Warriors Orochi Fighter chapter 3 : The Marks part 2

A Warriors Orochi and Fatal Frame fanfic

Yeah, chapter ke-3 ini mungkin agak lebih menjorok sedikit tentang tragedy+romance. Agak menyedihkan juga sih, siap-siap buat pop corn dan soda kesukaan pembaca! Hyahaha….. justkid…

"Tanda apaan, tuh?" tanya Taigong Wang penasaran plus kuatir.

"Jangan-jangan ini……" jawab Sanzang yang udah kuatir banget.

"Tante Mizu kenapa?" tanya Gracia dengan mata yang agak sedih.

"Kelihatannya ada sesuatu yang tidak beres. Baiklah, sepertinya akan saya Bantu masalah ini." kata seseorang yang suaranya udah kayak orang tua yang bijaksana dan baik hati.(Waaaahh…. Hebat dong.)

"Ng? Maaf, tolong perkenalkan diri anda." kata Kei.

"Ah, saya lupa. Nama saya Zuo Ci. Saya dengar ada yang mengalami kesulitan di sini." Kata kakek yang namanya Zuo Ci.

"Oh, kakek Zuo Ci. Saya ingin mohon bantuan anda. Adik saya tiba-tiba saja pingsan dan ada tanda api berwarna merah di keningnya." Jelas Kei.

"Hmm….. kelihatannya adikmu ini memiliki kemampuan yang tidak dapat dimiliki oleh orang lain. Kemampuan ini memang sangat hebat. Bisa jadi adikmu adalah Seiden. Biasanya, kemampuan dan tanda yang ada di kening adikmu ini disebut sebagai "Chi no Fuuin" atau Segel darah." Jelas Zuo Ci.

"Segel…. Darah….? Apa itu?" tanya semua orang di situ kecuali Zuo Ci.

"Segel darah adalah : tanda bahwa jika seseorang memiliki kemampuan bertarung dan kemampuan intelektual yang sangat hebat dibandingkan manusia biasa. Biasanya ada tanda api berwarna merah di keningnya. Ini bisa jadi disebabkan dari keturunannya ataupun pernah bertarung melawan seseorang yang ia benci yang juga memiliki kemampuan yang sangat hebat dibandingkan korbannya. Korban yang sudah bertarung melawan musuhnya yang terkuat akan jatuh pingsan selama beberapa detik dan bangun kembali dengan tanda segel darah tersebut. Ambisi daripada kemauannya adalah membunuh semua orang yang menghadanginya. Biasanya seseorang yang memiliki tanda ini disebut sebagai Siluman Pembunuh berdarah dingin. Terkadang, seorang seiden yang memiliki tanda ini biasanya diberikan untuk seiden yang memiliki bakat intelektual dan bertarung yang baik. Jika seseorang memiliki kemampuan ini, keinginannya hanyalah membunuh tanpa belas kasihan. Dan bagi seorang seiden, kemampuan ini digunakan untuk menjalankan misinya. Dan tanda api warna merahnya mengeluarkan mata, bahwa orang itu akan melihat sebuah bayangan seseorang yang tidak dapat dilihat dengan mata biasa. Mata ini biasanya disebut dengan mata ketiga Fungsinya, ketika si korban melihat sesuatu yang tidak Nampak oleh mata biasa, orang itu akan melihat dari kejauhan tentang apa yang ada di dalam diri orang lain." Kata Zuo Ci secara kronologis dari A-X.

"Oh, jadi begitu. Jadi, bagaimana dengan keadaan sahabat saya sekarang, kek?" tanya Sanzang.

"Dia akan baik-baik saja. Biar saya yang menyembuhkannya." Jawab Zuo Ci yang langsung nyentuh keningnya Mizu.

Seketika itu, Mizu langsung sadar dan semua orang pada ngeluarin air mata mereka termasuk Gracia yang seneng karena Mizu dah sadar total. (Yaeyalah, masa' setengah sadar?)

