Author : Reiforizza A.

Disclaimer : "Supernatural" adalah milik Eric Kripke dan The CW. Saya cuma minjem sebentar kok, kalo dah beres pasti dibalikin lagi. Walaupun mungkin bentuknya tak semulus sebelumnya...

Warning : Plotless dan sedikit cussing, tapi sisanya cukup aman.

Genre : Humor/Parodi

Rating : K+/PG

Pairing : Dean x Impala x Burung?

Summary : Secuil kisah tentang kehidupan sehari-hari Dean bersama mobil kesayangannya.


White on Black

Sparepart 01

Saat itu adalah hari Sabtu pagi yang amat cerah, sinar matahari memancar lembut, udara masih bersih dan segar, bahkan bulir-bulir embun masih tampak membasahi kaca mobil-mobil bekas di Singer's Auto Salvage. Anak sulung keluarga Winchester, Dean, sedang menyibukkan diri di bawah rok gadis kesayangannya, '67 Chevy Impala. Mobil klasik warisan Ayah itu perlu ganti oli, dan manalah mungkin seorang Dean membiarkan gadisnya disentuh mekanik selain dirinya. Belakangan ini, Sam sendiri dilarang brutal duduk di kursi kemudi Impala. Kalau itu sampai terjadi, Dean langsung pasang tampang don't-screw-with-my-baby.

Setelah menuangkan pelumas baru pada mobilnya, Dean beranjak ke garasi milik Bobby untuk mengambil selang, sabun pencuci mobil, beserta sponsnya. Impala memang perlu dibersihkan, kilau catnya jadi terselubung gara-gara debu jalanan sehabis dibawa berburu ke Colorado tempo hari.

Dean menyalakan radio, lagu "Travelling Riverside Blues"-nya Led Zeppelin terdengar dari speaker. Ditemani lagu itu dan suara kicauan burung di sekitar halaman, Dean bersiul sambil menggosok Impala dengan hati-hati seolah sedang memandikan bayi. Hm, jelas sekali kalau moodnya sedang bagus pagi ini.

Beberapa saat kemudian, setelah semua busa sabun dibilas dengan air bersih, Dean mulai mengeringkan mobilnya dengan lap plas-chamois. Mulai dari kap, kaca depan, bemper, jendela, spion, bahkan sampai ke sela-sela velg. Dean memandang puas, ini baru Impala paling seksi sedunia; kilau cat dan bodi metalnya sudah pulih, kapan pun ia siap menjadi primadona di atas karpet hitam.

Tiba-tiba sebuah ide hebat nan brilian bersarang di kepala Dean. Ia langsung berteriak keras-keras memanggil si adik, "Sammy!"

Tak lama, tampaklah anak bungsu keluarga Winchester melongokkan kepalanya dari jendela rumah Bobby. "Apa?"

"Bawakan kamera digitalmu kemari ya, aku mau berfoto bersama cewekku!"

Sam cuma geleng-geleng kepala mendengar pinta kakaknya. Lantas dia segera menuju ruang tamu untuk mengambil kamera tersebut di tas ransel. Baru saja Sam muncul di teras, Dean sudah melambai-lambaikan tangannya, "lama sekali sih."

"Ini," cuma sebegitu jawaban Sam, sembari menyerahkan kamera tersebut kepada si kakak.

Reaksi pertama Dean adalah mengangkat sebelah alisnya, kamera itu pun dikembalikan. "Ngapain diberikan padaku? Kamu yang memotret, Einstein."

Sam mengalah, dia pun mundur beberapa langkah untuk mencari sudut yang tepat agar Dean beserta bodi Impala dapat tertangkap seluruhnya.

CROOTH!

"What the f— Sam!" Dean protes. Dia masih belum pasang pose tapi adiknya sudah menjepret duluan.

Kontan Sam segera membela diri, "aku belum melakukan apa-apa."

Hm, benar juga sih, kalau dipikir-pikir bunyi tadi memang tidak masuk akal. Sejak kapan kamera milik Sam berbunyi 'crooth!' begitu. Mencurigakan.

Mendadak, hidung super sensitif Dean menangkap bau tidak enak, arahnya datang dari belakang. Pemuda itu berbalik, wajahnya langsung berubah pucat. Sebuah cairan kental berwarna putih keabu-abuan bertengger di atas kap Impala.

Melihat kakaknya diam membatu, Sam jadi cemas. "Dean...?"

Tiada respon.

Sam tambah cemas. Didekatinya sang kakak, dia bermaksud mengguncang sedikit bahunya. Tapi belum sempat tangan kanannya mendarat ke anatomi tujuan, Dean melesat menuju bagian belakang Impala dengan langkah lebar-lebar.

"Dean, mau ap—" kata-kata Sam tersangkut di tenggorokannya saat Dean menyambar sawn-off shotgun dari bagasi dan mulai menembaki langit.

"BURUNG SIAL KEPARAT!"

Dan derita Dean rupanya belum berakhir...


A/N: Emang belum berakhir. Masih ada satu bab lagi. Tapi nanti deh diposkannya. Saya cuma mau ikut memeriahkan fandom Supernatural Indonesia di ffnet, boleh kan?

Sejak nonton SPN 5.08 —di mana Impala dirasuki Sam untuk jadi Kitt, sementara Dean jadi Hasselhoff— saya gatel pengen ngejailin Dean sekalian sama mobilnya. Jadilah fic ini sebagai ajang garuk-garuk. Punten kalo ceritanya gape alias ga penting, emang ga niat bikin fic penting *8D