Disclaimer : Takeshi Konomi

Theme : Kekurang kerjaannya anak" Shitenhouji


Pada pagi hari yang cerah di bulan puasa ini (ha..?), anggota regular Shitenhouji hanya berdiam diri. Si kapten memainkan perbannya yang tiap gerakannya membuat Kintaro ketakutan setengah mati, si Ken'ya yang berlari ke sana ke mari (bias bayangin ga..?), Chitose yang main tebak"an sama Zaizen, Gin yang hanya berdiam diri memperhatikan tingkah laku teman - temannya, sedangkan baka pair..? Pastinya kalian tau sendiri mereka sedang apa.

"Shiraishi..berhenti memainkan perbanmu..", pinta Kintaro ketakutan.

"Lho, kenapa..? Aku tidak berniat membunuhmu kok.", jawab sang kapten santai.

"Tapi, tapi.."

Sementara Chitose dan Zaizen..

"Zaizen.."

"Ya, Chitose-senpai..?", timpal sang kohai.

"1 tambah 1 sama dengan berapa, hayoo..?"

"2, senpai..?"

"Salah, yang bener 11.."

"Aaah..salah lagi..", kata Zaizen murung.

"Jangan murung gitu, Zaizen. Nanti kubelikan es krim deh.."

(idialah..kayak anak kecil banget siih.. XD)

"Yang bener, senpai..?"

"Iya."

"Yeeaay..", pekik Zaizen senang.

Kita tengok si Speed Star dari Naniwa..

"Satu, dua, satu, dua.."

(ini lari ato pemanasan sih..?)

"Oi, Ken'ya..", panggil sii Chitose yang sudah selesai berurusan dengan kohainya.

"Ha..?"

"Bisa ga sih, kau berhenti lari ke sana ke mari..? Pusing tau ngeliatnya..!!"

"Memangnya kenapa..? Aku kan bosan.", timpal Ken'ya.

"Kalo bosan cari kerjaan yang lain..!! Apa kau tidak capek lari ke sana ke mari..? Mana larimu kan cepat sekali. Huft.."

"Apa urusanmu..? Suka - suka aku donk. Mau lari kek, mau jungkir balik kek..", Ken'ya mulai kesal.

"Tapi itu mengganggu tau..!!", Chitose mulai emosi.

"Oooh..jadi kau mau ribut di sini..?", Ken'ya menantang.

"Ayo sini, aku tidak takut..!!", balas Chitose.

Tiba - tiba..

"CUT..!! CUT..!!"

Semua orang menengok ke arah sumber suara. Dan ternyata, sang kapten yang keren nan gagah ini sudah berdiri dengan memegang kertas yang digulung bagaikan speaker KW 99.

"Ken'ya, kamu terlalu emosi. Seharusnya kamu bisa mengontrol emosimu. Ingat, ini akting bukan realiting..!!"

"Realiting..?", ulang Ken'ya heran.

"Emangnya tadi aku bilang gitu..?", tanya Shiraishi kebingungan.

"Iyaa", semua anggota serempak menjawab.

"....", Shiraishi hanya terdiam malu.

"Udah ah. Kita udah mau pulang nih. Yuk, beres - beres.", kata Zaizen datar.

"Pulang..? Masa cuma gini doank..?", tanya Ken'ya tak setuju.

"Gini doank apanya..?", timpal Chitose.

"Selama bulan puasa, tiap pulang sekolah ga ada latihan. Terus tau - tau uda main pulang aja. Uukh..", protes Ken'ya sebal.

"Mau bagaimana lagi..? Selama bulan puasa, kegiatan ekstrakulikuler dilarang berjalan. Dan ini merupakan keputusan kepala sekolah kita. Jadi, kita tidak bisa menentang.", cerita Shiraishi panjang lebar.

(ukh, gaya ngomongnya..kayak ketua kelas rexam (kelas saya) aja. ~_~)

"....", Ken'ya hanya terdiam mendengar ocehan teman sekelasnya itu.

"Bagaimana kalo kita buka puasa bersama aja..?", cetus Kintaro.

Hening sejenak. Ternyata si gontakure ini punya ide yang bagus..!!

"Wah, boleh juga tuh.", timpal Shiraishi setuju.

"Tapi, kita mau buka puasa di mana..?", tanya Ken'ya.

"Di mana aja boleh dah", jawab Chitose asal - asalan.

"Di mana aja boleh..kalau begitu kita buka puasa di rumahmu saja ya, Chitose..?"

"Eh, jangan.."

"Buka puasanya di sini aja..!!", pekik Shiraishi girang.

"..Di sini..?", ulang Ken'ya heran.

"Iya..!! Kan lebih seru kalo kita buka puasa di sini. Ya kan, ya kan..?"

"...."

"Mm..okelah. Terserah kamu, Shiraishi", akhirnya Chitose ikut setuju.

"Asyiiik..!!"

Semua anggota Shitenhouji hanya terdiam menyaksikan kegirangan "buchou"nya itu.

Akhirnya, mereka sepakat untuk berbuka puasa di sekolah.


fanfic kedua saya, o mai got..

rasa"nya agak ga jelas gitu ya..? judulnya bukber, tapi bukbernya baru muncul di chapter 2 nanti..

jadi malu. hehehe.. ^-^

minna, read and review, please..