"Terima kasih ya, kakek Zuo Ci." Kata Gracia dengan senyum di bibirnya.

"Sama-sama, nak. Kakek harus pergi dulu." Kata Zuo Ci dan tiba-tiba, Zuo Ci langsung menghilang entah kemana.

"Mi.. Mizu…?" tanya Kei yang heran.

"Ng….. kabutnya udah hilang, ya?" tanya Mizu.

"Mizu-chan, disini gak ada kabut, kok." Jawab Taigong Wang.

"Oh……" kata Mizu.

"Mizu! Syukur deh kamu gak apa-apa!" kata Sanzang yang masih nangis.

"Tante Mizu! Syukur banget deh kalo Tante masih hidup!" teriak Gracia sambil meluk Mizu.

"Gracia, tante masih hidup kok." kata Mizu sambil nangis.

"Tante, Papa udah……" kata Gracia.

"Tante tau. Papamu udah meninggal. Tante turut berduka cita, ya?" kata Mizu yang masih menangis.

"Tante….." kata Gracia.

"Hmm? Ada apa, Gracia?" tanya Mizu.

"Tante…… Gracia sayang sama Tante Mizu. Tante Mizu sebenernya udah kayak Ibu Gracia sendiri, kok." Kata Gracia yang masih meluk Mizu.

"Huh?" tanya Mizu.

"Ng? Gracia? Trus misalnya kalo Tante Mizu jadi Mami kamu, trus yang jadi Papi kamu siapa dong?" tanya Kei dengan senyum jahatnya.

"Menurut aku, paman Taigong Wang sih." Jawab Gracia dengan matanya yang berbinar-binar.

"HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHH? GILA LO!" teriak Taigong Wang.

"Kakak apa-apaan, sih?" teriak Mizu.

"Ahahaha……… kakak Cuma bercanda aja, kok." Kata Kei.

"BODO AMAT! SKALI LO NGOMONG GITU, GUA MO HAJAR LO ABIS-ABISAN!" teriak Taigong Wang.

"Kakak ngapain sih menghina gua kayak gitu?" teriak Mizu.

"Eehehehe…. Ampun….. Ampun……." Kata Kei dengan ekspresi kayak orang ngemis.

"MO APAAAN LO? MENGHINA? NGEJEK, HAAAAAHHH?" teriak Taigong Wang sambil nodongin garpu kearah Kei.

"Taigong Wang, sori deh. Ampun…… Ampun……" kata Kei dengan matanya yang Puppy Eyes.

"GAK AKAN GUA MAAFIN LO! KALO LO MO MENGHINA GUA LAGI, GUA HABISIN LO!" teriak Taigong Wang yang agak ngancem sambil nodongin garpunya. *Dapet dari mana, tuh?*

"Ampun……. Ampun……. Ampun…….." kata Kei yang aer matanya jatuh. (Dibaca : Meler.)

Author Comments : Ya ampun, ternyata Taigong Wang yang cakep-cakep, imut-imut tapi ganas kayak naga, ya? Gak kebayang. Seandainya, Taigong Wang kayak Ryu di Street Fighter. *Membayangkan Mode : ON!* *Taigong Wang : GO AWAY YOU F*BIIP!* *Dihajar Taigong Wang.* SKALIAN AJA DI KIREN EKI KE SI RYU(Taigong Wang) ITU! Hehehe…….. Ryu! Gua akan membuat lo sedikit lebih kesal lagi!

Akhirnya, mereka semua pulang ke kandang, eh, maksud saya, ke rumah masing-masing. Mizu yang tumben-tumbennya gak mo keluar dari kamarnya karena dia ada problem lah. Keesokan Harinya, Taigong Wang tiba-tiba aja dateng ke rumah Mizu buat jenguk dia.

"Permisi…?" tanya Taigong Wang yang udah nongol di pintu depan rumah Mizu.

"Huh? Oh, Taigong Wang. Ada apa? Ada latian lagi?" tanya Kei yang sok memperhatikan "Spare Training"nya.

