Disclaimer:

Naruto is belong to Masashi Kishimoto-sensei!

mysticahime

a.k.a

Lady Vogue

a.k.a

Lady Joker94

a.k.a

Shane Vogue

a.k.a

Ai Oikawa

© 2010

.

.

.

Warning:

OOC

Typo

Ugly descript

Developing plot and writing style [maybe]

Late updated

.

.

.

-Don't Like Don't Read-

-Need No Flame Reviews-

.

.

.

LOCAL CANDY SHOP

.

.

.

Cerita ini hanyalah fiksi belaka.

Kesamaan nama tempat dan hal-hal lainnya tidak menyangkut realita.

Sebagian besar merupakan data dari Google, sebagian besar lagi merupakan daya imajinasi penulis.

.

.

.

-P.r.o.l.o.g-

Di pulau Hokkaido yang merupakan salah satu prefektur yang cukup dikenal di Jepang, terdapatlah sebuah kota kecil bernama Tomakomai yang merupakan bagian dari sub-prefektur Abashiri. Tomakomai merupakan kota kecil di mana nuansa alam asri Hokkaido masih terasa kuat. Hamparan padang rumput tersebar merata—membuat Tomakomai menjadi pemukiman yang ditempati oleh manusia-manusia yang menyukai keindahan alam. Dan di salah satu distrik yang berada di kota Tomakomai-lah, cerita ini bermula.

Distrik Konoha adalah salah satu dari tujuh distrik yang melengkapi kepingan puzzle Tomakomai. Distrik Konoha merupakan salah satu distrik yang diunggulkan di Tomakomai, karena selain alamnya yang kaya akan warna, Konoha pun merupakan salah satu distrik di mana pace kehidupannya hampir menyamai Sapporo, ibukota Hokkaido.

Sebuah sekolah swasta bermutu baik dengan level yang nyaris menyamai sekolah-sekolah unggulan di Tokyo membuat distrik itu menjadi tujuan edukasi dari distrik-distrik lainnya di Tomakomai. Konoha Gakuen. Sekolah swasta yang telah berdiri sejak sebelum era Meiji (1868 – 1912), di mana sekolah tersebut didirikan oleh salah seorang Shogun yang cukup disegani oleh rakyat Nippon. Adanya pengaruh globalisasi sangat mempengaruhi keadaan sekolah berbangunan tua tersebut—yang pada akhirnya melakukan pemugaran untuk menjadikannya sekolah modern pada sepuluh tahun yang lalu.

Adalah tak jauh dari Konoha Gakuen, berdiri sebuah toko dengan desain yang atraktif dan berwarna-warni. Banner Local Candy Shop terpajang di bagian atas pintu, didominasi oleh warna-warna ceria yang berkesan mengundang orang-orang yang sedang berjalan-jalan di sekitar sana untuk sekedar mampir dan melihat-lihat ke dalamnya, atau bahkan menikmati menu yang tersedia di sana.

Local Candy Shop. Kata 'Candy' bukanlah sebatas nama asal pasang yang tercantum di sana. Ya, Local Candy Shop memanglah sebuah toko permen yang menjual bermacam-macam jenis kembang gula dan makanan manis. Sebuah kedai yang juga menyediakan sejenis café yang kerap kali dikunjungi oleh siswa-siswi Konoha Gakuen selepas jam pulang sekolah.

Selain desain yang menarik dan inovasi café makanan manis pertama di Tomakomai, hal lain yang menjadi daya tarik Local Candy Shop adalah letaknya yang strategis sehingga dapat menyajikan pemandangan alam yang luar biasa. Di bagian depan kedai terdapat jalanan yang cukup ramai sebagai lalu lintas utama di distrik Konoha, sedangkan pada bagian belakangnya terbentang padang rumput yang melandai hingga ke tepi sungai. Alang-alang dengan bunga berbulu warna putih tersebar di sekitar padang rumput tersebut. Lapangan berumput tersebut kerap kali dikunjungi beberapa orang untuk menikmati semburat matahari yang akan terbenam, dan beberapa orang yang termasuk kategori pengunjung padang tersebut adalah tiga pemilik Local Candy Shop.

Ketiga anak tersebut merupakan anak adopsi keluarga Senju, yang berarti secara biologis mereka tidak memiliki hubungan darah. Namun, tidak ada yang menyangka bahwa tiga bersaudara itu sama sekali bukan berasal dari garis keturunan yang sama. Ketiganya selalu rukun dan saling mendukung dalam perihal menjalankan bisnis keluarga mereka, Local Candy Shop, semenjak kedua orang tua mereka meninggal dunia.

Si sulung adalah Hatake Kakashi, pria berusia dua puluh dua tahun berambut perak yang menderita heterokromia—kelainan genetik yang mengakibatkan munculnya iris yang berlainan warna pada mata seseorang. Kakashi—atau biasa disebut Shii-kun—bisa dibilang menjabat sebagai bos di sana. Sebagai anak tertua—walaupun anak adopsi—ia harus bertanggung jawab atas kelangsungan toko tersebut. Kepribadiannya yang agak sedikit seenaknya mungkin membuat kedua adiknya kesal, namun pada saat darurat, Kakashi dapat menjadi orang yang paling bisa diandalkan di antara ketiga bersaudara tersebut.

