Luffy Anak Sekolahan

Author : Teach D'Trigun (Facebook)

Editing : Portgas D Zorbin

Fanfict

Shishishi, kita datang lagi nih menyuguhkan next chapternya. Sebelumnya, utk teman2 yg sudah sempat meripiuw, kita ucapin SUGOI ARIGATOU, krna jadi mau cepet2an ngenextnya. Tapi untuk minna ketahui saja, sebenernya Fic ini udah tamat. Tapi kita nyuguhin ke FFN chapter per chapter aja biar sedikit penasaran lah minna *cieileh. Jadi, maaf ceritanya gak bisa diubah lagi nih. hihi

Notes Zorbin : Gw sebagai pengedit cerita ini hanya mengedit tanda baca/jenis huruf di cerita ini. Kalau masih banyak dijumpakan typo, gw minta maap. Cz masih suka typo2an & tidak teliti a.k.a sembrono. *padahal sudah diajarkan sebelumnya oleh sempai2 di sini ^_^a

Warning : AU, Mr. Typo, OOT, OOC, Alur cepat, dan sejenisnya.

Desclaimer : SELAMANYA, Eiichiro Oda adalah pemilik syah One Piece.

Fajar pun menyinsing. Embun pagi mulai membasahi dedaunan. Nyanyian Luffy dan Brook masih terdengar sejak malam tadi hingga pagi ini.

"Hoaaamm... Aduuh~ aku ngantuk~" kata Brook.

"Ayo 7 lagu lagi!" kata Luffy masih semangat.

"Aaahh.. Hari sudah pagi, waktunya tidur." kata Brook langsung melayang dan masuk ke Peti.

"Hmmm.. Payah! Baru jam 5. Ngapain ya? Ahh.. Aku isengin mereka aja ahh~ Shishishi." kata Luffy saat niat jahilnya muncul.

Luffy pun membawa garam dari dapur, dan menaburkannya di bibir Robin, Franky, Ace, dan Chopper yang masih tidur pulas.

"Shishishi.. Sementara menunggu mereka berteriak, aku lari pagi dulu ahh~" kata Luffy langsung ngibirit keluar.

Beberapa saat kemudian,

"Waaaaaa! Asiin!" teriak Ace,Franky dan Chopper. Sedangkan Robin hanya diam membersihkan garam dari bibirnya.

"Peh! Pehh! Apa ini?" kata Franky meludah ke arah Ace.

"Hey! Jangan meludah ke arahku! Uweekkz.. Puuhh..!" kata Ace yang mual mual karena garamnya ada yang tertelan.

"Siapa yang menaruh garam di mulutku? Aku sedang mimpi indah, tiba-tiba terbangun seperti ini!" kata Chopper kesal.

"Phh.. Puhh! Ini pasti ulah si Luffy! Maaf ya, adikku memang suka jail. Nanti kalau ketemu ku habisi dia!" kata Ace yang diberi garam paling banyak. Dan akhirnya mereka tidak bisa tidur lagi.

.

.

Di jalan Luffy tengah berjoging.

"Kucing menari, burung bersiul, ayam dan bebek pun ikut menari.. Lalala~" sahut Luffy yang nyanyi-nyanyi ga jelas sambil berlari. Di depan terlihat seseorang yang tidak asing lagi.

"Hey Luffy! Mau kemana?" kata Zoro yang menggendong karung besar.

"Hay Zoro~ Aku mau pulang. Abis lari pagi. Wah~ Kau semangat sekali. Pagi sekali udah mulung." kata Luffy.

"Iya harus. Kau mau ikut tidak?" kata Zoro.

"Wahh.. Aku harus sekolah. Mungkin pulang sekolah baru bisa. Bagaimana?" kata Luffy.

"Ya sudah. Aku tunggu kau jam 1 ya. Ditempat biasa!" kata Zoro.

"Baiklah. Tunggu aku ya~" kata Luffy sambil berlari menuju rumah.

Sesampainya di rumah.

"Aku pulaaang~" kata Luffy ceria.

"Itu dia! Ayo Sergap!" kata Ace. Dan merekapun menangkap serta mengunci Luffy.

"Dasar kau! Berani-beraninya mengerjai kami! Rasakan ini!" kata Ace marah dan…

"BUK..PLANK..BAK..BUK.."

