tMaap ya, kalau masih banyak kesalahan d chapter ini. Bikinnya takut setengah mati, takut ada yang salah-hihihi-suara setan.

Yuks, langsung baca aja...

Pagi hari yang cerah, kubangun tidur dengan menggunakan Piyama terusan panjang warna pink dengan renda yang lucu. "Ah, sudah pukul 7. Aku terlambat ke sekolah!", ketika kumelihat jam alarmku berbunyi. Aku langsung berganti pakaian seragam dan langsung pergi kesekolahku. Oh ya, aku lupa memperkenalkan namaku "Eruru". Aku tinggal diasrama bagian perempuan di sekolah ini. Kehidupan disekolah seperti anak perempuan lainnya. "Pagi, Eru-chan!", itu kalimat yang kudengar setiap pagi masuk sekolah. "Oh, Inaruna. Pagi juga!"sahutku. Inaruna merupakan sahabatku sejak kecil. "Eru-chan, nanti pulang sekolah kita makan es rim dipertigaan dekat sekolah!", sambil Iranura tertawa kecil. "Baiklah", jawabku.

Ding dong, bel masuk berbunyi. "Ibu akan memperkenalkan murid baru di sini". "Halo, namaku Refi. Mohon bantuannya", anak baru itu memperkenalkan namanya. "Silahkan duduk dikursi kosong sebelah sana", jawab bu guru. "S aat pelajaran dimulai, ternyata Refi sangat pintar", ketika ku melihatnya menjawab soal yang di berikan bu guru padanya". Saat istirahat, "sepertinya anak baru itu baru masuk sudah populer ya?", aku bertanya kepada Inaruna. "Ya. Mungkin karena dia pintar, rambutnya yang acak-acakan keren dimata semua cewek kelas ini", sambil Inaruna membayangkannya. "Mungkin semua anak laki-laki dikelas ini merasa terkalahkan", jawabku. Tiba-tiba, muncul kakak kelas. "Di..dia kan?", kata Inaruna kaget melihat. "Siapa dia?", tanyaku. "Dia itu kan Senpai Ashley, ketua Asrama perempuan!. Dia itu sempurna, warna rambutnya merah seperti mawar dan terawat seperti artis ternama. Bola mata yang bewarna violet keabu-abuan indah sekali. Juga jabatannya sebagai ketua asrama perempuan dan pintar membuat semua murid laki-laki disekolah ini suka padanya", dengan jelas Inaruna menjelaskannya dengan jelas. "Aku ingin bertemu dengan anak baru disini!",jawab Senpai Ashley. T anpa bicara apa-apa, anak baru itu langsung pergi meninggalkan kelas. "Wow, dinginnya!", kata murid perempuan yang lain.

Setelah sebentar keluar, anak baru itu masuk kembali ke kelas bersamaan dengan bel sekolah berbunyi. Pulang sekolah, "Aku hari ini piket, kau kembali keasrama duluan saja, Inaruna". Lalu Inaruna pergi, ketika kuingin keluar kelas mengambil ember dam pel dari ruang kebersihan. BRUKK!!! Tiba-tiba seseorang yang sedang membawa tumpukan buku jatuh didepanku. "Aduh, sakit!", kataku. "Kau tidak apa-apa?", tanyanya. "Tidak", kataku. Setelah melihat wajah orang yang menabrakku "R..Re..Refi!!!" Aku kaget melihat ternyata dia Refi. "Sedang apa kamu disini?", tanyaku. Ini pertam kali aku berbicara dengannya. "Oh, aku habis meminjam buku dari perpustakaan, karena terlalu banyak jadi begini(tersenyum kecil)". Ah, kalau tersenyum ia lucu, dan ternyata dia baik juga. "Kalau begitu, aku kembali kekamarku dulu ya. Sampai besok!", jawab Refi. "Ya, sampai besok!"kubalas. "Akhirnya hari ini pun hari yang menyenangkan bagiku", malamnya ketika sedang mengajak bonekaku mengobrol. Usa-chan. Boneka kelinci hadiah dari ayahku saat berumur 10 tahun. Setelah itu aku pun langsung tertidur pulas di tempat tidur.

Maap ya, kalau berantakan. karena ketik di Hp. Bagaimana ceritanya menurut kalian. Silahkam di review ya!!!^^