A/N: Huooww! Fic Humor! Ini fic humor pertama yang ku buat.. Karena aku gak pinter bikin fic humor, jadi kalau agak jelek gak pa-pa ya… Ide ini saya dapat waktu bengong. Apabila ada kesamaan cerita, itu hanya kebetulan. Dedicated for Ai Ichii yang mau dibikinin fic humor. Lalu, Nii-sanku yang ga pernah tersenyum..

Yoshh.. If you don't like, please don't read. If you like, you must read and review!

Team 7 ke Indonesia!

Disclaimer : Naruto ntu punya Masashi Kishimoto.. Tapi kalian tau gak? Katanya aku mau di kasih lho.. Huaa! Senangnya.. *ditimpuk, di ludahi, cacimaki, dll*

Rate : K + K = K+ (?)

Genre : Humorr!

Warning : AU(mungkin), humor gak kerasa, author amatiran, dll.

Summary : Team 7 di beri misi oleh Tsunade ke Indonesia! Misinya untuk minta tanda tangan dari Kedutaan Besar Konoha yang ada di Indonesia! Misi yang mudah, tapi sebenarnya gak.. Bisakah mereka menyelesaikan misi tersebut? RnR please..

~Suatu pagi, di gedung Hokage, di Konoha, Negara Hi, Dunia Ninja, planet Bumi Ninja, Galaksi Bimaninja, dan di semua ciptaan Dewa Ninja (?)~

"Team 7, kalian akan ku beri misi untuk pergi ke suatu Negara yang jauh dari sini, yaitu Indonesia.", ujar Tsunade, seorang Hokage di desa nista ini, yaitu Konoha.

"WHAT TH—, hei! Nenek! Itu negara katro bangett.. Ntar kulit gw bisa rusak kalo ke negara jorok, panas, dan katro itu, nenek jelekk!", ujar Naruto.

"HM? Ada keluhan, ya?", tanya Tsunade dengan sangat sangkar—eh, maksudnya sangar.

"Naruto, tumben kamu membicarakan tentang kulit? Kamu berubah jadi feminim ya?", tanya Sakura dengan segala kepolosannya.

"Bukannya memang dari dulu aku udah begitu?", tanya Naruto dengan lebih poloooss lagi.. Dengan ini, semua yang ada di di gedung Hokage, di Konoha, Negara Hi, Dunia Ninja, planet Bumi Ninja, Galaksi Bimaninja, dan di semua ciptaan Dewa Ninja (?) itu langsung sweatdrop berjamaah.

Setelah kegiatan sweatdrop berjamaah itu selesai, Tsunade langsung menjelaskan misi tersebut.

"Begini ya, Sakura, Sasuke, Kakashi, serta Naruto yang paling OOC (Hah? Kok Tsunade tau OOC? Pernah buka fanfic kali ya.. hehe), akan ku tunjukan kalian sebuah buku," Tsunade segera bangkit dari tempat duduknya, dan membuka lemari yang ada di dekat pintu ruang Hokage. "BRAK.. BRUKK.. BRIKK.. BROOK.. BREKK.. DUAKKHH.. OINKK.. OINKK.. MEAAOOWW!", terdengar suara buku yang terlempar kesana kemari akibat Tsunade yang sedang mencari buku di lemari. Sedangkan suara "OINK..OINKK.. MEAOOW" itu berasal dari Tonton dan seekor kucing liar yang ikut terlempar oleh Tsunade saat sedang bermain petak umpat di lemari..

"Ah! Ini dia!", kata Tsunade seraya menyodorkan buku itu pada team 7. Tsunade membuka buku itu, lalu keluarlah suara seseorang, "Wahai, team 7 Konoha… Aku kedutaan besar Konoha di Indonesia. Aku akan mengetes kemampuan kalian. Aku akan memberikan misi kelas A. Yaitu, kalian harus pergi ke Indonesia untuk meminta tanda-tanganku. Ku beri waktu seminggu untuk kalian pergi ke tempatku. Aku ada di Jl. Delima nomor 1111, Jakarta. Cari aku. Ada pertanyaan?", tanya orang itu.