"Adoohh.. Maafkan aku. Aku bermaksud baik ko. Karna waktu tidur wajah kalian terlalu manis, aku kasih garem deh." kata Luffy yang benjol-benjol.

"Hajar lagi!" kata Ace tanpa ampun.

"BUK..BAK..BUK..DOONG!"

"Ampuunn!" kata Luffy yang terkapar.

"Rasakan itu! Hehehe." kata Ace, Franky, dan Chopper puas. Robin hanya tersenyum geli.

.

.

"Semuanya~ Aku pamit dulu ya, kapan-kapan aku dan Chopper mampir kesini lagi." kata Robin dengan senyum indahnya.

"Kenapa ga tinggal disini saja bersama kami?" kata Luffy.

"Tidak.. Terimakasih semuanya. Aku pergi dulu. Maaf merepotkan." kata Robin yang tidak sabar untuk pergi.

"Ya nona. Seharusnya kami yang minta maaf." kata Ace membungkukan badan.

"Aku juga pamit dulu. Terimakasih semuanya." kata Franky.

"Hey Franky! Aku boleh ikut menumpang tidak? Aku mau kesekolah nih." kata Luffy.

"Boleh saja. Ayo naiklah!" kata Franky yang mulai menyalakan mobil pick upnya.

"Asyikk~ Ace aku berangkat ya~" sahut Luffy.

"Ya. Luffy belajar yang bener ya. Semuanya hati-hati dijalan!" kata Ace yang juga siap berangkat kerja.

.

.

Sesampainya disekolah,

"Hey Franky, Terimakasih ya tumpangannya." kata Luffy.

"Tidak masalah. Hey Luffy, kalau ada apa-apa, kau datang saja ke Bengkel aku ya." kata Franky.

"Sipp~" kata Luffy dan mereka pun berpisah.

"Hey Luffy! Tunggu!" Terdengar suara teriakan gadis. Dan ternyata itu Nami bersama pacarnya Sanji.

"Ternyata kalian." kata Luffy.

"Ayo kita sama-sama." kata Nami.

"Luffy. Titip Nami-swaan~ku yah. Nami, dadah~" kata Sanji meliuk-liuk.

"Beres. Serahkan padaku! Ayo Nami!" kata Luffy.

Ketika Luffy masuk Sekolah, ada yang aneh. Semua siswa di sekolah itu menatanya dengan tajam. Hingga akhirnya Luffy pun masuk kelas, dan semua yang ada dikelas itu pun menatapnya.

Tiba-tiba geng Shicibukai mencegatnya.

"Hey kau! Kemarin sudah berani ikut campur urusanku. Aku tahu kemampuanmu, dan aku ingin kita bertarung sekali lagi!" kata Flamingo. Di belakangnya Hancock menatap Luffy dengan tajam.

"Aku sekolah untuk belajar agar menjadi orang yang berguna. Bukan untuk berkelahi!" kata Luffy.

"Dengar tolol! Orang miskin seperti kau tidak akan bisa jadi orang yang berguna! Fufufu.. Oh iya, mana temanmu yang gendut itu? Apa dia takut?" kata Flamingo sambil menarik bajunya Luffy.

"Dia sudah tidak ada urusan lagi dengan kalian. Kalau kau penasaran dengan kemampuanku, ayo bertarung! Tapi jangan mengaitkan dengan Sekolah." kata Luffy.

"Hohoho.. Oke, nanti pulang sekolah ku tunggu di taman kemarin!" kata Flamingo.

Dan pelajaran pun dimulai.

.

.

Sepulang sekolah,

Semua murid bubar untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Sebagian ada yang masih di sekolah untuk mengikuti pelajaran mesum dari ibu guru Hina.

Di taman Kematian di ujung jalan, 7 orang terkuat di sekolah yang dikenal dengan nama geng Shicibukai berkumpul menunggu Luffy.

"Sudah 2 jam kita disini. Apa dia akan datang?" kata Moria.

"Sial. Sepertinya dia sengaja mengerjai kita." kata Flamingo kesal.

"Khukhukhu.. Sudah bubar saja. Aku ada banyak urusan!" kata Chrocodile.

"Buang-buang waktu saja! Aku pulang duluan ahh.." kata Hancock pergi dengan motor maticnya.

"Awas kau Luffy! Berani sekali mengerjai kami." kata Flamingo marah.

.

.

Disisi lain, dikala Luffy dan Zoro sedang mulung.

