Mungkin saja reinkarnasi tidak terlalu buruk.

Jika dilihat dari sisi lain, tentunya.


It Goes On

===OO===

It Goes On project

Story © Rie Kawamuri

A.I.R by Key

Genre: Romance / Poetry

Rate: T

===OO===


Mungkin saja keduanya merasa bersyukur atas apa yang terjadi di masa lalu. Cinta yang tidak tersampaikan hingga akhir berlanjut kembali di masa depan.

Di musim panas ke seribu inilah cinta sepasang insan manusia antara laki-laki dan perempuan berlanjut.

Waktu bergerak, jam terhenyak, dan cinta keduanyapun tidak lekang oleh waktu.

Entah mengapa, waktu bukan pembatas cinta mereka.

Hutan berubah. Air berubah. Alam berubah. Dunia berubah. Ilmu pengetahuan berubah. Cinta mereka terbawa ke sebuah masa yang sama sekali berbeda.

Namun cinta tidak berhenti di sana. Ia akan terus turun dan berlanjut tanpa akhir.

Cinta, memang abadi bagi mereka.

===OO===

Bagi Kamio Misuzu, mendapatkan seorang teman saja sudah sangat berat baginya, bagaimana bisa dengan seorang kekasih? Betapa ingin ia hidup normal seperti gadis lain seumurannya. Sekolah, bercanda bersama teman, memiliki kekasih, diterima di sebuah universitas impian, dan menjalani hidup sukses di masa depan. Misuzu kerap bermain sendiri. Ia begitu tegar. Ia selalu menekan rasa sakit akibat kesendirian yang selalu mencambuk hatinya setiap hari. Ia tidak menangis, meski ingin. Ia ingin memiliki teman yang bisa ia undang ke rumah untuk bermain kartu bersama, atau sekedar mengamati pohon dan bunga di halaman belakang rumah.

Misuzu tidak pernah mengutuk Tuhan untuk keadaannya yang seperti ini. Penyakit aneh namun parah yang dideritanya justru membuat Misuzu menjadi seorang gadis yang begitu kuat. Senyum yang ia tunjukkan pun tidak pernah palsu.

Sampai seorang pengelana datang ke kota kecil ini dan menyadari bahwa sesungguhnya senyum Misuzu adalah palsu, dan bahwa gadis tersebut tetaplah sendirian.

She's waiting in the air…

Segala penderitaan dan rasa sakit yang semakin mendera Misuzu ketika ia menyadari bahwa ia telah jatuh hati untuk Yukito, membuat kedua belah mata biru langitnya menganak. Bulir-bulir air tetap berjatuhan —isakannya membahana dan Misuzu yakin, ini adalah perbuatan kedua belah sayap di punggungnya.

Yukito ingat akan cerita ibunya, mengenai seorang gadis yang menderita di atas langit, tak mampu lari dari mimpi buruk yang selalu menimpanya. Gadis itu selalu melihat mimpi yang sama, dan Yukito sadar bahwa ia tidak boleh lupa mengenai tujuannya datang ke kota ini, yaitu mencari seorang gadis di langit.

Namun ketika ia menoleh, ia segera menghapus tujuannya tersebut. Di sisinya, ada Misuzu. Gadis itu seperti memiliki sayap, dan ingin segera terbang bebas menuju langit.

Seandainya mereka tahu, bahwa keduanya adalah reinkarnasi yang melanjutkan kisah cinta dari sepasang insan di masa lalu.

Dulu adalah Kanna, sekarang biarkanlah Yukito.

Keduanya mempertaruhkan nyawa demi orang yang dicintai.

"Boneka ini bergerak sesuai isi hatimu."

Ya, Yukito ingat.

Maka ia mengisi hatinya dengan perasaan cinta untuk Misuzu. Demi gadis itu, tubuhnya menghilang.

Misuzu tidak pernah tahu kemana Yukito pergi, ironisnya bahwa pria tersebut sudah dalam wujud seekor burung gagak sekarang yang Misuzu beri nama Sora.

Yukito tetap menemani Misuzu, meski hanya dalam bentuk seekor burung gagak.

Dalam hati, Misuzu tetap merasa sepi, meski kini ia memiliki Sora.

Gadis itu tetaplah sendirian.

Kanna mungkin saja tengah tersenyum diatas sana, mengamati reinkarnasi dirinya dan Ryūya. Ah, cinta mereka terbawa hingga ke masa depan.

Sebentar lagi, Kanna… bersabarlah, nona. Misuzu akan segera kembali ke langit.

Yukito akan menyusul Misuzu.

Ah, sama seperti Ryūya yang mengejar balik cinta Kanna.

Cinta mereka terus berlanjut, meski ini merupakan musim panas yang ke seribu.