Untitled

By : Argentum Silver-chan

Malam menyuarakn denting angkernya, suasana mencekam yang nyata. Secercah cahaya dalam aura yang menyesakkan terpancar lembut dari tubuh berbalut kecantikan khayangan. Wajahnya kaku, wanita itu memandang langit dengan mata sendu. Segalanya terasa beku saat itu, hanya dua orang bocah berdarah campuran yang terduduk dalam gelap malam yang bisu.

Sampai ada suara yang membinasakan sunyi. Lengkingan yang meliuk sampai langit kelam. Derap kaki seekor rusa berpacu, mengejar waktu yang bergulir, siap-siap membawa wanita enyah dari alam nyata manusia, kembali menjalani takdir yang seharusnya.

"ORAAAAAANNN !!!!! "

Langit mendengarnya.

parau suaraku, yang bergema dalam bisu

"Oran, kumohon, jangan pergi !, "

Alam masih menyuarakan denting angkernya. Pria diatas rusa tadi melesat turun. Tanganya terulur, mencoba meraih kembali tangan sang wanita. Berharap Ia mau berpaling kembali, meneruskan takdir yang tak seharusnya.

Menghablur habis dalam degup ritmis

Jantung yang menguraikan segenap ketakutan

"Oran, kumohon, aku dan juga kamu... "

"Keras kepala !, " sentak sang wanita.

Akan kehilangan

Sebilah pisau tercabut dari pinggang sang wanita. Wanita yang segala miliknya telah sirna dicerna takdir terburuk.

"Kau akan kemari purnama depan bukan ? adikmu yang menjadi penyebab semua ini, enyahkan dia dengan pisau ini, Apakah takdir kita berlanjut atau tidak, semua ada di tanganmu, " kaki mulus terbalut gaun sutera itu melangkah. khayangan diatas langit telah menunggunya pulang.

Tambatan hatiku jauh pergi

Jejak langkahnya siarkan sejuta misteri

"ORAAAANNN !!!! "

Tak bisa sedetik kucegah

Serak suaraku memanggilnya sisakan gundah

Hilang. Rengekan dua bocah manusia bagai angin lalu. Karena mereka bertiga kini telah pergi, menyelaraskan benang takdir kembali.

Harapku sirna tanpa sisa

Anganku tersangkar realita

Tinggallah dalam rengkuh nestapa

Berlutut ditumpu untaian doa palsu belaka

Aku berbisik lirih dalam pedih

Biar kenyataan yang sampaikan

Dalam lelapnya di keheningan.

FIN

A/N : Lagi2 singkat padat dan (gak) jelas