Chapter 7: Final Romance

HARI PERTANDINGAN FINAL…………….

Seperti biasa Ino, Hinata, Shino, Chouji, Shikamaru, Neji, Tenten, dan Lee datang untuk memberi dukungan dari tribun penonton.

"SMU SUNA MULAI MELANCARKAN SERANGAN…. DAN GOOOOOOL!!! SM SUNA MEMIMPIN DENGAN SKOR 1:0 BERKAT GOL CANTIK KANKUROU DARI SISI KIRI"

"Ayo semuanya cepat balas gol itu INGAT SEMANGAT MASA MUDA!!!" seru Lee

"Kalau begini terus bisa gawat nih, apalagi pertandingan tinggal beberapa menit apa mereka bisa membalikkan keadaan ya?" Ino mulai cemas

"Pa…pasti bisa Naruto-kun dan yang lain pasti bisa membalikkan keadaan" Hinata tiba-tiba bersemangat

"Wah nggak biasanya Hinata begitu bersemangat, ada apa nih?" Goda Tenten

"A..anu….itu" Hinata berkata pelan

Aduh gimana nih kalau begini terus kami bisa kalah. Apa yg harus kulakukan?...

Oh iya aku puny ide he….he Gumam Sakura

Sakura mengambil nafas dalam-dalam…..1…..2……3…. Lalu dia berteriak sekuat tenaga

"Semuanya dengar! Siapa yang mencetak gol untuk Konoha pada pertandingan ini aku akan kencan dengannya selama satu minggu penuh!!!!!!!" seru Sakura

"Dasar apa yang dipikirkannya?" seru Ino

"Tapi Sakura kan cewek yang sangat populer di sekolah, bisa saja mereka………." belum sempat Shino melanjutkan kata-katanya tiba-tiba

"SEMUA PEMAIN KONOHA JADI MENYERANG……. WAH BAHKAN KIPER KONOHA UZUMAKI NARUTO JUGA MEMBANTU PENYERANGAN!!!"

"Eh???"

"…..NARUTO MENEMBAK DARI LUAR KOTAK PENALTI DAN AH SAYANG SEKALI BOLANYA MASIH DAPAT DI BLOK OLEH GAARA KIPER SUNA YG JENIUS!!!! TAPI TUNGGU DULU BOLA YG DI BLOK, JATUH KE KAKI SASUKE DAN ….. GOOOOOOOL!!!!"

PRiiit…Priiit……Priiiiit

"SMU KONOHA BERHASIL MENYAMAKAN KEDUDUKAN DI DETIK-DETIK AKHIR PERTANDINGAN!!!"

Sasuke brengsek berani sekali dia mengambil bolaku Gumam Naruto

"Yes…yes berhasil !!!" Sakura melompat kegirangan

Priiiit

"BABAK TAMBAHAN WAKTU SUDAH DIMULAI…..KEDUA TIM TERUS MELANCARKAN SERANGAN!!!"

"Hebat juga si Sakura karena kata-katanya mereka bisa menyamakan kedudukan" kata Deidara yg duduk dibelakang Ino dan yg lain

"Eh AKATSUKI" Ino kaget melihat mereka sudah berada di belakangnya

"I..Itachi senpai, Pein senpai, Tobi senpai, Deidara senpai, Kisame senpai, Sasori senpai se…selamat datang" seru Hinata malu-malu

"Selamat datang? Kamu aneh deh kami kan sudah datang dari tadi di belakang kalian" kata Pein sambil tersenyum

"Eh? Apa? Dari tadi?" kata Neji kaget

"Ini kan pertandingan penting bagi Sasuke, mana mungkin aku nggak datang" seru Itachi

"Wah ternyata kau perhatian juga ya" goda Ino

"BABAK PERPANJANGAN WAKTU SEBENTAR LAGI AKAN SELESAI… APAKAH AKAN TERJADI PENALTI???"

Kalau penalti bisa gawat nih. Bisa-bisa aku kencan dengan semua anggota klub Gumam Sakura
(AN: karena tadi Sakura bilang akan kencan dengan orang yg mencetak gol, maka berarti dia harus kencan dengan orang-orang yg berhasil mencetak gol pada adu penalti)

"AH KAPTEN SMU KONOHA MEMBAWA BOLA, DIA MELEWATI 3 ORANG YANG MENGHALANGINYA, DIA MASUK KOTAK PENALTI…… GOOOOOOOOOL!!!! UCHIHA SASUKE BERHASIL MEMBAWA SMU KONOHA MERAIH KEMENANGAN!!!"

