Rated: K+

Genre: Family

Warning: Latar tidak jelas, mungkin OOC

Disclaimer: Gordon & William

Malam di rumah Chester sangat sepi. Tanpa bintang, tanpa alunan musik. Elliott melirik jam yang masih menunjukkan pukul enam sore. Chester bilang, pukul 7 nanti, mereka semua akan membuka kado musim dingin mereka. Elliott duduk diam di sofa tanpa kata-kata. Di lantai, Will tertidur. Dipandanginya wajah Will yang tertidur, dan tanpa disadarinya, ia tersenyum sendiri. Chester tiba-tiba masuk ke ruang keluarga itu dan menyalakan api.

"Hey, makan malam sudah dihidangkan. Kenapa kau tidak pergi ke ruang makan duluan saja?" tawar Chester. Elliott mengangguk dan pergi ke ruang makan. Chester melirik Will yang tertidur di lantai. Ia mengguncang-guncang tubuh Will dan berkata, "makan malam sudah dihidangkan" dan Will langsung terbangun.

Makan malam tadi lumayan memakan waktu. Elliott tidak dapat mengucapkan sepatah katapun saat makan tadi karena dua alasan; makanannya sangat enak dan ia benar-benar ingin membuka kado musim dinginnya. Yang dari tadi ia tunggu-tunggu memang kado musim dinginnya. Jadi saat semua orang yang duduk di meja makan sudah beranjak menuju ruang keluarga, Elliott langsung melompat dari kursinya.

Sekarang mereka duduk melingkar di ruang keluarga. Elliott duduk di antara Will dan Chester. Saking tidak sabarnya Elliott, ia bahkan merenggut lengan baju Will. Saat menyadari lengan bajunya digenggam oleh Elliott, Will bertanya pada Elliott, "ada apa, Elliott?"

Elliott cepat-cepat melepaskan genggamannya. "Tidak ada apa-apa, aku hanya... Excited" jawab Elliott. Will tersenyum kecil mendengar jawaban Elliott, entah kenapa.

Chester membagikan kado musim dingin itu dan Elliott menerima sebuah kado yang dibalut dengan kertas biru. Tanpa ba-bi-bu, Elliott langsung membuka kadonya. Ia sangat terkejut dengan kadonya. Sebuah gaun biru.

Elliott tidak tahu ingin kesal atau senang. Ia senang karena menerima kado itu, tapi ia juga kesal karena menerima sebuah gaun. Elliott melirik Chester yang mendapatkan sebuah bingkai foto dan Will yang mendapatkan sebuah buku tulis. Mereka berdua terlihat kaget. Pasti mereka merasakan hal yang sama dengan Elliott.

"Kau dapat apa?" tanya Chester pada Will.

"Buku tulis, kau?" tanya Will.

"Bingkai foto yang polos dan... Ada fotoku di dalamnya" jawab Chester yang sepertinya malu dengan kado musim dinginnya. "Bagaimana denganmu, eh Elliott?" tanya Chester.

"Errr... Gaun" jawab Elliott canggung.

"Bagaimana kalau kau pakai sekarang? Kami ingin melihatmu memakainya!" pinta Will.

Jleb! Hati Elliott seperti ditusuk pisau. Kenapa Will harus memintanya memakai gaun itu? Ia melirik Chester yang sepertinya juga berharap ia memakai gaun itu. Maka dengan berat hati, ia berjalan ke toilet dan mengganti bajunya dengan gaun itu.

Elliott keluar dari toilet dengan langkah yang canggung dan gontai. Masih di tempat yang tadi, Will dan Chester masih di posisi yang sama dan mereka sedang berbicara satu sama lain. Saat Elliott melangkahkan kakinya ke ruang keluarga, Will dan Chester langsung meliriknya. Keduanya terkesima melihat Elliott. Elliott terlihat seperti seorang putri dongeng.

"Bagaimana menurutmu?" tanya Elliott canggung.

"Cantik," jawab Will dan Chester berbarengan. Memang jawaban yang simpel, tapi mampu membuat Elliott merasa seperti perempuan sungguhan dan itu membuat Elliott malu.

END