Disclaimer: Masashi Kishiomoto

Warning!! Cerita ini mengandung unsur lemon jadi yang berumur 18 tahun kebawah tak di sarankan untuk membaca!!

***

Perjuangan Malam Pertama

Sasuke dan Sakura saat ini sedang duduk di pinggir ranjang hotel Konoha. Mereka berdua baru saja menyelesaikan resepsi pernikahan mereka, dan saat ini mereka berdua akan melakukan apa yang biasa dilakukan oleh pengatin yang baru menikah.

Sasuke menatap wajah Sakura yang terlihat sangat cantik malam itu, sementara Sakura tersipu malu.

Dengan senyuman yang cool Sasuke membelai wajah dan rambut Sakura, lalu tangan-nya bergerilya, dari wajah dan rambut Sakura menuju ke buah dada Sakura. Dan baru saja tangan Sasuke sampai ke gunung kenikmatan itu tiba-tiba Sakura langsung bangkit berdiri.

"Maaf Sasuke, aku mandi dulu yah?" ujar Sakura, Sasuke yang sebenarnya sudah benar-benar bernafsu, hanya mengangguk.

"Tapi jangan lama-lama mandinya, udah gak tahan nich." sahut Sasuke.

"Ih Sasuke nakal!" cibir Sakura sambil mencubit lengan Sasuke, namun karena tenaga raksasa Sakura, cubitan itu menyisakan rasa sakit luar biasa dan juga bekas yang membiru, tapi Sasuke hanya bisa menahan kesakitan dan tangis karena tidak mau terlihat Ooc di malam pertamanya di depan istrinya.

Sakura lantas masuk ke kamar mandi.

Satu jam kemudian..

"Sasuke sayang, aku udahan nich." ujar Sakura sambil keluar dari kamar mandi.

Mata Sasuke yang sebenarnya sudah mengantuk karena kelamaan menunggu Sakura mandi tiba-tiba berubah menjadi segar kembali ketika melihat Sakura yang keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai jubah mandi. Dan rambut Sakura yang masih terlihat basah menambah gairah Sasuke.

Sasuke lantas bangkit dari atas ranjang dan berjalan mendekati Sakura. Namun belum sempat Sasuke menyentuh tubuh Sakura, Sakura langsung menginterupsi, "Sasuke, kamu mandi dulu sana, bau tauk!"

"Iya-iya, aku mandi dulu." gerutu Sasuke sambil berjalan kearah kamar mandi.

Tiga puluh detik kemudian..

"Sakura sayang, aku udahan nich! Jadi bisa kita mulai?" ujar Sasuke yang baru keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan selembar handuk yang menutupi bagian bawahnya kepada Sakura yang duduk di tepi ranjang.

"Udah mandi? Cepat amat?" tanya Sakura.

"Cepat donk, aku kan udah gak tahan, kepengen cepat buat anak!" sahut Sasuke sembari duduk di samping Sakura.

Sakura kembali tersenyum malu-malu tapi mau, sedangkan Sasuke kembali melancarkan belaian mautnya.

Tangan Sasuke meremas lembut dada Sakura, lalu bibirnya mencumbui bibir mungil Sakura dengan penuh nafsu. Dan ketika sedang enak-enaknya tiba-tiba..

BRAAAAKKK!!

Pintu kamar hotel didobrak oleh seseorang.

Sasuke dan Sakura langsung menghentikan kegiatan mereka, pandangan mereka pun langsung beralih ke arah pintu.

Di depan pintu, berdiri Kakuzu yang membawa sepiring sate di tangan kanannya.

"Maaf di sini ada yang pesan sate ya?" tanya Kakuzu.

"KAGAK ADA!! SEKARANG KELUAR!!" jerit Sasuke dengan penuh emosi.

"Huh, galak amat, di sini lo boleh galak-galak, di fict Save Sakura gue mampusin lo!" gerutu Kakuzu sambil keluar dari kamar hotel (A/N: Promosi dikit ^.^).

"Cih mengganggu saja." cibir Sasuke.

"Udah, sabar Sasuke sayang." ujar Sakura menenangkan.

Hening sejenak..

"Ehem-ehem!" dehem Sasuke memecahkan keheningan.

"Bisa kita lanjutkan yang tadi?" sambung Sasuke.

"Ayo!" seru Sakura.

Kedua pasangan suami istri itu pun kembali berciuman dengan penuh gelora. Sasuke mulai memasukan tangan kirinya ke dalam jubah mandi yang dikenakan Sakura, sambil meremas-remas lembut benda kenyal yang ada di dalamnya, sementara tangan kanannya berusaha membuka tali pengikat jubah mandi Sakura, dan ketika simpul tali pengikat itu nyaris terbuka, tiba-tiba..

BRAAAAKKK!!

Lagi-lagi pintu kamar hotel di dobrak, dan kali ini pelakunya adalah Fugaku, ayah Sasuke dan mertua Sakura.

"Papa? Ngapain ke sini?" tanya Sasuke yang menghentikan kegiatannya, sedangkan Sakura cepat-cepat merapikan jubah mandinya.

"Sasuke, kalian berdua belum masuk babak utama'kan?" tanya Fugaku, Sasuke menggelengkan kepala.

"Bagus! Kalau begitu, ini," ujar Fugaku sambil menyodorkan handphone nokia N73 miliknya pada Sasuke.

"Handphone? Untuk apa pa?"

"Nanti kamu rekam ya adegan malam pertama kamu pake hape ini? Papa sama mama mau nonton, awas kalo nggak!!" bisik Fugaku dengan nada mengancam pada Sasuke.

