Chapter 5: Nambah Personil~ Yay!


"Downey…!"

Tok tok tok tok tok

"Downey…!"

Tok tok tok tok tok

Noah ngetuk pintu rumah Downey setelah dia, Springbirth, dan Josefine, sampai di Eden village. Mereka mau musyawarah tentang rencana buat tau gimana muka asli Fierro di rumah Downey. Soalnya kalo di rumah Noah, pasti bakal kesempitan (emang rumah dia sekecil apa sih?). Lagian ntarnya cuma Noah yang jadi satu-satunya cowok di tempat itu. Kalau di rumah Downey kan cowoknya jadi ada 2. Dan mereka emang mau nambahin personil juga (lho? Emang mau bikin ben? maksudnya band)

Krieeet…

Pintu rumah Downey pun terbuka setelah kesekian kalinya Noah ngetuk-ngetuk plus manggil nama Downey.

Pintu itu dibuka sama Corine. (Di sini Corine-nya masih kecil)

"Noah?" Kata Corine yang keliatan agak kaget. Dia nggak mempedulikan 2 cewek di belakang Noah. (Jahat! Padahal sesama cewek!)

"Hei Corine." Sapa Noah. "Downey ada?"

"Downey? Ada sih…" Terus Corine ngeliat ke arah Downey yang lagi ngelipetin selimut.

Karena Downey sadar kalau Corine ngeliatin terus, akhirnya dia pun menoleh. "Apa?" Katanya.

"Ada Noah, nih." Kata Corine sambil nunjuk Noah pake jarinya.

"Oh, suruh masuk aja!"

Akhirnya Corine nyuruh Noah masuk. Diikutin sama Springbirth dan Josefine. Downey agak kaget waktu tau ternyata Noah dateng ke rumahnya bawa cewek.

2, lagi.

"Wah, wah, wah." Kata Downey sambil tersenyum jahil. "Ternyata lo playboy, ya, Noah!"

"Hah?" Noah melongo. Terus dia sadar kalau dia nggak dateng sendiri ke rumah Downey. "Bu––bukan gitu!" Katanya.

Downey ketawa. "Bawa Josefine, pula. Lo nggak takut Fierro marah?"

"Idih! Lo rese' , ya!" Kata Noah. "Tujuan gue dateng ke rumah lo bukan buat mamerin gue bawa 2 cewek! Lagian siapa yang mau sama mereka?"

"Berarti selera lo rendah!" Kata Springbirth tiba-tiba yang merasa agak tersinggung.

Downey ketawa lagi. "Terus kenapa kalian dateng ke sini? Tiba-tiba, lagi. Nggak ada kabar sebelumnya."

Tiba-tiba Noah menampakkan wajah sedih. "HP gue ilang." Katanya menyampaikan kabar duka.

"Hah?" Downey kaget. Springbirth, Josefine, sama Corine juga kaget.

"Ilang?" tanya Corine yang merasa agak iba.

Noah ngangguk-ngangguk. "Waktu pas kita selese syuting (Hah? Kok jadi gini?) dan sebelum kita ikut FanFic bermutu rendah ini, (HAH? GGGRRR! Ku hajar kau, Noah! Lho? Bukannya aku yang bikin dia ngomong gitu, ya?) Gue naik angkot dan ada bapak-bapak aneh brewokan yang duduk di sebelah gue."

Kata-kata Noah yang terdengar meyakinkan pun telah membuat Josefine mengira-ngira. "Pasti dia malingnya!" Tuduhnya.

Tapi Noah malah geleng-geleng. "Bukan." Kata cowok itu. " Ternyata malingnya itu Ibu-ibu yang duduk di depan gue."

Semuanya langsung mangap.

"HAH?" Kata mereka kompak.

"Nggak nyambung tau!" Kata Downey yang nggak nyangka sobatnya dapet musibah kayak gini.

"Di sini sih emang nggak ada yang nyambung!" Kata Springbirth. "Lagian tujuan kita ke sini kan buat nyusun rencana biar kita bisa ngeliat muka asli Fierro! Bukan mau curhat soal HP Noah yang ilang!"

Noah dan Josefine ngangguk. "Iya juga ya…" Kata mereka setuju. Tapi Downey sama Corine malah keliatan bingung soalnya mereka nggak tau gimana kejadian yang sebenernya.

"Bentar, bentar! Apa tadi? Liat muka asli Fierro?" Tanya Downey sambil ngangkat sebelah alisnya.

"Iya." Kata Springbirth.

"Kayaknya seru tuh…" Gumam Corine dengan suara yang supeeeerrr kecil. Tapi tetep aja dia tertarik.

"Kalian penasaran juga? Gabung aja sama kita! Ketik REG spasi…"

"Ah, Noah! Nggak usah promosi gitu juga mereka emang tertarik! Lagian HP lo kan ilang! Gimana sih?" Josefine ngomel-ngomel.

Noah pun langsung pundung.

Tapi yang lain pada nggak peduli sama kepundungan Noah.

"Iya, ya. Corine, gabung, yuk!" Ajak Downey.

Corine ngangguk-ngangguk semangat. "Yuk, yuk! Horeeee!"

Akhirnya Downey dan Corine pun join the party.

Namun tiba-tiba keheningan menyelimuti mereka sesaat. Entah apa sebabnya. Dan tidak lama setelah itu salah satu dari mereka angkat bicara dan memecah keheningan tersebut.

"Oke!" Seru Noah yang tiba-tiba semangat lagi. "Jadi… ada yang punya rencana?"

Semua langsung diem.

Hening lagi.

Mereka lagi pada mikirin rencana masing-masing. Kemudian satu persatu dari pemeran Eternal Eden plus an anonymous wizard, mulai meng-share pemikiran mereka pada yang lain.

Setelah semua rencana sudah terkumpul, mereka mulai mempersiapkan segalanya untuk menjalankan rencana tersebut. Semuanya kerja dan kompak. Nggak ada yang males-malesan. Demi melihat muka asli Fierro, mereka rela melakukan apa saja sampai titik darah penghabisan. (Wuih, gaya!) Setelah semuanya siap, mereka mulai keluar dari markas dadakan (a.k.a rumah Downey sama Corine).

"Baiklah." Kata Noah begitu dia membuka pintu. "Here we are. Are you all ready?" (Kok kaya kalimat waktu dia mau ngelawan Rishi, ya?)

"You bet we are." Kata Springbirth. (Soalnya Fierro kan yang jadi target) "My magic staff has been ready to do our plans. (Lho?) I'm going to see his mysterious hidden-behind-the mask face. You just wait, Fierro!"

"I've never been prepared." Sambung Josefine. "My curious feeling will finally avenged! And my fiancé, his real face will finally be known by people who are as curious as me! This is our chance, guys!"

"The ultimate moment has finally arrived." Lanjut Corine. (Habis dia kan jarang muncul) "I thought I wouldn't ever see his real face. But this FanFic told me about my real fate. (Ini lebay!) Let's end this curiosity of ours and show Fierro what we have planed!"

"I fear no evil." Kata Noah. "My courage is my sneaking skill. My wisdom is our plans, and my determination is my… my… my… Argh! Whatever!" Tiba-tiba Noah jadi stress. "On the point, together, we'll finish this quest without a flash! Let's do it!"

Noah's party pun bergerak.

Kira-kira, seperti apakah rencana yang mereka buat…?


Hihihihihi... Bahasa Inggrisnya ngaco! Hahaha... maaf ya~ maklum, sbenernya baru belajar sih... Hehe... pokoknya selamat baca aja deh!