Summary : Ejekan Marlene membuat Vincent kalang kabut nyari hape.. Gimana perjuangannya dalam mencari hape?? kita intip yuukkk... jangan lupa review yah XD

Disclaimer : FF bukan punyaku!!

xXxXxXx

Saat itu di kota terlupakan Ajit, Cloud yg menyelamatkan Marlene dari trio ubanan ditolong oleh Vincent. Setelah berhasil kabur mereka bercakap2 sebentar.

"Cloud, tifa bagaimana?! Apa dia tidak apa2?!" tanya Marlene.

"Ya.. Dia tidak apa2. Lukanya tidak parah." jawab Cloud.

"Benarkah?? Syukurlah kalau begitu... Aku ingin bicara dengannya, boleh aku telepon Tifa??"

"Boleh, bentar ya... Aku cari hapeQ dulu." Cloud merogoh2 kantongnya. "Lho? Hape? Hape?? Hape??? Kok nggak ada??? Mesti jatoh pas lawan trio ubanan itu!!! Sialan mereka!!! Aku doain rambut mereka jadi item ntar!!!!"

"Ngg... Nggak ada ya?? Klo oom Vincent, ada nggak??" Marlene bertanya penuh harap. Vincent hanya diam dan memberikan tanda bahwa dia nggak punya.

"Ampun dah oom Vincent... Hari gini nggak punya hape?! Kuper amat!!" Marlene kecewa.

"Sudahlah Marlene. Lebih baik kita cepat2 pulang ke Midgar, Tifa menunggu. Soal hape ntar aku beli lagi." Cloud kembali tenang. "Vincent mau ikut ke Midgar?"

"Nggak. Aku ada urusan. Kalian pergi sajalah." jawab Vincent datar.

"Baiklah kalau begitu. Marlene, ayo pulang."

"Ayo. Da-da buh-bye oom Vincent.." akhirnya Marlene dan Cloud balik ke Midgar. sementara itu Vincent merenung. Di otaknya masih terbayang kata2 Marlene yg nancep dalem bgt.

"Iya juga ya, kenapa aku nggak beli hape aja?" akhirnya Vincent memutuskan untuk pergi hunting hape. (weqs)

Akhirnya Vincent tiba di Bone Village. Dia segera bertanya pada pemimpin regu tambang di sana.

"Malem mas... Mau cari harta karun??" sapa penambang.

"Ngg.. Di sini kira2 ada hape nggak ya??" Vincent dengan polosnya bertanya.

"Yee... Klo masnya nyari hape, cari ke toko hape! Jgn di t4 tambang kayak gini! Masa hape ada di dalem tanah. Kan nggak mungkin!!!"

"Oh., gitu ya... Jadi nyari di toko hape... Makasih bang, informasinya."

"sama2.."

Vincent langsung terbang ke arah Rocket Town.

"Woi, Vincent! tumben dateng ke sini!" rupanya ada Cid.

"Cid, di sini ada toko hape nggak?"

"Toko hape? Ada kok... Dulu. Sekarang udah ancur gara2 peluncuran roket itu."

"Waduh.. Sayang bgt..." Vincent kecewa.

"Kenapa sih? Nyari hape?" tumben bgt Vincent peduli benda2 punya manusia! Setan aneh... Dalam hati cid bertanya demikian.

"Iya nih, pengen. Kira2 yg jual dimana ya??"

"Ngg... Coba aja kamu ke Gold Saucers. Sapa tw klo kamu maen disana bisa tuker gold sama hape."

"Gold Saucers ya... Bolehlah. Makasih Cid, atas sarannya!" Vincent langsung terbang ke Gold Saucers.

xXxXxXx