YA! Aku anak baru di fandom ES 21 ! (siap-siap di MOS *?*)

Salam kenal :D

The Second Christmas Bowl

By-Alexander Saintfang Hartzwright

Disclaimer: Eyeshield 21 written by Riichiro Inagaki and illustrated by Yusuke Murata

Tapi, fanfic ini dan juga OC murni bikinanku :D

Summary: YA! After their victory in their first Christmas bowl, now the Deimon Devil Bats aiming for the second Christmas Bowl! But...(No Pair *maybe* warning! OC, chara death *maybe*, typo banyak! *maybe*, OOC to the MAX, GaJe to the MAX, DLL)

(Setting: Di mulai setelah Deimon Devil Bats memenangkan Christmas Bowl dan juga setelah kenaikan kelas)


Chapter 1 : The New Deimon Devil

Pagi Hari di SMU Deimon, datang seorang pemuda berambut sangatlah panjang berwarna Hijau high ponytail, memiliki bola mata berwarna hijau pupus dengan pupil...yang hampir tidak terlihat memakai kemeja putih dengan blazer dan celana panjang hitam kelam dan bermuka serem bin suram datang menghampiri SMU Deimon.

"Hm...Inikah SMU Deimon?...menarik.."

Lalu..Pemuda itu masuk ke Gedung SMU itu hendak menuju ruangan kepala sekolah untuk mendaftar sebagai siswa di SMU itu tanpa mempedulikan orang-orang yang melihatnya sepanjang jalan . Ketika di Aula...

...

...kesasar (author: gyahahaha! Sungguh tidak keren sama sekali! *di gebukin*)

"...kelihatannya aku daritadi hanya berputar-putar gak jelas disini..."

Tiba-tiba ada seseorang yang mendekatinya...

Puk..

Seseorang menepuk punggung pemuda yang sedang kesasar itu akan tetapi, dia tidak menyadariny atau lebih tepat tidak merasakannya

Puk!

Puk! Puk! (author: pupuk?)

Karena kesabaran sudah habis dia mendorong orang kesasar itu dengan sangat sangat sa-*plak!* keras.

BUGH!

"Hey! Kau itu sudah mati atau bukan sih!"

"...kau siapa? Dan sejak kapan kau disitu"

"...tidak apa-apa...tidak apa-apa.." kata orang itu sambil menerima nasib bahwa dia emang selalu tidak di sadari kehadirannya.

"hey aku bertanya...kamu siapa?"

"...Ishimaru Tetsuo murid disini..."

"Hmm...kau pasti tau di mana ruangan kepala sekolah berada-kan? Cepat antarkan aku kesana"

-=/\=-

Ketika sampai ke ruangan kepala sekolah pemuda itu langsung masuk dan tidak mempedulikan orang yang mengantarnya atau lebih tepat tidak menyadarinya...

"Hey, kau kepala sekolah disini?"

"Hm? Iya, aku kepala sekolah disini...ada apa datang kemari?"

"Aku ingin mendaftar sebagai siswa di sekolah ini.."

"Ah...baiklah tapi kamu harus mengis—"

"Tak usah ada tes dan cepat berikan buku pelajarku dan cantum diriku di kelas yang sama dengan Kobayakawa Sena atau..."

"Apa?"

"Pedang ini akan bertindak" kata Pemuda itu sambil menodongkan sebuah pedang yang slim (?) tapi tajem luar biara yang biasa di sebut 'rapier'

"Hah kau pikir aku percaya dengan ancaman murahanmu?"

SRET!

Dengan cepat pemuda itu menebas leher kepala sekolah itu dengan rapiernya, karena tidak terlalu dalam (bisa dibilang hanya goresan) jadi dia masih hidup.

"apakah aku harus menebasmu lebih dalam agar kau percaya?"

Kepala sekolah itu tidak bisa berkata apa-apa karena ketakutan jadi dia hanya mengangguk-angguk sambil memberi buku pelajar yang sudah jadi

'Huh...sudah cukup ada 1 iblis di sekolah ini...sekarang kenapa di tambah lagi? Apakah dewa segitu bencinya dengan ku..hiks' kata batin kepala sekolah itu

"Hey paktua...aku bisa membaca pikiranmu..."

