Akatsuki Bences

Summary :

Orochimaru ditendang keluar dari Akatsuki dengan alasan tak jelas. Setahun kemudian, ia kembali dengan rasa dendamnya dan Formula bences. Formula apakah itu? OOC, Homur garing.

Don't Like Don't Read

Disclaimer : Masashi Kishimoto

-

-

-

Orochimaru membuka-buka majalah misteri, dengan harapan mendapat mantra untuk mengikat adik Itachi, Uciha Sasuke menjadi Uke-nya. Tiba-tiba ia dikejutkan dengan satu iklan yang tidak sengaja ia baca. Dan inilah isinya :

Mau membuat suatu formula aneh, bisa untuk iseng, menjahili teman, bahkan balas dendam.
Tertarik? Hubungi 085248082*** (disensor, ini no author)
tertanda, Mayuri Korutsuchi.

'Aku akan balas dendam. Ku ku ku' Orochimaru mengeluarkan tawa laknatnya.

-flashback-

Pein menendang Orochimaru keluar dari sarang ularnya (baca:kamar). Dibelakangnya berdiri para anggota Akatsuki lain yang memandang jijik kearahnya.

"Kau dipecat dari kelompok ini," desis Pein kepada Orochimaru yang kini bersimpuh dikaki sang ketua.

"Apa salahku?" tanyanya sambil berurai air mata, Membuat Konan menahan muntah. Padahal sebenarnya bukan karena Orochimaru menangis yang membuat ia mau muntah, tapi karena ia mengandung anak sang leader. Dasar ketua mesum.

"Karna kau tua," jawab Sasori yang memiliki baby face ini datar.

"Karna keriputku bertambah saat melihatmu." jawab Itacì yang stay cool.

"Kau tidak berseni un." Deidara dengan jiwa seninya.

"Kau terlalu boros untuk makanan ularmu itu," sindir Kakuzu.

"Kau bukan pengikut Jashin sama," pengikut setia Jashin-Hidan, ikut bicara.

"Kau tidak enak dimakan." Zetsu muncul dari dalam tanah. "Kau terlalu tua, dagingmu pahit," Zetsu putih beralasan. "Benar," ucap Zetsu hitam membenarkan.

"Kau tidak bisa berenang," Kisame yang biasa main air ini buka mulut.

"Kau orang yang membuatku jijik. Ngeluarin macam-macam dari mulut." ucap si maniak kertas, Konan.

"Tobi anak baik, ga suka ular." jawab Tobi dengan trade mark gajenya.

"Dan yang paling aku ga suka, kamu itu banci kaleng yang jelek." ucap Pein sadis.

(Tobi sudah jadi anggota, partner Zetsu)

"Ta..Tapi, Deidara juga banci. Ke..Kenapa cuma aku?" tanyanya dengan tampang memelas.

"Karena ia banci dengan wajah Bishounen, jadi bisa dimaafkan. Kamu? Kamu memuakkan." ucap sang ketua ketus.

"Benar un," Deidara membenarkan ucapan pemimpin yang sama sekali tidak punya kharisma karena muka bokepnya.

"Pergi sana, kami muak melihatmu. Jangan pernah kembali kesini lagi. Kau hanya mencoreng nama baik Organisasi." usir Pein. Nama baik? Rasanya ga cocok deh, kalau keanehan sih cocok. Lihat aja isinya, ada kakek-kakek keriput, makhluk jejadian, anak autis, venus flytrap berjalan, ulama aliran sesat, lintah darat, bishounen penggila seni, cowok penggemar Boneka, wakil ketua yang maniak kertas dan terakhir, ketua yang punya hobby ngintip dan nonton film bokep.

Pein membanting pintu *markas Akatsuki punya pintu?* didepan hidung Orochimaru, dua centi lagi Orochimaru kehilangan hidung peseknya. Ia pun pergi dengan langkah gontai, tanpa tujuan dan tanpa uang.

'AKU AKAN BALAS DENDAM, TUNGGU SAJA!' batinnya geram.

