Disclaimer:

Naruto by Masashi Kishimoto

The Girls vs The Boys by Hwang Energy

.

.

.

Don't Like? Don't Read!

.

.

.

Sudah berbulan-bulan berlalu setelah ke-5 group band dari Konoha Entertainment itu mulai debut-nya. Sekarang, mereka tambah terkenal. Apalagi The Girls dan The Boys. Mereka sangat terkenal dan terus-terusan menjadi top MV ataupun Song. Ternyata benar apa yang mereka katakan. Mereka akan jadi saingan seperti saat ini.

^^ The Girls vs The Boys ^^

"Apa yang kalian rasakan setelah merilis album kedua kalian ini?" tanya seorang wartawan kepada anggota The Boys. Sekarang, mereka sedang diwawancarai tentang album baru mereka.

"Ya, kami sangat senang," jawab Naruto mewakili. Wajahnya sangat lucu dengan cengiran khas-nya.

"Apa tema lagu kalian?".

"Tema lagu kami adalah 'Bad Girl'," jawab Naruto lagi sambil tersenyum licik.

"Apa yang ingin kalian sampaikan dari lagu baru kalian? Setiap lagu itu pasti mempunyai arti, kan?".

"Benar. Yang ingin kami sampaikan dari lagu ini adalah agar semua laki-laki jangan mudah terpengaruh pada perempuan. Tidak semua perempuan itu baik," jawab Neji datar dan tenang.

"Um," wartawan yang mewawancarai mereka memasang wajah heran. "Baiklah. Terima kasih atas waktu kalian."

^^ The Girls vs The Boys ^^

"Tema lagu kami adalah Bad Boy," Tenten menjawab pertanyaan dari salah satu wartawan sambil tersenyum manis.

"Apa yang ingin kalian sampaikan dari lagu baru kalian? Setiap lagu itu pasti mempunyai arti, kan?" wartawan yang tadi mewawancarai personil 'The Boys' melontarkan pertanyaan yang sama kepada 'The Girls'.

Belum sempat Tenten menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan tadi, Sakura dengan cepat mengambil alat perekam suara yang dipegang Tenten dan menjawab pertanyaan tersebut.

"Kami ingin menyampaikan bahwa perempuan harus berhati-hati pada laki-laki playboy,".

Wartawan yang tadi melontarkan pertanyaan pun menggaruk pipinya yang tidak gatal. "Eh, sepertinya ada yang mengganjal," bisik wartawan itu pada temannya.

"Memangnya apa yang mengganjal?" tanyanya polos.

"Itu. Lagu dari 'The Boys' dan 'The Girls'. Tema lagu mereka itu sama!" jawab sang wartawan.

"Benar juga."

"Terima kasih atas waktu kalian." salah satu wartawan menunduk sopan pada 'The Girls' yang dibalas dengan senyuman manis dari para personil 'The Girls'.

^^ The Girls vs The Boys ^^

"Ah, aku capek sekali!" Sakura menghempaskan tubuhnya di sebuah sofa yang ada di ruang tamu dorm mereka.

"Onee-chan, mau kupijit?" tawar Matsuri yang kebetulan duduk di sebelah Sakura sambil tersenyum jahil.

Sakura yang tidak melihat senyuman jahil Matsuri pun mau saja dipijit. Lalu, Matsuri memijit Sakura. Sebelum itu, ia mengolesi minyak urut yang panas di tangannya. Saat Matsuri memijit tangan Sakura, Sakura histeris.

"KYAAA~".

Dengan cepat, Sakura berlari menuju wastafel dan mencuci tangannya. Matsuri yang melihat Sakura berlari pun tertawa terbahak-bahak. Sakura memberikan deathglare pada Matsuri.

'Dasar evil maknae!' kesal Sakura dalam hati.

"Eh, semua lihat deh!" Para member 'The Girls' menghampiri Ino yang sedang duduk sambil menonton TV. Acara TV yang mereka lihat adalah 'Konoha News Celebrity'.

"Konnichiwa semua," dua orang perempuan yang menjadi host di acara tersebut memberikan salam.

