Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,,

HitsuHina again-..

Kembali lagi bersama saia Hitsu di sini..

Gak usah banyak omong deh, langsung aja yaa,,,

Cikidaw…

Disclaimer : Bleach_Tite Kubo.

Pairing : HitsuHina.

Warning : AU,OOC,gaje,aneh, dan lain-lain.

Title :

In My Dream

Angin berhembus mengibaskan dedauan yang kering. Berteduh di bawah pohon pada saat musim gugur hanya berdua saja dengan sahabatku, Hitsugaya Toushiro, seorang lelaki yang dingin namun itulah yang membuat aku mempunyai perasaan yang sangat dalam padanya, tetapi, apa dia juga mempunyai perasaan yang sama sepertiku ?

Karena suasana yang begitu sejuk, akupun menutup mataku mencoba memasuki alam bawah sadarku. Di dalam mimpiku, aku menemukan sesosok lelaki berambut putih seputih salju.

"siapa dia..?" Tanyaku pada diriku sendiri.

"Hei, Momo,"

"Momo, bangun,"

"eeeehhmm…Hitsu,"

"Kau ketiduran yah..?"

"Iya,, hehehe,"

Suasana diantara kami kembali hening, dan akupun kembali memejamkan mataku. Mimpi itu terjadi lagi. Aku melihat sesosok lelaki berambut putih seputih salju tidur dalam pangkuanku.

"Hei, kau siapa..?" Tanyaku, tetapi dia tidak menjawab.

"Mamo,"

"Eeehhmm…."

"Kau tertidur lagi,"

"Maaf,"

"Kau mimpi ya..?"

"Iya, hehehehe…"

"Mimpi apa..?"

"Itu rahasia," Kata ku pada toushiro dengan nada menggoda, dan akupun berlari meninggalkan Toushiro.

"Hei, awas kau ya, jangan lari." Kata toushiro sambil mengejarku.

"Tangkap aku kalau bisa, weeeee…"

"Awas yah,," Toushiro Pun berhasil menangkapku dan memeluku. Spontan wajahku memerah begitu pula dengan wajahnya Toushiro.

"Eeh, maafkan aku." Kata Toushiro, dan melepas pelukannya. Lalu kamipun duduk kembali.

"Apa kau ingin tau tentang mimpiku itu..?" Tanyaku.

"Kalau boleh, mengapa tidak..?"

"Didalam mimpiku, aku melihat sesosok lelaki berambut putih sedang tertidur di pangkuanku, saat aku terbangun dari mimpiku aku melihat sosok seperti dalam mimpiku itu. Saat ku sadari lelaki itu adalau Toushiro."

"Apa..? Aku..?"

"Iy..iyaa… sudah sejak lama aku me….." Sebelum aku menyelesaikan kata-kataku, mulutku sudah dibungkam oleh mulutnya Toushiro.

"Hhnn….." Desahku karena sudah kehabisan nafas. Beberapa menit Toushiropun melepas ciumannya.

"Aku juga menyukaimu." Kata Toushiro sambil memperlihatkan senyum manisnya itu. Wajahku pun blushing.

"Kau mau jadi pacarku, Momo..?" Tanyanya.

"Tentu saja, aku mau." Kataku sambil tersenyum pada Toushiro.

Kamipun berciuman lagi, dan kamipun tertidur bersama-sama di bawah pohon dengan dedaunan kering yang berjatuhan oleh angin.

TAMAT

Hitsuhina kedua ku ud jadi,

Mohon repiunya.. ^^