0000

Apa yang lebih mengoda ketimbang kematian?

Menarikmu dengan rayuan dan janji keabadian

0000

(suara piano sebagai backsound )

Selamat malam permisa sekalian! Kembali lagi bersama saya Kiku Honda di 194.5 FM Radio Malam, dan selama tiga puluh menit kedepan saya akan menemani malam anda dengan kisah kisah seru.

(berdeham dan suara kertas dirapikan)

Ok tanpa perlu berlama lama saya akan membacakan kisah dari Nesia-san di Jakarta yang berjudul Pengabdi Setan.

(musik sebagai backsound )

Dulu sekali di tahun 1980 ada keluarga yang tinggal di sebuah Villa di pegunungan. Kepindahan mereka kesana bertujuan untuk merawat sang ibu yang sedang sakit.

Semuanya berjalan baik baik saja hingga sang Ibu meninggal dunia. Selepas perginya sang ibu kejadian-kejadian aneh menimpa mereka. Dimulai dari denting lonceng dari kamar mendiang.

Awalnya keluarga itu tidak percaya hantu...

*Klik *

" Tungguuuu jangan dimatikan aku suka acaranya. "

" (hening dan suara orang turun dari kursi) "

*Klik*

Mayat mayat keluar dari kubur

Tertatih tatih bergerak mendekat ke villa. Tidak ada kesempatan untuk mencari jalan aman. Dengan nekat keluarga itu menantang mayat hidup. Berlari ke arah datangnya mayat dan masuk ke taxi yang untungnya sudah menunggu.

Taxi yang membawa keluarga itu menghilang ditelan malam. Menjauh dari villa angker.

(bunyi gemerisik seperti tv kehilangan sinyal )

Pesan moralnya adalah jangan punya kontrak apapun dengan setan.

Begitulah cerita dari Nesia-san, arigatou, Nesia-san! (ahem) Tak terasa sudah lima belas menit saya menemani permirsa sekalian (tertawa )

Yosh cerita selanjutnya dari Antonio di Madrid yang berjudul Lady in Veil

Kakak laki-lakiku benar-benar mabuk cinta pada suatu pertengahan musim panas. Kakak memang keras kepala kalau sudah berkemauan, dia memintaku menemaninya ke taman kota untuk meng-apeli pacar barunya...

(suara kertas dirapikan)

Sampai di taman, memang betul ada seorang gadis yang menunggu kami di banku taman. Gadis seksi keturunan latino calon pacar kakakku. Singkatnya kami mengobrol sampai aku pamit cari makan untuk membiarkan kakak ku berduaan dengan gadis latin itu.

(jeda sejenak musik backsound makin mengecil suaranya)

Waktu menunggu terasa lama, tanpa sadar aku ketiduran di mobil.

(suara kaca di ketuk)

Aku bangun. Sudah magrib rupanya. Di sebrang cendela kakakku mengetuk-ketuk cendela sambil nyengir bahagia. Aku pun membuka kunci mobil. Kakakku masuk dan mulai menyetir pulang...

Seminggu setelahnya kakakku minta aku menemaninya kencan. Aku yang baru saja pulang kampus pun mau tak mau setuju dan ikut masuk ke mobilnya. Didalam mobil, kakak terus terusan cerita tenang gadisnya yang mengirimi dia surat, kakak kagum dengan bagaimana gadis itu tahu alamatnya?

(backsound musik horror )

Pada saat itu aku curiga dan baru mau bertanya siapa namanya, namun kakakku sudah turun dari mobilnya. Saat itu selebaran kertas jatuh dari sakunya.

" Del La Rosa

211 C Portal Row street, New York, USA. "

Dan saat itu juga aku berlari keluar mobil mengejar kakakku. Namun terlambat, kakakku sudah memasuki gerbang taman.

Di depan sana gadis itu berdiri anggun dalam balutan cadar dalam sinar bulan purnama.

Kakakku makin mendekatinya. Pangilanku tidak dihiraukannya. Aku bisa merasakan kakakku terlalu terpesona.

Dan pada saat itu gadis cantik itu tertawa mengetikan dan membuka cadarnya memeluk kakakku membawa kakak ambles dan hilang ditelan bumi. Bersama tawa melengkingnya yang berderai hilang terbawa angin malam dan debu...

Selanjutnya adalah gelap dan saat aku bangun aku berada di sofa dengan Alfred yang menanyaiku dan Mattew yang menawariku segelas air.

(musik sebagai ending)

Pesan moralnya adalah hati hati pada stalker yang mengirimi surat.

(suara kertas dirapikan )

"Yaay tadi itu adalah cerita terakhir untuk malam ini... em... tak terasa sudah tiga puluh menit saya Kiku Honda menemani malam Anda. ( suara kertas di rapikan)

hupff... jadi ini perpisahan ya? (tertawa kecil ) tidak kok kita masih ketemu lagi di malam selanjutnya

( suara drum dan krik krik )

Ok ok tadi itu gak lucu. Okey di penghujung acara ini saya Kiku Honda pamit mohon diri. byeeeee.

( suara lagu penutup untuk acara radio)

*Klik*

Padahal beberapa saat lalu dia antusias banget ndengarin radio, eh sekarang malah tidur...(huuuhpf ) Mattias banget sih.

* Braak bruuk braaak *

" Hahahaha aku keren "

" NOOO, aku yang paling Keren! keren loh ren kesese~ "

"SHUP UP!!"

Baru saja tenang sebentar. Duo rusuh itu dah mengacaukan segalanya. Untung saja satunya masih tertidur.

" Awww Ibu kos jangan galak galak gitu dong. "

aku bisa merasakan perempatan imaginer muncul di jidatku.

" APAA kau bilang barusan !??? "

" Bener kok kos nanti aku traktir deh "

terlalu, nih anak terlalu polos ato o'on sih ??

Bruk braaak bruk *rasain benjol di kepala lu! Enak saja aku di katain Bu kos gegara rambutku panjang .

" Aduh ampun, Ampun " kata Alfred memohon sambil mengusap benjol di kepalanya.aku mengarahkan teplon kesayanganku ke pemuda di sebelahnya.

" Selanjutnya kau! "Pemuda itu cuma memberiku senyum kikuk

" Eh... terimakasih aku lebih baik membawa dia ke atas he he...selamat malam. "

Pemuda itu berjalan ke tangga sambil menyeret rekannya. Meninggalkan aku menikmati sepi di ruang tamu.

'Ok menurutku ini malam minggu yang tidak biasa. Tumben-tumbennya gak ada acara KuParJo(1). ' batinku. ' Halah mungkin nanti ' batinku sambil mengangkat bahu tanda tak peduli sambil berjalan ke sofa untuk melanjutkan komik ku yang belum selesai kubaca.

(1) KuParJo aka Kumpulan para jombloadalah event mingguan para penghuni kos kosan hetalia.

Allo author di sini :)

gimana? ff masih kurang panjang ya ?

Oooii reader tercihta(h)

readers : heeeeh apa thor?

ini ff mau dilanjut ato tidak ??

readers : (pls ditunggu komennya yak. )