"Sakura - Sasuke"

By : Tian Senou Mihara

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto

Rate : T

Genre : Romance , Humor

Pair : SasuSaku

Warning : AU , OOC , TYPO , EYD enggak jelas -_- , etc ~

DON'T LIKE DON'T READ :D

*ehm .. dikarenakan saya masih baru mohon pengertian , kritik , dan saran untuk para readers .*

Summary :

Setiap kata atau pun huruf masing-masing memiliki sebuah arti tertentu, begitu pula dengan cerita ini , dibalik dari sebuah kata Sakura-Sasuke yang menyiratkan sebuah cerita diantara keduanya

Enjoy Reading ~

Chapter 1

S Untuk Sakit

Terlihat seorang gadis berambut merah muda sedang merenung di sebuah bangku kelas yang terletak di sudut kelas, ya tepatnya disudut kelas dekat dengan sebuah jendela kaca besar di salah satu sisi kelas.

"Kepalaku pusing" keluh sang gadis berambut merah muda yang kita ketahui bernama Sakura Haruno

"Hei Jidat!" pekik salah seorang teman Sakura yan bernama Yamanaka Ino, "Hn? Ada apa sih Pig?" ucap Sakura dengan nada gusar dan mata emerald yang biasa terlihat bersinar kini tampak sayu tak memancarkan sinar seperti biasanya

"Heh? Kenapa kau? Kok tidak bersemangat seperti biasanya?" tanya Ino pada Sakura, "Tidak apa hanya sedikit pusing mungkin karena kemarin aku kehujanan" jawab Sakura dengan nada yang lemah tapi tetap menunjukan sikap energik pada temannya Ino karena Sakura tidak ingin membuat Ino khawatir.

"Hah? Kehujanan? Bagaimana bisa? Apa kau tidak pulang bersama Sasuke?" tanya Ino dengan nada tidak percaya. Sakura hanya bisa memutar bola mata karena petanyaan Ino yang bertubi-tubi , dan akhirnya Sakura menjawab pertanyaanya "Tidak, kemarin aku menyuruhnya untuk pulang lebih dulu karena aku sudah janji pada Sasori-nii untuk pulang bersamanya, tapi Sasori-nii ada rapat osis mendadak, karena terlalu lama ya kutinggal dia huufh" rutuk Sakura panjang lebar menjelaskan kejadian kemarin pada Ino, "Dan sialnya saat aku ingin pulang hujan turun deras, aku tidak bawa payung karena tidak ada toko di pinggir jalan, ya terpaksa aku lari menerobos hujan" lanjut Sakura kembali

"Hah kau ini dasar Jidat bodoh sekali, apa kau tidak melihat berita cuaca ckk" balas Ino dengan nada sarkatik, Sakura hanya mengerucutkan bibirnya karena memang dia tidak suka dengan acara acara di tv, dia lebih tertarik dengan buku komik,novel,pelajaran dll yang pasti itu berbau buku.

"Ya sudah kalau kau pusing kita ke UKS saja!" pekik Ino dengan nada semangat dan mata berbinar-binar, "Heh? Aku tidak mau nanti aku bisa ketinggalan pelajaran Anko-sensei" Balas Sakura dengan nada yang cukup tinggi. 'Sial, padahal ini kesempatanku untuk kabur dari pelajaran Anko-sensei dasar Jidat bodoh' batin Ino dalam hati ckk , "Hah dasar kau ini" ucap Ino sambil menghela nafas panjang.

"Aku tidak mau tau kalau sampai terjadi apa-apa denganmu nanti, oh iya tadi Sasuke mencarimu tuh" ucap Ino pada Sakura, Sakura hanya mengernyit heran karena ucapan Ino.

'Sasuke mencariku? Ada apa ya? Aku akan menemuinya saat istirahat nanti' Batin Sakura.

"Hn, Terima Kasih Ino" Ucap Sakura disertai senyuman walaupun senyuman itu nampak dipaksakan karena kondisi Sakura saat ini, "Sama-sama Jidat! Hahaha" Balas Ino yang langsung melenggang pergi ke tempat duduknya yang terletak di seberang meja Sakura.

Pelajaran Anko-sensei pun dimulai, Sakura tidak dapat mendengarkan penjelasan Anko-sensei dengan baik karena sedari tadi kuping Sakura terus berdengung dan kepalanya pusing, sesekali Sakura hanya bisa menghela nafas -,-

Skip Time saat pelajaran

»»» oOo «««

Akhirnya pelajaran selesai dan saat ini adalah jam istirahat, murid-murid kelas Sakura segera berhamburan ke luar kelas. Sakura merasa pusing jadi dia diam saja di kelas tapi dia ingat akan ucapan Ino tadi pagi saat ia bilang Sasuke mencarinya, tapi niatnya untuk bertemu Sasuke ia urungkan karena saat ini memang ia sedang tidak enak badan.