"KYAAAAAAAAAAAAA Sasuke keren!!!" seru fans girl Sasuke

"Ha….ha…..ha ternyata aku tidak salah mengajarimu!" seru Itachi sambil tertawa

Dia kenapa sih malu-maluin Gumam Kisame

"Itachi kau bisa diam tidak sih, dari tadi aku nggak bisa nonton nih" keluh Sasori

"Iya deh maaf"

"SMU SUNA MELANCARKAN SERANGAN BALASAN DI DETIK-DETIK TERAKHIR…….. AH WASIT MULAI MENGELUARKAN PELUIT"

Sementara itu Sasuke hanya termenung di sebelah gawang SMU SUNA. Dia terus menatap ke langit. Entah pada yg dia pikirkan.

PRIIIIT…….PRIIIIT……PRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIT

"PERTANDINGAN SELESAI SMU KONOHA BERHASIL MENJADI JUARA TURNAMEN ANTAR SMU SEJEPANG!!!!"

"Berhasil kita menang!!!" seru anak-anak klub sepakbola sambil melompat kegirangan

"Sasuke-kun selamat ya!" kata Sakura riang sambil berlari mendekati Sasuke"

"Eh iya terima kasih" kata Sasuke lalu kembali menatap ke langit

"Semuanya selamat ya!" Sakura berlari kecil ke tempat anggota klub yg lain

"Eh Sakura" kata Sasuke menghentikan langkah Sakura

"Apa?"

"Kamu nggak lupa janji kamu kan?"

"Janji apa?"

"Dasar kamu ini. Tadi kan kamu bilang siapa yg cetak gol akan kencan denganmu selama seminggu"

"Oh iya ya"

Gawat nih aku lupa hal itu Gumam Sakura

"Tadi aku cetak 2 gol jadi kencannya 2 minggu kan?" kata Sasuke sambil tersenyum penuh kemenangan

"Ah i….itu" Sakura jadi gugup

"Kenapa nggak suka? Masih mendingan kencan dengan tetanggamu ini dari pada dengan hampir semua anggota klub karena adu penalti kan!?"

"Ah benar juga ya he…he"

"Lagian, aku nggak sanggup melihat kamu kencan dengan cowok lain setiap hari" tambah Sasuke

"Kenapa? Kau cemburu ya?"

"Iya aku cemburu, aku cemburu pada semua cowok yg dekat denganmu" ujar Sasuke dengan wajah memerah

"Ah jangan bercanda ah. Sudah ya aku ke tempat yg lain dulu" kata Sakura sambil menepuk pundak Sasuke dengan senyum yg dia paksakan

Huh kenapa sih dia tidak mau mengerti? Keluh Sasuke

Sementara itu ………….

Pokoknya aku sudah putuskan akan mengutarakan perasaanku pada Sakura-chan sekarang Gumam Naruto

"Sakura-chan" panggilnya

"Iya"

"Bisa ikut denganku sebentar? Ada yang ingin kubicarakan" ajak Naruto

"Ah OK"

Mereka lalu diam-diam meninggalkan teman-teman mereka yg sedang merayakan kemenangan sambil bersorak-sorak di tengah lapangan. Mereka berbicara di dekat kamar ganti pemain.

"Mau bicara apa?"

"Sakura-chan aku…..aku …….aa….."

"Kau kenapa sih kenapa wajahmu jadi merah begitu? Kamu sakit ya?"

"Ah nggak aku…."

Sementara itu di tribun penonton…………….

Aduh gimana nih apa aku bilang saja ya? Ah tapi kalau aku sudah janji pada Sakura-chan. Gimana ya? Gumam Hinata

"Hinata kamu kenapa? Kenapa belakangan ini kamu jadi sering melamun" tanya Neji cemas

"Ah…..nggak aku…."

"Aku nggak tahu apa yg sedang kamu pikirkan, tapi lakukanlah yg terbaik menurutmu" tambah Neji sambil mengelus-ngelus rambut Hinata

Ah benar aku harus mengatakannya. Kalau tidak kukatakan itu akan melukai perasaan Sakura-chan, Sasuke-kun, dan Ino-chan. Bahkan Naruto-kun juga bisa terluka.

"Nii-san terima kasih ya. Aku sudah tahu apa yg harus kulakukan"

"Iya baguslah" kata Neji sambil tersenyum

"Anu……Ino-chan" panggil HInata

"Ada apa Hinata? Kok kamu kelihatan serius" kata Ino heran

"Ada yg ingin kubicarakan denganmu dan Sasuke-kun"

"Tentang apa?"