"Seperti biasanya, kami akan membacakan Top 9 News yang akan kami bahas nanti,".

"Langsung saja kita lihat,".

Lalu, terdapat cuplikan-cuplikan Top 9 News. Cuplikan itu berisi tentang 'The Girls' dan 'The Boys' yang sudah merilis album barunya, sebuah group band yang akan memulai debuatnya, dan masih banyak lagi. Para member 'The Girls' menontonnya dengan tenang.

"Eh, itu bukannya Naruto, ya?" Tenten menunjuk Naruto yang ada di layar TV tersebut. Refleks, semua member melihat apa yang Tenten tunjuk.

"Ketua dari 'The Boys', Namikaze Naruto, menduduki peringkat pertama pada Top 9 News hari ini. Dan langsung saja kita bahas!" kata salah satu dari Host tersebut yang membuat semua member 'The Girls' makin memperhatikan acara tersebut.

"Emangnya berita apa sih tentang si ketua bodoh itu?" tanya Ino penasaran.

"Sudahlah, kita perhatikan saja acara itu!".

"Namikaze Naruto, ketua dari boy group bernama 'The Boys' ini di katakan bahwa dia menjadi ketua karena dirinya adalah anak dari pemilik manajemen 'Konoha Entertainment', Namikaze Minato,".

"Oh, ternyata tentang berita itu," Sakura dan Ino tersenyum penuh kesenangan. Tenten yang melihat mereka bergitu senang pun mengerutkan dahinya.

"Naruto-san 'kan anak satu-satunya, jadi wajar saja dia lulus audisi dan menjadi penyanyi seperti sekarang," kata Shion tenang sambil meminum the ocha yang ia pegang.

"Betul Onee-sama!" setuju Matsuri pada Shion. "Memangnya suara Naruto Onii-san bagus ya? Menurutku biasa-biasa saja!" kata Matsuri meletakkan jari telunjuknya di dagunya.

"Justru suaranya itu cempreng!" timpal Temari.

Tenten menatap teman-temannya dengan bingung. "Sebenarnya, aku ingin bernyata hal ini dari dulu," kata Tenten membuat seluruh pandang mata menujunya.

"A-apa yang ingin kau tanya 'kan, Tenten-chan?" tanya Hinata yang baru membuka mulutnya.

Tenten menggaruk pipinya. "Um, kenapa ya, setiap kita merilis album pasti tema lagu kita selalu sama dengan 'The Boys'?" tanya Tenten innocent.

Sakura menepuk jidatnya. "Aduh Tenten-chaaan," katanya gemas. "Jadi dari dulu kau tidak tahu?". Tenten menggeleng dengan polosnya. Mereka semua menepuk jidatnya kecuali Hinata.

"Begini loh Tenten," kata Temari sambil menatap Tenten. "Dari awal trainee, kita itu menang sudah bersaing dengan 'The Boys'. Kita ingin membuktikan kepada mereka kalau kita itu bisa lebih baik dari mereka yang curang!" jawab Temari yang membuat Tenten bingung lagi.

"Curang? Maksudnya?".

"Maksudnya, si Naruto 'kan anak dari Minato-sama. Otomatis pasti Minato-sama akan lebih memperhatikan group anaknya dari pada group lain. Nah, kita ingin membuktikan kalau kita lebih baik dari mereka!" jawab Sakura sambil menatap Tenten.

Tenten terdiam cukup lama. Beberapa lama kemudian dia menggangguk. "Ya, aku mengerti!" katanya santai sambil bangun dari duduknya.

Tiba-tiba, suara telepon mereka berdering. Dengan cepat, Tenten mengangkat telepon itu.

Clik

"Moshi-moshi," kata Tenten sopan.

"Ah, Tenten-san," Tenten mengenali suara di telepon itu. Suara dari Kushina.

"Ada apa Kusina oba-san?" tanya Tenten sopan.

"Bisakah kalian datang ke ruangan Minato-sama sekarang? Ada yang ingin kami beritahukan,".

"Bisa. Baiklah kita akan kesana sekarang," kata Tenten sambil mengangguk. Lalu, Tenten menutup telepon tersebut.

