Ini pertama kalinya aq bikin fic Naruto dengan ngeluarin mereka dari dunia per-shinobi-an. Congrats me dongg...:D. ceritanya bakalan seputar personel team 7. Tapi...bwat para pecinta Kakashi-sensei n SasuXSaku...bersiaplah untuk yang terburuk...

JREEEEEEEEEENGGG...!!

hehehe...lets begin...:D


HARUNO & UCHIHA

Siang itu suara bel memenuhi gedung sekolah, dan dalam sekejap gedung yang nyaris sepi itu seperti tiba-tiba overload dengan suara riuh murid yang menyambut jam pulang.

"Sorry, Ino! Hari ini aku ada perlu. Bye!", seorang gadis berambut pink panjang, melambai pada teman sekelasnya dan terburu-buru bergabung dengan aliran murid yang memenuhi tangga. Tangga yang besar itupun penuh sesak di jam pulang sekolah. Setelah berhasil keluar dari kerumunan itu dia berjalan ke koridor, di sana seorang anak berambut hitam sedang berdiri dengan bosan bersandar di loker.

"Oy, Naruto! Kalau semua kau masukkan ke situ, bagaimana tugasmu nanti..", dia melirik pada seorang anak berambut pirang mencuat yang berjongkok menguras isi ranselnya ke dalam loker.

"He..he...urusan itu pikirkan belakangan Sasuke!"

Akhirnya dengan bosan Sasuke mengalihkan pandangannya ke arah lain dan melihat seorang gadis berambut pink yang berjalan ke arah mereka. Dengan tersenyum Sasuke mengulurkan tangannya.

"Hai Sakura!", Sakura menyambut tangan Sasuke yang menarik dan memeluknya. Sepintas mereka berciuman tanpa memperdulikan Naruto yang menatap mereka dengan iri, "ugh!". Sakura hanya menjulurkan lidah pada Naruto dan mereka bertiga berjalan keluar gedung sekolah. Setelah mengucapkan sampai besok, Sasuke melepaskan tangan Sakura dan melambaikan tangannya. Mereka berdua menatap punggung Sakura yang berjalan menuju mobil yang sudah menunggu Sakura. Setelah mobil itu meluncur pergi, mereka berdua berjalan ke tempat parkir dan meninggalkan sekolah dengan sebuah GTR berwarna merah anggur.

XXXX

Sore itu mobil yang ditumpangi Sakura baru saja masuk ke halaman rumah berwarna putih. Halaman rumah itu berumput dan cukup rindang karena banyak pohon yang tumbuh di halamannya. Sakura masuk ke dalam rumah dan seseorang menyapanya saat melewati ruang tamu.

"Sore Sakura-chan!", Sakura mengalihkan pandangannya dari tangga ke pemilik suara tersebut. Seorang pria berambut perak dengan senyumnya yang..(sudah menjatuhkan Ayame, pelayan di rumah Sakura) seperti itulah.

"Ah! Kakashi-san! Selamat sore...AYAH!!", Sakura berlari melewati Kakashi yang sudah siap menebarkan pesonanya dan memeluk seorang pria setengah baya yang tertawa menyambut Sakura.

"Ayah sudah pulang..."

"Ya! Kau kenapa baru pulang?". Sakura mengeluarkan sebuah kotak berwarna ungu muda dengan pita berwarna putih lalu menempelkan telunjuknya ke bibirnya sambil tersenyum. Ayah Sakura juga melihat kotak itu dengan ekspresi 'oh!' dan tersenyum sambil menepuk kepala Sakura dengan lembut. Kemudian dia melepaskan Sakura yang lalu berjalan ke tangga menuju kamarnya, tentu saja setelah menyapa Kakashi kembali yang kemudian menatap Sakura yang menghilang di balik pintu ruang tamu. Kakashi baru mengalihkan pandangannya setelah mendengar suara Haruno-san berdehem.

"Ahh... Sakura..sudah besar ya..". Haruno-san hanya menatapnya sebentar kemudian tersenyum dan berjalan pergi sambil menepuk bahunya.