-=/\=-

Keesokan harinya...

Di Kelas Sena ...(author: kagak tau dia di kelas 2 berapa XD gyahahahaha! )

Brak!

Pintu kelas itu di buka dengar kasar membuat suasana yang tadinya gaduh di kelas itu menjadi sangat hening layaknya kuburan

"Errr...apakah kau murid baru di kelas ini? Kalau iya tolong perkenalkan dirimu"

"Kurai Nightfire..." tanpa basa-basi dia langsung duduk di sebelah bangku dekat sena yang kebetulan kosong

"Hey..apakah kau Kobayakawa Sena? Ketika pulang sekolah aku ingin berbicara denganmu"

"Hie?"

-=/\=-

-skip KMB sampai bel pulang sekolah berbunyi-

"Ummm...ada apa kurai-san?"

"Aku ingin masuk ke klub amefuto-mu...sekarang"

"HIE! Ta-ta-tapi..."

"Apa? Kamu kaptennya-kan?"

"Iya...tapi..kau harus bilang ke hiruma-san dulu..."

"Hm? Hiruma? Bukannya dia sudah kelas 3?"

"Ano...Sebaiknya kau tak usah tau..."

-=FLASHBACK=-

"Hei hei! Sena!"

"Hm? Ada apa Suzuna?"

"Tadi kulihat You-nii masuk ke ruangan kepala sekolah! Cepat ikut aku!" kata Suzuna sambil menarik tangan sena

"HIE!"

Di ruangan kepala sekolah...

"Ta-tapi Hiruma-chan..."

"Kekekeke! Kau berani melawanku kepala sekolah sialan?" Kata seorang setan berambut kuning jabrik yang tak lain adalah Youichi Hiruma, The Commander of Hell.

"B-bu-bukan itu maksudku..."

"Kutanya sekali lagi...kelas 3 masih bisa mengikuti klub-kaaaan..? "

"Ta-ta-tapi...huuuuh..baiklah..kelas 3 masih boleh mengikuti klub" kata kepala sekolah itu dengan nada pasrah

"Kekekekeke! Bagus...bagus"kata Setan itu sambil menutup bukunya.

Sedangkan orang yang sedang mengintipnya hanya bisa ber-sweatdrop

-=END OF FLASHBACK=-

"Siigh...sudahlah..biar aku yang ngomong padanya"

"Ba-baiklah kalau begitu..."

-=/\=-

Ketika sampai di ruangan klub terlihat seorang setan berambut kuning jabrik yang sedang sibuk dengan laptopnya dan seorang manager perempuan blasteran amerika-jepang sedang bersih-bersih di ruangan itu. Sedangkan yang lain sedang latihan di lapangan.

"Eh? Siapa dia, sena?"kata manager itu yang tak lain adalah Mamori Anezaki

"Umm...dia teman sekelasku yang baru mamori-neechan... Kurai Naito..umm..naito.."

"Nightfire" jawab Kurai memperjelas

" Kekekekekeke! Kau ingin masuk Devil Bats hah?" Jawab Seorang setan yang tak lain adalah Youichi Hiruma, as we know...(halah!) Youichi Hiruma adalah seorang mantan kapten tim American Football yang tiba-tiba jadi kapten lagi di Doraemon eh...maksudnya Deimon Devil Bat. Hiruma selalu tertawa Kekekeke... dan berteriak Ya-Ha...! apalagi ketika sedang membak. Hiruma berpenampilan seperti setan, telinganya lancip, giginya tajam seperti drakula, berekor merah (?), bertanduk (?) dan rambutnya pirang lanchip seperti super saiya. Selalu membawa senjata api, macam SMG, Basoka, M4, pistol mainan, dan juga pistol air (?). Hiruma memiliki buku hitam yang disebutnya 'Buku Ancaman', semacam 'Death Note' namun orang yang namanya ditulis dibuku itu bukanya mati, melainkan ketahuan rahasianya dan terpaksa menjadi budak toh akhirnya mati juga. Dia juga memiliki benda bernama 'Play Card' yang berisi gambar-gambar bokep (?) dan secara tak langsung menyuruh pemakainya untuk melakukan apa yang tertulis disana.

