Prelude: Eiji terkirim kedunia yang tak ia kenal dan dihadapkan pada sebuah tragedi penculikan yang melibatkan seorang anak bernama Orimura Ichika. Eiji bermaksud membantunya. Namun sebelum itu, ia harus memancing para bajingan yang mendalangi penculikan Ichika agar bisa benar-benar menyelamatkan Ichika.

.

Disclaimer:

-Infinite Stratos by Izuru Yumizuru, Kenji Akahoshi, Okiura, CHOCO dan pihak terkait.

-Eiji Hino, Kamen Rider OOO, Core Medal dan para Greed by Toei

.

.


Medal 2 - I'm Kamen Rider OOO


.

.

...
"Super, Super, Super! Super Taka, Super Tora, Super Batta: Su~per Tatoba, Ta-To-Ba! Super!"

...

Hologram ligkaran beragam warna muncul menlingkar disekeliling tubuhku. Hologram-hologram itu kemudian menyatu padaku danmemunculkan Battle Armor berwarna Merah-Kuning-Hijau yang langsung terpasang dibadanku. Masih dipersenjatai dengan 3 buah cakar melintang dimasing-masing tangaku. "Hei Ichika, berlindunglah!".

"Baik".Ichika menurut dan pergi berlindung dibalik sebuah tiang besi.

Pertarungan pun seketika dimulai. Langsung saja aku serang mereka satu per satu dengan cakarku. Dimulai dari para penjahat pria yang dengan mudah kutebas torso mereka satu per satu. Kemudian aku beralih pada para wanita pengendara IS.

Akan tetapi, belum lagi aku sempatberbalik, salah satu dari mereka tiba-tiba saja menembak dengan sebuah rudal mini. Panik, aku menebasnya dengan cakarku. Rudal itu pun meledak dan mementalkan ku mengahantam salah seorang pengendara IS lain hingga kami rubuh. Mereka kemudian melanjutkan serangan dengan menembakiku habis-habisan.

Aku berguling untuk menyelamatkan diri. Kugunakan kekuatan manipulasi waktu dan dengan secepat kilat Kulibat habis mereka satu-per-satu. Jeritan kesakitan mereka pun menggema digudang tua ini, bersamaan dengan cipratan darah mereka hasil dari tebasan cakarku.

Tumbang satu tumbuh seribu. Banyak yang berjatuhan makin banyak pula yang berdatangan. Kali ini mereka datang dengan IS yang lebih canggih dari yang sebelumnya. Hal itu terlihat dari versi Exoskeleton suit mereka, senjata dan juga perisai yang kelihatannya jauh lebih kuat.

Kugunakan kembali kekuatan manipulasi waktu lalu kucoba untuk menebas salah satu dari mereka dengan kecepatan sebelum cakar kusempat mengoyak tubuhnya, gerakanku terhenti. IS itu memiliki kemampuan untuk menciptakan medan energy yang bekerja seperti halnya pelindung. Menahan serangan dan pergerakanku. Akuterjebak. Batang tubuhku tak dapat bergerak.

Mereka kembali menembakku dengan rudal. Aku pun kena dan terlempar jauh menabrak dinding beton hingga runtuh. Sekujur tubuhku sakit-sakitan dibuatnya. Armor bagian dadaku retak. Lensa Helm yang melindungi mataku pecah. IS yang mereka kendarai jauh lebih kuat dari pada yang kuhadapi sebelumnya. Perbedaan kekuatan benar-benar terasa olehku sekarang.

Super Tatoba tak lagi bisa unggul disituasi seperti ini. Aku butuh kekuatan yang kuat. Kekuatan yang cepat. Kekuatan yang dapat mengalahkan Exo=suit buatan manusia ini. Kekuatan seperti milik Maki (Giru).

"Argh..." Tubuhku hampir sutuhnya mati rasa. Aku terdesak saat aku menggunakan kekuatan terkuatku! Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa aku jadi begitu lemah? Menyedihkan!

Tidak, aku tak ingin berakhir seperti ini. Sekuat tenaga kupaksakan diriku bangkit. Aku tidak ingin berakhir seperti ini. Aku harus kuat. "Hei Ichika, kau bawa ponsel?"

"I-iya, aku bawa!" Sahutnya dari kejauhan.

"Bagus, kalau begitu cepat hubungi kakakmu dan katakan padanya kalau kau baik-baik saja. Katakan padanya kalau saat ini kau sudah ada dirumah. Suruh dia untuk memenangkan pertandingan finalnya!"

"B-BAIK!"

Aku kembali beralih pada para penunggang IS itu. Kuambil O scanner dari samping pinggangku setelah itu ku gesekkan pada OOO Driver milikku secara perlahan. Mengenai masing-masing medalnya satu demi satu.