*GREEEK* bunyi suara pintu dibuka, dan pada saat itu juga Sakura membelalakan matanya kaget karena ada seseorang yang masuk ke kelasnya dengan wajah dingin dan datar namun tetap terlihat tampan, dia Uchiha Sasuke, ya tidak salah lagi dia memang Sasuke.

Sakura hanya mengerjap-ngerjapkan matanya karena tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini. Wajar saja bukan? seorang Uchiha Sasuke yang terkenal dengan wajah dingin dan sifatnya yang angkuh namun tampan dan bisa membuat semua hati wanita terpikat oleh katampanannya datang menghampiri Sakura dengan sendirinya.

[SAKURA POV]

Hah tumben sekali dia kesini, ada angin apakah dia datang kesini ? Batin Sakura dalam hati, ya Uchiha Sasuke seorang pangeran sekolah yang terkenal dan sangat disegani oleh para gadis sekaligus pacar dari seorang Haruno Sakura. Tunggu dulu? PACAR? *author shock OAO

Ya Sasuke adalah pacar Sakura.

aku hanya bisa menatap Sasuke heran , bagaimana tidak? Baru kali ini dia menginjakkan kakinya kekelasku, rasanya sangat senang hehe . Semenjak kami jadian kami jarang sekali berduaan seperti ini kecuali saat pulang sekolah, ya itu karena dia mengantarku pulang ckk.

Terkadang aku heran kenapa ya dia mau menerimaku jadi pacarnya , padahal banyak gadis cantik disekolah ini yang ngantri ingin jadi pacarnya, ah Kami-sama betapa baiknya dirimu padaku walaupun aku tidak mengetahui sebenarnya Sasuke menyukaiku atau tidak tapi tak masalah asalkan aku bisa tetap bersamanya seperti ini walaupun terkadang aku penasaran dengan perasaannya terhadapku.

[END SAKURA POV]

"Ada apa Sasuke? Tumben sekali kau kesini?" Tanya Sakura pada Sasuke yang kini sudah ada di hadapanya, terlihat semburat merah di pipi Sakura, bukan semburat malu melainkan semburat yang timbul akibat kondisi Sakura saat ini.

"Hn, Okaa-san ingin mengajak mu makan siang hari ini dirumah" Ucap Sasuke dengan wajah datarnya,

"Benarkah?" Tanya Sakura dengan wajah yang berseri, "Hn" hanya itu jawaban dari Sasuke.

"Kalau begitu aku mau!" Balas Sakura disertai senyuman manis menghiasi wajahnya, "Kenapa wajahmu memerah?" Tanya Sasuke dengan ekspresi yang masih tetap saja datar.

"Eh? A.. aku" Jawaban Sakura terputus saat merasakan sebuah tangan menyentuh keningnya lembut, "Badanmu panas, Kau demam?" Tanya Sasuke panik tapi dia bisa menyembunyikan kepanikannya itu, "Sebaiknya jangan memaksakan diri," Lanjut Sasuke tanpa menunggu jawaban dari Sakura "Okaa-san pasti bisa mengerti" Lanjut Sasuke lagi.

Sakura hanya bisa membelalakan mata dan menggeleng kepalanya pelan "Aku tidak apa-apa Sasuke" Ucap Sakura dengan nada parau. "Hn, nanti aku akan ke kelasmu lagi sepulang sekolah" Balas Sasuke datar padahal dia sangat khawatir dengan keadaan Sakura

Sasuke pun melenggang pergi dari hadapan Sakura

»»» oOo «««

Sepulang sekolah Sakura menunggu Sasuke di ruang kelas, dan tak perlu menunggu waktu lama Sasuke pun datang menghampiri Sakura, "Sudah siap?" Tanya Sasuke, dan hal itu pun hanya dijawab oleh anggukan kecil dari Sakura.

Saat diperjalanan menuju kediaman Uchiha, Sakura memeluk erat pinggang Sasuke karena mereka sedang naik motor. Sasuke dapat merasakan tangan Sakura yang hangat.

Kediaman Uchiha

"Saku-chaaaan, kau datang?" Tanya seorang perempuan cantik yang langsung berlari dan memeluk tubuh Sakura, "Ehehhe iya Bi maaf merepotkan" Ucap Sakura pada perempuan tersebut yang kita ketahui adalah ibu dari seorang Sasuke, ya lebih tepatnya Mikoto Uchiha.