"Bukan. Aku Cuma mo jenguk Mizu-chan aja, kok." Jawab Taigong Wang dengan entengnya.

"Ehem… Ehem… Ehem… mo ngapain, tuh?" tanya Kei dengan senyum liciknya.

"Ya jenguk dia, lah. Cuma mo nanya keadaannya doang." Jawab Taigong Wang.

"Alah… Alah… apaan tuh?" tanya Kei dengan ekspresi yang sama.

"Jangan-jangan ni orang udah kesambet setan "Hentai", tuh. Pantesan aja pikirannya ngeres mulu." Kata Taigong Wang dalam hati.

"Hei, kenapa? Katanya mo jenguk Mizu?" tanya Kei.

"Oh, ya. Thanks." Jawab Taigong Wang.

"Ni aku anterin ke kamarnya. Baru-baru ini, dia jarang keluar dari kamarnya." Kata Kei sambil nganterin Taigong Wang ke kamarnya Mizu.

"Lho? Kenapa?" tanya Taigong Wang.

"Gak tau, tuh." Jawab Kei.

*Setelah mereka sampe di kamarnya Mizu……*

"Nah, ni dah nyampe." Kata Kei sambil nunjukkin kamarnya Mizu.

"Oh, Oke. Makasih." Jawab Taigong Wang.

"Oke, dah ya. Aku mo nonton TV dulu." Kata Kei.

"Ya udah." Jawab Taigong Wang.

Setelah Taigong Wang dah nyampe ke kamarnya Mizu, Taigong Wang tiba-tiba gak sengaja liat Mizu yang lagi nangis. Tiba-tiba, soundtrack Persona 4 (yang mode select song itu, loh. Klo gak salah, Judulnya : "A Corner of Memories.") keputer.

"Mizu-chan......?" tanya Taigong Wang.

Mizu masih nangis dan gak mo jawab. Dan Taigong Wang langsung duduk di deketnya Mizu.

"Mizu-chan, ada apa?" tanya Taigong Wang sambil nepuk-nepuk pundaknya Mizu.

"Hiks………" jawab Mizu yang masih nangis.

"Mizu-chan… jangan nangis, dong." Kata Taigong Wang yang berusaha buat nenangin Mizu.(Suit… Suit… Prikitiew!)

"Hiks…… Taigong Wang-san………" jawab Mizu yang nangisnya udah agak reda.

"Udah deh. Ada apa? Apa ada yang bikin kamu sedih? Bilang aja ama aku. Gak apa-apa, kok. Aku janji deh, aku gak bakal bilangin ni ke orang lain." Kata Taigong Wang yang ngajak Curhat duluan.

"Hiks… Pas aku masih kecil, aku dah punya kemampuan yang gak akan dimiliki orang laen. Kakak tiriku dah tau soal ini." Jawab Mizu.

"Huh? Kakak tiri? Siapa kakak tirimu?" tanya Taigong Wang.

"Kei Amakura. Yang juga temen latianmu itu." Jawab Mizu.

"Kei? Kakak tirimu? Kok bisa?" tanya Taigong Wang.

"Ya. Soalnya, Ortuku meninggal gara-gara pihak Orochi yang kejam dan bengis. Ibuku meninggal karena dibunuh oleh Da Ji dan kawanannya, Sementara Ayahku mati karena dibunuh sama Kiyomori Taira. Aku sama Hanbei dulunya anak yatim piatu. Tapi, ortunya kak Kei ngangkat aku ama Hanbei jadi anak mereka." Jawab Mizu scara kronologis.