Scanning Charge!
Sekujur tubuhku bersinar terang. Sayap merah menembang dipunggungku. Cakar-cakar milikku memanjang. Kakiku berubah seperti kaki belalang. Kekuatanku meningkat.

Para pengendara IS itu kembali menembakiku membabi buta. Namun berkat Kekuatan Taka dan Batta kali ini aku bisa dengan mudah melihat dan menghindari setiap serangan mereka. Sambil terus mengelak, kutebas tiap-tiap IS mereka hingga hancur tak tersisa. Sampai akhirnya tersisa satu IS yang terlihat paling mencolok diantara mereka. Berwarna dominan Emas dan dipersenjatai dengan sebuah Ekor besar yang mempunyai Cakar dibagian ujung ekornya.

"Itu Golden Dawn, berhati-hatilah!". Sekilas kudengar Jeritan Ichika dari kejuhan. Golden Dawn ya... Dia pasti begitu kuat sampai-sampai punya nama khusus seperti itu. Baiklah, aku siap!

Diluar dugaanku, sosok dengan IS bernama Golden Dawn itu malah bertepuk tangan diiringi dengan sebuah tawa puas dibalik Helm yang menutupi hampir seluruh bagian kepalanya. "Tak kusangka ada orang yang mampu mengalahkan IS Prototype tipe Keempat ciptaan kami dengan begitu mudahnya..." Ujarnya kagum.

MUDAH PALELU! lu nggak liat armor gua ampe ancur-ancur gini bangs*t! Maju lu! Gua ancurin palalu! Gua ***** lu *****! Sini lu *****!

"Aku benar-benar kagum padamu. Perkenalkan kami adalah Phantom Task. Kami bersembunyi dalam kegelapan, tak memihak, dan tak tunduk pada siapapun, pada apapun. Kami besar. Kami kuat!" Tambahnya.

"Apa yang sebenarnya kalian mau?"

"To wreck havoc internationally. Tidakkah dunia ini begitu membosankan bagimu? Bersama kita ciptakan sebuah dunia yang sempurna. Dan kau bisa jadi rajanya kalau kau mau. Bagaimana? Mau bergabung bersama kami?"

"Maaf sekali ya, Tapi akulah yang ditakdirkan untuk menguasai dunia ini".

"Jadi begitu ya..."
Golden Dawn melesat kearahku dan menyerangku menggunakan ekornya. Akupun menghindar dan menorehkan sebuah cakaran yang berhasil merobek setengah bagian dari ekornya. Tapi belum lagi aku mendarat dengan mulus, Golden Dawn menebaskan kakinya menghantam wajahku. Membuatku jatuh terguling ditanah.

Sayangnya hal itu belum cukup untuk menghentikanku. IS emas itu melonggarkan pertahanannya. Tak ingin menyia-nyiakan sekempatan, aku pun bergerak cepat dengan menghadiahkan sebuah Rider Kick tepat diwajahnya. Dia kena dan terpental hebat menabrak seonggok besi-besi tua yang ada disana. Meledak. Merusak setengah armornya. Namun ia masih bisa bangkit meskipun sedikit kepayahan.
"Auntum!"

"Baik Squall!"
Satu lagi sosok IS datang. Kali ini berwarna merah dengan 8 kaki layaknya laba-laba. Apa-apaan ini? Sebenarnya mereka semua ada berapa banyak sih!?

Is merah itu menembakkan Jaring-jaring Besinya kearahku. Akupun menggunakan kaki pelontarku dan melompat tinggi untuk menghindari serangan. Tapi tak kusangka gerakanku kalah cepat. Jaring besinya menjerat kakiku. Auntum langsung membantingku berkali-kali ketiang-tiang besi yang ada didekat sana. Sebelum kemudian dia menambah jaringnya hingga menutpi sekujur tubuhku lalu melemparku ketanah. Dia meremehkanku.

"Taka, Kujaku, Condor: Ta~Ja~Doru!"

Kumparan api datang menyelimutiku. Melelehkan besi yang menjeratku. Membakarnya hingga Auntum terpaksa memotong Jaringnya. Aku Membara!

"Berganti wujud? Siapa kau ini sebenarnya!?"

"Perkenalkan, aku Ozu(OOO) Kamen Rider Ozu!"

.

.

.

.

To be Continued...


Next Medal: Diluar Perkiraan, Phantom Task menyimpan sebuah senjata rahasia yang membuat Eiji tak sanggup melawannya. Sebuah senjata mematikan yang melibatkan Core Medal didalamnya. Akan tetapi, pada akhirnya seorang pria datang menyelamatkan Eiji. Pria itu...Ray Bramasakti!