Haloo.! Aka-chan mau bikin fic pertama nihh! Karena ini baru yangpertama, boleh flame deh.. hehehe..

Disclamer : Kisimoto Masashi

Ini bukan fic BL, hanya ttg pertemanan.. hehehe

CHAPTER 2!

Cuplikan

Tok..tok..

"Sasuke,yah.."kata Minato sambil membuka pintu rumahnya.

"Iya, paman."

Minato kebingungan karena Sasuke memakai baju bebas juga diantar menggunakan mobil.

"Kenapa kamu memakai baju bebas? Tumben kammu diantar menggunakan mobil, biasanya jalan kaki..?"

"Paman, aku ingin bertemu Naruto sebentar, ada yang perlu kubicarakan."

Between Onyx, Sapphire and Kyuubi Dolls

"Naruto! Cepat kamu bangun! Apa kau tidak kasihan dengan Sasuke yang sudah menunggumu!" teriakan Kushina terpaksa membuat Naruto yang sedang masuk kedalam mimpinya terbangun.

"Oh iya! Sasuke kan menungguku,!"

"Naruto,Sasuke menunggumu dibawah. Ada yang dia perlu tidak usah mandi dulu, dia hanya mau berbicara denganmu sebentar.." kata Minato yang tiba-tiba datang dibelakang Kushina.

"Sebentar?"

"Sudahlah, dia sudah menunggumu, Naruto."

"Baik!"

"Minato,sebenarnya ada apa?"

"Aku tidak tahu.." Minato menggeleng-gelengkan kepalanya.

Dibawah..

"Teme! Ada ap-" Naruto kaget karena Sasuke tidak memakai seragam sekolah.

"Teme! Kita kan harus sekolah, tapi kenapa kamu tidak memakai seragam sekolah?"

"Dobe,aku akan pergi ke Amegakure selama 4 tahun, karena ayahku ada urusan pekerjaan.."

""Tapi kan kamu baru disini selama 2 tahun!"

"Dobe, ini karena ayahku ada urusan pekerjaan, percayalah, hanya 4 tahun.."

"Tapi, teme.."

"Tenang saja, kita adalah sahabat selamanya, bukan?" Sasuke menjulurkan kelingkingnya.

"Iya.." Naruto melingkarkan jari kelingkingnya pada kelingking Sasuke. Sasuke tersenyum tipis.

Didalam mobil, Mikoto,Fugaku dan Itachi tersenyum ramah melihat mereka berdua.

"Sasuke, sudah waktunya pergi!" kata Fugaku.

"Dah, dobe.."

"Teme, paman, bibi, kak Itachi, jaga diri kalian yah!"

"Hn, lebih baik kamu cepat mandi, dobe. Kau sudah hampir telat." Kata Sasuke sambil masuk kemobil.

"Oh, iya! Dah TEMEE..!"

"Hn, dobe." Mobil Sasuke lama-lama menjauh.

Konoha, 4 tahun kemudian..

Ada seorang anak remaja laki-laki berumur sekitar limabelas tahun yang berambut raven kebiruan dan bermata onyx yang berkulit pucat sedang berjalan menuju kesekolah.

"Hari ini hari pertamaku masuk kesekolah Konoha High School. Bagaimana dengan dobe, bagaimana yah kabarnya sekarang..?" pikirnya.

Skip time.

Konoha High School (KHS)

"Rupanya belum terlambat!"sahut seseorang anak remaja laki-laki berumur sekitar limabelas tahun yang berkulit tan, bermata biru safir dan berambut pirang yang sedang berlari menuju kelasnya.

"Hosh..hosh… akhirnya aku tidak telat lagi!YEY!" sahutnya-Naruto saat membuka pintu kelas.

Naruto mulai berjalan menuju tempat duduknya. "Hah? Tas siapa ini, aku tidak pernah melihatnya!" Naruto kaget saat melihat ada tas seseorang dimejanya.

"Sakura, kau tahu tidak ini tas siapa?" tanya Naruto.

"Hm.., aku tidak tahu, Naruto! Dari aku datang juga sudah ada tas ini, mungkin murid baru kali?" Sakura menjawab. Sakura yang sekarang sudah memiliki rambut yang panjang. Mukanyapun juga sudah bertambah cantik.

"Oh,begitu yah! Terimakasih Sakura!"

"Jidat! Aku sudah menunggumu!" teriak Ino. Sekarang satu matanya sudah ia tutupi dengan poni.

"Iya, sebentar! Aku keluar dula yah, Naruto!"

"Oke!"

"Siapa yah pemilik tas ini, apa teme? Aku kangen dengannya.." pikir Naruto.

KRING..

"Sudah bel yah.. padahal baru mau keluar kelas.." murid-murid mulai berhamburan kekelas termasuk Kakashi. Murid-murid heran sekali, karena biasanya Kakashi suka sekali terlambat.

"Anak-anak, kita hari ini kedatangan murid baru, silahkan masuk!" kata Kakashi.