"Tentu saja ada! Kau pikir mudah ke sana? Kami ada di Galaksi Bima Ninja, sedangkan Indonesia di Bima Sakti! Gimana cara kesana?", tanya Sasuke.

"Buka halaman selanjutnya, lalu kau akan tahu. Da dahh~~!"

Mereka membuka halaman selanjutnya. Setelah itu… WUUUSSSHHHHH! Buku itu membentuk angin, lalu menghisap mereka berempat. Lho? Kemana Tsunade, Tonton serta kucing liar itu? Oh.. ternyata mereka sedang main petak umpat di lemari.. wkwkwk…

XxXxXxTeam 7 ke IndonesiaxXxXxX

DUAAKKH!

"Auww..", jerit Naruto.

"Ukh!", jerit Sasuke Teme

"KYYAAA!", jerit+teriak Sakura akibat roknya terangkat keatas. Tanpa disadari, ternyata Kakashi sedang asyik-asyik ketawa nyengir sambil ngeliatin Sakura.. Dasar guru yang aneh..

Setelah adegan mesum itu, mereka segera keluar dari ruangan dan pergi ke luar untuk menyelesaikan misi mereka. Mereka bertanya pada orang di sekitar mereka, tapi jawaban yang mereka dapat hanyalah, "Loe orang gila ya?" atau "Ngomong tuh jangan pake bahasa planet, bego!". Kenapa orang Indonesia sebegitu kejamnya pada Naruto dkk? Jelas Naruto ngomong pake bahasa Jepang, ya orang Indonesia mana tau.. Jelas aja dikatain orang gila..

Tiba-tiba, mereka ketemu sama Doraemon. Karena sama-sama tau bahasa Jepang, jadi mereka bisa bebas berkomunikasi. "Eh doraemon, gw ga ngerti orang Indonesia ini ngomong apa. Loe tau ga cara biar gw bisa ngerti?", tanya Naruto (memang bahasa Jepang ada bahasa "gw-loe"?).

"ah, gampang itu, Nar! Nih, gw kasih!", Doraemon membongkar isi kantongnya dan memberi " Konyaku (salah ya?) Penerjemah". Naruto dkk. mengambilnya, lalu mengunyahnya. Dalam sekejab, mereka bisa tau bahasa Indonesia. "Makasih Doraemon.. Kamu bisa pergi ke alammu sekarang.", kata Naruto. Lalu, tiba-tiba ada peti keluar dari tanah. Ternyata, tadi Naruto memakai jurus "Kuchiyose Edotensei" untuk memanggil mayat *ditendang sama fans doraemon* Doraemon yang kalah waktu diajak duel Ninja vs. Abad 22 yang diselenggarakan di Konoha dan di pelopori oleh Naruto (?) yang gak mau kalah bersaing dengan robot abad 22. Wah.. Naruto hebat ya..

Oke, setelah mereka bisa berbahasa Indonesia, mereka bertanya lagi pada orang yang lewat. "Mas, mas… Tau Jl. Delima gak?", tanya naruto.

"Itu loh dek.. Ada di seberang jalan..", jawab orang itu sambil tersenyum. Naruto membalas senyuman orang itu, dan mengucapkan terimakasih. Orang itupun pergi, dan Naruto akan menyebrang jalan. Di jalan raya itu, ada mobil yang sedang melaju kencang. Karena di dunia ninja tak ada mobil, jadi Naruto asal saja menyebrang. Mobil itupun hamper menabrak Naruto. Pengemudi mobil itu kaget, dan meng-klakson Naruto dkk.

"Narutoo! Awas!", seru Sakura.

"UWAAA!", sambil berteriak, Naruto melompat ke belakang. Mobil itupun berhenti. 'Ukh.. ini pasti jebakan musuh! Aku harus segera melawannya!' pikir Naruto. Team 7 (minus Naruto) menoleh kebelakang untuk melihat keadaan Naruto. Tapi.. naruto tak ada! Kemana ia?