"Itu…..ng….tentang kejadian 5 bulan lalu saat Sasuke-kun memelukmu di dekat kantin sekolah" bisik Hinata pelan

"APA!!!" suara Ino mengejutkan yg lain

"Ino kau kenapa sih teriak tiba-tiba?" kata Shino kesal

"Ah maaf"

"Kenapa kau bisa tahu kejadian itu?" tanya Ino penasaran dengan berbisik

"Ka…karena aku melihat kejadian itu"

"Kau melihatnya?"

"I….iya tapi bukan cuma aku Sakura-chan juga melihatnya" tambah Hinata pelan

"Dia juga? Huh pantas saja dia jadi aneh. Aku akan panggilkan Sasuke sekarang"

"Naruto kemana sih? Sebentar lagi kan pembagian medali" keluh Sasuke

Sementara itu di tempat lain……….

"Naruto sebenarnya apa yg mau kau bicarakan? Dari tadi kamu hanya diam saja" kata Sakura

"Sakura-chan aku…..aku menyukaimu jadilah pacarku" Naruto berkata serius

"Eh?"

"Sakura-chan aku berjanji akan menjagamu, aku tidak akan membuat kau menangis" tambah Naruto

"Naruto….aku…."

Kembali ke Hinata, Ino, dan Sasuke…………………

"Apa!!! Jadi begitu kejadiannya. Huh pantas saja dia….." Sasuke terkejut oleh cerita Hinata

"Sasuke kau harus menjelaskan masalah ini pada Sakura sebelum terlambat" pinta Ino

"Ya aku tahu itu. Jadi selama ini dia salah paham dengan hubunganku dan Ino"

Kembali ke Naruto dan Sakura…………………….

"Naruto, terima kasih kau sudah mengutarakan perasaanmu pada ku, tapi maafkan aku. Sudah ada orang yang kusuka sejak dulu. Dia tetangga yg sering pulang bareng denganku. Mungkin dia menyukai orang lain tapi aku nggak bisa berhenti mencintainya. Sekali lagi maafkan aku" Sakura memandangi mata Naruto

"Aku sudah tahu kalau kamu mencintai dia. Tapi aku juga nggak bisa menyembunyikan perasaanku padamu. Sakura-chan kamu adalah wanita pertama yang kucintai dengan tulus" kata Naruto sambil melangkah pergi

"Naruto terima kasih" kata Sakura sambil tersenyum, butir-butir air mata mulai berjatuhan di pipinya

Sementara itu dilapangan…………….

"Ah itu Naruto. Cepat kemari ngapain saja kamu? Kita harus mengambil piala" ujar Kiba

"Kapten kemana saja sih?" tanya salah satu anggota klub pada Sasuke yg juga baru kembali ke lapangan

"Ah maaf tadi aku ada urusan sedikit. Ayo……." Sasuke melangkah menuju podium tempat penyerahan piala

"Sasuke" panggilan Naruto menghentikan langkah Sasuke

"Kenapa? Ayo cepat kita harus naik podium"

"Aku kalah Sasuke"

"Eh?"

"Aku telah ditolaknya" kata Naruto dengan senyum yg dia paksakan

"Kamu……"

"Ayo cepat kita sudah di tunggu" Naruto menuju ke podium

"Sakura….." Sasuke melihat Sakura yg baru keluar dari dekat ruang ganti

2 Jam Kemudian………………………

"Anak-anak karena sudah malam traktirnya besok saja ya" kata Azuma sensei

"OK pelatih bye-bye" seru para anggota klub sepakbola

"Azuma, ayo cepat nanti kita kehabisan tempat" panggil Kakashi sensei

"Huh pelatih curang maunya hanya traktir Kakashi sensei, Kurenai sensei, dan Gai sensei saja" keluh para anggota klub sepakbola

"Malam ini acaranya orang dewasa, kalau anak-anak nanti besok ya"

"Huh kami kan sudah SMA, bukan anak-anak lagi dong" keluh para anggota klub sepakbola

"Azuma sensei besok kami juga di traktirkan?" tanya Chouji

"Tentu saja. Sudah ya aku pergi dulu. Kalian juga cepat pulang"