-fashback end-

dan sekarang tiba saat-saat yang kunanti pikirnya. Ia mengeluarkan Blackberry Bolod-nya yang ia taruh di branya. Alasannya, biar waktu sms atau telpon masuk, getarannya kerasa, nancep. Ia kemudian memencet nomor yang tertera di iklan itu.

"Lai lai lai lai lai lai... panggil aku si jablai..." terdengar nada sambung pribadi dari seberang sana.

'Gue suka ni orang, selera musiknya sama kayak gue,' batin Orochimaru senang.

"Hallo, dengan siapa? ku ku ku..." tanya suara di seberang sana.

"Saya Orochimaru, dari Otogakure. Benar dengan Om mayuri?" nada genit Orochimaru keluar.

"Gue bukan Om elo!" bentak Mayuri. "Ada mau apa? Pesan ramuan?" tanyanya.

"maaf Mayuri san, sifat ike agak keluar sedikit. Ike mau pesan formula bences, yang bisa membuat orang menjadi banci dan norak. Ku ku ku" tawa Orochimaru keluar, hampir sama dengan tawa Mayuri.

"Kamu beruntung, formula ini tinggal satu botol. Kemarin, para banci selebriti indonesia beli selusin, katanya sih mau menjaga aura kebanciannya. Barang akan dikirim besok. Pembayaran kirim ke rekening milikku. Nama rekeningnya White man. Nomornya 081-032546-35468."

"Baiklah, terima kasih Mayuri chan. Bye-bye, emuah." Orochimaru memberikan ciuman mautnya. Di Seiretei sana, Mayuri muntah darah dan pingsan.

Esok harinya, Orochimaru sibuk mengotak-atik formula yang dibelinya dari Mayuri. Akhirnya, dengan berbekal ijazah SD, ia akhirnya berhasil membuat formula cair itu menjadi bom asap. Ia pun mulai menyusun rencana invasi ke markas Akatsuki.

-seminggu kemudian-

BRAAK

Terdengar suara pintu yang didobrak. Pein dan para konconya minus Konan yang lagi ngurus bayinya dan Zetsu yang lagi memata-matai Jiraiya yang juga lagi mematai-matai cewek mandi di pemandian air panas, yang sedang mengadakan rapat pleno tahunan, terkejut.

"Kita dikepung anggota densus 88!" teriak pein gaje sambil lari keliling meja bundar rapat mereka. Keadaan pun menjadi kacau.

"Tobi anak baik. Bukan teroris, kalau yang bawa bom itu orangnya." tunjuk Tobi pada Deidara yang kalang kabut menyimpan peralatan pembuat bom miliknya.

"Busyet, bukan akika un. Tobi jangan nuduh sembarangan un. Tobi nakal deh un. Kalau mau nangkap pencuri lolipop, ini orangnya un." celoteh Deidara yang semakin mengarah ke banci kepribadiannya sambil menunjuk Tobi.

"Huaa...Tobi anak baik. Ga pernah nyuri. Cuma ngambil tanpa permisi. Hua..." tangis Tobi pun pecah.

"Kalau mau nangkap ulama sesat, ini orangnya!" tunjuk Kakuzu pada Hidan. Hidan pun balik menunjuk Kakuzu. "Ini orang yang menyebabkan dana Bail Out bank Century menggelembung. Dia yang nikmatin duitnya."

"Yang menculik Riana, ikan hiu betina milik Seaworld, ini pelakunya!" teriak Itachi pakai Toa mesjid Sabilal Muhtadin sambil menunjuk Manusia ikan Kisame. Kisame yang tak mau kalah balik menunjuk Itachi, "Kakek tua gila kerepotan yang membantai keluarganya dan lari dari penampungan jompo ada disini."

"Yang rajanya bokep dan sering beli VCD bokep bajakan yang rambut Oranye. " teriak Sasori. Di Seiretei, Ichigo dikejar istrinya, Rukia, setelah mendengar teriakan Sasori.