Tiba-tiba, dari atas pohon terdengar bunyi "krsekk..krsek." dan Naruto muncul dari pohon itu dengan Rasengannya!

"GURU KAKASHI! SAKURA! TEME! AWAS! DIA MUSUH!", seru Naruto dari atas pohon. Pengemudi itu kaget karena Naruto tiba-tiba menyerang.

"RASENGAN!", seru Naruto.

'Dasar bodoh', pikir Sakura saat melihat Naruto yang bisa dibilang lebay.. ya jelas, masa mobil dibilang musush? Mau dirasengan lagi..

"SHANNAROO!", seru Sakura sambil melayangkan pukulannya ke wajah Naruto. BUUAAKKKKHH!

"UWAAA! Sakura-chan", teriak , sekarang ia sudah menyangkut di pohon karena dipukul Sakura.

"Kenapa kau sebegitu kejamnya pada daku, Sakura-chan?", ujar Naruto pelan. Dan tak ada yang mendengar ucapan Naruto itu selain semut-semut kecil di dekat Naruto (?).

Setelah Naruto berhasil turun dengan susah payah dari pohon, mereka melanjutkan perjalanan. Mereka menyebrang dengan hati-hati, dan akhirnya berhasil.

"YEAAYY… AKHIRNYA MISI KITA AKAN SEGERA SELESAAII! Ayo cari rumah nomor 1111!", seru Naruto.

Tanpa menunggu jawaban dari anggota rekannya, Naruto langsung lari dan mencari rumah nomor 1111.

"Ah! Ketemuu! Ternyata mudah ya!", ujar Naruto. Deg! Naruto menyadari sesuatu, "Bukannya katanya misi tingkat A? kenapa semudah ini? Kalau dipikir-pikir ini hanya misi tingkat C."

"Tumben kau pintar, Naruto. Tapi ayo coba masuk kedalam.", ujar Sakura. Mereka masuk ke dalam.

Apakah kalian menyadari sesuatu? Dari tadi Kakashi dan Sasuke tak berbicara. Pasti mereka sariawan.. hahaha…

Mereka masuk ke dalam, mengetuk pintu rumah yang kelihatan kecil, tapi tetap asri walaupun banyak lumpur di depan pintu (?).

Seseorang keluar dari dalam rumah itu. Seorang kakek tua. Lalu, naruto menyapa kakek itu. "Kek, kakek itu kedutaan besar Konoha di Indonesia kan?"

"Ha? Apa kau bilang? Kedutaan besar itu ada di Jakarta! Sedangkan ini di Manado bodoh!", seru kakek itu.

"Pak, Jakarta itu di mana?", tanya Sakura.

"Tunggu aku ambil atlas dulu.", kata kakek itu. Kakaek itu mencari atlas. Dan menunjukan gambar peta Indonesia.

"Ini Indonesia. Kalian sekarang berada di sini.", kata kakek itu sambil menunjuk daerah Manado, "Sedangkan Jakarta itu di sini.", kata kakek itu lagi.

"AHHH! BERARTI, KITA MASIH JAUH DENGAN JAKARTA? Ouuwhh… Kukira ini rumah Kedutaan Besar di Jl. Delima..", keluh Naruto.

"Oh ya, nak. Di Jakarta, ada ribuan Jl. Delima. Jadi, mungkin kalian akan kesulitan untuk mencarinya.", ujar kakek itu sambil tersenyum.

"APPAAAA!", teriak tim 7. Kali ini Sasuke dan Kakashi ikut berteriak. Karena sariawannya sudah sembuh akibat terkejut.

To Be Continioue

A/N : Terinspirasi saat MOS masuk SMP berlangsung.. wkwk..

Akhh…. Fic ini kerasa memaksa ya? Kayaknya akhir-akhirnya genre humornya gak kerasa.. mungkin karena mood humor saya sedang buruk ya? Huaaa… Kalo ada kekurangan dalam fic ini, silahkan kritik melalui review… Flame juga boleh.. Tapi pake perasaan ya.. hheheh ^^

With an evilsmirk,

Namikaze Kebakarann.