ANAK ANEH

Pada suatu hari, ada anak bernama Bobi. Bobi itu adalah anak yang sangaaaaat aneh… sampa-sampai dia pernah membawa macan ke sekolah. Dan hukumannya adalah diskors selama tiga minggu. Dia juga sering teriak-teriak saat pelajaran dimulai. Tapi Bobi itu tidak gila. Karena Bobi tidak gila, tapi kelakuannya seprti orang gila, Bobi dijuluki ANAK ANEH oleh anak satu sekolahnya.

Pada suatu hari, guru Bobi yang sudah tidak tahan atas tingkah lakunya, pergi ke rumah Bobi untuk menemui orang tua Bobi. Saat guru itu sampai di rumah Bobi, dia melihat banyak keanehan di rumah itu. Seperti ada macan, ada orang masih hidup yang seperti patung, dan banyak lagi keanehan selain itu.

Guru itu langsung berbicara kepada orang tua Bobi. " pak, buk, kenapasih, Bobi itu tingkah lakunya aneh banget? Saya nggak tahan melihatnya. Setiap hari, Bobi selaaaaluuuu dan selalu membuat keanehan. Dia juga sering joget-joget ditengah pelajaran. Saya pusiiiiing sekali dengan tingkah lakunya buk…pak…" kata ibu guru.

"m…maafkan saya…. Bobi itu emang tingkah lakunya aneh banget… minta dibeliin macan lah… minta orang masih hidup dijadiin kayak patung… tapi, kalau kemauannya tidak diturutin kami, dia menghancurkan banyak barang…" kata ibu Bobi.

Tiba-tiba Bobi terlihat ada di tangga. Bobi mendengarkan percakapan mereka. " ma, pa, jadi kalian pikir…. Bobi itu anak aneh ya? Iya kan?" Tanya Bobi. " aduh… kamu ini! Memang kamu itu aneh! Mama dan semua mengatakan yang sebenarnya! Coba kalau kamu nggak aneh! Kita semua nggak akan mengatakan kamu aneh!" kata mama dengan nada yang lumayan tinggi.

"ya sudah kalau begitu! Biar nggak pada ngatain Bobi lagi, Bobi mulai sekarang akan berubah menjadi anak yang tidak aneh!" kata Bobi. " emang kamu bisa bob?" Tanya guru itu. "ih… ibu sendiri kok yang sering bilang dipelajaran… kalau berusaha pasti bisa!" kata Bobi.

"huh.. tuh anak ada-ada aja…" kata papa Bobi. " pak, buk, saya pulang dulu… semoga si Bobi bener-bener berubah jadi nggak aneh ya,buk, pak…" ucap guru itu. Akhirnya guru itu pulang.

Besoknya, Bobi berangkat ke sekolah. Di sekolah, sebelum bel berbunyi, ia belum melakukan hal aneh. Tapi tidak tahu nanti ketika pelajaran, atau tidak ketika istirahat, ia akan melakukan hal aneh atau nggak.

Saat pelajaran, Bobi belum melakukan hal aneh juga. Para guru yang mengajar berharap agar Bobi berubah 100% menjadi anak yang tidak aneh. Saat istirahatpun, Bobi juga tetap belum melakukan hal aneh. Sampai pulang sekolah, dia juga belum melakukan hal aneh.

Di rumah, Bobi juga belum melakukan hal aneh. Dan mengembalikan macan itu ke tempatnya. Serta, membiarkan orang yang kayak patung itu pergi. Hari ini, Bobi tidak aneh. Hari ini dia tidak dijuluki anak aneh.

Sampai satu bulan berlalu, ia tidak melakukan tingkah lakunya yang aneh. "ternyata dia bisa berubah ya… mungkin tekatnya yang besar telah membuatnya berubah…" kata guru yang pernah pergi ke rumah Bobi.

Jadi, debgan tekat yang bulat Bobi, Bobi berubah menjadi anak yang tidak aneh lagi.

Kalau tekatmu kuat, kau bisa melakukan apa yang kamu mau seperti Bobi.

Follow twitter saya, ya. tifanata

Follow my twitter, please. tifanata