Organisasi Akatsuki

Naruto©Masashi Kishimoto Sensei

Organisasi Akatsuki©Sayurii Dei-chan

Summary : asal usul para anggota organisasi nista bernama Akatsuki.

Rated : T, untuk jaga-jaga

Warning : OOCnya sangat-sangat dan benar-benar melenceng dari cerita aslinya. Mungkin rada AU.

Pendahuluan : ingat, Deidara cowok sejati!!! *background api berkobar*

Chapter 5 : Deidara The Cute 'Un'

Happy RnR


Akatsuki adalah organisasi yang terdiri dari beberapa laki-laki dan seorang perempuan. Namun, jika kau baru pertama kali melihat seluruh anggota Akatsuki yang nista tersebut, kau pasti mengira ada dua perempuan, setidaknya itu adalah pemikiran kebanyakan orang.

Dia bukanlah perempuan. Walau dia terlihat lebih manis dan lebih cantik dari perempuan sebenarnya. Rambutnya pirang panjang, dikuncir kuda tinggi namun setengah hati, badannya mungil dan ramping, mata birunya berkilau, wajahnyapun manis *author keasikan sendiri*.

Tapi, siapa sangka? Dibalik wujudnya yang imut itu, sifatnya yang pemarah dan agak maniak, sepertinya tidak mungkin dimiliki perempuan baik-baik. Ya, dia laki-laki sejati.

Deidara. Pemuda dari Iwagakure, pengebom handal yang gila seni. Setiap ledakan selalu diteriakkannya dengan lantang; "Seni adalah.. Ledakan!!"

Siapa sangka untuk mencapai ketenaran setinggi ini, Deidara membutuhkan perjuangan yang sangat besar.

Dulu, saat masih menetap di Iwagakure, Deidara sekeluarga termasuk golongan di bawah garis kemiskinan.

Saking miskinnya, bapaknya Deidara meninggal karena kebanyakan makan nasi dan garam saja. Sedangkan ibunya meninggal karena terpaksa memakan kaos kaki bekas Deidara, karena tak ada lauk yang tersisa *ditimpukin lempung karena membuka aib*.

Ditengah kejadian fenomenal yan sedang melanda Iwagakure, yaitu krisis monoter yang menyebabkan para warga menjarah barang-barang di toko-toko, Deidara kecil mencoba mencari pekerjaan di umurnya yang tergolong belum masuk masa produktif itu.

Sebelumnya, kita perlu mengetahui. Deidara punya kelebihan sebagai pembuat bom dari tanah liat *readers : udah tau kali!!*.

Pekerjaan pertama Deidara adalah loper koran. Tetapi, waktu dipinjami sepeda oleh pemilik tokonya, Deidara menolaknya. Bukan takut disuruh ganti pembayaran servis bulanan, tapi dia lebih memilih menaiki burung tanah liatnya, dengan motto "Lebih cepat, lebih baik, un!". Itulah kenapa Deidara nyoblos JK waktu pemilu.

Setiap kali mengantar koran, Deidara selalu melawati jalan yang melewati akademi ninja Iwagakure. Deidara selalu bermimpi bias masuk ke sana. Karena tak lain dan tak bukan, di akademi ninja Iwagakure punya ruang klub kesenian yang ada pelajaran membuat tembikarnya.

Setiap hari, Deidara selalu memandang ke dalam ruangan itu. Berharap bias bermain dengan lempung, benda kesukaannya.

Dan begitu ada kesempatan, Deidara tentu tak akan melewatkannya. Di suatu siang, Deidara menyelinap masuk ke dalam ruang klub itu.

Deidara mulai membuat banyak barang. Dari guci, vas, interior dalam rumah, de el el.

Ketika Deidara ingin melangkah pergi, dengan semua hasil 'maha karya' di tangannya, dengan tidak elitnya dia terselengkat kabel kipas angin. Dan…

DUUUAAAARRR!!!!!!!!!

Semua 'maha karya'-nya Deidara meledak dengan suksesnya dan menghancurkan seluruh bangunan akademi.

Sejak saat itu dia hidup bersembunyi, karena tidak ada yang mau memberinya pekerjaan. Ada dua alasan. Satu karena dia telah berbuat kriminal, dua karena orang-orang bingung akan… gendernya Deidara.

Seperti yang satu ini…

"Jadi kamu… terlihat sedikit beda dengan fotomu," kata seorang perempuan seksi dengan asistennya yang berdada rata berdiri di belakang kursinya.

"Itu fotoku setengah tahun yang lalu, un… err?" jawab Deidara.

"Nona, nona Tsunade…" katanya santai.

"Un? No-nona?" Deidara sedikit bingung.

"Beliau belum menikah…" balas sang asisten dada rata, Shizune.

"Ooh…"

"Baiklah Dei-chan, kamu diterima," kata Tsunade.

"Jangan panggil aku Dei-chan, un, aku laki-laki," kata Deidara agak sewot.

"Laki-laki?!" Shizune terkejut.

"Bukankah sudah kucantumkan di lamaran itu, un?" Deidara mulai ngeluarin urat.

"Jelas-jelas kamu perempuan!!" Tsunade tiba-tiba ketularan sewot.

"Ya enggak lah!! Aku laki-laki, un!!" mulut Deidara, juga yang di tangannya, membuat badai.

"Mana buktinya?!" Shizune gak mau kalah.

"Mau bukti? Hanya di Tri!!" kata Dei sambil pasang pose imut, dengan mengangkat satu kakinya, menaruh telunjuk di bibir, dan mengedipkan matanya.

"Woi salah dialog!!" author teriak dari kejauhan.

