Warning: Fanfic ini crossover dari anime Naruto X Eyeshield 21 X Bleach X Kaleido Star. Dan sedikit dari Death Note X Law Of Ueki X D-Gray Man dan Vampire Knight. Nama tempat juga iseng saia pinjem dari anime dan manga diatas.

Genre
: Romance, Friendship, AU, OOC, dan sedikit humor. Oya 1 lagi, disini tokoh utamanya yaitu Deidara, menjadi seorang cewek tulen.

Pairing: Jawabnya hanya akan diketahui jika anda semua membaca fanfic ini.

Disclaimer: Naruto dan yang lain, bukan punya saia. BUKAN. Apa harus saia sebutkan satu persatu?.

~.~.~.~

"ELOOOO!!".

"ELOOO!!".

Jelas Deidara dan Kakei shock berat. Mereka tidak menyangka jika akan satu sekolah. Apalagi mereka sekelas, benar-benar tidak dapat dipercaya.

Dengan aura death glare disekelilingnya, gadis itu menarik Kakei paksa dan bicara empat mata diluar kelas.

"Akh,apa'an sich lo?" Menarik tangannya.

"Elo tuh yang apa'an. Kenapa lo bisa sekolah disini,sekelas ama gw lagi. Trus elo udah nabrak gue dan belum minta maaf," Nunjuk-nunjuk wajah Kakei yang cuek bebek. "Trus apa maksud lo ngatain gue cerewet, bawel, dan kaya monster, kemaren?!!" Tanyanya.

"Udah ngomongnya?" Tanya Kakei nyantai.

Deidara melotot kesal. "Kalo udah, gue pergi!" Meninggalkan gadis yang manyun itu.

"Hey,mau kemana lo?? Lo 'kan belum TANGGUNG JAWAB!!" Teriaknya.

Kakei yang berjarak 1 meter darinya menghela nafas.

Siswa siswi pada kaget pas Deidara bicara tentang ′tanggung jawab′.

"HEEYY!!! GUE BICARA AMA LO TAUUU," menghentakkan kakinya.

Kakei pun balik badan dan menaikan sebelah alisnya, lalu tersenyum kearahnya dan bilang, "ngomong aja ama tembok!" Ucapnya dengan gaya sok keren. Ia berjalan dengan santainya meninggalkan gadis yang sempet deg-deg'an ngeliat gaya Kakei yang cool.

"E-ELOO!!! JANG―".

Tep.

Deg.

Dari belakang seseorang menepuk bahunya. Deidara reflek menoleh dan bicara, "aduh,apa sich gak tau gue lagi mar―??!" Kata-katanya menggantung begitu saja ketika melihat sosok bertubuh tinggi dihadapannya.

"S-siapa lo!?"

"Gue yang harusnya nanya, lo itu anak kelas satu 'kan?" Nunduk {maklum Deidara 10 cm lebih pendek dari si cowok}.

"I-iya,emang kenapa?" Belagu mode on. "Waktu daftar, lo gak baca peraturannya apa?".

"Udah deh,gak usah bertele-tele," Katanya dengan nada nantang.

Cowok berambut orange itu tak membalas, ia hanya mengamati Deidara dari ujung kaki sampai ujung rambut,sambil mengernyit.

"Ikut gue!" Menarik paksa tangan Deidara.

"ADUUHHH! Gue gak mau!" Serunya.

"Lo siapa sich,dan apa mau lo??".

"Gue Ichigo Kurosaki. Anggota ketrtiban sekolah".

Deidara kaget.

"Gue mau bawa lo ke ruang bp atas kesalahan lo yang gak mematuhi peraturan!" Lajut Ichigo.

"Gak mematuhi peraturan gimana?".

Ia menarik dasi Deidara yang gak diikatkan, "Pertama dasi lo gak rapi, kedua lo pake kaos kaki yang gak ada logo sekolahannya, ketiga kenapa lo pake sepatu putih??" Ucap pemuda tinggi itu.

Deidara mengamati penampilannya sendiri.

