Ini adalah cerita dari sisi pandang coal.

Coal pergi ke new York untuk berlibur dan sangat di sayangkan ternyata ada bahaya wabah virus di sana. Ia berjalan dan tiba tiba ada zombie yang menyerangnya. Ia menyetrumnya tapi ternyata ia membawa kawanan. Lalu dari atas muncul seseorang yang sangat misterius yang memakai jaket hitam. Pria misterius ini melompat kearah coal di serang. Ia melawan zombinya yang juga di bantu dengan coal. 'siapa kau'. Ia tidak menjawab lalu lari. Coal mengejarnya. Pria itu berdiri diam di atap gedung dan menunjuk kea rah kota. Ternyata semuanya di bumi hanguskan. Lalu pria itu melihat coal dan ia bertanya'mengapa kau bisa kemari,kau hanya akan membuat dirimu lebih mendekat ke kematian' coal berdiam dan menjawab 'aku juga sebenarnya …'. Sebelum berkata apa-apa tiba tiba pihak militer menyerang coal. pria dan coal kabur dan pergi ke apertement yang sudah tidak di huni lagi. Coal hanya bisa melihat ke jendela. 'nama ku alex' coal menyebutkan namanya. Alex menceritakan mengapa semua ini terjadi. Saat malam tiba alex dan coal pergi untuk membunuh beberapa zombie. Tapi tidak ada sama sekali. Coal mengeluarkan energy listriknya ke sebuah mobil dan meledak. Ternyata di belakang mobil ada zombie yang sudah terbakar. Karna itu para zombie yang lain dating menghampirinya. Coal mengeluarkan lightning storm dan menghabiskan kawanan zombie. Tetapi tanker mulai menyerang. Coal mengeluarkan zap bom dan tidak ber effect. 'dan sekarang apa yang kita lakukan'. Alex terdiam dan dari tangan keluar cakaran. Ia memotong tanker menjadi 6 bagian. Coal mendapatkan kekuatan dari dari tanker yang di serap. Ia dapat mengikat leher tanker dengan listrik lalu menyerap energynya. Ia menyerap 3 tanker. Dan setelah semua itu selesai lampu redup. Coal melemah. Ia menemukan jalan untuk ke bawah tanah. Ia menemukan sumber kekuatan. Alex melihat kotak warna merah. Lalu saat ia buka ia mendapatkan kekuatan baru. Ia bisa menggunakan 2 senjata di saat yang bersamaan. Saat perjalanan zombie pun datang. Coal mengikat leher zombie lalu menyerap kekuatannya. Alex mengeluarkan cakar dan whip di saat bersamaan. Dan ternyata ada kejutan yang sangat besar. Reaper putih yang berjumlah 6 orang data ke sana. Mereka mengeluarkan zap bom di saat yang bersamaan. Ledakanya sangat besar sampai mereka hampir jatuh ke air. Alex menarik coal dan akhirnya coal berhasil berdiri lagi. Reaper itu mengeluarkan kekuatan tali penyerap yang di gunakan coal terhadap tanker. Alex melompat lalu mengeluarkan whipnya dan mengikat tangan reaper lalu menariknya. Tangan reaper tersebut bunting. Coal mengeluarkan tali penyerap lalu menarik ke air. Reaper yang bunting tadi tidak berdaya di dalam air. Ia pun sekarat. Lalu coal memberikan thunder blast ke air lalu reaper itu mati. Alex menarik 5 reaper yang tersisa ke air. Lalu coal mengeluarkan zap bom. Ke 5 reaper ini mati seketika. Coal dan alex berjalan dan sampai de generator. Coal menembaki generatornya lalu keadaan kota hidup lagi seperti semula. Alex melihat sekeliling dan ternyata mereka di kepung pihak militer. Mereka di bawa ke base militer dan di introgasi. 'siapa yang menyebarkan virus ini' alex hanya diam dan tidak melakukan apa-apa. Coal di siksa dengan di setrum. Mereka tidak tahu bahwa coal itu listrik. Coal mengeluarkan shockwave lalu membuka gergajinya. Alex masih di ruangan introgasi dan ia mengeluarkan cakarnya lalu memotong para pihak militer. Alex melompat dari lantai 6. Sedangkan coal di lantai 5. Dan bertepatan turun coal menggunakan thunder hammer dan menghancurkan tank yang ada di sekelilingnya. Mereka keluar dari gerbang kemiliteran. Ternyata bukan hanya itu. Mereka di datangi Kessler. Coal mengeluarkan thunder storm tapi tidak ber effect ia hanya maju saja seperti tidak di apa-apakan. Lalu saat coal berlari ke arahnya Kessler bergerak dengan sangat cepat. Ia memegang kepala coal. Lalu alex mencekik Kessler dengan whipnya. Ia menghilang lalu ada di belakang alex. saat ia memeggang kepala alex, ia mengeluarkan cakarnya lalu memotong leher Kessler. Namun ia menghilang. 'aku tak percaya ia kembali.

Chapter 1:end