"Siapa, Ten?" tanya Temari sambil berkacak pinggang.

"Kusina oba-san. Dia ingin kita keruangan Minato-sama sekarang," kata Tenten. Lalu, mereka semua bergegas menuju ruangan Minato.

^^ The Girls vs The Boys ^^

"Mulai bulan depan, Konoha Entertainment akan membuat bisnis agen travel. Perjalanan travel ini hanya khusus perjalanan ke Korea dan Hawaii. Perjalan travel ini akan dilengkapi dengan para group band dari Konoha Entertainment. Untuk itu, kalian harus menyiapkan diri kalian untuk menjadi pemandu wisata," Minato mengumunkan tentang bisnis barunya.

"Apa kalian siap?" tanya Tsunade dengan senyum menantangnya.

"SIAP!" jawab 'The Girls', 'The Boys', 'Bunny Girls', 'Rigth Cling', dan 'Left Better' dengan semangat. Terutama si bocah berambut bob berpakaian kaus berwarna hijau tua yang benar-benar semangat sekali.

"Bagus," ucap Tsunade tenang.

"Oh iya, dan untuk personil 'The Girls', kalian akan bekerja sama dengan sebuah produk handphone yang akan dirilis dua minggu lagi. Untuk lebih jelasnya kalian bisa tanyakan pada Anko," kata Kushina santai.

"Baik, Kushina oba-san,".

"Untuk 'The Boys' dan 'Bunny Girls', kalian bekerja sama bersama dengan produk Laptop yang dirilis dua minggu lagi juga," ucap Kushina lagi.

"Dan juga, ini untuk semua. Dua bulan lagi, Konoha Entertainment akan mengadakan sebuah acara variety show bernama 'Konoha Entertainment Couple'. Acara ini berisi pertarungan duet pasangan. Misalnya, Sai dan Ino bersaingan dengan Tenten dan Neji. Untuk itu silahkan kalian cari pasangan kalian sendiri," kata Tsunade membuat mereka semua terkejut.

"Tunggu dulu," Kankurou merasakan ada yang mengganjal. "Jumlah perempuan disini ada 11 dan jumlah laki-laki ada 13. Lalu, bagaimana dengan 2 orang laki-laki yang tidak mendapatkan pasangan nanti?" tanya Kankurou sambil menghitung dengan jarinya.

Tsunade tersenyum. "Yang tidak mendapatkan pasangan, dia tidak akan mendapatkan gaji tambahan!" ucapan Tsunade membuat mereka menghela napas tanda tak suka.

"Kalau begitu, kalian boleh kembali beraktivitas seperti biasa kecuali 'The Boys' dan 'Bunny Girls'," kata Minato dengan senyumannya.

Lalu, 'The Girls', 'Rigth Cling', dan 'Left Better' keluar dari ruangan tersebut.

^^ The Girls vs The Boys ^^

"Mulai besok kalian akan mulai syuting untuk iklan handphone nanti. Hari ini, kita latihan menyanyi dan menari untuk lagu iklan handphone tersebut saja," ucap Anko datar. Semua member 'The Girls' mengganguk lesu.

"Aku sudah menentukan lagunya. Tenten, kau yang bernyanyi pertama. Lalu, disusul oleh Ino, Hinata, Matsuri, dan Sakura," ucap Anko sambil memberikan selembaran lirik lagu ke masing-masing member 'The Girls'.

"Anko-sensei, kenapa aku dan Shion tidak dapat giliran menyanyi?" tanya Temari agak kecewa sambil mengembungkan pipinya.

Anko menggaruk pipinya. "Um. Ya... Karena suara kalian itu dewasa. Kalau suara Tenten, Ino, Hinata, Sakura, dan Matsuri ada unsur-unsur imutnya. Berhubung lagunya ceria dan unyu, makanya aku pilih mereka," jelas Anko membuat Temari dan Shion mengangguk walaupun masih tersirat kekecewaan di wajah mereka.