"Hmmm… Sepertinya ada yang lupa. Apa ya?" kata Luffy garuk-garuk kepala.

"Ada apa?" kata Zoro.

"Ahh.. Sudahlah bukan sesuatu yang penting. Ayo kita mulung lagi." kata Luffy.

.

.

Suatu hari di Kantor Polisi, Ace sedang menghadap atasannya.

"Ace! Aku melihat kemajuan hebatmu. Baru sebulan bekerja, tapi kerjamu luar biasa. Kali ini aku akan mempromosikanmu kepangkat yang lebih tinggi. Namun ada misi rahasia untukmu."kata Komandan Doberman.

"Hmmm… Apa itu?" kata Ace.

"Akhir-akhir ini ada pergerakan dari Organisasi baru yang berbahaya untuk negara kita. Walaupun mereka kelompok kecil, tapi mereka cukup merepotkan. Aku ingin kau gali informasi lebih dalam tentang mereka." kata Komandan Doberman.

"Jangankan cuma menggali informasi. Aku akan langsung menangkap mereka bila perlu!" kata Ace.

"Jangan! Ini sangat berbahaya Ace. Banyak Agent kami yang hilang karena ulah mereka." kata Komandan Doberman lagi.

"Sebenarnya apa nama Organisasinya? Sekarang juga aku akan bergerak." kata Ace.

"Mereka terdiri dari 9 orang pilihan. Angka kriminalitas dari masing masing anggotanya adalah kelas A. Bahkan diantara mereka ada Oknum polisi. Nama Organisasi mereka adalah 'BLACKBEARD'." kata .

.

.

Sementara itu disebuah daerah yang sepi.

"Hari ini kita panen lagi. Aku sudah meng-crack situs-situs penting Negara. Banyak informasi penting yang kita dapatkan. Tinggal selangkah lagi untuk mengacaukan semua." kata pemuda jangkung bertopi sulap.

"Katanya kau bisa memadamkan listrik seluruh negara ini hanya dengan laptop itu?" kata pria bertopeng pegulat.

"Tentu saja. Dan bukan hanya itu, semua bisa kuatur cuma dengan laptop ini." kata orang bertopi sulap lagi.

"Yeaah! Aku menembak 4 polisi dengan 1 peluru. Hey! Tolong catat rekorku! Tadi aku menembak dari jarak 15,3 km." kata seseorang di atap bangunan itu.

"Zehahahaha. Impianku untuk mengambil alih negara ini sudah di depan mata. Maaf Luffy, sepertinya akulah yang menang." kata Teach sahabat luffy. Dia sekarang memimpin Organisasi Revolusi penentang pemerintah yang bernama "BLACKBEARD".

.

.

Ditempat yang lain, Luffy selesai mulung bersama temannya Zoro. Mereka hendak pulang, ketika ditengah jalan mereka berpapasan dengan Ace yang pulang bertugas.

"Ace! Baru pulang ya?" kata Luffy.

"Yaa.. Kau habis kerja tambahan ya?" kata Ace.

"Betul. Perkenalkan, ini temanku Zoro. Zoro, ini kakakku Ace." kata Luffy dan merekapun berkenalan. Tiba-tiba ada mobil pick up menghampiri mereka dan ternyata itu Franky.

"Hey! Kebetulan sekali. Ayo naiklah." kata Franky.

"Wahh.. Maap merepotkan. Tapi kami merasa senang dapat tumpangan." kata Ace.

"Hihiii... Asyik. Ayo Zoro, kau duluan." kata Luffy senang dan merekapun pergi dengan mobil Pick up itu.

"Hmmm… Ada ramai-ramai apa itu?" kata Zoro heran.

"Ohh.. itu, mereka sedang Demo besar-besaran. Mereka menuntut agar Presiden mundur." kata Franky.

"Ahh… Itu. Aku kenal Oratornya. Dia Marco, temanku." kata Ace.

"Sebaiknya kau jangan dekati temanmu lagi, dia sudah jadi incaran pemerintah." kata Franky.

"Hmmm… Pemerintahan sekarang sangat kejam. Sama sekali tidak memperdulikan nasib orang miskin." kata Ace.

"Ya.. Sejak Tenryubito berkuasa, rakyat semakin sengsara. Aku merindukan kepemimpinan Presiden Roger." kata Franky.