Takut akan ancaman Fugaku, Sasuke hanya mengangguk.

"Baiklah Sasuke, Sakura, papa pergi dulu ya? Enjoy your first night!!" ujar Fugaku kepada Sasuke dan Sakura sambil keluar dari kamar hotel.

"Papa kamu ngapain ke sini, Sasuke sayang?"

"Ng-nggak kenapa-kenapa, sudahlah, mudah-mudahan sekarang tidak ada pengganggu lagi." keluh Sasuke.

"Iya Sasuke sayang." ujar Sakura.

Lalu pengantin baru itu kembali ingin bercumbu, namun lagi-lagi...

BRAAAAKKK!!

Kali ini sang pendobrak pintu adalah Ahmad Dhani dan konco-konconya dari Dewa 19.

"Maaf mas, katanya di sini ada yang request lagu 'sedang ingin bercinta' ya?" tanya Dhani.

"Kagak ada mas!! Emang siapa yang ngomong kami request tuh lagu?" tanya Sakura heran.

"Pemuda bernama Naruto." jawab si Once, konco Dhani nomor 1.

"Dia mah tukang kibul! Jangan percaya!" seru Sakura lagi.

"Wah sialan tuh orang! Beraninya ngibulin orang-orang ganteng kayak kita-kita." gerutu Andra, sang konco Dhani nomor 2.

"Ya udah deh, Mas, Mbak, maaf kami udah mengganggu," ujar Tyo, konco Dhani nomor 3.

Dan akhirnya pasukan Dewa 19 keluar dari kamar hotel itu dengan dipimpin oleh sang bos, Ahmad Dhani.

"Aaaaaarrrggggh!! Mau buat anak aja susah!" jerit Sasuke, frustasi.

Sasuke kemudian langsung memasang grendel dan gembok di pintu kamar hotelnya, lalu dia juga memaku kayu di pintu kamar hotel di tambah dengan jebakan-jebakan ala benteng takeshi castle di depan pintu kamar hotelnya, agar tak ada lagi yang berani masuk ke kamar hotelnya.

"Fiuh, akhirnya beres juga, kali ini tak akan ada lagi pengacau." kata Sasuke sembari mendekati Sakura.

"Mudah-mudahan saja tidak ada." gumam Sakura.

Kemudian mereka berdua kembali melakukan percumbuan, kali ini Sasuke berhasil membuka jubah mandi Sakura sehingga tubuh Sakura saat ini polos tanpa di tutupi sehelai benang pun.

Sakura sendiri dengan agresifnya, membelai dada bidang Sasuke, dan tangannya mulai turun dari dada Sasuke menuju kejantanan Sasuke. Lalu Sakura meremas-remas bagian paling penting bagi seorang pria itu, dengan lembut.

"Sssh, ahhh Sakura, jangan! Jangan berhenti." desah Sasuke penuh kenikmatan.

"Punya kamu gede juga ya Sasuke sayang." ujar Sakura.

Dikatain seperti itu Sasuke tersenyum bangga, lalu dia membuka handuk penutup kejantanannya dan kemudian dia membaringkan tubuh Sakura.

Sasuke lantas menciumi dada dan leher Sakura dengan sangat HOT, Sakura sendiri memejamkan matanya, meresapi semua kelakuan Sasuke pada tubuh indahnya.

Kumencintaimu, sedalam-dalam hatiku meski pun engkau hanya kekasih gelapku..

Terdengar nada dering handphone Nokia N73 berbunyi.

"Sa-sasuke sayang, ada sms masuk." desah Sakura, namun Sasuke terlalu sibuk dan terlalu bernafsu hingga desahan Sakura tidak di dengarkan-nya, akhirnya Sakura memutuskan untuk membuka sms itu dan alangkah kagetnya Sakura ketika membaca sms itu.

From: Alice-chan

'Uchiha sayang, kamu di mana? Alice-chan kangen sama kamu.'

"WHAT!!" jerit Sakura sambil mendorong kepala Sasuke menjauh dari tubuhnya, sehingga membuat Sasuke terjungkal dari ranjang dan kepala ayamnya sukses membentur lantai kamar hotel.

"Sasuke!! Siapa ini?! Siapa ALICE-CHAN!!" jerit Sakura sambil menunjukkan isi sms dari handphone nokia N73.

"Hah? Alice-chan? Sumpah Sakura sayang, aku gak kenal sama yang namanya Alice-chan!!" ujar Sasuke sambil memegangi kepalanya yang membentur lantai.

"INI SUDAH ADA BUKTI MASIH MAU MENGELAK!! UDAH! MALAM INI KAMU TIDUR DI LANTAI!!" jerit Sakura lagi sambil melempar hape N73 tak berdosa itu ke jidat Sasuke.

"Tapi kita kan belum.."

"AKU UDAH GAK NAFSU!!" sela Sakura yang kemudian mengenakan pakaian dan tidur, sementara Sasuke meratapi kegagalan malam pertamanya.

***

Sementara itu di kediaman keluarga Uchiha.

Fugaku Uchiha, berjalan mondar-mandir dengan gelisah di ruang tamu. Dia tampak tak bisa tidur malam ini, ada sesuatu yang mengganggu pikirannya malam ini.

Sang kepala keluarga Uchiha ini terus menggumamkan sesuatu.

"Gawat kenapa gue punya hape, gue kasih ke Sasuke, Alice-chan kan mau sms gue malam ini."

To be continue

***

A/N: yeeeeeeeyy akhir nya jadi juga kami buat fict rated M, udah lama pengen bikin ginian ~.~