"Yang nyuri celana dalam barbei ada disini, yang rambut merah." teriak Pein gak kalah kencang. Gaara diseret Matsuri dan Temari untuk diintrogasi.

"CUKUP!!" teriak seseorang dengan gaya bak kamen raider yang baru saja berubah dengan jubah yang berkibar, efek dari kipas angin yang ada didepannya. Dengan background lagu 'Hero is Back' yang diputar dengan radio tape butut milik Keroro Gunsho yang berhasil ia pinjam setelah memberikan miniatur Gundam Freedom limited edition yang padahal harganya lebih mahal dari radio tape yang masih baru. Keroro pun terus tertawa, ku ku ku ku, seperti itulah karna berhasil ngibulin salah satu dari 3 Sannin.

Back to Akatsuki base, Orochimaro melompat salto ke atas meja rapat, inginnya sih seperti jet lee ato jackie chan namun naas, ia mendarat dengan kepala lebih dulu. Anggota Akatsuki sweatdrop berjamaah dengan Pein sebagai imamnya.

"Lo sapa?" tanya sang ketua bejat bin mesum bin sadis bin raja bokep.

"Ike? Ih masa mas Pein lupa? Yang sering mijatin waktu mbak Konan ga ada. Masa lupa?" sifat asli Orochimaru mulai keluar. Semua anggota Akatsuki memandang kearah ketua mereka dengan senyum iblis, mereka menatap Pein dengan tatapan Gue-kasih-tau-Konan-elo-selingkuh-mampus-elo.

"O..Orochimaru?" Pein mulai gugup. Ia takut skandalnya dengan peternak ular ini terbongkar. Kalau tidak, mati di dibungkus pake tisu toilet trus di kurung dalam peti mati dan dikubur dipiramid mesir sana sama Konan.

"Cukup basa-basinya!" Orochimaru kembali ke mode avenger-nya. "Aku kesini bukan untuk cipika cipiki. Aku kesini untuk balas dendam. Ku ku ku...Uhuk...Uhuk.." Orocimaru terbatuk, maklum, udah bangkotan.

Ia kemudian melemparkan Bom asap bences yang ada dalam sakunya kearah anggota Akatsuki. Semua anggota akatsuki menatap horor pada benda bulat itu, dengan gerak slow mation, bom asap itu menghantam lantai. 3, 2, 1...

Tuuk

bola kecil itu menghantam lantai dan menggelinding dilantai. Namun tak terjadi apa-apa. Wajah para Akatsuki yang semula tegang, kini tersenyum dan mulai menertawakan Orochimaru.

"Gue kira markas kita meledak, ga taunya cuma mainan anak kecil." Ejek pein sambil memegangi perutnya yang sakit karena kebanyakan tertawa.

"Ga berseni un."
"Ga nambah uang."
"Jashin ga terkesan."
"Kelerang dari mana? Tobi mau minjem."
"Keriput gua nambah." Komentar ga nyambung.
"Berbie edisi terbaru keluar ga?" makin gaje.
"Kita ke kolam renang?" ga nyambung plus gaje.

Mereka lagi-lagi tertawa berjamaah dengan pein sebagai imam. Habis dia ga sah jadi imam shalat, peircingnya itu loh.

Orochimaru yang kesal ditertawakan, memungut lagi bom asapnya. Ia kemudian menghempaskan bola itu sekuat tenaga bancinya. Celakanya bom itu sekarang berfungsi.

Asap putih memenuhi ruang rapat Akatsuki, memasuki ruang pernapasan mereka dan mengobah fungsi otak mereka, termasuk Orochimaru. Dan mereka semua pun pingsan berjemaah, namun kali ini, tanpa imam.

T B C

Mohon bantuan kalian semua, Ryu kun ga begitu tau tentang pakaian wanita yang paling norak. Kalau mau bantu tolong, tulis dengan format :

Nama angota akatsuki
pakaian yang di deskripsikan lengkap dari atas dan bawah.
Kalau pakai rambut palsu di diskripsikan juga.

Ingat, yang paling norak. Jangan jadi cantik.

Atas bantuannya, terima kasih.