"Kenapa diam saja?" tanya Anko dengan suara yang cukup kencang. Sakura dan Ino menutup telinga mereka dengan jari mereka. "Cepat latihan," ucapnya lalu berjalan keluar dari ruang latihan milik 'The Girls'.

"Ish, galak banget deh," ucap Ino kesal sambil melirik Anko yang sudah keluar ruangan.

"Ino," panggil Sakura. Ino yang merasa dipanggil pun menoleh dan memberikan tatapan 'ada-apa-heh?'.

"Kamu sudah lancar bahasa Jepang (baca = Indonesia) ya? Tadi ngomongnya lancar banget. Wah berarti aku tidak usah menjadi Translator-mu, dong," jawab Sakura senang. Ino sweatdrop melihatnya.

"Ino ngomong bahasa Jepang tapi logatnya Inggris. Hahaha," ucap Temari iseng membuat semua tertawa kecuali Ino yang kesal.

"Temari onee-chan sirik aja ga bisa bahasa inggris," kini giliran Ino yang meledek Temari. Semua pun tertawa juga. Temari? Tentu saja dia kesal.

"Su-sudah, kalian jadi be-bertengkar," ucap Hinata menenangkan Ino dan Temari.

Lalu, Tenten berdiri sambil merenggangkan badan-badannya yang pegal. "Kita latihan, yuk!" ajaknya. Lalu, mereka semua berdiri dan mulai berlatih.

^^ The Girls vs The Boys ^^

"Hey Cooky Cooky Cooky..."

"Cooky... Hey! Hey! Hey Cooky... Hey! Hey!"

"The Girls's Cooky!"

"Cut!"

Prok... Prok... Prok

"Terima kasih semua," ucap 'The Girls' sambil tersenyum manis dan membungkuk.

"Kerja yang bagus, girls!" ucap Anko senang sambil mengacungkan ibu jarinya pada member 'The Girls'. Mereka pun tersenyum senang.

"Kalian boleh istirahat sekarang. Satu jam lagi akan ada pemotretan. Jadi, jangan pergi jauh-jauh ya," kata Anko lembut membuat semua member senang bukan main.

"Yey!" begitulah ucapan senang dari mereka. Lalu, mereka langsung berhamburan keluar dengan masih menggunakan pakaian iklan mereka yang seperti baju pelayan restoran.

"Akhirnya selesai juga!" ucap Tenten senang.

"Belum selesai, Tenten-chan. Masih ada satu lagi," ucap Sakura malas.

"Pemotretan!" ucap mereka bersamaan. Lalu, mereka menghela napas panjang bersama.

"Ini benar-benar mencapekan!" kesal Sakura sambil menginjak-injak lantai dengan kencang.

"Sa-sabar, Sakura-chan," kata Hinata sambil tersenyum menatap Sakura.

"Oh ya," kata Temari sambil menatap Tenten. Tenten memberikan pandangan 'ada-apa-onee-chan?'.

"Temani aku ke atas gedung, yuk! Seperti biasa, Ten." jawab Temari sambil nyengir menatap Tenten. Setiap sore, Temari senang sekali mengajak member 'The Girls' -walaupun hanya Tenten saja yang mau- ke atas gedung K.E untuk menghirup angin segar karena Temari suka sekali sama angin.

Tenten sweatdrop. "Baiklah onee-chan. Tapi kalau aku masuk angin kau harus tanggung jawab ya," ucapnya agak kesal.

"Iya, iya," lalu, Temari dan Tenten bergandengan tangan dan berlari menuju tangga yang jaraknya lumayan dekat dengan posisi mereka sekarang. Sedangkan member 'The Girls' yang lain hanya menatap punggung mereka sampai mereka menaiki tangga.

"Dih, ngapain kita bengong ngeliatin mereka?" ujar Sakura bingung. Lalu, mereka semua tertawa bersama.

"Sakura, gimana kalau kita ngeliat CF-nya 'The Boys' sama 'Bunny Girls'? Daripada bosen," tawar Ino sambil menunjuk sebuah ruangan besar yang cukup jauh dari-nya.

