Ini dia fic yg Sinsin buat 4 new year eve^^

Hope u can enjoy this...


The Best Present
New Year Special
-Hakar4 S1n-


Summary: I don't need anything, coz you are the best present that I ever had.


Malam ini begitu ramai, namun hatiku tak bisa tenang, tak bisa merasakan kegembiraan bersama dengan yang lain. Aku tak tahu memgapa tapi yg pasti ada sesuatu yang kurasa hilang dariku. Tapi aku juga tidak boleh mengesampingkan yang lain hanya karena perasaanku, hanya karna 'dia' tidak ada di sini. Aku memaksa otakku untuk memberi perintah pada bibirku agar dapat melukiskan senyum di wajah ku, aku tidak perduli apa bila senyum itu palsu toh tidak akan yang akan sadar, benarkan? Ya itu hanya pendapatku saja. Aku memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar padang rumput dibelakang Konoha. Padang yg begitu indah, hamparan rumput hijau ditaburi doleh berbagai jenis m warna bunga, dipercantik lagi dengan aliran sungai yang senantiasa mengalir tampa lelah, memberikan semangat pada siapapun yang melihatnya. Malam itu hatiku melambung ke langit berbintang. Aku mencurahkan seluruh isi hatiku padanya. Ia tidak menjawab, itu sudah pasti. Tak mungkin ada satupun bintang yang menjawabku, benarkan aku bodoh...

"Tapi aku mendengarmu Naruto..."

Sebuah suara menjawab seluruh curahan dari pentanyaan yang sedari tadi kutujukan pada langit malam berbintang. Sebuah suara yang sangat kukenal...

suara yang lembut,

penuh perhatian,

suara yang sudah lama menghilang dari telingaku

suara yang selama ini kurindukan,

suara yang sangat ingin kudengar.

ya, benar, itu suaramu, itu suaramu

SASUKE!

Kau mendengarku,

Aku membelalak tak percaya ketika aku berbalik dan kudapati dirimu sedang menatapku, sedang berdiri dihadapanku, sepasang mata onyx yang sudah sangat lama kurindukan, kini sepasang mata onyx itu menatapku dengan penuh kehangatan. Sesuatu yang kosong telah terisi, kepingan hatiku yang dulu dibawanya pergi kini ia kembalikan lagi padaku. Air mataku jatuh membasahi kedua pipiku, aku merasa kakiku kehilangan kekuatannya untuk menopang tubuhku lagi. Akupun jatuh berlutut dihadapannya. Ia dengan sengaja menjatuhkan lututnya ke atas permadani rumput dipadang ini, tepat dihadapanku. Tangannya bergerak merangkul tubuhku yang rapuh ini. Ia membenamkan wajahnya di bahu kiriku

"Maafkan aku Naruto, aku terlambat..."

"Sasuke..."

Mataku masih terbelalak tak percaya akan kejadian ini, suaraku bergetar hebat.

"SASUKE!" Akupun menangis sejadi-jadinya sambil membenamkan wajahku di bahunya.

"Maafkan aku, maafkan aku Naruto. Aku bodoh, aku sudah meninggalkanmu..."

"..." Aku sudah tak mampu berkata-kata lagi, aku hanya bisa menangis di pelukannya, menangis dibahunya.

"Maafkan aku Naruto, aku bahkantidak mempersiapkan apapun saat aku datang..."

"Berhenti Sasuke, berhenti mengucapkan kata maaf, aku tak mau mendengarnya lagi, aku tidak butuh hadiah, aku tidak butuh apapun, karena bagiku, kau adalah hadiah yang terindah, melebihi apapun yang ada di dunia ini!"

"Naruto..."

Aku merasakan dia melepas pelukannya dariku. Ia memegan bahuku dengan kedua tangannya, mata kami saling bertatapan. Onyx dengan Saphire. Hitam dengan biru cerah. Ia memejamkan matanya, mendekatkan wajahnya pada wajahku. Bibirnya benar-benar lembut, aku dapat merasakannya ketika bibir lembut itu menyentuh bibirku. Aku memutuskan untuk diam, memejamkan mataku dan menikmati ciuman itu. Menikmati semua kehangatan yang ia berikan padaku. Ia kembali memelukku, ciuman itu semakin dalam dan erat, namun aku tidak perduli, yang terpenting sekarang sosoknya sudahberdiri dihadapanku,

Aishiteru Sasuke...

Aishiteru...

End


Wew, sory kalo jelek, Sinsin bikin fic ini pake HP, abis bosen habis makan Sinsin kejebak macet di malem tahun baru, yaoi pertama nih^^.

So??????

Review plis^^