"Tak heran kalau di negara kita banyak organisasi Revolusi untuk menentang pemerintah." kata Zoro.

"Semuanya. Ingatlah, aku berjanji akan merubah nasib bangsa ini. Aku akan menjadi Presiden seperti Presiden Roger!" kata Luffy bersemangat.

"Berjuanglah kawan!" kata Franky, Ace dan Zoro hanya tersenyum.

.

.

Keesokan harinya disekolah,

"Hey brengsek! Kemarin kau kemana? Kau mengerjai kami?" kata Moria sambil menarik baju luffy.

"Ehh. Aduhh, maap aku lupa." kata Luffy.

"Ahh.. Kau pasti takut kan? Akan ku hajar kau sekarang!" kata Flamingo mengepalkan tinjunya.

"Tunggu! Jangan disini!" kata Hancock.

"Kenapa kita tidak berteman saja?" kata Luffy tersenyum.

"Berteman denganmu? Yang benar saja. Orang miskin sepertimu ingin berteman denganku? Hahahahaaa.." kata Flamingo disusul tawa orang sekelas.

"Kalau begitu, izinkan aku untuk belajar dengan tenang di sekolah ini." kata Luffy.

"Khukhukhu. Kami akan terus menindasmu. Dan pulang sekolah nanti, kau tidak akan bisa kabur lagi!" kata Chrocodile.

"Hey! Pak Akainu datang! Ayo kembali kemeja masing-masing." kata Mihawk.

"Awas kau!" kata Flamingo mengancam luffy.

"Selamat pagi Sampah. Eh maksudku, Selamat pagi anak-anak!" sahut Pak Akainu yang dikenal dengan guru paling galak di sekolah itu.

"Selamat pagi pak!" jawab anak-anak.

Tiba tiba, pak Akainu menghampiri Luffy.

"Aku baru melihatmu. Apa kau siswa baru?" tanya Pak Akainu.

"Ya Pak! Namaku Luffy." jawab Luffy santai.

Setelah itu Pak akainu menatap mata Luffy tanpa putus.

"Baiklah. Selamat belajar!" kata pak Akainu.

Dan pelajaran pun dimulai. Luffy tampak belajar dengan sungguh-sungguh. Dia mengerjakan soal dengan cemerlang. Bahkan Luffy bisa menyelesaikan soal yang rumit yang belum pernah diajarkan. San yang paling mengejutkan, Luffy menemukan Rumus Fisika baru yang sederhana. Dan membuat pak Kizaru bangga.

"Hey Law! Sepertinya dia akan jadi sainganmu." kata Kid.

"Tidak apa-apa. Ini akan menjadi sangat menarik." kata Law sang Star class ; Siswa nomor satu terpintar di sekolah.

Waktu terasa berjalan begitu cepat. Waktu belajar telah Selesai. Murid-murid pun pulang dengan gembira.

"Hey Nami! Ko pulang sendiri? Pacarmu Sanji kemana?" tanya Luffy.

"Dia sedang ada urusan. Jadi tidak bisa jemput." kata Nami.

"Kita pulang bareng yuk!" ajak Luffy.

"Ayo." kata Nami setuju.

Tiba-tiba, ketika Luffy dan Nami mulai keluar gerbang sekolah. Topi jerami Luffy disambar Flamingo.

"Hey! Topiku!" kata Luffy.

"Kalau mau Topi jelekmu ini kembali, kutunggu kau ditaman." kata Flamingo.

"Awas kau ya. Eh Nami, kau pulang duluan ya." kata Luffy.

"Jangan! Sebaiknya biarkan saja itu. Cuma topi kan?" kata Nami.

"Diamm! Itu Topi sangat berharga. Topi pemberian dari orang yang penting. Aku berhutang nyawa pada si pemilik topi itu." kata Luffy serius. Dia pun pergi dan berlari mengejar Geng Shicibukai.

"Keh...Keh,.Keh.. Lihat! Akhirnya dia datang juga." kata Moria.

"Kali ini, tidak akan kubiarkan kau lolos!" kata Flamingo yang memakai Topi jerami milik Luffy.

"Hey! Kembalikan Topiku. Kau tak pantas memakainya!" kata Luffy geram.

"Ohh… Jadi ko kemari cuma ingin mengambil topimu? Ambilah.., Ambilah kalau kau bisa. Fufufu." kata Flamingo sambil menjulurkan lidah.