Sakura menatap Ino dengan tatapan aneh. "Dih, ngapain? Ogah banget kita ngeliatin 'The Boys'," jawab Sakura yang disetujui oleh Matsuri.

"Tau, nih. Ino onee-chan aneh-aneh aja," kata Matsuri sambil menjulurkan lidahnya pada Ino. Alhasil, Ino pun kesal dan mengambil ancang-ancang untuk mencubit Matsuri. Matsuri yang akan hal itu pun segerah menarik tangan Hinata dan Shion dan mereka berlari meninggalkan Ino dan Sakura yang bingung.

"Huh, dasar iseng," kata Ino kesal sambil menghentakkan kakinya. Sakura yang melihat Ino pun tertawa.

"Hahaha. Lagian ngapain kita kesana? Mau liat siapa kamu, Ino-chan?" kata Sakura di sela-sela tawanya.

Ino cemberut. "Aku 'kan cuman pingin liat doang. Aku juga mau tau, lebih bagus kita atau 'The Boys'," jawab Ino sambil berkacak pinggang.

Sakura semakin tertawa terbahak-bahak. "Bwahahaha... Ino, Ino... Ya jelas 'The Girls' lebih bagus dong! Hahaha," kata Sakura kembali tertawa sambil memegang perutnya.

Ino jadi kesal. "Huh. Okay, I can go alone!" Lalu, Ino membalikkan tubuhnya dengan kesal dan berjalan mendekati ruangan pembuatan iklan 'The Boys' dan 'Bunny Girls'.

Sakura yang merasa bersalah pun menghampiri Ino yang agak jauh darinya. "Iya deh Ino," katanya sambil menepuk bahu Ino. "Yuk, kita liat!" ajaknya sambil menarik tangan Ino.

^^ The Girls vs The Boys ^^

"Yamechae isso yana koto nante. Zensokuryoku kaihi seyo," - Hinata.

"Gee gee gee baby baby. Gee gee gee baby baby".

"Oh pasuteru neiru nachuraru meiku. Yuru fuwa kaaru koi hasseiyo," - Shion.

"Gee gee gee baby baby. Gee gee gee baby baby,".

"Hitori goto," - Matsuri.

"Onna gokoro" - Shion.

"Zure zurei," - Matsuri.

"Hinshuku dawa," - Shion.

"Chiku-taku," - Matsuri.

"Taimu rain ga kimochi wo shizu meteku," - Shion.

"Mou obore chai souyo. Mou te okure kamoyo, Uso! Chan to tsure dashite," Hinata.

"Yaba chincha chincha honto wa,".

"No... No... No... Uh," - Shion.

"Yappa meccha meccha ki ni naru,".

"Oh oh oh hu yeah he~" - Matsuri.

"Hora chowa chowa kono mama,".

"Gee gee gee gee gee... Gee~" - Matsuri.

"Koishitai no,".

"Oh yeah, he~" - Hinata.

"Aishitai no.".

"Ouh yeah yeah yea~ hi~ yea~ he~" - Hinata.

Prok... Prok... Prok...

"Suara Hinata onee-chan dan Shion onee-chan bagus banget," puji Matsuri sambil menepuk tangannya.

Shion tersenyum. "Yah begitulah. Kalau ngga bagus bukan member 'The Girls' namanya! Hahaha...".

"Tapi, Hinata onee-chan suaranya sangat sangat sangat bagus. Beneran deh!" ucap Matsuri gemas sambil mencubit pelan tangan Hinata.

"Ah, ti-tidak juga, kok. Suara Matsuri-chan juga bagus," ucap Hinata sambil tersenyum pada Matsuri.

Kalian tau ga tadi mereka bertiga nyanyi lagu apa? Yup, mereka nyanyi lagu dari Girls Generation / SNSD yang berjudul Gee. Tapi, mereka nyanyi-nya yang versi Jepang. Gee-nya juga bukan Pop Gee, tapi Jazz Gee.

"Menurutku, aku ngga terlalu pantas nyanyi Jazz, deh," kata Shion agak sedih. "Mungkin aku cocoknya yang versi Rock," ucapnya agak bangga.

