GARA-GARA PR FISIKA

Author : Park Sooyun

Main cast : Lee Taemin

Supp cast : Lee Jinki, Kim Jonghyun, Kim Kibum, dan Choi Minho

Genre : Humor garing…

Rating : General

Length : Oneshoot


GARA GARA PR FISIKA

NORMAL POV

Taemin duduk terdiam sambil memelototi buku PR-nya. Disana tertulis sepuluh soal fisika yang harus ia kerjakan. Tapi, dari ke-sepuluh soal itu, ada sebuah soal yang sama sekali tidak bisa ia kerjakan.

'Cara ngitungnya gimana sih? Udah aku kali ini, gak ketemu. Dibagi itu, juga gak ketemu. Udah ditambah, dikurangi, digoreng, direbus, dipepes, hasilnya tetep aja gak ketemu,' batin Taemin. 'Apa aku tanya hyung-hyung aja ya?'

Taemin menyambar buku PR-nya dan segera lari ke kamar hyung-nya yang ia anggap paling pintar, Mbah Onew.

"Hyung!"

"Apa sih?" Onew mengalihkan pandangannya dari buku 'Cara Mengolah Ayam yang Baik ala Farah Quinn' yang sedang ia baca *nih orang kayanya nge-fans banget ma Farah Quinn*

"Aku ada PR Fisika nih. Bantuin dong!" pinta Taemin.

"Hah? PR Fisika? Ciah! Itu mah gampang atuh!" kata Onew sambil bergaya ala Pak RT di Awas Ada Sule (?)

Mata Taemin berbinar-binar. Akhirnya ada orang yang mau mengajarinya mengerjakan soal fisika.

"Beneran hyung?"

Onew menjentikkan jarinya. "Itu mah, kecil! Tapi nanti balesannya, hyung ditraktir makan ayam di K*C ya!"

"Ah… Masalah traktir gampang! Yang penting nih PR selesai."

"Oke deh. Coba sekarang kamu baca soalnya."

Taemin membaca soal di buku PR-nya. "Jika diketahui sebuah benda memiliki massa sebesar 10 gram dan volumenya 150 cm³, hitunglah nilai rho (ρ)"

Onew tertawa. "Hahaha! Masa soal gampang kayak gitu aja kamu tanya sih? Cemen banget!" katanya sok pintar.

"Terus gimana caranya?" tanya Taemin tak sabar.

"Jadi, pertama-tama kamu harus cari radiusnya. Caranya 150 dibagi dua. Terus, kamu kalikan tingginya yaitu, 10. Habis itu, kamu kalikan dengan 3,14."

Mulut Taemin menganga selebar kaleng krupuk. "Hah? Kok nyari rho ada radiusnya sih?"

Onew menatap Taemin dengan heran. "Bukannya kalo nyari rho itu caranya phi dikali radius dikuadratkan terus dikali tinggi ya?"

"Itu mah nyari volume tabung!" seru Taemin dengan nada jengkel. "Udah ah! Tanya sama Onew-hyung tambah gak mudeng!" Taemin segera meninggalkan Onew yang sedang berpikir mengapa rumus mencari rho berubah menjadi rumus mencari volume tabung.

Saat Taemin berjalan melewati dapur, ia melihat Key secara tidak sengaja.

"Eh, hyung! Aku mau tanya."

"Apa?" tanya Key sambil menggoyangkan kepalanya. Ia sedang mendengarkan music dari earphone tanpa melepasnya *anggep aja Key lagi masak sambil ndengerin music pake earphone*

"Cara nyari rho gimana sih?"

"Oh… Itu toh. Caranya gampang dan praktis banget. Pertama-tama, kamu campurkan tepung terigu, gula, telur, dan vanilli. Setelah itu, aduk rata …"

"Stop!" potong Taemin. "Kenapa ada terigu sama telor?"

Key melepas earphone-nya. "Lho? Bukannya tadi kamu tanya gimana cara buat bolu roll?"

Taemin membanting oven yang ada didekatnya. "Tadi aku tanya GIMANA CARA NGITUNG RHO!"

"Kyyaa! My belove oven!" Key berteriak sambil menunjuk oven kesayangannya yang sudah terbelah menjadi dua. Ia memandang Taemin dengan wajah murka. "Why you break my oven? You must fix it now!" amuknya dalam bahasa inggris

Taemin yang ketakutan melihat kemurkaan Key, segera kabur menuju ruang keluarga.


di ruang keluarga

Taemin duduk termangu di sofa. Sekarang bagaimana ia bisa menyelesaikan PR-nya?

Saat Taemin sedang melamun, datanglah Minho.

"Taemin-ah? Kenapa melamun?" tanya Minho.

"Aku bingung hyung," jawab Taemin. "Aku ada PR. Tapi aku gak tahu gimana cara ngerjainnya. Aku udah tanya Onew-hyung sama Key-hyung, tapi hasilnya nihil."

"Emang PR-nya gimana? Barangkali hyung bisa bantu," kata Minho.

"Cara nyari rho gimana sih?"

"Kayak gitu aja kok repot," kata Minho. "Kalau mau cari rho, kamu tinggal cari aja di saluran bola. Pasti ketemu!"

"Hah? Maksud hyung?" tanya Taemin cengo.

"Bukannya kamu lagi nyari pemain bola, Rhonaldinho?"

"Huuuaaaa!" Taemin langsung nangis kejer. "Kenapa aku punya hyung error semua?" ratapnya sambil berlari ke kamarnya.


Saat ia sampai di depan kamarnya, ia melihat Jonghyun sedang ngaso di bawah AC. Ia segera menghampiri hyungnya yang menjadi satu-satunya harapannya.