"Merepotkan apanya? Kan Bibi yang mengundangmu kesini haha, tapi ngomong-ngomong badanmu panas Saku-chan, apa kamu demam?" Tanya Mikoto dengan nada khawatir.

"Eh? Tidak apa-apa Bi hehe mungkin hanya karna kena sengatan sinar matahari" Jawab Sakura sambil menggaruk-garuk belakang kepalnya yang tidak gatal.

"Ah begitu rupanya, kalau gitu ayao kita masuk" Ucap Mikoto dengan nada ceria. Tapi tiba-tiba kepala Sakura kembali pusing, matanya berkunang-kunang dan tiba-tiba

'BRUUK'

Sakura jatuh pingsan dibelakang Mikoto dan untungnya dengan sigap Sasuke menopang tubuh Sakura agar kepala dan tubuh Sakura tidak terbentur tanah. Sontak Mikoto pun menjadi panik dan segera menyuruh Sasuke untuk membawa Sakura kekamarnya

Kamar Sasuke

'Cih! Dasar bodoh sudah kubilang jangan memaksakan diri' Umpat Sasuke kesal dalam hati karena merasa khawatir terhadap keadaan kekasihnya. Sasuke mengompres kening Sakura dengan sebuah kain dan air hangat yang telah disiapkan Mikoto.

Sasuke terus menerus mengompres kening Sakura dan sudah beberapa kali ia mengganti air hangat yang sudah hampir dingin. 'benar-benar bodoh' Umpat Sasuke kesal sekaligus khawatir karena sedari tadi suhu badan Sakura tidak berubah .

Sasuke menggenggam tangan Sakura erat berharap suhu tubuhnya saat ini benar-benar turun, sesekali Sasuke mengecup pipi Sakura namun tentu saja hal itu tidak dapat dirasakan oleh Sakura yang saat ini sedang terbaring lemah di atas kasur Sasuke. Sasuke terus bergumam tidak jelas, nampak jelas kali ini wajahnya benar-benar amat sangat khawatir, tapi tetap saja Sakura tidak bisa melihatnya.

Sungguh amat disayangkan karena Sakura tidak bisa melihat Sasuke seperti ini, begitu menyayangi Sakura. Tapi memang begitulah Sasuke, dia tidak bisa memperlihatkan sosok lembut dirinya didepan orang-orang karena mungkin ego seorang Uchiha yang terlalu tinggi hmm.

Sasuke terus menggenggam erat tangan Sakura hingga ia tertidur disamping ranjangnya sendiri karena ranjangnya digunakan oleh Sakura.

»»» oOo «««

Pagi telah tiba, Sakura terbangun dan tersadar saat ia melihat atap-atap rumah bahwa saat ini ia tidak sedang berada di kamarnya. Sakura pun terlonjak kaget saat mendapati seseorang tengah tertidur disamping ranjang yang ia gunakan. Mata Sakura menyusuri setiap ruangan tersebut dan mendapati sebuah baskom berisi air dan kain didalamnya, Sakura tersenyum lembut saat melihat Sasuke sedang berada disampingnya dan masih tertidur sambil menggenggam tangannya erat.

Senyum Sakura pun mengembang tak tertahan, dia mengusap rambut Sasuke pelan agar dia tidak terbangun "Terima Kasih" gumam Sakura walaupun ia tau Sasuke tidak akan mendengarnya.

'Kami-sama apakah ini hadiah darimu? Sedikit demi sedikit akhirnya aku mengetahui perasaan Sasuke walaupun itu belum pasti tapi saat ini aku benar-benar senang' Batin Sakura dalam hati dan sebuah senyuman lembut terukir di wajahnya yang cantik.

T B C

Nah.. nah.. nah.. gimana nih ceritanya para readers? XDa aneh ye? Lebay? Wkwkwk maklum pemula tiba tiba aja dapet ilham begini pas baca Kamichama Karin XDD

Haduh ini Fict keduaku setelah "My Life My Choice" baca juga dong XDD padahal Fict itu belum selesai , Habis reviewnya dikit -_- jadi males ngelanjutin hmm, kalo riviewnya banyak saya lanjutin dah wkwk *dikemplang*

Yang baca ni Fict harap REVIEWNYA , kalo gak diriview saya males lanjutin lagi awkwwkkwkw

REVIEW PLEASE ~ *poft, author ilang ditelan kegelapan*