Hari itu adalah hari ulang tahun ibu Sakura. Kebetulan ayah Sakura baru saja kembali dari tugasnya di luar kota ditemani anak buah kepercayaannya Kakashi. Dan ibu Sakura meminta Kakashi untuk tinggal bergabung dengan makan malam mereka.

XXXX

Di tempat lain beberapa jam kemudian setelah hari sudah mulai gelap, GTR merah anggur baru memasuki sebuah halaman berbatu. Sasuke keluar dari mobil dan menutup pintu dengan kesal sedangkan Naruto keluar sambil tersenyum.

"Apa kau tidak tahu jaman sekarang ada yang namanya 'belanja on-line' di internet? Itu untuk menghindari antrian di toko kalau kau belum tahu!!"

"Aaaah...yang seperti ini baru terasa kalau kita ikut antri Sasuke!"

"Yang seperti ini namanya buang-buang waktu!"

dan mereka terus berdebat sambil menaiki tangga batu dan memasuki rumah berwarna abu-abu cerah. Sebelum Sasuke membuka pintu kayu berwarna merah kecoklatan, pintu itu sudah terbuka dan seorang pria besar berjenggot menyapa mereka dengan agak kesal.

"Kalian baru pulang?!"

"Asuma-san! Kalau mau marah salahkan dia! Gara-gara dia aku harus ikut mengantri di toko!", Asuma mengalihkan pandangannya pada Naruto yang dengan senyum lebarnya menunjukkan sebuah kotak CD yang setahu Asuma, pastilah CD game terbaru. Asuma menatap kedua anak itu yang mulai lagi berdebat, walaupun Sasuke selalu kelihatan marah tetapi Asuma tahu, dia akan mengantar Naruto juga dengan senang hati.

"Asuma-san! Ayah dan kakak, kapan pulang?"

"Ah..mereka baru berangkat hari ini, tetapi mungkin akan kembali sekitar dua minggu lagi. Apa kau ada keperluan?"

"Tidak"

"Asuma!", seorang wanita berambut hitam panjang muncul di bawah tangga, kemudian menatap Sasuke dan Naruto.

"Kalian baru pulang?! Cepatlah, atau kalian akan tertinggal makan malam!", setelah mengatakan baik, mereka terburu-buru naik ke kamar mereka. Dan wanita itu kembali menatap Asuma.

"Ada apa Nyoya Uchiha?"

setelah makan malam, sekarang Sasuke sibuk mengusir Naruto keluar dari kamarnya. Dia sedang berusaha belajar sedangkan Naruto dari tadi terus mengganggunya dengan suara tembakan.

"KELUAR!! Kalau kau mau main game, di kamarmu sendiri sana!!"

"Satu stage!"

dan dengan kesal, Sasuke membiarkan Naruto terus bermain. Sesekali Sasuke meliriknya kalau Naruto berteriak atau dengan kesal melompat berdiri. Sasuke akan melirik X-Boxnya dengan cemas walaupun kemudian menghela nafas lega kalau tidak terjadi apa-apa. Dan seperti janji Naruto, setelah satu stage selesai, dia keluar dari kamar Sasuke dengan menggerutu dan masuk ke kamarnya sendiri di sebelah kamar Sasuke.

Sejak TK Naruto tinggal di keluarga Uchiha. Dia tinggal di rumah itu setelah kedua orang tuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan. Ayah Sasuke dan ayah Naruto adalah sahabat sejak kecil, dan dengan alasan itu keluarga uchiha mengadopsi Naruto. Saat itu Sasuke sangat senang karena kakaknya yang tidak bisa lagi sering bermain dengannya digantikan oleh kedatangan temannya.

Dan inilah kisah tentang mereka.

XXXXXXXXXX


Gimana nih openingnyahh...?? adakah komen?? ayolahh riviw lahh...

kukasih genrenya pake tragedi walopun kehidupan mereka enjoy2 ajah dengan keluarga bahagia en pasangan sempurna. baiklahh...sampe cepter slanjutnya yahh...:D