"Hyung, bisa bantuin aku ngerjain PR gak?"

"PR apa?" tanya Jonghyun tanpa membuka matanya *ceritanya Jjong lagi ngaso dibawah AC sambil tidur*

"Fisika. Hyung bisa bantu gak?"

"Hmm," Jonghyun mengangguk. "Coba kamu baca soalnya."

"Jika diketahui sebuah benda memiliki massa sebesar 10 gram dan volumenya 150 cm³, hitunglah nilai rho (ρ). Nah, cara ngukur rho-nya gimana?"

"Kamu ada PR kayak gitu kok tanyanya sama hyung sih? Hyung 'kan gak tahu."

Alis Taemin terangkat. "Lho? Bukannya tadi hyung bilang kalo hyung bisa?"

"Tadi 'kan hyung belum tahu soalnya. Setelah tahu soalnya, hyung gak tahu," jawab Jonghyun sekena-nya. "Kalo mau tanya masalah begituan, tanya aja sama Ha Sang Baek."

"Emangnya Ha Sang Baek tau?" tanya Taemin.

"Mulan Jameela keselek kedongdong. Ya iya-dong! Dia 'kan designer. Pasti dia tau…"

"Apa hubungannya designer sama PR-ku?"

Jonghyun mendecak kesal. "Bukannya tadi kamu tanya gimana caranya ngukur rok? Kalau kamu mau tanya caranya ngukur rok, ya tinggal tanya aja sama Ha Sang Baek. Dia pasti tahu."

Setelah mendengar jawaban Jonghyun, Taemin yang sedang kesal bertambah emosi. Dia berdiri dan langsung masuk ke kamarnya.

'Kenapa gue punya hyung-hyung yang gebleknya gak ketulungan?'

Taemin menyambar pulpennya dan langsung mengisi PR yang belum selesai dikerjakannya dengan wajah penuh emosi.

15 menit kemudian

'Akhirnya selesai juga.' Karena kelelahan, akhirnya Taemin tertidur.


Key sedang sibuk mencari dimana majalah yang baru dibelinya kemarin. Entah ia lupa menaruhnya atau diambil orang, majalah itu telah hilang. Padahal dia baru saja akan membaca tentang cerita Bona dan Rong Rong yang ada di majalah Bobo.

'Nah ini dia!'

Ia mengambil majalah yang tergeletak di atas meja belajar Taemin.

"O mai goat… Nih anak. Kalo tidur sukanya bikin pulau kayak Minho. Mendingan sih Pulau Dewata, pemandangannya menyejukkan hati. Nah kalo pulau kayak gitu, menyesakkan hati!" Tanpa sengaja, ia melihat buku PR Taemin. Ia mengambil buku PR itu dan membacanya dengan seksama.

"Nih anak edan apa gila?" Key berlari ke ruang TV. "Ehhh! Semuanya! Coba baca deh PR-nya Taemin!"

Minho dan Jonghyun yang sedang menonton TV, langsung menatap Key.

"Apaan sih?" tanya Minho.

"Nih baca aja!" kata Key sambil menyodorkan buku PR Taemin.

Minho dan Jonghyun yang penasaran, langsung membacanya.

9. Jika diketahui sebuah benda memiliki massa sebesar 10 gram dan volumenya 150 cm³, hitunglah nilai rho (ρ)

Jawab :

Untuk mencari rho, pertama-tama kita harus mencari radiusnya dulu, yaitu 150 dibagi dua yang hasilnya adalah 75. Setelah itu, tambahkan 75 gram tepung terigu, gula, vanilli dan telur. Aduk rata. Untuk tahu cara selanjutnya, tanyakan saja pada Ha Sang Baek karena dia adalah seorang designer. Setelah bertanya, panggang adonan kue rho. Sambil menunggu, kita bisa menonton Rhonaldinho di channel bola. Kalau sudah matang, makan tuh bolu rho sialan!

"Nih anak edan apa gila?" tanya Jonghyun.

"Ah, payah lu! Bisanya ngopas kalimat gue!" seru Key.

"Emangnya pelajaran fisika ada ngaduk adonan segala ya? Gue baru tahu," kata Minho dengan wajah innoncent.

Key dan Jonghyun menepuk kepalanya.

"Dasar dodol lu!" seru Jonghyun.

"Eh! Gue gak suka dodol. Gue sukanya makan lemper," kata Minho dengan gebleknya *ditampol Minho*

"Otak lu emang otak udang!" tambah Key.

"Kalo lu mau beli otak-otak, jangan otak udang. Gue gak suka." Jawaban Minho membuat Jonghyun dan Key bertambah kesal.

"Terserah deh," kata Key sambil menahan emosinya.

Tiba-tiba sang leader datang.

"Apa sih ribut-ribut?" tanyanya.

"Ini loh hyung! Masa Taemin buat PR jawabannya ngawur," jawab Key sambil menyerahkan buku PR Taemin.

Onew membaca buku PR Taemin dengan seksama. Setelah membacanya, ia menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Gimana hyung?" tanya Jonghyun.

"Bener-bener nih anak,"

Jonghyun, Key dan Minho mengangguk-angguk setuju.

"Pinter banget jawabannya." Gubrakk! "Gurunya siapa ya? Jawabannya bisa cerdas banget."

Key hanya bergumam dalam hati. 'Gak leader, gak magnae. Sama-sama geblek!'

THE END


Silahkan yang ingin muntah, saya telah sediakan tempatnya *nunjuk pojokan*

Maaf ya kalo FF ini menyebabkan perut Anda pusing dan kepala Anda mual (?) *kebalik dodol!*

Masihkah Anda berkenan untuk mengkomen FF nista ini?

Regards,

Ayanami 'Sherry' Ryuki