AAAAAAAAAAAAAAA SETELAH SAYA BALIK KE RUMAH LANGSUNG APDET ASAP

Bintang tamu salah satu author ffn yang sudah kita kenal =w=b

Dan untuk mas RoyIshida, rikues anda dikabulkan disini 8D

Warning: OOT, break the fourth wall, geje, abal, full of wtfness

Hetalia © Hidekazu-sensei

"Ah? Eh? Ah?" Bandung kebingungan sendiri.

"Kenapa?" tanya Jakarta.

"Ini, kok ada France dan Russia disini?" tanya Bandung.

"Gak tahu, si Bali kali, kan dia yang ngetik." Jawab Jakarta.

Saat itu juga, Bali yang lagi enak tidur di rumahnya di Kuta, bersin.

Balik ke Semarang.

"Eh, silahkan masuk, France dan Russia…" sahut Semarang.

Russia menyeret France dengan senyumnya yang khas, France hanya bisa pasrah.

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

Para setan penunggu bergidik ketakutan, mereka menghilang saat Russia lewat.

"A-Anu, Russia… Aku keluar duluan boleh…?" tanya France.

"Temani aku sebentar, daa~~" jawab Russia sambil menyeret France lagi.

Namun keberuntungan sepertinya di pihaknya, beberapa tuyul mengambil potongan besi kecil dan memotong tali yang mengikat France.

"Kami disuruh non Nesia… Kamu kabur saja ya…" bisik salah satu tuyul tersebut.

"Ma-Ma-Makasih…" jawab France dengan takut-takut.

"Sekarang… Satu… Dua… Tiga!"

France langsung ngebut ke pintu keluar setelah tali itu dilepaskan, Russia tidak konsen karena nyari orang untuk bisa diajak menjadi teman.

"Hmm… Gak ada orang ya, France? France?" panggil Russia, saat menengok, tidak ada orang dan talinya sudah terbuka lebar.

Namun, semuanya tak sampe disitu, karena Russia mendengar suara yang sangat menakutkan, author aja ikutan takut! –plak-

"Kakak… Nikah yuk…"

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

France berhasil sampai di luar dengan selamat sentosa.

"Syukurlah…" sahut Canada.

Namun, kebahagiaan berhenti oleh sebuah teriakan.

"TIDDAAAAKKKK!"

Russia berlari keluar dengan terbirit-birit.

Namun, Belarus lompat dari jendela dan mendarat tepat di depan kakaknya itu.

"Kakak… Nikah yuk…"

Well, Russia sudah mulai menangis ketakutan (begitu juga dengan author –plak-), para nation pun tidak berani mendekati Belarus.

"Ka-Kamu kenapa bisa ada disini?" tanya Russia.

"Kak Ukraine telah memberitahuku!" jawab Belarus, "Ayo, nikahi aku kak!"
"Hiiiiii! Aku gak mau!" teriak Russia.

"Belarus! Belarus! Kalo mau ngejar kakakmu di tempat lain! Jangan disini!" teriak Nesia.

"Diam kamu!" teriak Belarus seraya melempar pisaunya ke arah Nesia.

Hanya melenceng dan menimbulkan luka kecil di pipi Nesia, namun dia tidak bergeming (Kayak adegan film action! –plak-) dan pisau tersebut menancap di dinding TEPAT di tengah-tengah Prussia dan Switzerland.

"Hoooiiiii!" teriak Nesia, aura hitam berkoar-koar di belakangnya, jauh melebihi milik Russia.

Belarus kaget dan terdiam, para nation laen langsung bergidik ngeri, Russia juga diam.

"Bentar lagi kita didemo warga neh." Sahut Nesia.

Benar saja, para warga terdekat langsung berdatangan dengan senter dan 5 satpam local, bahkan non Charles Grey yang tinggal di deket situ juga hadir 8D –dibakar- .

"Woooiii! Anak nakal jangan maen sampe larut malam!" teriak pak RT (?)

"Iye gaaann! Berisik!" teriak mas-mas berkacamata dengan poni dibelah dua dan wajah culun memakai baju Nevada warna putih dan boxer coklat dan sandal jepit warna hijau yang ketahuan sering rusak (?).

"Woi berisik! Udah enak mimpiin UKUS!" teriak mbak-mbak, you know who? 8D –digantung-

"Kok ada yang manggil gue?" tanya America dan England bersamaan.

"Woi ngungsi!"
Para nation langsung berlari menghindari amukan massa, tak lupa adegan Matrix saat nona Grey melompat mengejar duo berbahasa Inggris- apapulaitu (ceelah –dilempar ke kawah merapi-)

"RUMAH KOSONG!"

Mereka ngibrit ke rumah kosong yang tampaknya pemiliknya baru pindah dan belum ada yang membeli rumahnya.

-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-

"Hosh… Hosh… Capek…" keluh America

"Capek, betewe ini rumah siapa?" tanya England.

"Gak tau." Jawab Semarang.

Mereka memperhatikan sekeliling mereka, rumah kosong, masih cukup bagus, dan tampaknya belum lama ditinggal.

"Kosong." Gumam Bandung.

"GYAAAA!"
"Eh?"

Suara teriakan itu membuat para nation menengok kea rah kamar, yang telah dimasuki Latvia, disana Latvia terkapar pingsan.

Dengan sebuah lukisan "aneh" di depan matanya.

PENDEK BANGEETTT AAAAAAAAAAAAAAAA ;A;

Abal, setelah kena Author block =A=

Yosha, kekurangan rasa humor setelah When a Song meet a Story =A=

Review?