"Biar aku yang maju duluan!" kata Moria sambil berlari ke arah Luffy. Kemudian Moria menendang dengan tendangan berputarnya. Namun Luffy bisa menghindar dan melancarkan pukulan dengan deras ke wajah Moria. Hingga Moria terpelanting. Kemudian dari arah berlawanan Jimbei dengan jurus karatenya berhasil memukul Luffy. Belum apa-apa, tendangan Chrocodille dan Tamparan Kuma si kejam mendarat ke arah Luffy. Dan tanpa sadar, Luffy menggunakan teknik rahasia yang seharusnya dia sembunyikan. Dengan cepat, Luffy melompat di udara. Serangan Chrocodile dan kuma dimentahkan. Dan Luffy meluncur dengan Tinjunya dengan kecepatan yang tidak masuk akal.

DUASSHHH..!

Kuma tumbang dengan sekali pukul. Ketika Luffy akan melakukan serangan susulan, tiba-tiba Mihawk menghadang dan terjadi kemelut. Ternyata Mihawk dapat mengimbangi kecepatan Luffy.

"Ayo semuanya bantu Mihawk! Kita hancurkan dia!" kata Flamingo.

Moria, Kuma, Chrocodille, Jimbei, Hancock, dan Flamingo menyerang secara serempak membuat Luffy kerepotan. Luffy pun beberapa kali terkena serangan keras dari Shicibukai. Dan ketika Luffy mulai kelelahan, Hancock berhasil mengikatnya dengan Rantai.

"Fuhahahaha… Akhirnya tamatlah riwayatmu!" kata Flamingo melihat Luffy tidak berdaya dililit rantai besar. Semua kembali mengeroyok Luffy.

"Sudah cukup main-mainnya! Aku ada janji dengan Zoro untuk mulung bersama!" kata Luffy dan tiba tiba Rantai yang melilit Luffy hancur. Dan pertarungan kembali sengit. Sudah 1jam mereka bertarung, Semuanya tumbang termasuk Luffy.

"Sial! Aku tidak bisa bangun, badanku sakit semua." kata Flamingo.

"Aduhh., pinggangku, apa aku masih cantik?" kata Hancock yang masih sempat memegang cermin. Bajunya yang robek setengah telanjang tidak diperdulikanya.

"Apa dia sudah mati?" kata Chrocodile.

"Entahlah. Mudah-mudahan saja. Soalnya aku udah ga kuat." kata Moria.

"Kalau saja penyakitku sembuh. Tidak akan seperti ini jadinya." kata Mihawk dalam hati.

"Aku… harus bangun." kata Kuma.

"Jangan memaksakan diri Kuma! Kita istirahatkan sejenak. Kita sama-sama babak belur." kata Jimbei.

Tiba-tiba semuanya kaget melihat Luffy bangkit, dan mengambil Topi jeraminya. Dia lalu pergi meninggalkan geng Shicibukai yang terkapar.

"Dia.. Itu Monster!" kata Moria.

.

.

Ditempat yang lain, Sesuatu yang besar sedang terjadi. Semua listrik di beberapa kota besar mati. Jalanan kacau karna rambu lalu lintas mati. Dan banyak kecelakaan beruntun.

"Rencana A berhasil, kita mengambil alih sumber Energi negara yang paling penting. Dan semua jaringan komunikasi sudah berada ditangan kita." kata Lafitte si Hacker.

"Zehahahaa… Bagaimana denganmu Burgess?" seru Marshal D Teach pemimpin BLACKBEARD.

"Aku sudah mengaktifkan 5 Gunung api dan membakar Hutan kecil yang akan merambat kehutan besar." kata Burgess.

"Vasco, Doc Q, Bagaimana?" kata Teach.

"Aku sudah membagikan Senjata api ke masyarakat anti pemerintah, dan sebentar lagi peperangan akan dimulai!" kata Vasco Shot.

"Aku sudah menyebarkan wabah penyakit di beberapa Tempat penting!" kata Doc Q.

"Zehahahahaaa.. Bagus... Bagus... Sebentar lagi… Negara ini akan menjadi milikku!" kata Marshal D Teach bangga.

"Hmmm... Terlalu cepat kalian untuk Senang. Karna aku, Tidak akan membiarkan semua itu Terjadi!" kata Ace yang berdiri di atas Menara.

BERSAMBUNG