Munculah seseorang dengan kulit putih pucat dengan mata onyx dan rambut raven. Naruto kaget sekali melihatnya. "Jangan-jangan dia.."

" Uchiha Sasuke, pindahan dari Amegakure." Naruto sontak kaget sekaligur senang sekali melihat Sasuke sudah kembali ke Konoha lagi.

"Wah, tampan sekali yah.." perempuan-perempuan dikelas berbisik-bisik.

"Sekarang boleh aku duduk, Guru Kakashi?"

"Tentu saja!"

"TEME!" Naruto langsung memeluk Sasuke dan langsung menjadi pusat perhatian kelas. Diam-diam Sasuke tersenyum tipis.

"Ini dikelas, dobe!" Sasuke menjitak Naruto.

"Maaf~ habisnya kan aku kangen.."

"Hn, aku mau duduk, dobe." Kata Sasuke sambil duduk disebelah kursi Naruto.

"Jadi ini tasmu, yah teme?"

"Hn."

"Sasuke, aku tak menyangka kamu ada disekolah yang sama dengan kita!" kata Sakura yang duduk didepan mereka.

"I-iya, a-aku ju-juga.." kata Hinata yang sekarang sudah berambut panjang dan duduk disebelah Sakura.

"Hn."

Skip time.

Bel tanda pulang sekolah sudah berbunyi. Perlahan-lahan semua murid mulai meninggalkan kelas.

"Aku dan jidat pulang dulu yah, dah!" kata Ino ambil melambaikan tangan dengan Sakura.

"Dah!" sahut Naruto.

"Hn."

"Sasuke, kami sampai tidak menyangka loh, kamu bisa satu sekolah dengan kami lagi!" kata Kiba.

"Iya, betul! SEMANGAT MUDA!" kata Lee yang bersemangat seperti biasanya.

Sai hanya tersenyum seperti biasanya.

"Hehehe, krauk..krauk" kata Choji sambil memakan keripik kesayangannya.

"Betul, kebetulan sekali!" kata wanita tomboy bercepol yang bernama Tenten ini.

"Hn, betul." Kata Neji.

"Hn, kau benar." Kata Shino.

"Apa tidak merepotkan terus berpindah-pindah ke kota lain? Sungguh merepotkan…" yang lain sweatdrop.

"Hn, bukan urusanmu."

"Hei! Kalian melihat Gaara dan Kankuro tidak?" tiba-tiba Temari muncul.

"Hei, Shikamaru! Pacarmu datang tuh!" Naruto keceplosan.

"APA KAU BILANG? SUDAH BOSAN HIDUP YAH?" Temari marah besar.

"Wah.. ampuuuuuuuunnn!" Naruto ketakutan.

"Hn, dobe."

"Hei, sudah-sudah! Lagi-lagi kau menggodanya Naruto, Kakak, ayo kita pulang!" kata Kankuro yang disambut oleh anggukan Gaara.

"Yasudah, ayo kita pergi, dah semuanya! Dan untuk kau Naruto, jangan menggodaku lagi atau riwayatmu akan berakhir!" kata Temari yang melambaikan tangan sambil mengancam Naruto. Naruto sudah bercucuran keringat. Dia ingat saat pernah menggoda Temari saat ia duduk di kelas 1 SMP dulu sampai-sampai dia masuk ke UKS karena dihajar Temari karena waktu itu Kankuro dan Gaara tidak ada. Mulai dari itu, di tidak pernah menggoda Temari lagi.

"Sial, aku keceplosan lagi!"

"Hn, dobe."

"Kalau begitu, aku dan teme pulang dulu, yah. Dah!" kata Naruto.

"Dah!" kata Kiba.

"Bagaimana kesanmu di Amegakure, teme?" Naruto membuka pembicaraan.

"Tidak ada yang menarik." Naruto mendapat jawaban persis seperti saat Naruto menanyakan kesannya di Oto saat duduk di kelas 4 dulu.

"Hah, teme, lagi-lagi aku mendapat jawaban yang sama dengan yang dulu!" kata Naruto sambil cemberut.

"Hn, jangan cemberut, nanti mukamu tambah jelek. Hinata pasti tidak akan menyukaimu."

"EH? BENARKAH TEME? KALAU BEGITU AKU AKAN TERSENYUM! Eh!, kau menggodaku yah, teme?"

"Hn."

"Kita kerumahku dulu yah, teme! Lagian kan sudah lama kau tidak kesana! Please.."Naruto memohon.

"Hn, terserah."

"Ya,sudah! Ayo, teme!" kata Naruto sambil berjalan kembali.

"Hn, kau itu mau kemana, dobe?"pertanyaan itu membuat Naruto menghentikan langkahnya.

"Ya kerumahku lah! Terus ngapain kamu berhenti, teme?"

"Hn, rumahmu disitu, dobe." Kata Sasuke sambil menunjuk kearah rumah Naruto yang sudah ada disamping Sasuke.

"Oh, iya! Aku lupa!"

