Hallo readers. Ni Kaze Seimaru no Ichi back again with membawa NFL (Naruto First Love) Chap 3.

Disclaimer : Naruto tetap milik Mr. Masashi Kishimoto.

WARNING : ANEH, GAJE DAN GARING.

NARUTO FIRST LOVE
CHAP 3

.

.
HAPPY READING!

.

Malam ini begitu cerah dengan mandian sinar Bulan dan Bintang di tirai langit. Ini adalah waktu yang cocok untuk bermesraan bagi pemuda-pemudi di Konoha. Tetapi tidak untuk Hinata dan Naruto. Sejak insiden penembakan yang Dilakukan Naruto dua hari yang lalu mereka berdua makin terasa dekat saja. Bahkan sekarang mereka seperti orang TTM, namun walaupun begitu mereka tidak mungkin pacaran, apalagi dengan kondisi keluarga Hinata yang Over protective. Mungkin memang tidak ada cara lain selain yang mungkin tidak lain lagi dan tidak bukan *author dilempar sandal karena gaje* adalah Balik Jalan 'utawa ing basa ghaolze ya iku' Back Street.

"Apa Back Street!" Teriak Naruto pake Toa sekolahan *gak lebhai*.
"Ya, Back Street, cuma itu caranya, tidak ada cara yang lain, atau kau ingin berhadapan dengan Pak de Hiyashi dan Kang Mas Neji" Ucap Shikamaru dengan jawa mode: on.

Naruto diam sambil berpikir sekeras batu. Lalu ia berkata.

"Ya, sih., Tapi apakah dia mau, dia kan kemarin menolak aku"
"Nar, asal kau tau saja, sebenarnya Hinata bukan tidak mencintaimu tetapi ia takut akan Bapak dan Kakaknya yang OvPro itu"

Mendengar perkataan Shikamaru yang notabennya mendapat peringkat rangking 3 *walau pintar tapi pemalas* di kelas, dan sekaligus orang yang pandai menebak pribadi orang lain.

"Baiklah... Akan Ku Coba dengan Semua Kemampuanku" ucap Naruto plus backround api membara.

Akhirnya setelah berkonsultasi dengan Shikamaru, Naruto dengan tekad bulat sebulat Chouji *di tendang Chouji* Naruto akan mengajak Hinata Back Street.

SKIP TIME.

Author : Keesokan paginya di Sekolah.

Semua murid SMA Konoha berlarian cepat nan Gaje dikarenakan bel masuk yang berdering keras lebih awal 5 menit dari biasannya. Kejadian ini dikarenakan Mr. Sir Van May Tow Gai ingin melihat muridnya bersemangat *dasar guru yang aneh*.

Sementara itu Hinata, 3 penggosip, Shino, Lee, Chouji, Kiba dan Naruto lari-lari super cepat dengan kecepatan supersonik *gak lebhai* menuju gerbang sekolah.

"Lima... Empat... Tiga... Dua... Dan... Satu..." ucap Mr. Sir Van May Tow Gai sembari menutup gerbangnya.

Kali ini dewi fortuna masih berpihak kepada para siswa. Karena pada kali tidak ada siswa yang terlambat.

"Ha... Ha... Ha..." Ucap Mr. Sir Van May Tow Gai dengan di iringi ketawaan Nista yang gaje. Sementara itu kejadian ini sukses membuat badan Chouji jadi langsing *author sukses kena timpukan sandal lantaran Gaje dan Lebai* eh salah ketik, kejadian ini sukses membuat semua siswa ngos-ngosan dan hampir PinkSun (pingsan).

Akhirnya semua siswa masuk kelas dan mulai mengikuti pelajaran seperti biasa, namun ada sebagian yang masih ngos-ngosan.

SKIP TIME

Bel Istirahat telah berdering, mengisyaratkan kesenangan bagi siswa-siswa yang mendengarnya, karena mereka dapat melepas pengat setelah beberapa jam mendengar ajaran Guru.

Termasuk Naruto. Kini dengan tekad membara dan berapi-api Naruto ingin mengutarakan Cintanya lagi dan mengajak Hinata Back Street. Namun ketika Naruto menuju ke Hinata, di lihatnya Neji berada di bangku Hinata. Naruto akhirnya membantalkan niatnya. Memang susah ya kalau cinta tidak direstui *kaciaaan*.

SKIP TIME

Bel pulang sekolah berdering dengan lantangnya. Membuat semua siswa di kelas Naruto langsung sumringah, karena berakhir sudah siksaan dari Guru Killer Pak Or Ochy Maru.

Setelah membereskan tas dan perlengkapan sekolah lainnya. Naruto langsung menghampiri Hinata.

"Hinata, ikut aku sebentar bisa nggak" ucap Naruto dengan senyuman 3 jari yang langsung membuat Hinata tersipu malu.

Akhirnya Naruto dan Hinata keluar dari ruang kelas bersama-sama. Tetapi pada saat berjalan di lorong mereka melihat Neji. Sontak Naruto pun langsung kalang kabut dan menutup mulut Hinata karena ia takut Hinata akan menyapanya.

Setelah berhasil lolos dari Neji. Mereka berjalan menuju ke belakang sekolah. Disanalah tempat pertama Naruto menembak First Love nya.

"Naruto, ada apa? Mengapa kau mengajakku kesini (lagi)"
"Hinata, aku cinta padamu"
"Tapi Naruto..." ucapan Hinata terhenti oleh jari Naruto.
"Hinata, aku tau bahwa sesunggunnya kamu mencintaiku juga".

Mendengar itu Hinata langsung tersipu malu. Pipinya memerah.

"Hinata, bagaimana kalau kita Back Street"

.

.

Sekian dulu, Gomen akhirnya gantung dan mungkin ceritanya Kependekan.

Akhir Kata.

PLEASE READ AND WRITE YOUR REVIEW.