"Waduh, sedih juga sih. Trus kenapa kamu kok tau kalo Ayah ama Ibu kamu meninggal?" tanya Taigong Wang dengan agak perhatian.(Oh, so sweet…)

"Aku gak tau. Pokoknya aku udah gak sengaja terlanjur liat pembunuhan itu…… Da Ji… dia… dia udah… dia udah membunuh ortuku. Dan soal kemampuan ini, aku dari kecil udah punya kemampuan "Segel darah". Dan segel darah ini mengatakan ke aku kalo terjadi bahaya di keluargaku. Ternyata, betul juga. Bahaya itu datang juga. Tanda ini, kata keluargaku, ini adalah tanda buat menghapus semua bahaya dan buat menyegel keberadaan Orochi serta prajurit-prajuritnya. Sebenernya, aku adalah……Siluman Seiden yang berdarah dingin dan kejam. Aku tahu kamu pasti benci dan pengen menjauhi aku. Aku mungkin bukan manusia biasa. Kalo kamu mo menjauh, menjauh aja. Aku juga gak akan marah ato nyalahin kamu, kok." Kata Mizu yang masih menangis tersedu-sedu.

"Mizu-chan… Mizu-chan… Aku gak membencimu, kok. Kita bisa hadapi semua ini bersama. Mizu-chan, apapun kamu, siapapun kamu, aku masih tetep sama kamu, kok. Tapi, kamu harus inget, kamu gak akan pernah sendiri." Kata Taigong Wang sambil ngelus-ngelus rambutnya Mizu.

"Makasih." Jawab Mizu sambil meluk Taigong Wang. (Aah, Aah. So sweet banget, cuy!)

"Mizu-chan…… aku seneng kalo kamu bisa ceria lagi." Kata Taigong Wang sambil meluk Mizu. (Aww…… so sweet. Huehehehehe……. *Plak!* *Jedhor!* *Bruk!* *Gedebuk* *Author mati di Shinkuu Hadouken Taigong Wang!*

Author Comments : Huwaaaaaaaa………… So sweet amat…… *Nangis-nangis gak jelas* Ternyata, si Taigong Wang walopun dia ganas tapi romantic…… Oh, so sweet…… *di hadou-ken Taigong Wang*

*Sementara itu, Kei masih nonton TV. Tepatnya di ruang tamunya, sih.*

"Hmm… Taigong Wang sama Mizu ngapain ya? Ah, ngintip dulu deh." Pikir Kei dengan senyum mesumnya.

*Setelah Kei nyampe di depan kamarnya Mizu……*

"Permisi? Mizu… kamu baru ngapain?" tanya Kei.

"Oh, gak apa-apa kok, kak." Jawab Mizu.

"Kakak masuk ke kamarmu gak apa-apa, kan?" tanya Kei dengan wajah senyumnya yang begitu mesum.

"Gak apa-apa." Jawab Mizu.

*Setelah Kei masuk ke kamarnya Mizu……*

"Ohohoho… kalian berdua ngapain? Pasti… "ehem-ehem", ya?" tanya Kei dengan senyum liciknya.

"NGAPAIN SIH LO? UDAH TAU ADEK LO NANGIS MASIH LO EJEK! LU GAK PUNYA KASIAN APA AMA ADEK LO NDIRI?" tanya Taigong Wang yang langsung bringas kayak Evil Ryu di Street Fighter series.

"Ehehehe……… tenang-tenang… aku Cuma nanya doang, kok." Jawab Kei yang agak nyengir.

"Dasar! Hentai Lovers!" kata Taigong Wang dalam hati.

"Oh, kakak." Kata Mizu.

"Eh ya, Mizu. Besok kamu bisa gak nge-investigasi di Koshi Castle? Soalnya, kakak disuruh buat bikin cerita Non-Fiksi tentang Koshi Castle." Kata Kei dengan ekspresi yang kayak orang ngemis.

"Oh, Oke." Jawab Mizu singkat abis.

*Keesokan Harinya………*

"Kak, aku mau pergi ke Koshi Castle dulu, ya?" kata Mizu sambil berlari keluar rumah buat nge-investigasi Koshi Castle.

"Oh, ya. Hati-hati, ya." Teriak Kei.

"OK, kak!" balas Mizu.