Tok..tok..

"AKU PULANG!"

"Naruto, kau kelihatannya semangat sekali hari ini?" kata Kushina.

"Iya, bu! Karena hari ini si teme kembali ke Konoha!"

" Maksudmu Sasuke?" Kushina tidak percaya.

"IYA, BU!" Naruto semankin bersemangat.

"Hn, halo bibi.." kata Sasuke.

"SASUKE, SUDAH LAMA TIDAK BERTEMU DENGANMU!" Kushina langsung memeluk Sasuke.

"Bagaimana kabar keluargamu Sasuke?" Kushina bertanya.

"Hn, biasa saja."

"Dasar kau Sasuke, masih saja dingin seperti dulu, bibi kira kamu sudah tidak terlalu dingin seperti dulu!"

"Hn."

"Ibu, aku ingin pergi lagi yah! Aku ingin pergi kerumah teme dulu!"

"Hah, yasudah, sekarang kamu ganti baju dulu!"

"BAIK, BU!" kata Naruto sambil naikketangga hendak berganti baju.

"Dasar anak hiper.." Kushina mengeleng-gelengkan kepalanya

"Huh.." Sasuke tersenyum tipis.

3 menit kemudian..

"Aku sudah selesai!" kata Naruto bersemangat.

"Hn, ayo pergi. Selamat siang, bibi.."

"Dah ibu!"

"Dah!"

Dirumah Sasuke.

"Aku pulang.." kata Sasuke.

"Kau sudah pulang Sasuke? Eh! Ada Naruto!"

"Halo Paman, Bibi, Kak Itachi! Lama tidak bertemu!"

"Iya, sudah lama! Hehehe!" dasar Itachi, sifatnya beda sekali dari adiknya..

"Halo Naruto, lama tak bertemu." Kata Fugaku sambil tersenyum tipis.

"Iya paman.." Naruto nyegir. Mikoto yang melihatnya tersenyum ramah.

"Oh iya, Naruto. Hari ini bibi akan masakkan kamu ramen, kamu mau kan?"

"MAUU!"

"Jangan berisik, dobe!" Sasuke menjitak Naruto.

"Maaf~"

Itachi, Mikoto dan Fugaku tertawa.

"Ibu, ayah. Boleh tidak untuk seminggu ini aku menginap dirumahnya?" tiba-tiba Sasuke bertanya dan membuat Naruto kaget sekaligus senang.

"Tentu saja boleh, kan kalian berdua sudah lama tidak bertemu!" kata Itachi.

"Ibu setuju."

"Boleh saja,, ayah setuju."

"YEY! TERIMAKASIH!" Naruto bersorak. Tiba-tiba pukulan melayang kekepala Naruto.

"Auch! Sakit teme!"

"Kan sudah kubilang, jangan berisik!"

Lagi-lagi mereka dibuat tertawa oleh mereka berdua.

"Yasudah, sekarang ramennya sudah jadi! Sehabis makan siang, kalian boleh pergi. Sebelumnya, kamu segera membereskan barang-barangmu yang diperlukan dan segera ganti baju yah, Sasuke.." kata Mikoto ramah.

"Terimakasih!" kata Naruto sambil llangsung pergi mencuci tangan da segera ke meja makan dan langsung menyantap makanannya.

"Hn, dasar dobe.."

Setelah selesai makan siang dan berkemas, Sasuke dan Naruto langsung pergi dari rumah Sasuke. Sasuke memakai baju berwarna biru tua dan celana jeans juga sepatu kets berwarna hitam.

"Dah! Semoga kalian bisa bersenang-senang disana!" kata Itachi yang disambut oleh senyuman dari Mikoto dan Fugaku.

"Dadah, paman, bibi! Terimakasih dia sidah boleh menginap dirumahku!" Naruto melambai-lambaikan tangannya.

"Hn.." Sasuke tersenyum tipis.

Sesampainya dirumah Naruto..

Tok..tok..

"Naruto, kau sudah pulang yah.." kata Kushina sambil membukakan pintu rumah.

"Ibu, dalam seminggu ini Sasuke akan menginap disini lho!"

"Oh ya? Silahkan Sasuke!" kata Kushina juga ikut bersemangat.

"Ibu dan anak sama saja.." pikir Sasuke.

Apakah Sasuke menemukan petunjuk akan anak kecil yang ia cari sampai sekarang? Apakah Ssauke akan segera mengetahuibahwa anak kecil yang ia cari itu adalah Naruto dengan menemukan boneka rubah berekor sembilan bernama Kyuubi itu?

TO BE CONTINUED..

Halo.. mohon review yahh senpai2 semua! Terimakasih yah yg udah mau chapter kedua selesai jugaTerimakasih kepada:

Para senpai yang udah mau baca fic ini.!Dan juga para silent readers semuaaaaaa yang udah mau mampir dan kritiknya ditunggu, yah!

Untuk para author disini,

Good luck,

Keep writing! :)

Don't like, don't read!