"Ya, biar kutebak...kau ingin mengetes-ku terlebih dahulu bukan?" kata Kurai sambil ngeluarin aura hitam

"Kekeke! Kau cukup pintar iblis hijau sialan" kata Hiruma yang ikut-ikutan ngeluarin aura hitam

"Aku dapat membaca pikiranmu layaknya buku...jendral setan jabrik"

"Hah kau berani adu mulut denganku iblis sialan? Kekekeke!"

Dan akhirnya mereka berdua adu mulut, karena sang author males ngetiknya gara-gara terlalu panjang jadi kita di skip aja yaaa :D *di gebukin*

"Err...mamori-neechan...kenapa perasaanku jadi tidak enak ya?"

-=/\=-

Oke... Balik ke 2 iblis tadi. Akhirnya mereka berdua telah sepakat dan Kurai-pun boleh masuk Deimon devil bats :D. Karena ada pemain baru seperti biasa, hiruma langsung memanggil para budak-budaknya (baca: Anggora DDB).

"Budak-budak sialan! Cepat berkumpul di tengah lapangan atau kalian semua akan kujadikan makan siang Cerberos!" Suruh Hiruma. Otomatis para DDB langsung ke tengah lapangan sesuai apa yang dikatakan Hiruma.

"Mukya..ada apa Hiruma-senpai? Eh? Siapa yang di sebelahmu itu Hiruma-senpai?"

"Kekekeke! Dia budak baru (baca: Anggota baru) disini"

"Namaku Kurai Nightfire (Dibaca: Naitofaia)..."

"Mukya? Nai-naito- apa? Mukyaa...namamu susah to the Max! Kau bukan orang Jepang ya?"

"Haha...Begitulah"

"Cukup ngobrolnya! Karena sekarang ada anggota baru...aku akan mengadakan Tes sialan sekalian mengukur kalian! Kekekeke! Kalau tidak ada kemajuan akan menerima...death penalty!"

"Ha?"

"Haa?"

"Haaaa?"

"Han?" (author: Komusubi...==a)

"*sweatdrop* Hiee... new style 3 Bersaudara Ha Ha + 1"

"Kami bukan saudara!"

"Bu-bukan!"(author: Bahasa yang tidak dikenal! Kurita!, Kurita: ah...artinya " aku bukan saudara mereka bertiga! Lagipula aku anak satu-satunya! Gue bisa mati berdiri kalau saudara gue kayak gini! Dan juga... , author:err...kau boleh berhenti Kurita-san)

Sementara Sena dan dkk (kecuali 3 bersaudara, Komusubi, dan Hiruma) hanya bisa ber-sweatdrop ria

Tes yang paling sederhana dulu...Tes kecepatan Berlari 40 yard!

Pertama..

Kobayakawa Sena

3...2...1...BLAAR! (author: ini bazooka hiruma ==a)

Cklek

4,10 Detik

"Kau sudah ada kemajuan cebol sialan! Kekekekeke !"

Monta - 4,9 detik

Komusubi – 5,1 detik

Juumonji – 5,2 detik

Toganou – 5,2 detik

Kuroki – 5,0 detik

Kurita – 6,5 detik (Hiruma: KAU! GENDUT SIALAAN! *nendang-nendang Kurita*, Kurita: Ma-mau gimana lagi hirumaa? Badanku terlalu beraaat)

Taki – 5,1 detik (Hiruma : *nembakin Taki pake AK-47* KAU! IDIOT SIALAN! , Taki: gyaaa! Tidak mungkiiin!)

(author: yukimitsu-senpai ama musashi-senpai udah gak ikutan lagi T_T gara-gara yukimitsu-senpai udah ketauan sama emaknya dan juga musashi-senpai udah mulai sibuk lagi sama pabrik atau perusahaannya apalah...hehe :D)

"Kekekekeke! Sekarang giliranmu iblis sialan! Kita lihat..seberapa lambannya dirimu !"