*Sesampainya Mizu keluar dari rumah, tiba-tiba dia ketemu ama Taigong Wang yang kebetulan juga ada tugas, sih. Hehehehehe…….*

Sekedar Bacaan I

Sebenernya ni gak usah dibaca, sih. Tapi, lumayan. Ada halaman kosong mending diisi aja.

Pembaca tau Hentai dan Hen-Com, kan? Hmm… kalo ada yang gak tau, mending saya jelasin seringkas mungkin. Tapi, eh, serinci mungkin deh. Ato mending, gak usah dijelasin aja, ya? Jaman skarang sih, dah banyak orang yang tau Hentai, ya. Termasuk saya juga, sih. Hmm… kalo dipikir-pikir, kalo mereka kecanduan Hentai, . Bahaya juga, sih. Tapi, gimana buat mencegahnya? Saya juga gak tau banyak buat cara pencegahan virus Omes ini. Conto kasus yang saya alami, sih : Pesan humor yang berbau Hentai. Huuh, entah kenapa saya juga ikut-ikut ketularan virus gila ini. Pokoknya tanda-tanda yang dah kena virus Omes adlh :

1. Ketawa-ketawa mesum gak jelas.

2. Bayangin sesuatu yang berbau Hentai.

3. Yang di dalam pikirannya itu Hentai semua.

4. Sukanya liat gambar2 yang berbau "Hentai" *dgn nada nyeremin*

5. Kalo liat gambar cewek "Seksoy", pasti si orang itu bakal ngiler and kebelet pipis.

Well, kalo pembaca mo tahu caranya mencegah, ada satu sih. Tobat aja deh. Dan moga-moga virus Omesnya gak bakalan keluar lagi.

Sekedar Bacaan Selesai

Para pembaca, kita lanjutkan ceritanya, yuk! Let's go!

*Sesampainya Mizu keluar dari rumah, tiba-tiba dia ketemu ama Taigong Wang yang kebetulan juga ada tugas, sih. Hehehehehe…….*

"Oh, Taigong Wang-san… met pagi." Sapa Mizu dengan senyum di bibirnya.

"Hmm… oh, Mizu-chan. Met pagi juga. Mo ke Koshi Castle, ya?" tanya Taigong Wang.

"Iya. Ngomong-ngomong, Taigong Wang-san. Kamu ada tugas, kan?" tanya Mizu dengan pipi yang memerah dan agak sedikit basa-basi.

"Iya, sih. Kebetulan di Koshi Castle. Buat……… Umm… yah, investigasi doang." Jawab Taigong Wang.

Muehehehehe…… akhirnya pertemuan romantic antara Mizu dan……

Taigong Wang : *Nge-hadouken author* HEH, AUTHOR GILA! DIEM LO!

Yuukyou : Woi! Enak aja maen Hadouken sgala!

Taigong Wang : Narasi lo terlalu gila dan aneh, tau!

Yuukyou : Suka-suka, dong!

*Tiba-tiba ada Suara dari kejauhan dan Lagu stagenya Ryu di Street Fighter EX Plus alpha keputer*

Announcer : Final Round! Fight!

Taigong Wang : Hadouken!

Yuukyou : Pantulkanlah! Inyoukyou! (A/N : Inyoukyou = Cermin Yin Yang.)

Taigong Wang : APPPAAA?

Yuukyou : Hyahaha! Gimana kesaktian senjataku! Panah ini exclusive banget buat fighter sejati!

Taigong Wang : Damn You, Yuukyou! Shinkuu… Hadouken!

Yuukyou : HAAAAAHHH! Yumi no…. Seiryuken! (A/N : Yumi no Seiryuken : Tembakan panah naga biru)

Taigong Wang : Gak berhasil juga! Sialan!

Yuukyou : Hyahahahahahaha! Mo nyerah lo?

Taigong Wang : Gak! Gak akan gua nyerah dalam pertarungan ini! Shinkuu Tatsumaki!

