disclaimer: Persona 2 © Atlus
details: Tatsuya/Maya. drama/angst. ficlet. AR

.

seeker

.

Kadang, ketika tidur, Tatsuya selalu bermimpi tentang hal yang sama.

Di sampingnya, ada seorang gadis cantik (yang bermata ungu dan berambut hitam dan berbaju terusan warna putih-coklat) tersenyum padanya; begitu ramah—seolah sudah begitu mengenal Tatsuya sejak awal. Gadis itu tidak mengeluarkan suara sedikit pun, hanya tersenyum.

Tatsuya merasa pernah bertemu dengan gadis itu, dan ia pun merasa pernah mengenalnya—

"Kau… siapa?"

—tapi Tatsuya tak tahu bertemu di mana, dan tak tahu nama gadis itu.

Gadis itu membelalakkan mata ungunya yang elok, lalu redup lagi. Senyumannya tambah memukau. Sorot matanya menyejukkan.

(Tatsuya pernah mencintainya—tapi, bagaimana bisa ia mencintai orang yang namanya saja tak ia ketahui?)

"Aku—" gadis itu berbicara untuk pertama kali, lalu melanjutkan, "—bukan siapa-siapa."

(Lalu, ada sekelebat kejadian yang ada dirinya—tapi ia tak pernah merasa ada di sana; Tatsuya yang berpakaian serba merah, bertarung melawan shadow dengan beberapa orang, dan… ia berciuman dengan gadis itu.

Tapi, bagaimana bisa?)

"Kau berbohong, Nona." Tatsuya menyahut pendek.

Gadis itu terkehkeh kecil, begitu anggun. "Lalu, aku siapa, hm?"

"Aku bertanya padamu. Aku merasa sangat mengenal dirimu, Nona—tapi kenapa aku tidak tahu namamu?"

"Suatu hari kau akan tahu namaku."

"Aku ingin sekarang—karena kau selalu memenuhi pikiranku, tapi aku tak tahu siapa kau."

"Kau tahu? Aku selalu menangis karena kau melupakanku, padahal kau berjanji—"

"Berjanji apa?"

"Dulu kau berjanji akan terus bersamaku."

Mimpi itu terus berlanjut bersama harapan kosong yang—dulu—Tatsuya berikan pada Si Gadis.

("Kau tahu? Mungkin saatnya di sini—"

Seorang pemuda berambut coklat berbicara pada seorang gadis berambut hitam; begitu menyesakkan.

"Kita berpisah, 'kan? Ya, aku tahu itu, Tatsuya-san," potong gadis tersebut, berusaha menahan tangis.

Si Pemuda menghela napas. "Ya. Maafkan aku. Terima kasih untuk segalanya."

"Sama-sama.")

.

the end.