Di kelas Saeki-sensei

Detik-detik jarum jam terasa begitu lama. Suara Saeki-sensei di depan kelas terdengar samar-samar. Tapi perasaan ini tak bisa dia tunda lagi. Perasaan yang membuatnya gelisah sejak bel masuk berbunyi 1 jam yang lalu. Rasanya ada sesuatu yang mengaduk isi perutnya. Rasanya seperti…sembelit.

1 jam sudah berlalu sejak seorang Kurosaki Mafuyu menahan keinginannya untuk membuang hajat. Dan sudah dari 1 jam lalu dia membuat wajah-wajah aneh. Membuat Hayasaka yang di sebelahnya bergidik ngeri. Aura hitam juga membayang di sekelilingnya.

Ya, rasanya sudah sampai di ujung. Dia ingin ke toilet. Tapi dia tahu satu aturan saat sedang berada dalam kelas Saeki-sensei atau Takaomi-kun, tidak boleh keluar kelas. Walau hanya pergi ke toilet pun. Tapi mau bagaimana lagi? Semuanya sudah terlanjur. Semuanya akan menyebar. Rasa sakitnya akan hilang. Dan dunia akan terlihat lebih terang. Dan…kenapa tiba-tiba bau?

Dan bau… tentu saja, seorang Kurosaki Mafuyu akhirnya terpaksa pergi ke toilet karena sembelit yang tak tertahankan dan karena telah mencemari udara di kelasnya. Yang tentunya sekarang baunya tidak jauh berbeda dengan bau toilet.

Ya, satu kepastian. Seorang Kurosaki Mafuyu… melakukan hal terlarang, dari yang terlarang… oh ayolah! Kau pasti tahu apa 'hal yang terlarang' itu… yup, tak lain dan tak bukan… Mafuyu...*beep* di celana.

Oke, sesaat setelah dia melakukan hal nista itu, dia segera di giring dengan paksa oleh Takaomi-kun dan beberapa murid perempuan lainnya ke toilet wanita.

Dan itulah salah satu kejadian nista yang dilakukan oleh Kurosaki Mafuyu…