Hell's Gate

===OO===

Hell's Gate project

Story © Rie Kawamuri

Ghost Master © Sick Puppies

Genre: Supernatural / Mystery

Rate: T

Chapter 1: Kappa Lambda Sorority House (Haunting 101)

===OO===

When called upon to haunt an unfamiliar region, even the most confident Ghost Master will benefit from advice. Heed the wisdom of the dead!

Sebuah rumah bertingkat yang sangat sepi dan nyaman di sebuah malam menarik perhatian para mahluk halus. Gadis-gadis muda yang sedang menikmati waktu malam mereka dengan mempercantik diri dan menonton televisi tidak menyadari adanya mahluk misterius di sekitar mereka.

Penyedot debu yang nampak sudah tak digunakan lagi terabaikan. Suara jeritan hati yang memilukan sayup-sayup terdengar. Berteriak meminta kebebasan dan ingin bergabung denganmu.

Kau mengarahkan tanda panah yang digerakkan oleh mouse komputer dan mulai memilih beberapa mahluk misterius yang akan dibawa olehmu kali ini. Yang terpenting, membebaskan sang penunggu yang terjebak di rumah tersebut dan mengusir para gadis keluar dari rumah mereka.

Tim sederhana yang kau miliki membuatmu tersenyum dengan sedikit beringas —kau akan segera menikmati teriakan ketakutan dari para manusia yang menyebalkan. Boo, Shiver, Clatterclaws, dan Cogjammer menempati posisi masing-masing. Setelah menunggu beberapa detik, denah rumah yang akan kau porak-porandakkan terlihat jelas.

Welcome to the mortal realms, where all your haunting will take place.

Kau melihat tiga orang gadis tengah duduk menonton televisi. Dengan beberapa kali menekan tuts mouse, Clatterclaws —mahluk laba-laba andalanmu— menggunakan kekuatannya. Laba-laba kecil jatuh dari langit-langit ruangan, spontan kau mendegar teriakan ketakutan dari para gadis. Sedikit tarikan yang membentuk senyum di bibirmu semakin membuatmu bersemangat untuk membuat mereka lari ketakutan —dan tidak pernah kembali.

Locate the witch spirit.

Memutar layar dan menemukan sebuah ruangan kecil. Seonggok penyedot debu dengan seorang penyihir —Weatherwitch— yang terjebak di mesin penyedot tersebut.

Aaaa-choo! Dratted dust! I used to command the storms, dearie, but since I went and got meself sucked into this electric broomstick, all I can manage is this infernal sneezing! Aaaa-CHOOO! It'd be a different matter if I got free, mind you — I'd whip up a storm to wake the dead! Heheheheh!

Cogjammer menjadi pilihanmu. Kau melayangkan tanda panah ke arah mahluk mungil tersebut dan menempatkannya di sebuah tempat dengan dasar sifat elektronik. Sebuah radio tepat di atas Weatherwitch! Kau menekan pilihan Bind dan sejenak kemudian debu-debu kehijauan membentuk dirinya. Tak lama setelahnya, Cogjammer telah berdiri di atas radio tersebut. Kekuatan ajaibnya akan membebaskan Weatherwitch, sebentar lagi.

Find a way to get Weatherwitch out of that electric broomstick.

Wild & Crazy.

Radio dan penyedot debu tersebut mulai bereaksi aneh. Karena sudah termakan usia, penyedot debu yang membelenggu Weatherwitch hancur, dan kau tersenyum puas karena mampu membebaskan satu mahluk halus. Dengan perasaan senang kau menyambut Weatherwitch ke dalam timmu.

A-hahahahahahaha! Okay, dearie, I'm on your team now! Let's blow this joint!

Senyum kembali mengembang di wajahmu, dan kau sekali lagi menekan perintah Bind dan Weatherwitch hadir di beranda depan rumah ini.

Thunderclap.

Jeritan dan pekikan ketakutan dari para gadis kembali berdengung. Weatherwitch tertawa puas dan ia senang karena mampu membuat para gadis kalut dengan suara petir yang ia ciptakan.

Kau kembali mengamati ruangan dalam, memburu satu persatu gadis agar segera meninggalkan rumah ini. Boo menjadi pilihan pertamamu. Kau menekan Bind di ruangan tengah dan Boo segera mengeluarkan kekuatan mistis miliknya.

Kinesis.

Benda-benda ringan yang berada di ruangan tersebut melayang di udara. Gadis-gadis berteriak ketakutan dan berlarian ke luar. Kau tertawa lebar dan kembali memerintah Weatherwitch.

Gusts.

Mereka yang berlarian keluar merasakan kekuatan angin yang tidak biasa di dekat mereka. Kembali merasa ketakutan, berlari cepat ke dalam rumah. Kau mencoba mendengar ketakutan mereka dan memilih salah satu gadis dan menekan perintah POV.

Suara jantung yang berdetak kencang dan nafas yang tersengal membuat kau kembali menyeringai. Mereka hanya perlu takut sedikit lagi —sembari mengecek tingkat belief, madness dan fear mereka.

Sebuah karpet nyaman menjadi tempat kehadiran Shiver. Televisi menjadi tempat kehadiran Cogjammer, dan langit-langit untuk dikuasai oleh Clatterclaws.

Bertubi-tubi kau melancarkan teror. Tawa misterius yang tersedak dari kerongkonganmu menambah tekanan di dalam permainan ini. Satu persatu gadis mulai melarikan diri dan kau tersenyum puas. Pilihan kekuatan mistis yang mahluk halus mu kuasai kau tunjukkan satu-satu.

Teriakan mereda, dan kau mampu melihat gadis terakhir berlari kencang menuju kota sebelah —dan kau tahu, ia bersama teman-temannya tidak akan pernah kembali ke tempat ini lagi.

TBC