Yuukyou : Gleph! Heh, lumayan! Fuu-Un kyaku! (A/N : Fuu-Un kyaku/ Feng Yun jiao : Tendangan angin dan awan)

Taigong Wang : Ugh! Gila, kuat juga nih author!

Yuukyou : Hufh… Hufh… Ugh! Lumayan juga!

Taigong Wang : Heh, Shin, Shoryu-Ken!

Yuukyou : Gak secepat itu! Shinki Hatsudou! *Ikut2an jurusnya Kairi di Street Fighter EX series*

Taigong Wang : Heh, lumayan…

Mizu : *tiba-tiba nongol* Mendingan kalian damai aja deh!

Yuukyou : Yeah… bener juga, sih.

Taigong Wang : Oke deh. Mending damai aja daripada berantem terus.

Yuukyou : Ahaha… lagipula, gini sih masih mending daripada Mu Zi Qi and An Wei yang bener-bener kurang kerjaan.

Taigong Wang : Mu Zi Qi and An Wei? Sapa tuh?

Yuukyou : Ehehehe… mereka tuh karakter dari Fanfic gua yang dulu.

Mu Zi Qi and An Wei : *tiba-tiba dateng dan neriakin ke kuping author* DASAR AUTHOR SIALAAAAAANNNN!

Yuukyou : Yah, kalian lagi. Mo apa? Protes gara-gara Jun kawin ama Mafuyu?

An Wei and Mu Zi Qi : YA! BETUL BANGET!

Taigong Wang : Ooo…. Jadi ini toh yang namanya An Wei and Mu Zi Qi. Mereka ngrebutin Jun?

Mafuyu : *tiba2 nongol di tempat aneh itu* Hei, ada apa, sih?

An Wei and Mu Zi Qi : GUA MO PROTES AMA LO!

Mafuyu : WOI! Kalo protes jangan ke gua, dong!

Yuukyou : Ahem, maaf kalo ganggu, nih. Ni kan dah garis takdir mereka buat kawin. Jadinya, mereka kawin aja.

Yi Zi Qi : *tiba-tiba nongol di deket author* Yang diomongin Mizu-chan tu bener.

Taigong Wang : *natap ke arah Yi Zi Qi* Uooo…………… mati aku. Ada hantu kembaranku………… (A/N : Bagi 100% pembaca yang gak tau karakter Jun, Yi Zi Qi, Mu Zi Qi and An Wei, bisa liat di Fanfic yang pertama saya publish di .net. Yang judulnya : Plesetan Ghost Hunter. *Thumbs up!*)

Yi Zi Qi : *menatap Taigong Wang sambil megang-megang wajahnya.* Lho? Aku mirip dia?

Taigong Wang : *mikir sambil megang perutnya kayak orang mual* Ampun deh, kenapa kok ada yang mirip kayak aku…? *Huehehehehe 3:)*

Yuukyou : Aaah! Udah deh! Skarang dah aman.

Wew, setelah mengalami kejadian yang rame banget kayak pasar, Akhirnya, Mizu dan Taigong Wang memulai perjalanan mereka ke Koshi Castle.

Sekedar Bacaan 2

Sebenernya ni gak usah dibaca, sih. Tapi, lumayan. Ada halaman kosong mending diisi aja.

Menurut rumor nih, katanya Taigong Wang itu pernah mimpin di daerah di China bagian Xi Qi ato apalah soalnya saya lupa 100%. Hueehehehe…… Tapi, kalo buat perbandingan penampilan nih… Taigong Wang yang sebenernya tu raut mukanya kayak Kakek-kakek. Tapi, kalo di Warriors Orochi justru dia malah lebih imut and cakep! Kyaa… Ryu(Taigong Wang)-chan imut and cakep banget! 3 *Pingsan mode : On, WEKK!* Yang paling saya penasaran itu, apa Taigong Wang sebenarnya takut pada pihak Chao Ge? Hal itu masih blm diketahui.

Sekedar Bacaan selesai

Kepanjangan, ya? Lebay, ya? Hehe… pokoknya enjoy deh. XDXDXD