"Ya sudah ayo pulang" ajak Neji

"Eh dimana Sakura-san dan Sasuke?" tanya Lee tiba-tiba

"Kalau mereka sih sudah pasti itu kan… he….he….he" kata Ino sambil tertawa kecil

"Apaan sih bikin penasaran saja" kata Lee polos

"Loh masa kau tidak tahu sih yg itu loh" kata Ino bikin tambah penasaran

"Oh aku tahu jadi mereka…………." Tenten menambahkan

"Oh jadi juga ya. Eh gimana kalau kita intip mereka" ajak Tenten

"Menarik juga" tambah Pein tiba-tiba

"Eh sejak kapan kalian di belakang kami?" tanya Tenten

"Sejak tadi kok" jawab Tobi cuek

"Eh memangnya ada apa dengan Sasuke dan Sakura-san?" tanya Lee polos

"Huh Lee kau ini bego amat sih, sudahlah ayo ikut saja" kata Neji sambil menarik Lee

"OK kalau begitu kita bagi beberapa tim ya"

Tim 1: Itachi, Pein, Deidara, Chouji,

Tim 2: Sasori, Naruto, Hinata, Kiba

Tim 3: Neji, Tenten, Lee, Kisame

Tim 4: Shikamaru, Ino, Tobi, Shino

Sementara itu………………

"Sasuke-kun ada apa? Kenapa kau membawaku kemari? Ayo cepat kembali yg lain pasti lagi mencari kita" kata Sakura lalu melangkah pergi

"Tunggu dulu dong" Sasuke menarik tangan Sakura wajahnya benar-benar merah waktu itu

"Eh?"

"Aku sudah dengar dari Hinata mengenai cerita itu. Huh dasar kamu salah paham tahu. Aku nggak ada apa-apa kok sama Ino"

"Hah?"

"Waktu itu………………"

Flashback

"Sasuke aku suka padamu" sahut Ino tiba-tiba

"Eh… ah aku" Sasuke terkejut

"………………"

"Maaf Ino aku nggak bisa menerimanya karena sudah ada orang yg kusukai" kata Sasuke serius

"Aku tahu Sakura kan?"

"Eh….itu…." wajah Sasuke memerah

"Aku tahu kamu menyukai Sakura, tapi aku juga nggak bisa menyimpan perasaan ini makanya aku putuskan untuk mengatakannya" kata Ino sambil tersenyum

"Ino…."

"Setelah mengatakannya aku jadi sangat lega"

Air mata mulai mengalir dari mata Ino….

"I….Ino" Sasuke nggak tahu harus berbuat apa

"Ah maaf tiba-tiba saja aku menangis. Aku akan jadi orang pertama yg mendukung kalian kok"

"Ino…." Sasuke mengambil sapu tangan, dia mengelap air mata Ino

Sasuke yg nggak bisa melihat Ino terus menangis memeluk teman kecilnya itu……

"Sasuke……"

"Ino maafkan aku tapi kau pasti bisa mendapatkan cowok yg lebih baik dari aku" bisik Sasuke

"Kalau begini apa sebaiknya aku bilang pada Sakura ya?" tanya Ino

"Eh jangan biar aku yg bilang" kata Sasuke dengan wajah memerah

"OK aku tahu kok he…he" Ino tertawa kecil

…………………………

"Jadi begitu kejadiannya" jelas Sasuke

Hah? Jadi aku telah salah paham selama 5 bulan ini? Aduh bego banget aku ini Gumam Sakura

Sakura tidak berani memandang Sasuke dia hanya terus menundukkan kepalanya…

"Sakura..hei Sakura" panggil Sasuke

"Eh apa?" Dia masih terus menundukkan wajahnya yg sudah merah seperti tomat

"Kalau orang lagi ngomong angkat wajahmu dong"

"Ah i..iya" Sakura mengangkat wajahnya

Sementara itu………….

"Kami sudah menemukan mereka, ada di dekat sungai di belakang Stadion" seru Kiba

"OK ayo kita intip" kata Kisame bersemangat

Kembali ke Sakura dan Sasuke……

"Haruno Sakura perkenalkan namaku Uchiha Sasuke. Aku menyukaimu maukah kau jadi pacarku?"

"Hi…hi kenapa cara pernyataan cintamu jadi seperti itu? Nggak romantis ah"

"A…aku nggak tahu harus bilang bagaimana karena kau itu cewek pertama yg kutembak"

Wajah keduanya menjadi semerah buah tomat

"Gimana apa jawabanmu?" tanya Sasuke dengan wajah yg semakin merah

"Jawabanku adalah…………." Sakura langsung mencium Sasuke

"Sakura….."

"Aku juga menyukaimu tetanggaku"

Mereka saling berpelukan dengan sangat mesra

Sementara itu…….

TIM 1…………..

