Amari : lmao panggil saya Amari sekarang! :3

Red : bacot -.-

Yellow : Amari tidak memiliki pokemon, pokemon special, dan tokoh tokohnya.


Cermin

Chapter 1 : SpecialShipping

xxxxxx

[Bagian Red]

Tentu, aku adalah Red, juara Kanto ke-9, Trainer terkuat, pemimpin para Pokedex Holder, bahkan aku dijuluki oleh Professor oak The Battler.

Tapi tetap saja, selalu ada yamg kurang…

Aku selalu bersikap cool, berpura-pura manis, dan juga tampak percaya diri. Tetapi, aku tetap menyembunyikan perasaanku yang sesungguhnya. Mungkin itu yang kurang…

Memang diluar aku tampak seperti itu, tapi sebenarnya, jauh…. Jauh…. Sangat jauh… aku menyembunyikan perasaanku. Perasaan takut, gentir, kurang percaya diri, semua ku simpan sendiri. Aku tidak ingin merusak image-ku sebagai seorang juara rusak. Pasti… memang itu yang kurang….

Tentu, sampai aku bertemu gadis itu.

Yellow, dulu aku mengira dia adalah laki-laki, tapi sekarang, dia adalah perempuan yang selalu kutunggu. Meski dari luar aku terlihat tidak peduli dengannya, aku tetap menunggunya. Pasti…. Itulah yang kubutuhkan…

xxxx

Suatu ketika, aku sedang mengecek bayanganku di cermin di kamarku. Melihat apakah ada setitik debu yang menempel di tubuhku. Aku tidak ingin merusak topeng ke-cool-an ku hanya karena setitik debu.

Namun, yang kulihat bukanlah bayanganku.

Bayangan orang lain.

Tentu. Aku selalu bersikap seperti orang lain, tidak seperti diriku yang sebenarnya. Tidak ada yang tahu tentang sifat asliku ini, jika mereka tahu….

Mereka pasti tidak mau bicara lagi denganku…

xxxx

"Red?"

Aku menengok ke belakang. "oh, Yellow, ada apa?" tanyaku ; menggunakan kembali topeng cool-ku. "sedang apa? Yang lain sudah menunggu?" tanyanya ; nada cemas terdengar dari suaranya. "ah… maaf…" gumamku.

"Yellow" panggilku.

"ada apa, Red?" Tanya Yellow setengah bingung. "apa menurutmu aku harus menjadi orang lain?" Tanyaku ; mulai gugup, takut topengku akan terbongkar olehnya. "hah? Apa maksudmu?" tanyanya, tambah bingung.

Aku menariknya ke dalam pelukanku. "maksudku… apakah aku harus…. Berubah?" bisikku. "ja-jadila dirimu sendiri, Red… i-itu akan menjadi lebih baik…" jawabnya tergagap. Aku melepas pelukanku. "terima kasih…" bisikku. "memang ada apa? Kenapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu?" Tanya Yellow masih dengan wajah yang memerah.

Aku hanya tersenyum dan meluncurkan sebuah ciuman lembut ke bibirnya. "bukan apa-apa…" bisikku setelah kulepas ciumanku.

"ayo! Aku tidak mau membuat yang lain menunggu!" kataku sambil menarik tangan Yellow keluar dari kamarku.

Sesaat aku melihat kearah cermin itu.

Aku melihat diriku.

Terima kasih… Yellow….


Amari : SpecialShipping ; complete! next chapter : MangaQuestShipping! jangan lupa review! -kalo mau-