"Hmph...kau akan menarik kata-kata itu setelah melihat ini Setan Jabrik..."

"Hah kita lihat saja.."

3...2...1...BLAAR!

"YAAAA—HAAAA!"

Cklek...

"Hm..kau lumayan cepat iblis hijau sialan.."

"eh? Emangnya berapa hasilnya Hiruma-senpai?"

"Lebih baik kau lihat sendiri cebol sialan" jawab Hiruma sambil melempar stopwatch-nya ke Sena

...

"HIEEEEE! Kecepatannya hampir sama denganku!"

"Mukyaaaa!"

"Ha?"

"Haa?"

"Haaaa?"

"Han?"

"Hey Sena! Coba aku mau lihat" kata Monyet eh! Maksudku Monta sambil menghampiri Sena

Kecepatannya...4,19 detik

"Beda 0,09 denganku"

"Mukyaa...Tipis to the Max!"

"Sejak kapan kau tambahkan "to the" di habit mu? " kata Sena sambil sweatdrop

"Begini..."

-=FLASHBACK=-

Setelah selesai World Youth Cup, para all-star Team Japan kembali pulang ke negaranya menggunakan pesawat (author: jelas! Masa berenang?)

Pada Malam hari di pesawat...

"Max!" teriak Monta

"Hm? Hey Monta...kau belum tidur?" Kata Taka yang duduk di belakangnya bersama Yamato terbangun dari tidurnya

"Mukya? Ah...maaf membangunkanmu Taka-san"

"Hm...tadi gue ngedenger kamu ngomong "max" ya? Gue kadang bingung kenapa lo suka ngomong itu" Tanya Taka super OOC yang lagi setengah tidur

"Hehe...semacam kebiasaan mungkin"

"Sebaiknya lo pakai 'to the'. Kalau hanya 'max' kau terlihat lebih bodoh daripada monyet Monta-san. Sudahlah...gue mau tidur" Kata Taka super OOC (Lagi!) sambil melanjutkan tidurnya

"MUKYAAAA! Eh...tapi, 'to the' itu apa ya?" Tanya monta ke dirinya sendiri. "Au ah gelap..."

-=END OF FLASHBACK=-

"Begitulah"

"Berhentilah 'Overreacting' budak-budak sialan! Kita akan ke tes yang selanjutnya!" kata Hiruma sambil menembakan M41-nya kemana-mana

"Huh...sial" Kata Kurai berbicara kepada dirinya sendiri tanpa mengetahui sepasang mata Jendral Setan sedang mengawasinya

Sekarang...Tes Kekuatan! Ya-Ha! Di dalam klub...

"Mukya...aku paling tidak suka tes ini..."

"Aku sangat setuju Monta.." kata Sena sambil sweatdrop

Sena – 40kg (Hiruma: *nembakin M41 ke Sena* KAU!, Sena: HIEEEE!)

Monta – 40kg (Hiruma : *nembakin M41 (lagi) ke Monta) KAU SAMA SAJA! MONYET SIALAAAN!, Monta: MUKYAAAA!)

Komusubi – 130 kg

3 Bersaudara Ha Ha – 110kg

Kurita – 190 kg

Taki – 90 kg (Hiruma: IDIOT SIALAN! KAU ITU LATIHAN ATAU TIDAK HAH! *nebakin M41 (lagi) ke Taki* , Taki: Gyaa! Tidak mungkiiin! Kenapa bisa begini!)

"Sekarang giliranmu iblis sialan, kekekeke...kita lihat apakah kau kuat mengankat besi sialan ini"

"Hmph...terserah apa katamulah, oh ya...Kurita-san"

"Ada apa Kurai-kun?"

"Tolong set besinya segini..."

"...EH! apakah kamu yakin Kurai-kun?"

"Haha...aku tidak sebodoh itu Kurita-san"

"Umm...tapi.."

"Cepatlah Gendut sialan!"

"B-Baiklah"

Ketika sudah dipasang...