"Oh iya! Bentar yak, un!" Deidara membolak-balik kertas skenario.

Tsunade dan Shizune sweatdropped super.

"Mau bukti? Nih!!!" kata Deidara dengan semangat juang 45. Deidara dengan cepat menurunkan celana leggingnya -?- dan memamerkan… err… itu loh…

Shizune langsung ambil kamera dan motret-motret kejadian langka itu untuk memuaskan hasrat hentai-maniak-nya.

"Arrghh!!! Pelecehan seksual!! Keluar kamu , sekarang!!!!!" Tsunade teriak 8 oktaf.

Setelah itu Deidara bertemu dengan Sasori, cowok yang baru di kenalnya waktu nongkrong di pasar malem. Sasori langsung jatuh cintrong sama Deidara pada pandangan pertama.

Suatu malam, Deidara dan Sasori janjian ketemuan di bawah kemidi putar reyot di pasar malemnya kelompok Hyuuga, yang terdiri dari Bang Hiashi sang pemilik modal, Mas Neji tukang narik kemidi ombak, Neng Hinata sebagai penjual tiket, dan Mang Hizashi penjaga parkiran, serta Hyuuga-Hyuuga lainnya.

"Dei-dei, kemarin aku habis diajak orang!" kata Saso.

"Diajak, un?" Deidara penasaran.

"Iya, diajak masuk organisasi kriminal gitu!! Keren kan? Dari pada kita di sini nganggur, mendingan di sana dapet makan! Lagi pula, kalau terus di sini, nanti kamu bisa tertangkap ninja Iwa kan?" Saso ngomong pake kuah.

"Bener, un? Kalo Saso ikut, aku juga ikut!!" kata Dei imut-imut, yang bikin Sasori klepek-klepek.

Akhirnya mereka masuk Akatsuki, Deidara berpartner dengan Sasori. Tapi, suatu kejadian naas, membuat Deidara dipaksa berganti partner…

Siang itu, Sasori dan Hidan lagi belajar main internet lewat kompu rongsokan yang dicicil Kakuzu. Hidan yang pinteran dikit dari Sasori mulai mengajarkan bagaimana caranya browsing gambar.

"Aku mau cari gambar Dei-dei, gimana caranya, Dan?" tanya Saso.

"Nih.. ketik di sini 'Deidara'," kata Hidan sambil menunjuk layarnya.

"Udah! Terus?"

"Klik tombol 'Search',"

Dan loading lama… setelah menunggu, Saso terkejut dengan sebuah foto.

"A-apa ini?!!" Sasori mengklik foto itu.

'Ini adalah gambar asli –piip-nya Deidara, seorang missing nin imut-imut dari Iwagakure. Foto ini diambil tepat tiga hari sebelum dia melarikan diri, saat dia melamar kerja. Siapa sangka? Sosok yang kita kira perempuan ini adalah laki-laki!!! Photo by: Shizu_chan00'

Sejak saat itu, Sasori yang baru tau Deidara adalah laki-laki, langsung syok dan kejang-kejang 7 hari 7 malem, dan meminta pada Pein untuk tidak berpartner lagi dengan Deidara.

Itulah dia perjuangan laki-laki sejati yang selalu dikira bergender ganda. Cowok imut keren cakep yang berprofesi sebagai pengebom kelas kakap.

Deidara Banci Peledak. Telah mendapat juara umum dari 'The Best Banci Award Akatsuki Version'. Bahkan kecantikan Konan sebagai perempuanpun dengan mudahnya tertandingi oleh Deidara.

~TUBEKULOSIS~


Huekekek, akhirnya bisa ku apdet juga *ngelap kringet yang bercucuran*. Okeh, ini chap 5 sudah datang yo~.

Sekolah yang makin lama makin padet tugasnya, membuat saya tidak bias ngapdet lebih cepat.

Fyuuuh.. capeknyaaa… udah mana sempet WB, asisten saya, Natsumi, sama sekali gak bias membantu… apa saya pecat aja ya? *gak penting*

Okeee, Sasori!! Kemari kau, balas repiu!!


wah wah, Zetsu ada di chap yang belakang-belakang.. tunggu aja ya, TobiIsAnAutisBoy

yah, walaupun nista.. aku tetep ganteng kan?? *nyisir* -digetok mba Nawa-, maaf ya apdetnya lama, shiNomori naOmi.

Yo Handsome, makasih telah suka padaku!!

Deidara gak usah diapa-apain juga udah abal banget kok, RoSeLapucell *ditemplokin tanah liat*.

Iya Miyamiyamiyayam, namanya saja yang ganteng, orangnya naujubilah min jalik. Ah, author ini membuka aibku saja..

Ini udah apdet Azumi Imonoyama *ganti nama ya?*. Gelar yang cocok untuk itu dokter gadungan, Kabuto Gantengo Cengo Bego… *ditimpuk panci bolong*

Makasih udah ngeripiu sekaligus 2 chap, Akasuna Nee…

Ya uciha aizen, abis ini Itachi kok…

Hai Ninja-edit!! Akhirnya kamu ngeripiu… trademarknya Tobi emang "Tobi anak baik!!!" padahal menurutku, yang cocok itu; "Tobi anak autis!!!"


Yo~ maaf ya kalau ada typo… masih belum dibeliin kompu sama Tou-san TToTT.

Maaf banget kalau apdetnya lama ya *bungkuk-bungkuk*.

Next Chapter : Itachi The Cool Grandpa.

Oh ya ada yang tau siapa 'Shizu_chan00' itu???

Yang bener dapet hadiah dari ciuman dari Orochi, yang salah harus nikahin Zetsu *dilemparin baskom*

Review please??!!! –puppy eyes mode on-.