"Ngga juga kok, Shion onee-sama. Oh ya, di acara Talk Show besok kita nyanyi lagu ini, kan?" tanya Matsuri sambil menggaruk belakang kepalanya dan menatap Hinata dan Ino secara bergantian.

"I-iya, Matsuri-chan," jawab Hinata yang baru ingat.

"Dan kita belum latihan sama sekali," ucap Shion lemas. "Huh! Terpaksa nanti malam kita harus latihan," ucap Shion kesal.

"E-eh, kita tidak usah latihan ca-capek-capek, kok!" Matsuri dan Shion menatap bingung pada Hinata yang tadi bersuara.

"Maksudnya?,".

"Kita la-latihan sekarang saja. Ya-yah, walaupun hanya kita bertiga. Ta-tapi ini lebih baik daripada ki-kita harus berlatih nanti malam. Biar y-yang lain saja yang berlatih," ucap Hinata membuat Shion dan Matsuri senang.

"Kamu hebat, Hinata!" ucap Shion sambil mencubit pipi Hinata yang diikuti oleh Matsuri yang juga mencubit pipi Hinata.

"Sa-sakit, tau!".

^^ The Girls vs The Boys ^^

"Sakura, liat tuh," kata Ino geli sambil menunjuk Naruto yang sedang berakting.

"Hahahahaha. Sumpah demi apapun, Naruto kocak banget aktingnya," tawa Sakura sambil memegang perutnya. Sakura dan Ino melihat akting Naruto yang benar-benar kacau.

"Cut. Istirahat sebentar kau, Naruto," ucap sang sutradara agak kesal pada Naruto. Lalu, Naruto berjalan menuju tempat duduknya dengan lemas.

"Yap. Giliran Sasuke dan Hanabi," ucap sang sutradara. Lalu, Sasuke dan Hanabi berjalan menuju tempat mereka berakting.

"Huh, Naruto itu benar-benar tidak pandai dalam hal entertainment, ya?" ucap Ino dengan suara meledek. Sakura mengangguk tanda setuju.

"Ketauan sekali dia tidak pan- HAH?" Sakura menutup mulutnya. Dia tidak percaya pada apa yang ia lihat sekarang.

"Eh, eh, Sakura. Si Sai tampan juga ya?" kata Ino sambil melirik Sai yang sedang mengobrol dengan Neji.

"..."

"Sakura?"

"..."

Ino membalikkan tubuhnya menghadap Sakura. Lalu, Ino mengerutkan dahinya. "What's up, Sakura?" tanya bingung melihat wajah Sakura yang sepertinya terkejut.

Sakura menggeleng lesu sambil tanpa menatap Ino. Hal ini makin membuat Ino bingung. Karena Ino tidak mau ambil pusing, dia lalu melirik Sai lagi.

'Masa' Sasuke dan Hanabi berciuman?' - Sakura.

.

.

.

.

To Be Continued

Ohayou semua ^^

Karena hari ini Anniv Hwang Energy yang ke satu tahun di fanfict, aku pingin publish chapter 4 untuk fict ini ^^

Gomen kalau ceritanya terlalu membosankan, bertele-tele, dan jelek :( tapi aku udah peringatkan loh. "Don't Like? Don't Read". Jadi, kalau kalian udah ngerasa ga suka sama fict ini tinggal go back aja :")

Oh ya, aku butuh OC untuk chapter depan. OC-nya aku pakai untuk orang yang jadi itu loh. Apa ya? Aku ga tau bilangnya apa. Yah, pokoknya orang yang travel ke Hawaii atau Korea. Kalo kalian mau daftar, sialahkan isi format dibawah ini:

Nama:

Group Band K.E: (yang kalian pingin buat temenin kalian)

Sifat:

Tempat yang dituju: (Hawaii / Korea)

Udah itu aja ^^ yang aku pilih cuman 5 orang doang loh. Nanti aku undi ^^

Terima kasih udah mau baca fanfict ini ^^ kalu boleh, aku minta di review ^^ flame boleh, tapi yang membangun jangan cuman marah-marah gaje aja!

Akhir kata,

Sayonara~ ^^