"Elo harus dapat hukuman atas 3 pelanggaran dihari pertama elo sekolah!" Jelas Ichigo.

Deidara menatapnya kemudian,"KABUUURR!!" Ia lari terbirit-birit.

Keduanya berlari diantara siswa siswi yang berlalu lalang,"MISIII ORANG CAKEP LEWAAAATT!!", Narsis .

"WOOOYY, JANGAN KABUR LO!" Ichigo gak mau kalah.

"Eh,itukan anak pemilik sekolahan",ujar Kagome.

"Masa sich? Keren juga ya?" Balas Namy.

"Rambut orange-nya,asli apa dicat ya?",Sango ikutan nimbrung. "Kayaknya asli deh",jawab Robin.

"Wah, bule dong?" Kikyo gak mau kalah.

"Iya kaliee…".

Mereka pada takjub.

Begitulah kasak kusuk beberapa anak baru.
~.~.~.~

Dengan kecepatan yang seadanya, Deidara berusaha kabur dari kejaran Ichigo yang ingin membawanya keruang Bp karena kesalahan yang sengaja dilakukannya. Walau nafasnya mulai terengah dan Ichigo sepertinya bingung saat anak kelas 2 pada keluar kelas, namun aksi kejar-kejaran belum juga berakhir.

Drapp Drapp Drapp


BRUAK.

"Aduh!".

"Oww…".

Deidara tidak sengaja menabrak seorang pria bermata coklat. Detak jantung berpacu 2 kali lebih kencang mendapati sosok berkulit putih yang kini memandangnya.

"Ma-maaf, gue gak sengaja maaf ya!" Membantu pria itu berdiri sambil membungkukkan badan.

"Gak apa kok, nyantai aja lagi," Balas pria itu ramah.

"Sekali lagi maaf ya, gue―"

"WOY CEWEK KAOS KAKI PELANGI, RESEK! DIMANA LOOO?"
Teriakan Ichigo membuat Deidara berdecak kesal.

Pria yang juga mendengar seruan si rambut jeruk langsung tersenyum simpul ketika tau kalo gadis yang dimaksud adalah seseorang yang ada dihadapannya.

"U-udah ya,sekali lagi SORRY!" Katanya sebelum lari lagi.

"Iya gak apa kok," Suaranya terdengar merdu ditelinga Deidara.

Drapp Drapp

Deidara kembali berlari, tapi sepertinya, Deidara punya spirit baru untuk berlari maraton.

~.~.~.~

DRAPP DRAPP

Derap kaki lain terdengar mendekati pria muda itu.

"Oi Sas, lo liat anak cewek pake sepatu putih butut lewat sini gak?" Tanya Ichi ngos-ngosan.

Cowok bernama Sasori itu diam sejenak sambil mengingat wajah gadis yang menabraknya tadi, "Enggak. Emang kenapa?" Bohong.

"Masa', belum apa-apa dia udah ngelanggar 3 peraturan".

Sasori meng-ooh saja.

"Ukh,sial awas aja lain kali," desah Ichigo.

Sasori pasang tampang Innocent sambil mengelus bahu sahabatnya dari sd, "Udah-udah!".
~.~.~.~

Deidara P.O.V

"Yes! Aman-aman…" Mengelus dada lega. "Ternyata, rambut jeruk busuk itu gak lagi ngejar gue".

~.~.~.~

Malam harinya….

Disebuah kamar bernuansa hijau muda, sosok seorang pemuda tengah terlelap dalam mimpi indahnya. Meski pun waktu baru menunjukan pukul 19.39, ia nampak menikmati tidurnya itu.

Believe in you…

Hikikae ni subete ushinatte mo… Still--…

Nada dering handphone-nya itu membuat pria itu terbangun.

Ng??

Plek. Plek.

Tep.

"Hallooww~".

"Hmm? Iya~,ada apa?".

Pik.

" A-AAPHAAAAAAAAAA??!".

~.~.~.~

Tbc…

~.~.~.~

Yosh… selesai… jangan lupa reviewnya…… Maaf kaol banyak salahnya….