tebal miliknya yang baru saja dibelinya dari toko buku bekas dibangku sofa ruang Televisi, lelaki tampan dan manis disaat bersamaan tersebut, sangat serius dengan yang dibaca olehnya, bahkan terkadang dia melupakan makan. Namaya adalah Jeon Wonwoo dan dia adalah anggota dari boygrup yang baru saja debut sekitar 1,5 tahun bernama Seventeen.

Wonwoo tetap sama, dia masih menyukai membaca sejak sebelum debut dan hingga detik ini juga dia membaca, dan masih juga tidak suka pergi keluar terlalu lama dan sering, karena keadaan tubuhnya yang kurang baik. Sementara pria satu lagi sedang masak untuk Wonwoo didapur, dia memasak makanan karena Hyungnya itu malas untuk membeli atau makan keluar, ya, sebut saja lelaki itu dengan nama Mingyu, lelaki yang memiliki mata tajam, kulit tan, badan cukup atletis, jangan lupakan dia juga masih muda tetapi tumbuh dengan baik, karena dia adalah member tertinggi di Seventeen.

Setelah selesai memasak makanan yang disukai oleh Wonwoo dan dirinya, Mingyu, lelaki itu meletakaan makanan di meja didekat Wonwoo dan melepas apron miliknya yang biasa digunakan untuk masak. Mingyu tersenyum lalu memanggil dengan lembut Hyung kesayangannya itu.

"Hyung, ayo makan, jangan membaca terus.." panggil Mingyu, namun tentu saja Wonwoo tidak langsung membalasnya, dia hanya diam tanpa menggubris, sebenarnya, keadaan mereka sedang tidak baik, kemarin, Wonwoo melihat Mingyu pergi bersama Jungkook, member BTS, tanpa meminta izin darinya, kenapa Wonwoo kesal? Tentu saja karena dia adalah kekasih Kim Mingyu, tidak perlu dijelaskan lagi kan.

"Hyung~" Mingyu mulai mengeluarkan suara lembutnya lagi, tapi tetap saja, Wonwoo tidak menggubrisnya, karena kesal, akhirnya Mingyu merebut buku ditangan Wonwoo dan menatap Wonwoo dengan tajam.

"Mwoya?" tanya Wonwoo dengan wajah datar miliknya.

"Ayo makan.." kali ini suara Mingyu berubah, nadanya penuh dengan tuntutan, ya begitulah Mingyu.

"Tidak mau" jawab Wonwoo singkat, kemudian Wonwoo mengambil kembali buku ditangannya.

"Hyung, kalau Hyung tidak makan, nanti Hyung sakit, kalau sakit nanti tidak bisa cari uang" Mingyu menghela nafas.

"Biarin saja, aku yang tidak makan, kenapa kamu yang pusing?" tanya Wonwoo pura-pura membaca buku, tatapan Wonwoo sudah tidak fokus, memang wajah Wonwoo sangat datar bahkan dingin, tapi mata Wonwoo tidak pernah bisa bohong, dia tidak bisa, apalagi dengan kekasihnya itu.

"Hyung kenapa ? aku salah apa? Kalau Hyung tidak bilang, Mingyu tidak akan paham" masih bertahan, Mingyu duduk disofa dengan Wonwoo disana juga, melihat kearah Wonwoo yang terlihat 'agak' pucat.

"Pikir saja sendiri" jawab Wonwoo seadanya.

"Hyung pikir aku bisa membaca hati Hyung? Hyung pikir aku apa!" Mingyu meninggikan suaranya, percaya atau tidak, memang seperti itu jika Mingyu marah, dia akan meninggikan suaranya, dia kesal dengan Wonwoo, karena selama ini jika dia marah selalu saja diam dan tidak mau memberi tau kesalahannya.

"AKU BILANG, PIKIR SENDIRI KIM MINGYU!" kemudian Wonwoo pergi meninggalkan Mingyu kekamarnya, lagi, Mingyu harus menghadapi sikap emo dari Wonwoo, jika sudah begini, Mingyu benar-benar pusing untuk memikirkan isi hati Hyungnya yang susah ditebak itu.

"Aku rasa aku tidak bisa lagi mempertahankan semua ini.., tidak sekarang, tidak nanti.., kita lihat sampai mana kau akan bertahan Hyung" Mingyu meletakkan semua makanan dimeja makan lalu menyimpan semua, kemudian menelfon seseorang melalui ponselnya.

"Halo, aku ingin keluar, bagaimana jika kita minum Jungkook?"

"…."

"Baiklah, aku akan kesana, tunggu aku"

Disisi lain, Wonwoo sudah memeluk bantal yang ada dikasurnya, Wonwoo tidak tau lagi harus bagaimana menghadapi kekasihnya itu, dia sudah sangat sabar. Melihat Mingyu pergi tanpa izin darinya selama ini, tapi Mingyu sedikitpun tidak merasa bersalah padanya. Padahal kalau dia pergi, Wonwoo selalu memberi tau Mingyu, kemana, dengan siapa, dan untuk apa dia pergi, tapi kekasihnya itu malah tidak memberinya timbal balik, dan semakin membuat kesal.

Malam itu cukup dingin, Wonwoo hanya sendiri, ya, dia tidak tau jika Mingyu pergi lagi meninggalkannya, padahal sekarang Wonwoo agak demam, dan dia belum makan sama sekali sejak siang, dan saat itu sudah malam. Air mata terus saja keluar dari mata rubah cantik miliknya, menangis dalam diam, dia menahan tangisannya, bahkan hingga dadanya merasa sesak, sangat sesak sekali. Persetan dengan Kim Mingyu itu, dia sangat membenci Mingyu, benar-benar kesal.

Terdengar suara dari ponselnya, setelah melihat ternyata ada chat masuk dari hoshi, hoshi adalah sahabat baik Wonwoo, mereka sangat dekat dan seumuran, karena itulah hoshi selalu bersama Wonwoo.

To : Wonwoo

From : Hoshi pabo

Aku melihat Mingyu berjalan lagi bersama Jungkook, apa yang terjadi, kau bertengkar hebat lagi? Ayolah, apalagi sih yang kalian ributkan lagi.

Opened

Wonwoo sama sekali tidak membalasnya dan hanya melihat foto yang hoshi berikan padanya, lalu menangis semakin keras. Apalagi yang harus dia lakukan, apa ini saatnya, apa dia harus melepas Mingyu. Tapi Wonwoo sangat mencintainya, sangat.

"Kalau begitu, kita lihat sampai mana kau akan bertahan kim Mingyu, dan sampai saat itu, aku akan menutup hatiku agar semakin sulit kau pahami.."

-TBC-

Lanjut tidak?

Give me review~~^^