"Kekekekeke! Kita lihat...

"Err...emangnya di set berapa Kurita-senpai? " Tanya Sena

"Di set du-AAAAAAAAAAAAAAAAAA!" Jawab Kurita tapi terpotong gara-gara Hiruma menyetrumnya pakai stun gun

"Jangan kasih tau mereka! Melihat mereka 'overeacting' lagi seperti tadi membuat mataku menjadi rabun!"Jawab Hiruma

'Tch...ada yang tidak beres dengan iblis sialan ini...'

"Dan lo semua! Tes selesai dan kembalilah latihan! Awas saja kalau nanti bulan depan kalian semua tidak ada kemajuan...nyawa lo semua akan ku kirimkan ke Raja Neraka!"Teriak Hiruma ke budak-budaknya.

Otomatis yang lain pada ngibrit kembali kelapangan latihan lagi

"Dan juga lo! Iblis sialan! Kau tetap disini"Kata Hiruma sambil nunjuk Kurai

"Hm? Kau takut sendirian Jendral Setan?"

Lalu Pintu Klub di tutup rapat

"Keh...lo sebaiknya gak usah nutup-nutpin lagi iblis sialan!"

"Apa maksudmu?"

"Statistik lo sudah diatas standar Manusia di tambah lagi pupil mata lo gak jelas. Gue nanya...lo itu apa?"Tanya Hiruma dengan nada serius

"Hehehehehehe..."

"Gue nanya lo tuh apa? Bukannya cengengesan!"

"Hahahah...As expected Youichi Hiruma..The Genius Commander of Hell..."Kata Kurai sambil menepuk tangannya beberapa kali.

"Tch...lepas pupil palsumu itu...orang bodohpun tau itu pupil palsu"

Lalu Kurai melepaskan pupil palsunya dari matanya, pupil palsu itu berbentuk seperti kontak lens. Setelah dilepas...(author:GYAAA! AKU TAKUT HANTU!)

"Ada beberapa hal yang sebaiknya kau tidak perlu mengetahuinya...Hiruma Youichi" Kata Kurai sambil jalan ke pintu "Aku akan memulai latihanku besok...mohon bantuannya...Jendral Setan..."lanjut Kurai sambil keluar meninggalkan Hiruma di Klub sendirian.

"Tch...orang yang merepotkan"

-=/\=-

Di Lapangan...

"Hey Monta...menurutmu gimana tentang anggota baru itu?"Tanya Sena sambil latihan

"Mukya? Emm...namanya susah to the max!" Jawab Monta yang membuat Sena sweatdropped

"Hm...tapi aku merasakan hal yang tidak enak..."

-=TBC=-


Maaf kalau agak aneh . *sujud-sujud* nilai bahasa Indonesiaku agak parah T_T

Maklumkan saya yang baru bisa bikin fic T_T

Info:

OC Data

Nama: Kurai Nightfire

Nama Asli: Saber Nightfire

Umur: Unidentified tapi terlihat seperti 17tahunan

Gender: Laki-laki

Tinggi: 180cm

Berat: Unidentified

Benchpress: Kata Kurita-san 80kg tapi yang sebenarnya 240kg ==a

Speed: 40yard 3,7 detik tapi Hiruma-san ngerubahin stopwatchnya jadi 4,19 biar Sena gak Shock (?)

Ciri-ciri: Lihat avatarku :D tapi itu lagi pakai pupil palsu, Saber gak punya pupil tapi masih bisa melihat kok :D

About: Dia gak bisa dibilang pendiem sih...dia juga suka bawa rapier kemana-mana (kadang sih katana) beda sama Hiruma yang suka bawa-bawa senjata api ==a...tapi tenang saja dia orang baik-baik dengan maksud tersembunyi...sudahlah kalau kubuka lagi kartunya bisa-bisa aku di sate sama dia ==a

Asal: YA! Saber/Kurai Nightfire dari komikku :D (yang mungkin gak bakalan jadi-jadi...*pundung*)

Segitu dari Saya :D

Budayakan Me-Review setelah Membaca Fic :D

Review anda sangatlah berarti!