13 Reason Why

.

.

Mingyu x Wonwoo

.

.

##

Hai, namaku Jeon Wonwoo. Aku akan menceritakan kisah yang membuat ku seperti ini. Kali ini kau sedang membaca suratku. Tolong perhatikan baik-baik kisahku ini. Kau bisa sambil bersantai atau sambil menikmati snack, aku tidak melarang. Selamat membaca.

Semuanya dimulai saat aku menghadiri pesta yang diadakan oleh Seungkwan Boo. Pesta itu adalah pesta perayaan untuk pertama kalinya di semester baru. Ngomong-ngomong, aku adalah murid pindahan, dan aku diajak untuk mengikuti pesta dengan seluruh orang asing yang tidak aku kenal. Entah mengapa semuanya terasa direncanakan. Oh, aku lupa. Itu semua rencana dari Tuhan.

Sebelumnya, aku akan menceritakan bagaimana Jeon Wonwoo dalam kesehariannya. Ayah dan Ibu ku memiliki usaha apotek di sebrang rumah kami. Aku sendiri anak tunggal. Kata ibu, aku anak yang tampan dan manis. Tetapi wajah datar yang selalu aku tunjukan membuat semua orang yang melihatku merasa jengkel. Dari situ aku mulai dijauhi orang-orang. Bahkan aku pindah pun karena seluruh murid disekolah itu merasa jengkel denganku. Sebenarnya bukan hanya alasan itu saja aku meminta pindah. Ada 1 alasan lagi yang membuatku muak dengan diriku sendiri. Dan itu terjadi lagi.

Kembali ke pesta Seungkwan, kala itu aku datang dengan membawa sepedah kayuh menuju rumah Seungkwan yang hanya terpaut 10 menit dari rumahku. Aku memasuki rumah besar dengan murid-murid yang asik dengan pesta. Aku ingat waktu itu aku menemui Seungkwan, inilah percakapan kami.

"Hai Boo"

"Oh, kau datang. Ayo ikut aku, aku punya minuman termahal disini"

Seungkwan memberikanku minuman yang rasanya entah –aku tidak terlalu ingat- sangat aneh. Setelah beberapa teguk, aku menaruh lagi minuman itu dan melihat Seungkwan yang sudah menghampiri seorang lelaki bule. Oh iya, Seungkwan itu Gay.

Dari malam itu juga, ada seorang laki-laki dengan kulit putih pucat dan badan yang sangat sexy menghampiriku yang terdiam di pojok rumah Seungkwan.

"Kau sendiri?" dia bertanya, sepertinya dia juga sedikit mabuk kala itu, aku melihat ada botol di tangannya.

"Ya"

"Kau murid baru?"

"Ya"

Dia tertawa, mungkin karena jawabanku yang terlalu singkat, entahlah, aku tidak terlalu mengerti.

"Kau manis, aku suka"

Tolong catat, pada pukul 21:16 seorang Jeon Wonwoo jatuh hati kepada laki-laki yang ada di depannya itu. Ya, ini juga awal mula kisahku dimulai. Selamat datang, Choi Seungcheol.

##

.

Mingyu mengerutkan dahinya bingung. Mingyu baru saja membaca surat yang diberikan oleh orang asing yang mengaku sebagai sahabat Wonwoo. Namanya Lee Jihoon.

"Sepertinya aku membaca kurang lengkap" Mingyu membalik surat tersebut dan menemukan sesuatu.

"Di rumah Seungkwan, aku jatuh hati dengan Choi Seungcheol. Datanglah untuk mengetahuinya"

"01000001 01001011 01010101"

Mingyu semakin mengerutkan dahinya pusing. "Apa-apaan ini, aku tidak mengerti. Apa ini nyata?" Mingyu berkali-kali mencubit lengannya sendiri dan berharap ini hanya mimpi. Namun, rasa sakit yang ia dapat.

"Jadi, Wonwoo sebelum meninggal, ia membuat surat ini?" gumam Mingyu di kamarnya yang sepi itu. Dengan cepat ia membawa surat yang bertuliskan 1 itu dan mengambil jaketnya. Mingyu menuju rumah Seungkwan malam ini.

.

"Kau mabuk"

"Tidak, aku tidak mabuk. Lihatlah wajahmu, sangat manis"

"Siapa namamu?"

"Wonwoo. Jeon Wonwoo"

"Namaku Choi Seungcheol. Senang kalau kita bisa berkencan"

"Kalau begitu ayo" Wonwoo sudah tersihir dengan wajah tampan seorang Choi Seungcheol. Malam itu juga Wonwoo dan Seungcheol resmi menjadi sepasang kekasih. Seungcheol mengajak Wonwoo untuk keluar dari rumah Seungkwan dan mengajak Wonwoo di taman depan rumah Seungkwan. Disitu cukup sepi.

"Kita baru berkenalan"

"Aku tahu"

"Tapi bukankah sangat kurang ajar kau memintaku untuk menghisap penismu?" Wonwoo mendapat permintaan aneh dari pacar barunya itu. Tapi entah kenapa Wonwoo disini seperti jalang murahan yang mau menuruti permintaan aneh pacar barunya itu. Wonwoo seperti tersihir dengan wajah tampan itu, Wonwoo menyerahkan seluruh miliknya. Benar-benar seperti jalang murahan.

Dan disaat itu juga Seungcheol mengeluarkan ponselnya dan mengabadikan moment dimana Wonwoo dengan wajah kitty nya menghisap penis besarnya. Itu adalah masalah besar yang mengantarkan masalah-masalah lain.

.

Percaya atau tidak, Mingyu bisa merasakan apa yang terjadi saat itu. Katakanlah Mingyu aneh, tapi tidak. Petunjuk yang diberikan Wonwoo memberikan sensasi pengalaman yang saat itu terjadi. Seolah-olah Mingyu ada disitu.

"Jadi itu alasan dibalik foto yang tersebar disekolah" Mingyu memutar lagi memorinya 4 bulan yang lalu. Dimana Wonwoo yang baru saja jadi murid baru harus mendapat masalah besar, dengan foto menghisap penis besar yang tersebar di seluruh sekolahnya itu. Mingyu masih ingat sekali saat itu seluruh murid sekolah memanggil Wonwoo Jalang Murahan, setiap waktu. Rasanya tiada cela bagi Wonwoo untuk membela dirinya.

Mingyu menatap langit abu-abu itu dengan penuh Tanya.

"Apa kau ingin memberitahu semua alasanmu?"

"Atau kau ingin aku membalaskan dendam mu Jeon Wonwoo?"

.

.

.

TBC/END?

Hai, aku comeback dengan ff baru~~~
Ini terinspirasi oleh Drama Series yang berjudul sama "13 Reason Why" disini author hanya mengubah sedikit jalan cerita dan tidak terlalu sama dengan Drama Series tersebut. So, buat kalian yang sudah liat Drama Seriesnya mungkin nggak asing lagi.

Dan note untuk para readers, untuk tanda ## berarti flashback Wonwoo dalam surat. Kalau format italic tanpa tanda '##' berarti flashback yang dirasakan oleh Mingyu. Sedikit rumit sih, tapi aku harap readers bisa membedakannyaa~

Sekali lagi, Fanfic ini ditulis dengan terinspirasi oleh Drama Series "13 Reason Why"
Author hanya mengubah sedikit jalan ceritanya. Dan disini para cast memiliki umur yang sama yaaaaa.

Berhubung Laundry uda mau tamat, jadi mau ngeup ini fanfic, kira-kira pada mau dilanjut apa enggak yaaa~
Review juseyoo~