Sebagai anak tengah, Akasuna Sasori—biasa dipanggil Rii-kun—bertugas untuk berurusan dengan sistem marketing. Pemilik rambut crimson ini sangat handal dalam urusan perdagangan, membuat kakaknya yang seenaknya itu semakin mengongkang-ongkang kaki dalam kepengurusan Local Candy Shop. Si mata hazel ini juga mempunyai indera perasa yang kuat sehingga dijadikan kartu truf dalam meracik kembang gula yang mereka jual di Local Candy Shop. Sasori berusia tujuh belas menjelang delapan belas tahun, dan tengah menjalani tahun terakhir masa sekolahnya di Konoha Gakuen.

Dan yang terakhir, si bungsu dan satu-satunya gadis yang berada di antara tiga bersaudara itu, Haruno Sakura—Saku-chan. Gadis ceria bermata emerald itu merupakan sales promotion girl yang menjadi senjata utama dalam kelangsungan pemasukan dana Local Candy Shop. Berusia enam belas tahun dan duduk di kelas satu Konoha Gakuen, gadis berambut cotton candy yang supel ini rajin mempromosikan kedainya ke teman-teman sekelasnya. Sakura bukanlah gadis yang jenius atau semacamnya, namun banyak orang yang mengatakan bahwa Sakura memiliki senyum memikat yang membuat orang-orang yang di sekitarnya merasa bahagia. Menjadi anak bungsu di keluarga Senju—walaupun bukan anak kandung—tidak menjadikan Sakura sebagai gadis yang manja dan cengeng. Alih-alih, Sakura-lah yang mengurus rumah mereka yang terletak di lantai atas Local Candy Shop, menggantikan ibu mereka yang telah meninggal dalam kecelakaan pesawat.

Beruntung bahwa Local Candy Shop tidak pernah kekurangan pengunjung. Hal ini disebabkan oleh keluwesan Sakura dalam bergaul dan mempromosikan café permen tersebut, katajaman indera perasa Sasori dalam peracikan menu kembang gula, dan kelihaian Kakashi mengatur keseluruhan aset.

Local Candy Shop, sebuah toko unik yang membawakan warna bagi orang-orang di sekitarnya.

Local Candy Shop, sebuah perpaduan keluarga yang harmonis. Tempat yang dipenuhi gejolak emosi dan rasa kekeluargaan yang erat.

Local Candy Shop, adalah awal dari kisah ini.

tbc

Sebersit ide melintas di otak Ai saat sedang dalam perjalanan pulang sekolah bersama mama tersayang XD Entah dari mana ide itu lewat, dia ga bilang-bilang nih~

Local Candy Shop. Frase itu langsung terpatri jelas di otak Ai sesaat setelah ide ini terangkum. Ide membuat cerita mengenai sebuah toko permen yang membawa banyak kisah... bukan ide yang buruk, kan? :D Yah, semoga saja belum pernah ada cerita seperti ini. Kalaupun ada (dan Ai belum pernah nemuin), sumpah, ini ide orisinil dari otak Ai!

Bagaimana dengan prolog ini? Apa Ai terlihat lepas dari gore? Semoga yaaa :D

Family. Bukanlah sebuah genre baru di dunia FFN, terutama FNI. Tentunya banyak sekali author senior yang telah mengusung genre ini dan menghasilkan puluhan (mungkin ratusan?) fic indah dengan genre ini. Genre family sendiri bukan genre yang baru bagi Ai. Ai pernah membuat fic dengan genre family (mix romance) di fic Saranghae Yo, dan Ai juga pernah me-request fic pada ceruleanday-senpai dengan genre ini (walau sebenernya Ai minta genre Friendship). Ah, jadi inget, Leci! Aku belum kirim e-mail niiiiiihhhh~ *sujud*

Ngomong-ngomong, untuk white-fic, sepertinya Ai akan lebih fokus ke genre family dan friendship. Rasanya sulit buat Ai untuk mengetik fic dengan genre romance, entah kenapa ==a Tapi hal ini bukan berarti Ai ga akan buat fic romance lagi selamanya. Romance tetap ada, tapi bukan merupakan topik utama. Di luar white-fic, GORE TETAP BERJAYA XDDD

Mulai sekarang, urutan update (harap dicatat): UGUTR, LNV, LCS, Morte III, UadM. UadM Ai pindahin ke urutan akhir karena selalu paling panjang dalam penulisan, jadi harus dicicil ==a untuk kali ini aja, LCS muncul duluan dari LNV 3. Tunggu ya :3

Ah, Ai udah nulis terlalu panjang. Maaf sekali, sekalinya nulis A/N, pasti jadi gini.

Eh ya, mulai sekarang A/N Ai akan Ai kasih nama ABA (Author's Bacot Area) XD

See you in next chapter!

Review will be a great present for me from you!

Review please! Utarakan pendapat kalian!

Sign,

mysticahime

p.s: voting buat polling di profile Ai masih berlanjut lho~ ditunggu partisipasinya sampai tanggal 31 ;)