"Wah mesra sekali, aku jadi iri" Deidara tampak menghayati

"Sasuke berhasil memenangkan hati Sakura hiks-hiks aku jadi terharu" kata Itachi

"Nyam-nyam seru sekali" kata Chouji sambil terus makan

"Eh kau bisa berhenti makan nggak sih? Dari tadi makan terus" kata Pein kesal

TIM 2………...

"Naruto nggak apa-apa nih? Kamu kan suka sama si Sakura?" tanya Kiba cemas

"Nggak apa-apa kok. Aku sudah ditolaknya" kata Naruto sambil tersenyum tanpa ekspresi

"Na….Naruto-kun" kata Hinata

"Kenapa Hinata? Mukamu merah sekali kamu suka padaku ya he….he" kata Naruto bercanda

"I…iya aku su…….suka Naruto-kun" kata Hinata malu-malu

"Eh? Kamu suka padaku? Sejak kapan?" Naruto mulai memerah

"Hah? Hinata suka pada Naruto? Yah padahal aku menyukai Hinata" Keluh Kiba

"Eh??? APA!" Naruto dan Hinata terkejut

"Huh kenapa aku selalu punya saingan cinta sih" keluh Naruto

"Ki….Kiba-kun" Hinata nggak tahu harus bilang apa

"Tapi kali ini aku nggak akan menyerah lagi" kata Naruto sambil menarik Hinata dan berlari meninggalkan Kiba

"Akh tunggu Naruto kembalikan Hinata ku " Kiba mengejar Naruto dan Hinata

"Kalian berisik sekali sih. Kalau begini terus kita bisa ketahuan" keluh Sasori

TIM 3……...

"Si Naruto itu berani sekali dia pegang-pegang tangan Hinata" kata Neji kesal

"Ah Neji tenanglah sedikit" Tenten berusaha menenangkan Neji

"Iya sekali-sekali boleh dong Hinata punya pacar, kan kamu sudah punya Tenten" kata Kisame

"Hiks-hiks Sakura-san ku sudah jadian dengan Sasuke" kata Lee

"Ah berisik" seru Neji, Tenten, dan Kisame

TIM 4………..

"Enak ya Sakura dan Hinata sudah punya pasangan. Huh hanya aku saja yg nggak punya" Keluh Ino

"Loh disampingmu kan ada cowok pemalas yg selalu menjadi sandaranmu" kata Shikamaru sambil menunjuk dirinya sendiri

"Shikamaru………."

"Kenapa disini jadi panas sih" seru Shino sambil mengipas-ngipaskan tangannya

"Wah sepertinya happy ending nih" kata Tobi

……………………………

"Sakura ayo pergi dari sini mereka pasti sedang mencari kita" kata Sasuke sambil menggengam tangan Sakura dan melangkah pergi

"Eh itu kan……." kata Sakura tiba-tiba

"Naruto tunggu….. kubilang tunggu" seru Kiba

"Tinggalkan saja bocah bodoh itu Hinata" kata Naruto sambil terus berlari memegang tangan Hinata

"Eh Neji lihat deh malam ini banyak bintangnya" seru Tenten sambil menunjuk ke arah bintang

"Iya ya" Neji tersenyum dan melihat bintang bersama Tenten

"Ayo pulang Ino, aku malas berada terus disini" kata Shikamaru sambil menarik tangan Ino

"Eh tunggu dulu dong ini kan bagian paling seru" kata Ino sambil melihat ke arah Sakura-Sasuke dan Hinata-Naruto

Sementara itu Sasuke dan Sakura…………..

"Ternyata kita diintipin dari tadi" kata Sasuke sambil menggaruk-garuk kepalanya yg tidak gatal

"Huh dasar mereka itu…" Sakura tersenyum melihat ke arah teman-temannya

"Eh jadi yg tadi itu gimana? Tanggung nih" kata Sasuke pelan

"Eh yg mana?" tanya Sakura penasaran

"Yg ini loh"

Sasuke langsung mencium Sakura dengan mesra

"Wah mereka berciuman lagi" kata Deidara

"Ops aku lupa ada mereka" kata Sasuke dengan wajah memerah

Wajah keduanya menjadi sangat merah

T….H….E……….E….N…..D

(Menurut saya pada kenyataannya Sakura itu sebenarnya adalah gadis yg baik hati dan rela berkorban. Lihat saja waktu melawan Sasori, dia hampir mati waktu nolongin nenek Chiyo dan Idate. Sikap juteknya pada Naruto karena Naruto selalu bersaing dengan Sasuke yg dia sukai. Permusuhannya dengan Ino karena Sakura lebih memilih cinta daripada persahabatan). Gimana pendapat kalian?

Jangan lupa reviewnya ya.